UMK Electronic Journal (Universitas Muhammadiyah Kupang)
Not a member yet
1135 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN WEBSITE MENGGUNAKAN ASSEMBLR EDU PADA MATERI KEANEKARAGAMAN SUKU DAN BUDAYA INDONESIA DI KELAS V SDN 213/VIII BETUNG BEDARAH BARAT
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran website menggunakan Assemblr Edu pada materi keaekaragaman suku dan budaya indonesia kelas V SDN 213/VIII Betung Bedarah Barat dan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran website menggunakan Assemblr Edu pada materi keaekaragaman suku dan budaya indonesia kelas V SDN 213/VIII Betung Bedarah Barat. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model pengembangan DDD-E (Decide, Design, Develop, Evaluate). Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji coba validasi dari penilaian ahli materi mendapatkan rata-rata sebesar 4,62 dengan kategori sangat valid, penilaian dari ahli bahasa mendapatkan rata-rata sebesar 4,7 dengan kategori produk sangat valid serta penilaian dari ahli media mendapatkan rata-rata sebesar 4,6 dengan kategori sangat valid. Penilaian dari respon guru mendapat rata-rata sebesar 4,9 dengan kategori Sangat Praktis, dan penilaian dari respon peserta didik pada uji kelompok besar mendapat skor rata-rata 4,63 dengan kategori sangat praktis serta penilaian dari penilaian respon siswa pada uji coba kelompok kecil mendapat rata-rata 4,77 dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengembangan media website menggunakan Assemblr Edu pada materi keaekaragaman suku dan budaya indonesia kelas V SDN 213/VIII Betung Bedarah Barat
Penerapan Model Pembelajaran Tipe Learning Start a Question untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Sosiologi
The purpose of this study was to increase student activities in sociology learning with the Start A Question Type Learning Model. The type of research was classroom action research (PTK), which was conducted for two cycles, each covering four stages: planning, implementing, observing, and reflecting. The subjects of this study were students of Grade XI IPS II SMA Negeri Flobamorata Kupang, with a total of 23 students. Data analysis techniques used qualitative and quantitative analysis. Based on the results of the study, the application of the learning model Learning Start a Question can increase the student activities in sociology learning, with the results of the observation in cycle I of student activity being 70% and student test results with an average score of 71%. So, in Cycle I, the results of these observations and tests have not reached a level of success. This research continued to Cycle II with an average score of 80% and student test results 82%. Thus, it can be concluded that applying the learning model Type Learning Start a Questions can increase the activeness of teaching sociology for Grade XI IPS SMA Kebangakan Ekspor Flobamorata Kupang
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN MANGGARAI, KABUPATEN MANGGARAI TIMUR, KABUPATEN MANGGARAI BARAT TAHUN 2019-2022: indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan pemerintah daerah Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Timur, dan Kabupaten Manggarai Barat Tahun 2019-2022 dengan menggunakan analisis rasio keuangan. Jenis penelitian yaitu Deskritif Kuantitatif dan jenis data yaitu data Sekunder data yang diolah adalah Laporan Realisasi APBD dari ketiga Kabupaten yaitu Kabupaten manggarai, kabupaten manggarai Timur dan kabupaten Barat tahun anggaran 2019 s.d 2022, data tersebut diperoleh dari Badan Keuangan dan Aset Daerah dari ketiga kabupaten yang diteliti yakni Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Timur Dan Kabupaten Manggarai Barat. Adapun rasio keuangan yang digunakan meliputi: rasio varians pendapatan, rasio varians belanja, rasio derajat desentralisasi, rasio efektifitas pendapatans asli daerah, rasio efesiensi belanja. Hasil penelitian menunjukan bahwaa (1) kinerja keuangan Kabupaten Manggarai (a) Rasio Varians Pendapatan dikatakan Baik. Hal ini di tunjukan dengan realisasi pendapatan 2019 s.d 2020 lebih besar dari anggaran pendapatan dan di tahun 2021 mengalamai perubahan dalam hal ini Kurang Baik, (b) Rasio Varians Belanja dikatakan Baik. Hal ini di tunjukan bahwa selama tahun 2019 s.d 2021 Realisasi Belanja kurang dari anggaran belanja. (c) Derajat Desentralisasi dikatakan Efektif. Hal ini di tunjukan bahwa selama tahun 2019 s.d 2021 tingkat pencapian Rata-rata Derajat Desentralisasi berada diantara 80% s.d 90%, (d) rasio Efektifitas PAD dikatakan sangat efektif. Hal ini di tunjukan bahwa selama tahun anggaran 2019 s.d 2021 tingkat pencapaian rata-rata, PADnya melebihi 100%. (e) Tingkat Kinerja efisiensi Belanja dikatakan Kurang Efisien. Hal ini di tunjukan bahwa selama tahun 2019 s.d 2021 tingkat pencapian rata-rata berada diantara 90% s.d 100%. (2) Kinerja Keuangan Kabupaten Manggarai Timur (a) Rasio Varians pendapatan dikatakan Kurang Baik. Hal ini di tunjukan dengan realisasi pendapatan selama tahun 2019 s.d 2022 Kurang dari anggaran pendapatan. (b) Rasio Varians Belanja dikatakan baik. Hal ini di tunjukan bahwa selama tahun 2019 s.d 2022 Realisasi Belanja kurang dari anggaran belanja. (c) Tingkat kriteria Derajat Desentralisasi dikatakan Kurang Efektif. Hal ini di tunjukan bahwa selama tahun 2019 s.d 2022 tingkat pencapian rata-rata Derajat Desentralisasi Kurang dari 60% (d) Tingkat Kinerja Efektifitas PAD dikatakan kurang efektif. Hal ini di tunjukan bahwa selama tahun 2019 s.d 2022 tingkat pencapian rata-rata berada diantara 60% s.d 80%. (e) Rasio Efisiensi Belanja dikatakan Kurang Efisien. Hal ini di tunjukan bahwa selama tahun 2019 s.d 2022 tingkat pencapian rata-rata efisiens Belanja berada diantara 90% s.d 100%. (3) kinerja keuangan Kabupaten Manggarai Barat Tahun 2019 s.d 2022 (a) Rasio Varians pendapatan dikatakan Kurang baik. Hal ini di tunjukan dengan realisasi pendapatan 2019 s.d 2022 kurang dari dari anggaran pendapatan, (b) Tasio Varians Belanja dikatakan baik. Hal ini di tunjukan bahwa selama tahun 2019 s.d 2022 Realisasi Belanja kurang dari anggaran belanja. (c) Rasio Derajat Desentralisasi dikatakan kurang efektif. (d) Rasio Efektifitas PAD di katakan efektif. Hal ini di tunjukan dengan pencapaian bahwa selama tahun 2019 s.d 2022 rata-rata berada diantara 90% s.d 100% (e) Rasio Efisiensi Belanja dikatakan Cukup efisien. Hal ini dilihat dari pencapaian efisiensi rata-rata berada diantara 80% s.d 90
Transformasi Lahan Mini menjadi Kebun Hortikultura Berkelanjutan: Pendekatan Kolaboratif dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan di SDK Boba
Artikel ini membahas pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim mahasiswa Kampus Merdeka (MBKM) angkatan 6 untuk mentransformasi lahan mini menjadi kebun hortikultura inovatif di Sekolah Dasar Kristen (SDK) Boba, Desa Boba. Melalui langkah-langkah seperti identifikasi tanaman yang sesuai, pembenahan lahan, desain kebun, dan pelibatan aktif mahasiswa, siswa, dan guru, kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta memberikan kontribusi signifikan terhadap kebutuhan pangan lokal. Hasil monitoring dan evaluasi rutin memastikan keberhasilan implementasi dan menciptakan dasar untuk perbaikan berkelanjutan. Dengan demikian, transformasi lahan mini di SDK Boba bukan hanya menciptakan kebun produktif, tetapi juga menjadi model inspiratif bagi sekolah-sekolah sekitarnya dalam mempromosikan keberlanjutan dan ekosistem seimbang melalui pendekatan praktis dan kolaboratif
PENERAPAN METODE ROLE PLAYING DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS V SDN KIYARAN
This research aims to determine the effect of implementing learning using the role playing method on students' speaking skills in Indonesian language lesson content. The type of research used is Classroom Action Research (PTK). This research applies planning, learning and evaluation activities until learning results are known. Data collection techniques were carried out using observation, interviews and tests. The subjects in this research were class V of SDN Kiyaran 2 for the 2023/2024 academic year. The research results show that the application of the role playing method has a positive impact on students' speaking skills. This is shown by the increase in the value of students' speaking skills in the initial condition of 59.71, increasing in cycle I to 70.14 and in cycle II it increased to 81.86. Apart from influencing speaking skills, the application of the role playing method also influences student learning outcomes. This can be seen from the average value in the initial condition of 60.71, increasing in cycle I to 79.29 and in cycle II to 87.43
IMPLEMENTASI PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI KELAS 4B SD NEGERI 01 KOTA JAMBI
Dalam implementasi profil pelajar pancasila yang kaitannya langsung dalam kurikulum merdeka belajar ada beberapa penerapan yang di lakukan oleh guru terutama di kelas 4B Sekolah Dasar Negeri 01 Kota jambi, Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan Metode penelitian dalam tulisan ini menggunakan metode observasi dan studi kasus. Sumber data dari penelitian ini adalah Guru Kelas dan Peserta didik Di kelas 4B. Lalu, data sekunder dari penelitian ini didukung dari dokumen sekolah yang berkaitan dengan Implementasi profil pelajar Pancasila. Adapun implementasikan profil pelajar pancasila yang berkaitan langsung dalam kurikulum merdeka belajar, Yang penulis temukan di Kelas 4B Sekolah Dasar Negeri 01 Kota jambi adalah : Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia, Berkebhinekaan Global, Gotong royong, Mandiri, Kreatif, Bernalar kritis. Pemerintah Indonesia meluncurkan Kurikulum Merdeka yang bertujuan untuk memberikan kebebasan dan fleksibilitas kepada peserta didik serta lembaga pendidikan dalam mengelola proses pembelajaran. Kurikulum ini dirancang untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi, memperkuat karakter, dan mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi tantangan masa depan. Profil Pelajar Pancasila adalah bagian integral dari Kurikulum Merdeka dan mencerminkan nilai-nilai Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA QUESTION BOX UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA MUATAN PPKN KELAS III SEKOLAH DASAR
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yang terdiri dari 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 2 pertemuan dan empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SDN 111/I Muara Bulian dengan jumlah 26 siswa yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data adalah observasi dan dokumentasi. Instrumen observasi yang digunakan adalah lembar observasi minat belajar siswa dan lembar observasi aktivitas guru. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick berbantuan media question box dapat meningkatkan minat belajar siswa pada muatan PPKn, upaya peningkatan minat belajar siswa menggunakan instrumen lembar observasi berdasarkan siklus 1 diperoleh persentase keberhasilan sebesar 34,62% dan siklus 2 sebesar 76,91%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick Berbantuan Media Question Box dapat meningkatkan minat belajar siswa terlihat dari peningkatan minat belajar yang telah mencapai 76%. Selain itu, model pembelajaran berbantuan media ini dapat digunakan sebagai alternatif model pembelajaran dalam meningkatkan minat belajar
STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATAKAN KECERDASAN SPIRITUAL PESERTA DIDIK DI SMAN 5 KUPANG
Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) Untuk mengetahui Bagaimana Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik di SMAN 5 Kota Kupang (2) untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat Guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik di SMAN 5 Kota Kupang. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Hasil penelitian adalah (1) strategi yang digunakan Guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik yaitu dengan memberikan pembiasaan-pembiasaan keagamaan sebelum memulai proses pembelajaran. Seperti : melaksanakan sholat dhuha, membaca Al-Quran dan juga mengikutsertakan peserta didik di berbagai kegiatan-kegiatan keagamaan agar meningkatkan kecerdasan spiritulanya. Bukan hanya itu Guru Pendidikan Agama Islam Juga menanamkan nilai-nilai spiritual dengan memberikan motivasi-motivasi terhadap peserta didik. (2) Faktor-faktor yang mendukung penerapan strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik yaitu : Peran kepala sekolah, Peran orang tua dan Peran Guru-guru agama islam. Namun faktor penghambatnya antara lain sebagai berikut: Beberapa siswa yang belum memahami ajaran agama, jumlah guru dengan siswanya tidak proporsional dan sarana prasarana yang tidak memadai
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Index Card Match Berbantuan Media Papan Pintar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Bab 5 Topik B Kelas IV SD Negeri Bertingkat Naikoten Kupang Tahun Ajaran 2023/2024
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar melalui model pembelajaran Index Card Mard berbantuan papan pintar pada kelas IV SD Negeri Bertingkat Naikoten. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus yang masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV yang berjumlah 28 siswa dengan teknik pengumpulan data berupa tes hasil belajar, dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model kooperatif Index Card Match berbantuan media papan pintar dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Peningkatan hasil belajar dapat dilihat dari masing-masing siklus. Pada siklus I terdapat 18 siswa yang tidak tuntas dengan presentasi 64,28% dan terdapat 10 peserta didik yang tuntas dengan presentasi 35,71% , pada siklus ll mengalami peningkatan menjadi 25 siswa yang tuntas dengan presentasi 89,28% dan 3 siswa yang tidak tuntas dengan presentasi 10,71%. Peningkatan juga terjadi pada observasi aktivitas guru, pada siklus l memiliki presentasi 73,3% meningkat menjadi 92% pada siklus ll. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model kooperatif Index Card Match berbantuan media papan pintar dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Dengan model pembelajaran index card match yang mempunyai konsep mencari pasangan melalui kartu soal dan jawaban membuat siswa bersemangat dalam mengikuti pelajaran ditambah dengan media papan pintar yang memuat informasi-informasi penting terkait materi dapat memudahkan siswa dalam memahami materi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif index card match berbantuan media papan pintar dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik
Penerapan Model Pembelajaran SAVI (Somatic Auditori, Visualization, Intellectually) Berbantuan Media Kartu Cuaca Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa SD Muhammadiyah 2 Kupang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran SAVI (Somatic,Auditori, Visualization, Intellectually) Berbantuan media kartu cuaca untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas 3 SD Muhammadiyah 2 Kupang Tahun Ajaran 2023/2024. Berdasarkan hasil observasi di SD Muhammadiyah 2 Kupang pada kelas lll menunjukkan adanya permasalahan yang muncul dalam proses pembelajaran. Masalah yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tersebut diantaranya bahwa dalam pembelajaran didominasi oleh guru sedangkan peserta didik lebih banyak diam atau bersifat pasif. Bagaimanakah penerapan model pembelajaran SAVI (untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas III SD Muhammadiyah 2 Kupang. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan kelas (PTK) yang meliputi empat tahap yakni, tahap perencanaan, pelaksanaan observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Instrumen penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah observasi dan angket. Analisis data menggunakan data observasi untuk menghitung lembar observasi aktivitas guru dan siswa, data tes dianalisi menggunakan rata-rata nilai dan ketuntasan belajar. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata peserta didik yang tuntas dalam pembelajaran siklus I mencapai 30% dan meningkat pada siklus II menjadi 92%?.Hal ini membuktikan bahwa pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran SAVI dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan KKM yakni 70 pada pembelajaran Bahasa Indonesia materi Cuaca Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran SAVI dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas III SD SD Muhammadiyah 2 Kupang pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi Cuaca. Penerapan Model Pembelajaran SAVI (Somatic,Auditori, Visualization, Intellectually) berbantuan media kartu cuaca untuk meningkatkan ketrampilan berbicara siswa kelas 3 SD Muhammadiyah 2 Kupang 2023/2024