UMK Electronic Journal (Universitas Muhammadiyah Kupang)
Not a member yet
1135 research outputs found
Sort by
Pengaruh Model Giving Question And Getting Answer (GQGA) Berbantuan Media Digital Genially Terhadap Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPAS Materi Lapisan Bumi di Sekolah Dasar
Motivasi belajar menjadi aspek penting yang berperan dalam keberhasilan belajar siswa. Meski demikian, rendahnya motivasi belajar siswa masih menjadi tantangan di jenjang pendidikan, terutama jenjang sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Giving Question and Getting Answer (GQGA) berbantuan media digital genially terhadap motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) di kelas V SDN Menanggal 601 Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain yaitu quasi experimental design. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah pengisian lembar angket motivasi belajar seacara langsung serta observasi yang dilakukan di lingkungan SDN Menanggal 601 Surabaya. Hasil penelitian menyatakan bahwa penerapan model GQGA berbantuan genially secara signifikan meningkatkan motivasi belajar siswa. Siswa didorong untuk terlibat aktif dalam proses ini melalui dukungan model berupa interaksi, hiburan, dan pembelajaran interaktif yang menyenangkan. Bersama-sama, media yang tepat dan model pembelajaran dapat memfasilitasi pengembangan suasana kelas yang dinamis dan mendukung. Dengan demikian, keterlibatan siswa dengan materi telah dipengaruhi secara positif oleh penerapan model GQGA berbantuan Genially, dalam pembelajaran IPAS materi Lapisan Bumi. Penelitian ini menambah pengetahuan yang ada dengan menunjukkan bagaimana keterlibatan siswa sekolah dasar dengan pembelajaran dapat ditingkatkan melalui integrasi media digital genially dengan model pembelajaran
URBANIZATION, URBAN DEVELOPMENT, AND PLANNING: NOAKHALI SADAR PERSPECTIVE
Urbanization and urban planning are both important for sustainable socio-economic development and nowadays urbanization has attracted the attention of various scholars. This paper aims to study the reasons for urbanization, urban planning, pattern and process of urbanization, urban governance, urban economic development, urban housing, urban transportation, urban land management and planning, infrastructure, urban poverty, and urban environment. This paper seeks a general understanding of urban development. Cities are considered a complex social fact because cities represent the future of global living. This paper tries to understand how economic factors are valuable behind urbanization. Rural-to-urban migration has happened widely in Bangladesh. There are push and pull factors of urbanization behind this migration. The study aims to outline the role of Pourashava, the people's work department, and non-government organizations that work for city planning and development. This study tries to find out the problems in slum areas their sufferings and social and economic exclusion. The main goal of my paper is to view the planned and balanced urban development across the Sadar, Noakhali. 
THE DEEP LEARNING APPROACH IN SOCIOLOGY EDUCATION AT THE HIGH SCHOOL LEVEL
The study explores the integration of deep learning approaches into high school Sociology education, addressing the need for transformative teaching methodologies in an era of increasing complexity in social dynamics. Sociology, with its focus on understanding societal structures and relationships, provides an ideal platform for employing deep learning strategies such as project-based learning, case studies, and reflective discussions. These methods encourage critical thinking, problem-solving, and the ability to connect theoretical knowledge with real-world issues, fostering both academic and personal growth. Utilizing a qualitative methodology and a literature review approach, the research synthesizes insights from recent studies within the last five years, emphasizing their relevance and credibility. Findings reveal that deep learning enhances students' analytical skills, empathy, and cultural awareness, bridging the gap between classroom theories and real-world applications. The study highlights the need for professional development for educators, supportive policies, and equitable learning environments to address implementation challenges. Future research should examine the long-term impact of deep learning on students' academic and career trajectories and explore technological advancements in facilitating this approach. By advocating for deep learning in Sociology, the study underscores its potential to nurture socially conscious individuals equipped to navigate and address contemporary societal complexities
Penerapan Model Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Berbantuan Media Gambar Peta Keragaman Budaya Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD Oesapa Kecil 2 Kota Kupang
This study aims to improve the learning outcomes of science by implementing the Student Teams Achievement Division (STAD) cooperative learning model assisted by cultural diversity map media for fourth grade students of SDN Oesapa Kecil 2, Kupang City. The type of research used is classroom action research (CAR) with 4 stages, namely planning, implementation, observation and reflection. The data analysis technique used through two stages, namely data collection techniques and data analysis techniques. The results of this study indicate that the learning outcomes of fourth grade students of SDN Oesapa Kecil 2, Kupang City after implementing the Student Teams Achievement Division cooperative learning model assisted by cultural diversity map media, seen in the teacher's activities in cycle I obtained an average value of 80% in the good category. In cycle II, an average value of 91% was obtained in the very good category. Then the results of observations of student activities in cycle I obtained an average value of 72,5% in the enough category and in cycle II obtained an average value of 86.5% in the very good category. Furthermore, the learning outcomes of cycle I where students who completed were 24% and students who did not complete were 76% with an average score of 61.16%. In cycle II with an average score of 89.84% where students who completed were 92% and did not complete were 8%. which is 75. And the student response questionnaire in cycle I obtained an average score of 68.80% in the sufficient category and increased in cycle II to obtain an average score of 100% in the very good category. This proves that the application of the STAD type cooperative learning model can improve the learning outcomes of science in grade IV students of UPTD SDN Oesapa Kecil 2, Kupang City
Pengaruh Model Pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) Terhadap Kemampuan Literasi Menulis Teks Eksplanasi Siswa Kelas V SDN Tenggilis Mejoyo I Surabaya
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana paradigma pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) mempengaruhi kemampuan literasi menulis teks eksplanasi siswa kelas V. Metode analisis data penelitian ini menggunakan uji hipotesis, uji homogenitas, dan uji normalitas sebagai penguat. Dengan menggunakan desain penelitian true eksperimental design . Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN Tenggilis Mejoyo I di Surabaya yang berjumlah 58 siswa. Sampel penelitian ini dipilih dengan menggunakan metode pengambilan sampel secara acak (random sampling ) dari dua kelas. Kelas VA yang terdiri dari 29 siswa, berperan sebagai kelompok eksperimen, sedangkan kelas VB, yang juga terdiri dari 29 siswa, berperan sebagai kelompok kontrol. Tes esai teks eksplanasi digunakan dalam pengumpulan data penelitian ini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen, yang menggunakan model pembelajaran TSTS, mengungkuli kelompok kontrol, yang tidak menggunakan model pembelajaran TSTS. Hasil uji hipotesis menunjukkan perbedaan yang cukup besar antara nilai rata-rata kedua kelompok, dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Berdasarkan temuan ini, kami dapat menyimpulkan bahwa Ha diterima. Hasil ini menunjukkan bahwa kemampuan literasi menulis siswa kelas V dipengaruhi oleh paradigma pembelajaran TSTS
Implementasi Metode Literasi Multimodal Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Di Sekolah Dasar
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Write Around Terhadap Keterampilan Menulis Teks Narasi Siswa Kelas V Pada Topik Buku Jendela Dunia di SDN Banyu Urip VI/367
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif write around terhadap kemampuan menulis teks naratif siswa kelas V di SDN Banyu Urip VI/367, Surabaya. Penelitian ini dilakukan untuk mengatasi rendahnya kemahiran siswa dalam menulis teks naratif yang disebabkan oleh minimnya strategi pengajaran yang inovatif dan menarik. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain posttest-only control design. Teknik pemilihan sampel menggunakan purposive sampling yang melibatkan 51 siswa; 31 siswa ditempatkan dalam kelompok eksperimen yang menerapkan model pembelajaran kooperatif write around, sedangkan 20 siswa sebagai kelompok kontrol yang mendapatkan pendekatan pembelajaran tradisional konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan menulis teks naratif yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji deskriptif analitis dan inferensial dengan uji-t, serta diuji homogenitas dan normalitas instrumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa pada kelompok eksperimen memperoleh skor post-test yang lebih tinggi (95,96) dibandingkan dengan kelompok kontrol (77,88), dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif write around berdampak signifikan terhadap peningkatan kemampuan menulis teks naratif siswa. Kesimpulan penelitian mendukung hipotesis bahwa model pembelajaran kooperatif dengan pendekatan write around merupakan strategi yang efektif dalam mengatasi kesenjangan keterampilan menulis pada siswa, sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia
BUILDING SOCIAL PRESTIGE OF EDUCATION THROUGH LOCAL CULTURE OF BELIS FOR MANGGARAI PEOPLE
This research aims to explore the relationship between Belis culture and the social prestige of education for the Manggarai community. The main focus of this research is to analyze how Belis culture can influence access to and motivation for education, especially for women, as well as its impact on social dynamics in the community. This research uses a qualitative approach with a case study method. The research subjects involved three main groups: teachers, students and parents, and community leaders. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation and focus group discussions (FGDs). The results show that the Belis culture, which is a dowry given in marriage, plays a significant role in building the social prestige of education, with highly educated women receiving greater rewards in the form of higher Belis values. On the other hand, while this culture provides incentives for women to pursue higher education, economic pressures are a major challenge for families who cannot afford the high Belis obligations, resulting in limited access to education for children, especially girls. This research suggests that the Belis culture be utilized as a driver of educational motivation, by integrating educational incentives for families committed to the quality of their children's education. In addition, to reduce social inequality, efforts to improve access to education through family economic empowerment need to be made
SLR: MEDIA ULAR TANGGA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Media pembelajaran ular tangga termasuk sebuah permainan yang sudah lama dikenal. Permainan ini sungguh menarik serta dapat meningkatkan minat siswa ketika digunakan dalam proses belajar di. Kajian literatur ini ditunjukan untuk mengkaji pemanfaatan media "ular tangga" dalam pengajaran matematika. Pendekatan penelitian ini melibatkan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Data dikumpulkan melalui review 30 artikel Sehubungan dengan penerapan media ular tangga pada aktivitas belajar, yang diterbitkan pada jurnal nasional dan dapat diakses Google Scholar, lalu dikelompokkan juga dianalisis. Penelitian ini menampilkan bahwa : (1) Penggunaan media ular tangga terbukti berhasil dalam upaya memperbaiki capaian belajar matematika, (2) Pengaplikasian media ular tangga mampu mengubah pembelajaran matematika menjadi lebih mengasyikkan.
 
Penerapan Model Team Assisted Individualized (Tai) Berbantuan Media Papan Pintar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Sekolah Dasar
Penelitian ini dilatar belakangi masih rendahnya hasil belajar peserta didik kelas IV b UPTD SDN Naikoten 1 pada mata pelajaran IPAS, dari hasil observasi guru telah menggunakan model pembelajaran yang ada di sekolah tetapi nilai peserta didik belum mencapai KKM 75. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS. Bab VII bagaimana mendapatkan semua keperluan kita, materi aku dan kebutuhanku di kelas IVB UPTD SDN Naikoten 1 melalui penerapan model pembelajaran TAI (Team Assisted Individualization). Pada hasil tes siklus I rata-rata perolehan nilai siswa ialah 68%.Pada siklus II nilai rata-rata 93%.Hal ini kriterianya mencapai ketuntasan yang sangat baik yang sudah mencapai indikator keberhasilan nilai rata-rata KKM 75 > 100 dari jumlah peserta didik 17 orang. Kesimpulan, bahwa penerapan model pembelajaran TAI (Team Assisted Individualization) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada topik A aku dan kebutuhanku kelas IV B UPTD SDN Naikoten 1 Tahun ajaran 2023/2024