UMK Electronic Journal (Universitas Muhammadiyah Kupang)
Not a member yet
1135 research outputs found
Sort by
APPLICATION OF THE HYPNOTEACHING LEARNING METHOD TO IMPROVE SOCIOLOGY LEARNING OUTCOMES AT SMAN 6 KUPANG
This study aimed to determine the increase in student learning outcomes with the Hypothecating Learning Method in Sociology. The method used in this research is classroom action research (CAR), which includes four stages: planning, implementation, observation, and reflection. Data collection techniques used in this study were observation, learning achievement tests, and documentation. Data analysis techniques using descriptive qualitative analysis. The results of the first cycle test obtained an average value of 100%, with the percentage of students who completed 9 students who had reached KKM as much as 36% and those who had not completed 16 students 64%. However, the results of student tests in cycle I have not yet reached the level of success. However, the research continued to cycle II with an average value of 100% obtained with the percentage of students who did not complete 5 students who had not reached the KKM by 20%, and 20 students who had completed or had reached the KKM by 80% with a total of 25 students. Thus, it can be concluded that applying the Hypothecating method can improve student learning outcomes at SMA Negeri 6 Kupang
Peningkatan Hasil Belajar Sosiologi Dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigasi
This study aimed to determine whether the Group Investigation Learning Model can improve sociology learning outcomes at IPS SMA Muhammadiyah Lamahala. This type of research was Classroom Action Research (PTK), intended to enhance classroom learning. The subjects of this study were students of class XI IPS 2 SMA Muhammadiyah Lamahala, who had a total of 25 students. The instrument used in this study was a test. The research data was analyzed by using quantitative data analysis. Based on the results of the study, it can be concluded that applying the Group Investigation learning model can improve sociology learning outcomes in class XI IPS 2 SMA Muhammadiyah Lamahala by about in the excellent category; in the first cycle, the number of values was 1.520 with an average of 60.8 increasing in the exceptional category, and in the second cycle, the number of values was 2.100 with an average of 84 rising to in the outstanding category. These results have achieved the success criteria set by the researcher, namely 80% above KKM 75
Peningkatan Hasil Belajar Sosiologi Dengan Model Pembelajaran Scramble
This research aims to improve sociology learning outcomes at MAN Kupang City by applying the scramble learning model. This research is classroom action research (PTK) intended to overcome problems in the classroom. The subjects of this research were students in class X IIS2 MAN Kupang City, totalling 29 students. This research was carried out in each cycle with two meetings. Data collection techniques in this research used observation sheets, interviews and test sheets. The data analysis techniques used are qualitative and quantitative analysis. The results of the research showed that the initial test had an average of 79.2 and experienced an increase in cycle I with an average evaluation of learning outcomes of 17.24, and observation of learning outcome indicators with an average of 86.19 and experienced an increase in cycle II in evaluation results with an average of 96.54. These results include the classical completeness target of 80%
PENGEMBANGAN MEDIA E-KOMIK PADA OPERASI PENJUMLAHAN BILANGAN BULAT DI SEKOLAH DASAR
Media pembelajaran merupakan salah satu pendukung dalam menumbuhkan dan meningkatkat minat belajar peserta didik. Namun, dari hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan di SDN 14/I Sungai Baung diketahui sekolah belum memiliki dan menggunakan media pembelajaran yang memadai terlebih media pembelajaran berbasis teknologi digital. Sehingga peserta didik kurang berminat dalam pembelajaran matematika, hal ini terlihat dari hasil belajar peserta didik yaitu rata-rata hanya 47% peserta didik yang mencapai KKM selama proses pembelajaran matematika pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024. Berdasarkan hal tersebut maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Pengembangan Media E-Komik pada Operasi Penjumlahan Bilangan Bulat di Sekolah Dasar. Penelitian pengembangan ini menggunakan model 4D. Hasil validasi materi yaitu 70,45% dan kriteria baik, hasil validasi media yaitu 89,28% dan kriteria sangat baik, hasil validasi Bahasa yaitu 97,22% dan kriteria sangat baik, hasil validasi praktisi yaitu 90,90% dan mendapat kriteria sangat baik, serta hasil respon peserta didik yaitu 93,27% dan kriteria sangat baik. Secara konseptual dan prosedural media e-komik layak digunakan
PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS PESERTA DIDIK MELALUI KESENIAN HADRAH DI SEKOLAH DASAR
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya karakter peserta didik di Sekolah Dasar khususnya karakter religius. Terdapat persoalan akhlak, moral, budi pekerti, dan karakter seperti penggunaan bahasa dan kata-kata yang kurang baik ketika berkomunikasi, rendahnya rasa hormat kepada guru dan orang tua, kurang tekunnya dalam melaksanakan kewajiban shalat, rendahnya kemampuan dalam membaca kitab suci Al-Qur’an, kurang tertarik dalam mempelajari ajaran agama. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan pembentukan karakter religius peserta didik melalui kesenian hadrah di Sekolah Dasar. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 111/I Muara Bulian pada Januari-Februari 2024. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya kegiatan kesenian hadrah yang dilakukan secara rutin setiap minggunya dapat membentuk karakter religius pada peserta didik di Sekolah Dasar. Pembentukan karakter religius dapat dilihat dari perbuatan siswa yang lebih mencerminkan karakter religius tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkam bahwa kesenian Hadrah di SD Negeri 111/I Muara Bulian telah berhasil membentuk karakter religius pada peserta didik. Terbukti dengan keberhasilan penelitian ini. Karakter religius peserta didik terbentuk melalui kegiatan kesenian hadrah yang dilakukan secara rutin
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA INTERAKTIF BERBASIS BOOK CREATOR
Media pembelajaran interaktif juga perlu diterapkan dan dikembangkan oleh guru dalam mengajar di ruang kelas, agar peserta didik tidak merasa bosan dan jenuh karena dalam pembelajaran hanya menerapkan buku paket dan LKS saja. Salah satu media pembelajaran interaktif yaitu book creator. Book creator adalah aplikasi yang mendorong aktivitas, antusiasme, dan minat peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar. Penilitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan media pembelajaran matematika interaktif berbasis book creator. Jenis penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Hasil analisis kebutuhan media pembelajaran interaktif di kelas X TKJ SMK Shalahuddin Pasuruan, dapat disimpulkan bahwa guru sangat membutuhkan pengembangan media pembelajaran yang dapat memudahkan peseta didik dalam memahami materi dan menarik bagi peseta didik. Salah satu media pembelajaran yang dibutuhkan dan bisa diterapkan oleh guru yakni book creator, sedangkan pada peserta didik sangat mendukung terlihat dari rata-rata persentase adalah 87,3% yang menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik membutuhkan penggunaan media pembelajaran interaktif pada saat pembelajaran matematika karena media pembelajaran book creator merupakan media pembelajaran yang efektif dapat meningkatkan minat dan perhatian peserta didik pada saat proses pembelajaran
PERSPEKTIF MAHASISWA TERHADAP GAMIFIKASI PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Pembelajaran matematika sering kali dianggap menantang bagi mahasiswa, sehingga diperlukan pendekatan inovatif untuk meningkatkan motivasi dan pemahaman mereka. Gamifikasi, yaitu penerapan elemen permainan dalam pembelajaran, menjadi salah satu metode yang banyak diterapkan untuk menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman mahasiswa calon guru matematika dalam pembelajaran matematika berbasis gamifikasi, terutama pengaruhnya terhadap motivasi belajar dan pemahaman materi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melibatkan 15 mahasiswa yang dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan wawancara mendalam kepada mahasiswa yang memenuhi kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gamifikasi secara signifikan meningkatkan motivasi belajar mahasiswa, terutama melalui elemen-elemen permainan seperti tantangan, poin, dan penghargaan. Namun, beberapa mahasiswa mengalami kesulitan dalam memahami aturan permainan yang kompleks, yang mengalihkan fokus mereka dari pemahaman konsep matematika. Oleh karena itu, desain gamifikasi yang sederhana, intuitif, dan relevan dengan materi matematika diperlukan agar pembelajaran matematika lebih efektif
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN VIDEO ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK PEMBELAJARAN IPAS KELAS IV DI SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan pemahaman konsep peserta didik menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning kelas IV SDN 111/ I Muara Bulian. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemmls & Mc Taggar yang terdiri dari 4 tahapan yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman konsep peserta didik pada pelajaran IPAS. Pada kondisi awal nilai rata-rata peserta didik Adalah 56,2% . Pada siklus I nilai rata rata peserta didik mencapai 68,04% . Kemudian setan dilskukan perbaikan, pada tindakan siklus II meningkat menjadi 80,28 % sebelum dilaksanakan penelitian siswa yang memperoleh nilai mencapai KKTP sebanyak 7 peserta didik (28%). Pada siklus 1 siswa yang memperoleh nilai mencapai KKTP sebanyak 12 peserta didik (48%). Pada siklus I peserta didik yang memperoleh nilai mancapai KKTP sebanyak 19 peserta didik (76%). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model Problem Based Learning Berbantuan video animasi dapat meningkatkan pemahaman konsep pembelajaran IPAS kelas IV SDN 111/I muara Bulian sehingga dapat digunakan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran IPAS. Dengan demikian disarankan kepada pendidik agar dapat menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning yang mampu untuk meningkatkan pemahaman konsep peserta didik pembelajaran IPAS
ANALISIS PERSEPSI PENDIDIKAN DI DAERAH 3T
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pendidikan di daerah 3T. Penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan dilaksanakan di SD Santo Yosef Sioban Mentawai pada Agustus sampai November 2023. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini yakni pendidik, orang tua peserta didik dan peserta didik kelas 5 SD Santo Yosef Sioban Mentawai. Sedangkan objek dalam penelitian ini yakni persepsi pendidikan di daerah 3T. Keabsahan data diperiksa menggunakan triangulasi. Dalam menganalisis data menggunakan analisis secara kualitatif Miles & Huberman yakni mengumpulkan suatu data, reduksi suatu data, menyajikan suatu data dan menarik kesimpulan. Hasil atau kesimpulannya yakni persepsi pendidikan di daerah 3T memberikan dampak yang positif terhadap perkembangan peserta didik. Hal ini dibuktikan dari: 1) kreativitas pendidik dalam mengajar, 2) kerjasama orang tua peserta didik untuk perkembangan anak-anak mereka, dan3) minat peserta didik dalam belajar untuk menggapai cita-cita
EXAMINING PSYCHOLOGICAL TRAUMA IN ADULTS AND CONTRASTING IT WITH TRAUMA IN SHAKESPEARE'S HAMLET CHARACTER, PRINCE HAMLET
Since unfortunate events can happen to anyone at any time, it is important for everyone to understand the concept of psychological trauma and be able to identify its symptoms to prevent or treat it before it becomes too late. The character of Hamlet is traumatized from the very beginning of the play, and as the story develops, so does his trauma. Shakespeare's Hamlet is a well-known and widely performed play, making it a good option to illustrate trauma and its detrimental consequences on both the individual and others around them in real life. The study, which was founded on the constructivist paradigm, demonstrated adult psychological trauma, its symptoms, and its effects by using a phenomenological approach. Twelve people, six men and six women, over the age of eighteen (from 19 to 60), participated in this study. After an analysis of the experiences and feedback provided by the participants, it became clear that if psychological trauma is not identified and treated in a timely manner, it can negatively impact not only the victim's own life but also the lives of those close to them and even society as a whole