UMK Electronic Journal (Universitas Muhammadiyah Kupang)
Not a member yet
1135 research outputs found
Sort by
Penguatan Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Sosiologi
This study aimed to know (1) character education in sociology learning for students and (2) the obstacles students face in building character in the learning process at SMA PGRI Kupang. The research method used in this study was qualitative. The subjects of this study consisted of school principals, sociology teachers, and students. Data collection techniques include observation, interviews, documentation, and data analysis techniques through data reduction, data presentation, and conclusion. The research results show several findings; firstly, character education is the. Religious people pray together before doing the activity and after the activity. Spirit of nationalism, namely carrying out flag ceremonies every Monday and activities related to nationalism. The spirit of gotong royong is to carry out activities to clean up the school environment. Second is a sense of integrity; students are taught to be responsible for the tasks given, such as doing assignments. The two obstacles in the formation of character education at SMA PGRI Kupang, namely the family environment, which can influence the strengthening of students' character education, are hampered, and the lack of discipline of students do not follow the rules that exist in schools which affect the learning process of students who are hampered
PENGARUH METODE EDUTAINMENT TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN SISWA KELAS I SD
The aim of this study was to determine the effect of the edutainment method on the numeracy skills of first grade students at SD Negeri 07 Buay Pemaca. The method used is an experimental method with a pre-experimental research design and a one grub pretest posttest design type. The population taken is all first grade students, totaling 28 students. The sample taken was class 1 which totaled 28 students as the class that would be tried using the edutainment method. In taking samples using total sampling technique. The data collection technique used in this study is a test used for the ability to calculate the beginning. The data analysis technique used the Paired Sample T-Test. The conclusion from the results of this study is that there is an effect of the edutainment method on the initial numeracy skills of grade 1 students at SD Negeri 07 Buay Pemaca
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Media Kantong Bilangan Pada Siswa Kelas 1 SDN 1 Jenggik
Penelitian ini bertujuan untuk hasil belajar matematika menggunakan media kantong bilangan pada siswa kelas 1 SDN 1 Jenggik. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang meliputi perencanaan, Pelaksanaan, observasi, dan refleksi pada setiap siklus. Subjek penelitian berjumlah 15 orang siswa. Istrument yang digunakan berupa lembar tes hasil belajar, lembar observasi kgiatan guru maupun kegiatan siswa. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan tes hasil belajar. Analisis data menggunakan analisis data secara kuantitatif dan kualitatif. Indikator keberhasilan penelitian tindakan kelas (PTK) ini adalah tercapainya ketuntasan belajar baik secara individu maupun klasikal dimana KKM yaitu > 70. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada siswa kelas I di SDN 1 jenggik, penggunaan media kantong bilangan pada mata pelajaran matematika materi berhitung susun penjumlahan dan pengurangan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari jumlah siswa sebanyak 15 siswa yang tuntas sejumlah 9 orang siswa (60%) dan yang belum tuntas sejumlah 6 orang siswa (40%), meningkat pada siklus II menjadi 13 orang siswa (86,67%) yang tuntas dan yang belum tuntas sebanyak 2 orang siswa (13,33%). Ini membuktikan bahwa penggunaan media kantong bilangan mampu meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas I di SDN 1 Jenggi
Tujuan dari penelitian ialah untuk mengetahui pengaruh Beban Kerja dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai secara parsial, dan untuk mengetahui pengaruh Beban Kerja dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai dengan Kepuasan Kerja Pegawai sebagai variabel Intervening. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teknik analisis data dalam penelitian ini terdiri atas Uji Instrumen, Uji Asumsi Klasik, Analisis Jalur (Path Analysis), Uji Hipotesis dan Uji Sobel. Hasil Penelitian dalam penelitian ini adalah Secara parsial variabel Beban Kerja dan Komitmen Organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai pada Pengadilan Militer III-15 Kupang, serta Berdasarkan Uji Sobel Variabel Kepuasan Kerja tidak dapat memediasi variabel Beban Kerja variabel Komitmen Organisasi terhadap variabel Kinerja Pegawai pada Pengadilan Militer III-15 Kupang;Kepuasan Kerja
PENGARUH KOMPENSASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KECAMATAN OEBOBO, KOTA KUPANG DENGAN MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening pada Kantor Kecamatan Oebobo, Kota Kupang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausal komparatif. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang diambil melalui teknik probability sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji regresi dan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja. Selanjutnya, kompensasi, disiplin kerja, dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Motivasi kerja juga terbukti memediasi pengaruh kompensasi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan pentingnya pengelolaan kompensasi yang adil dan penegakan disiplin kerja untuk meningkatkan motivasi dan kinerja pegawai sektor publik
OUTING CLASS SEBAGAI STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA SEKOLAH DASAR
Penelitian ini berjudul “outing class sebagai strategi guru dalam meningkatkan kreativitas siswa sekolah dasar”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan oleh guru dalam meningkatkan kreativitas siswa, khususnya dalam pembelajaran melalui kegiatan outing class pada materi melukis dengan teknik percik. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mendeskripsikan fenomena yang sudah ada dilapangan. Teknik pengambilan data menggunakan trianggulasi teknik, yakni wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran melalui strategi outing class mampu meningkatkan kreativitas siswa, karena pembelajaran yang dilakukan di luar kelas memiliki tujuan agar siswa kelas 2 SD Muhammadiyah 2 Tulangan mampu belajar dan menemukan ide-ide terbaru dari mengamati keadaan disekitar lingkungan sekolah. Kesimpulannya adalah strategi pembelajaran melalui kegiatan outing class dapat dilakukan oleh guru dalam meningkatkan kreativitas siswa sekolah dasar
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS BRAIN BASED LEARNING PADA POKOK BAHASAN BARISAN DAN DERET ARITMATIKA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA: PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS BRAIN BASED LEARNING PADA POKOK BAHASAN BARISAN DAN DERET ARITMATIKA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA
This study aims to develop a Brain Based Learning – based module on the subject of arithmetic sequences and series onstudents’ conceptual understanding of SMP Negeri 1 Amarasi Timur. This research was conducted at Amarasi Timur 1 Publik Middle School, Odd Semester, 2022/2023 Academic Year. The type of research used is research and development (R&D), namely the development of teaching tools including teaching material modules, test questions, and student response questionnaires. The development method for this device is using a 4D model which includes: (1) the definition stage (Define), (2) the design stage (Design), (3) the development stage (Develop), and (4) the deployment stage (Dessiminate). The subjects in this research trial were class VIII students of SMPN 1 Amarasi Timur and to find out the response of teachers and students to the development of learning modules based on brain based learning. Data analysis techniques in this study were validation tests carried out by media experts and material experts as well as practicality and effectiveness. The results of the study showed that the validation results of Brain Based Learning modules by media experts were 3,58 in the Very Valid category, and results of material experts were 3,50 in the very valid category, overall the average module validation was 3,54 in the very valid category. The feasibility results of the learning module are based on the results of the assessment that the learning module achieves an average total score of 3,06 out of a maximum score of 4% in the practical category. This can be interpreted that media experts state that the learning module is in the valid category an is suitable for use in learning.
 
Penerapan Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Materi Struktur Dan Fungsi Jaringan Tumbuhan Pada Siswa Kelas XI IPA SMA Muhammadiyah Kupang NTT
Kurangnya motivasi dan rendahnya hasil belajar siswa kelas XI IPA SMA Muhammadiyah Kupang disebabkan oleh beberapa faktor yakni faktor siswa dan guru. Faktor siswa meliputi: Ketidakhadiran dan ketidakseriusan siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar, hal ini ditandai dengan masih banyak siswa yang tidak hadir dan masih bermain main saat pembelajaran berlangsung, bahkan ada yang tidur tiduran disaat pembelajaran, selalu lambat dalam mengerjakan dan mengumpulkan tugas, sehingga mereka mengalami kesulitan dalam belajar. Sedangkan faktor dari guru adalah kurang adanya pemberian motivasi belajar kepada siswa baik secara kelompok maupun secara individu. Pemilihan model pembelajaran yang kreatif, inovatif dan menyenangkan yang diterapkan sesuai dengan karakter materi dan kemampuan siswa dalam menyerap materi sebagai salah satu bentuk pemberian motivasi belajar siswa untuk meningkatkan hasil belajarnya, masih di nilai jauh dari harapan. Model ataupun metode pembelajaran yang digunakan masih dinilai monoton dari tahun ke tahun. Berdasarkan hal inilah kami melaksanakan penelitian tindakan kelas dengan mengangkat judul penelitian adalah PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI MATERI STURKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN PADA SISWA KELAS XI IPA SMA MUHAMMADIYAH KUPANG. Penelitian ini didesain melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar BIOLOGI materi Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan melalui pembelajaran tipe Numbered head together (NHT) di kelas XI IPA. Subjek penelitian ini adalah kelas XI IPA SMA Muhammadiyah Kupang dengan jumlah siswa 27 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (observing), dan refleksi (reflecting). Indikator keberhasilan penelitian ini adalah siswa dikatakan tuntas jika memperoleh:(1) nilai > 73 dan persentasi ketuntasan klasikal >75%, (2) persentasi ketuntasan keaktifan klasikal >75%. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data kenaikan prosentase pencapaian ketuntasan belajar pada siklus I 59, 25% dan siklus II 92,59%, sedangkan keaktifan klasikal pada siklus I 66,66% dan siklus II 96,29 %. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa melalui penerapan pembelajaran tipe NHT Pada materi Sturktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas Xl IPA.SMA Muhammadiyah Kupang. Sedangkan saran penelitian ini adalah hendaknya model Pembelajaran tipe NHT ini perlu diterapkan pada materi biologi yang lain dan mata pelajaran lainnya yang sesuai, karena model pembelajaran degan tipe NHT ini memudahkn siswa dalam memahami materi yang dipelajari
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Tentang Daur Hidup Hewan Melalui Model Pembelajaran Cooperative Tipe Student Team Achievement Division Di Kelas III UPTD SD Inpres Bertingkat Kelapa Lima 1 Kota Kupang
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa tentang Daur Hidup Hewan di Kelas III UPTD SD Inpres Bertingkat Kelapa Lima 1 Kota Kupang dengan menggunakan model pembelajaran Cooperative Learning tipe STAD. Rumusan masalahnya adalah: bagaimana model pembelajaran Cooperative tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa tentang Daur Hidup Hewan?. Subjek penelitian ini adalah 27 siswa, terdiri dari 15 laki-laki dan 12 perempuan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, tes, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran cooperative tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pada tes prasiklus, nilai rata-rata siswa adalah 44,09 menunjukkan bahwa kemampuan awal siswa pada materi daur hidup hewan masih rendah. Pada siklus I, nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 60,38 dengan 37% siswa mencapai KKM, sementara 63% siswa belum mencapai kriteria ketuntasan minimal. Hambatan pada siklus I termasuk kurangnya penguasaan guru terhadap model pembelajaran dan kurangnya kesungguhan siswa dalam mendengarkan dan mengerjakan soal.Pada siklus II, terjadi peningkatan signifikan dengan nilai rata-rata siswa mencapai 80,74, di mana semua siswa mencapai kriteria ketuntasan minimum. Peningkatan ini disebabkan oleh peningkatan pemahaman siswa terhadap model pembelajaran cooperative tipe STAD, serta peningkatan kesungguhan siswa dalam mendengarkan penjelasan guru dan mengerjakan soal, serta penguasaan guru terhadap model pembelajaran tersebu
Penggunaan Media Pembelajaran Papan Pintar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Matematika Topik 2 Perkalian Kelas II SD Inpres Oesapa Kecil 1 Kupang
Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan pada 21-28 Mei 2024 dengan tujuan untuk meningkatkan Hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran Matematika topik 2 perkalian kelas 11 SDI Oesapa Kecil 1 Tahun Ajaran 2023/2024 melalui penerapan media kantong perkalian. Kriteria keberhasilan dalam penelitian ini yaitu 80% dari jumlah siswa yang belum memenuhi kiteria ketuntasan minimal (KKM) 75. Penelitian ini dilakukan dalam II siklus dan setiap akhir siklus dilakukan refleksi terhadap tindakan yang diberikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran menggunakan media kantong perkalianl pada Topik 2 membaca dan mendengarkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat diketahui dari hasil belajar siswa pada siklus I dengan rata-rata 5,42%. Kemudian pada siklus II dengan rata-rata 8,15%