UMK Electronic Journal (Universitas Muhammadiyah Kupang)
Not a member yet
1135 research outputs found
Sort by
Penyelesaian Sengketa Perbankan Syariah
This article discusses the process of resolving disputes in Islamic banking in Indonesia, which includes relevant laws, related institutions, and alternative methods that align with Sharia principles. The focus of this study is on the key factors that lead to the emergence of disputes in Islamic banking in Indonesia, the mechanisms for resolving these disputes through both litigation and non-litigation channels, and the challenges faced in implementing dispute resolution in Islamic banking in Indonesia. The research methodology employed in this study is a descriptive and qualitative approach, utilizing phenomenological and library research methods. This article will provide a more detailed discussion on the resolution of disputes in Islamic banking. The research findings indicate that the resolution of Islamic banking disputes in Indonesia occurs through two main channels: the litigation route through the Religious Court, which has exclusive jurisdiction, and the non-litigation route, such as mediation, arbitration, or through BASYARNAS, which is often preferred due to its efficiency and alignment with Islamic values. Although the legal framework for dispute resolution is clear, there are still several challenges that need to be addressed, such as limited resources, low public awareness, a lack of understanding of Sharia, and the complexity of procedures, all of which require serious attention to create a more just and effective dispute resolution process.
 
Hukum Merokok Dalam Pandangan Tokoh Muhammadiyah Dan Nahdlatul Ulama Kota Kupang
Cigarettes have become an integral part of human life, with many individuals considering them a primary necessity despite the widely known dangers associated with smoking. This research aims to explore the views of Muhammadiyah and Nahdlatul Ulama (NU) leaders regarding the legal status of smoking, as well as to analyze the differences and similarities between the two and their implications for society. The importance of this study lies not only in enriching the body of knowledge in the field of Islamic law but also in providing better insights for the community in understanding and implementing religious teachings related to health issues and social behavior. This study employs a field research method with a qualitative approach to gain a deeper understanding of social interactions and the background of a social unit through observation, interviews, and documentation, resulting in comprehensive descriptive data regarding the phenomenon under investigation. The findings indicate that the leaders of Muhammadiyah and Nahdlatul Ulama have differing views on the legal status of smoking, with Muhammadiyah issuing a fatwa declaring it haram based on the principles of Maqasid Syariah, while NU categorizes smoking as mubah, makruh, or haram depending on the context. The implications of these views are significant for society, as Muhammadiyah's fatwa is expected to raise awareness of the dangers of smoking, while NU's approach allows individuals to consider social and economic aspects in their decisions regarding smoking
Penggunaan Model Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Pada Sub Tema 3 Usaha Pelestarian Lingkungan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Di UPTD SD Negeri Siuf Tahun Ajaran 2023/2024
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan model cooperative integrated reading and composition dalam pembelajaran bahasa indonesia pada sub tema 3 usaha pelestarian lingkungan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V Di SD Negeri Siuf tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Banyak subyek penelitian ini adalah 16 siswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes, dokumentasi dan lembar observasi. Data dianalisis dengan menggunakan perhitungan ketuntasan hasil belajar. Berdasarkan hasil penelitian aktivitas guru pada siklus I memperoleh presentase sebesar 73,30% (Baik) dan siklus II mengalami peningkatan menjadi 90% (sangat baik). Sedangkan hasil belajar peserta didik yang diperoleh siklus I hasil tes belajar siswa terdapat semua siswa tidak tuntas dengan nilai tertinggi 65 dan dengan nilai terendah 37 dengan rata-rata 63,50 dan pada siklus II terjadi peningkatan yaitu 16 siswa yang tuntas dengan ketuntasan sebesar 100%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model cooperative integrated reading and composition dapat meningkatkan hasil belajar siswa
PEMANFAATAN LAHAN KOSONG UNTUK MENANAM SAYURAN DALAM MENGUPAYAKAN KETAHANAN PANGAN DI DESA PIGA 1 KABUPATEN NGADA
Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui ketahanan pangan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN STKIP Citra Bakti di Desa Piga 1 dengan memainfaatkan lahan kosong yaitu menggunakan metode kualitatif yang menggunakan teknik Participatory Action Research (PAR) yang memperoleh datanya melalui hasil observasi lahan dan wawancara kebutuhan masyarakat setempat. Kegiatan KKN Mahasiswa, dalam hal ini mahasiswa diikutsertakan untuk melakukan kegiatan program yang di berikan dari pihak kampus STIKIP Citra Bakti yakni ada tiga program yang pertama Ketahanan Pangan, yang Kedua program Survei Pendidikan, dan Stanting. Ketiga program ini sudah berjalan di desa piga 1, yang di lakukan oleh Mahasiswa KKN Citra Bakti, dan di sini lebih terarah kepada program ketahanan pangan dengan kegiatan menggunakan lahan kosong untuk menanam sayur, yang di pantau oleh aparat desa Piga 1 setempat. Luarannya ialah meningkatkan kesadaran masyarakat desa Piga 1 betapa pentingnya ketahanan pangan sehingga dapat memanimilisir pengeluaran keuangan dan kebutuhan pangan segar bisa tersedia dengan mainfaatkan lahan kosong untuk menanam sayuran untuk kebutuhan sehari-hari
Transformasi Kultur Sekolah: Integrasi Kegiatan Menghafal Perkalian Dan Membaca Buku Non-Pelajaran Di SDI Bobawa
Kondisi awal di SDI Bobawa menunjukkan adanya kebiasaan belajar yang kurang mendukung penguatan literasi dan numerasi siswa. Siswa cenderung pasif sebelum pembelajaran dimulai, minat baca masih rendah, dan kemampuan dasar berhitung belum merata. Fenomena ini mendorong perlunya transformasi kultur sekolah melalui integrasi kegiatan menghafal perkalian dan membaca buku non-pelajaran secara rutin sebelum pembelajaran dimulai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pelaksanaan, perkembangan nilai karakter, manfaat, serta tantangan yang muncul selama implementasi program tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan siswa. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola-pola utama dalam pelaksanaan kultur sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan menghafal perkalian dan membaca buku non-pelajaran secara rutin mampu menciptakan suasana kelas yang lebih kondusif, meningkatkan keterlibatan siswa, serta menumbuhkan nilai-nilai karakter seperti disiplin, tanggung jawab, kemandirian, dan empati. Peran guru sebagai pendamping sangat penting dalam keberhasilan program, namun masih terdapat hambatan seperti minat baca yang belum merata, keterbatasan bahan bacaan, dan pengaruh lingkungan sosial. Temuan ini memperkuat pentingnya evaluasi dan inovasi berkelanjutan agar transformasi kultur sekolah dapat secara optimal berkontribusi pada pembentukan karakter dan peningkatan kompetensi siswa di sekolah dasar
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Padlet Berorientasi ESD Untuk Siswa Kelas V Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan mengembangkan multimedia berbasis Padlet berorientasi Education for Sustainable Development (ESD) untuk meningkatkan kepedulian lingkungan siswa kelas V SD Negeri 149 Palembang. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, lembar validasi, angket, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memenuhi kriteria sangat valid dengan persentase 92% dari ahli media, 93% dari ahli materi, dan 98% dari praktisi. Respon siswa terhadap kepraktisan media berada pada kategori sangat baik, dengan capaian 100% pada uji individu maupun kelompok kecil. Efektivitas pembelajaran terbukti melalui perolehan N-gain sebesar 0,8 dan nilai Sig uji-T < 0,0001, yang termasuk kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa multimedia berbasis Padlet berorientasi ESD tidak hanya efektif dalam meningkatkan hasil belajar, tetapi juga mampu menanamkan nilai keberlanjutan dan kepedulian lingkungan secara menyenangkan. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa integrasi teknologi interaktif berbasis ESD dapat menjadi strategi inovatif untuk pembelajaran abad ke-21, khususnya dalam membentuk karakter peduli lingkungan sejak pendidikan dasar
Efektivitas Metode Pembelajaran Audio-Visual dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Terhadap Mata Pelajaran PKn
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode pembelajaran audio-visual dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di SD YPK Nakna. Subjek penelitian melibatkan dua rombongan belajar (rombel) kelas IV, yaitu kelas IV A sebagai kelompok eksperimen yang diberikan pembelajaran menggunakan media audio-visual dan kelas IV B sebagai kelompok kontrol yang diajar menggunakan metode konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment) tipe nonequivalent control group design. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar sebelum (pretest) dan sesudah perlakuan (posttest), serta observasi aktivitas belajar selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar yang signifikan pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Rata-rata skor posttest kelas eksperimen lebih tinggi, dan hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,003 < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan nyata antara kedua kelompok. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan metode pembelajaran audio-visual dapat membantu siswa memahami materi PKn secara lebih konkret, menarik, dan menyenangkan, sehingga berdampak positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas IV SD YPK Nakna
INOVASI PEMBELAJARAN TOLERANSI BERAGAMA MELALUI MEDIA INTERAKTIF TWISTER EDU PAI
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta mengevaluasi kelayakan media pembelajaran interaktif bernama Twister Edu PAI, yang ditujukan untuk pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Karena dianggap relevan untuk proses pengembangan media pembelajaran yang sistematis dan terstruktur. Data diperoleh melalui uji kelayakan yang dilakukan oleh validator (mahasiswa) dengan menggunakan instrumen angket, kemudian dianalisis secara deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Media Twister Edu PAI dinila sangat layak sebagai sarana pembelajaran yang interaktif, inovatif, serta menyenangkan, dan terbukti mampu meningkatkan partisipasi serta pemahaman siswa terhadap materi tentang kerukunan antarumat beragama. Proses validasi oleh validator (mahasiswa) menunjukkan bahwa media ini telah memenuhi semua aspek kelayakan dari segi tampilan, bahan media, pembelajaran, dan materi
Pengaruh Media Sosial Terhadap Identitas Sosial Remaja Pada Era Digital di SMA Negeri 2 Kota Kupang
The study aims to investigate the impact of social media on teenagers' social identities in the digital era at SMAN 2 Kupang. This study employed quantitative methods, and the data were analyzed using SPSS. The data were then collected through questionnaires, observations, and documentation. Two variables were found as a result of this study: (1) the total percentage of influence of social media on students is 88.61%, and (2) the impact of social media on student identity is 87.39%. As a result, it is reasonable to assume that social media has a significant impact on teenagers' social identities in the digital era at SMAN 2 Kupang. In terms of the validity and reliability analysis test findings on the questionnaire, the indicators have an r-table value of 0.36 and a computed r-value of 0.677, indicating that all are valid. However, the reliability test with a rating of 0.858 suggests that it is exceptionally high or highly reliable. In the simple linear regression test, the significant value (sig) of 0.000 is less than <0.05 probability, therefore Ha is accepted. It is concluded that the use of social media influences the social identity of teens at SMAN 2 Kupang