UMK Electronic Journal (Universitas Muhammadiyah Kupang)
Not a member yet
    1135 research outputs found

    Pengembangan Media Interaktif Pancasila Terintegrasi Ajaran Tri Nga

    No full text
    Perkembangan teknologi 5.0 memberikan tantangan bagi guru untuk mengembangkan media pembelajaran guna mendukung pembelajaran yang efektif dan inovatif. Keterbatasan media pembelajaran mengakibatkan pembelajaran kurang interaktif dan minat belajar siswa pada pelajaran Pendidikan Pancasila menjadi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk media pembelajaran interaktif Pancasila terintegrasi ajaran Tri Nga. Media interaktif ini merupakan media pembelajaran daring dengan kombinasi platform canva dan wordwall. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D) dengan model ADDIE. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Kempong di kelas IV dengan jumlah siswa 16 orang. Model penelitian ADDIE yang dilakukan meliputi Analyze, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Pada tahap analyze peneliti melakukan analisis kebutuhan terhadap beberapa guru mengenai pengembangan media pada pelajaran Pancasila. Tahap Design merupakan tahap perancangan media interaktif mode daring sesuai kebutuhan guru. Pada tahap development dilakukan perancangan media menjadi seatu media interaktif. Selanjutnya tahap implementation dilakukan validasi ahli materi dan media serta uji kepraktisan media. Pada tahap evaluasi dilakukan uji coba skala kecil dengan menggunakan media interaktif Pancasila. Hasil uji validitas terhadap ahli materi meggunakan angket validasi diperoleh hasil presentase 97,3% dengan kategori sangat valid. Hasil validasi ahli media menggunakan angket validasi ahli diperoleh hasil presentase 86,6 dengan kategori sangat valid. Uji kepraktisan menggunakan angket respon guru diperoleh hasil 95% dengan kategori sangat praktis. Hasil angket respon siswa diperoleh rerata 91% dengan kategori sangat praktis. Hasil uji t berpasangan menunjukkan nilai sig 0,000 < 0,05. Oleh karena itu, produk media interaktif Pancasila terintegrasi ajaran Tri Nga signifikan dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai sila Pancasila. &nbsp

    Efektivitas Pembelajaran Culturally Responsive Berbasis Augmented Reality Terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau dari Adversity Quotient Siswa Sekolah Dasar

    No full text
    Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh CRT berbasis AR terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VI SD di Kecamatan Ngrampal, Sragen, ditinjau dari kategori AQ (Climbers, Campers, Quitters). Metode yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan desain faktorial 3x3. Sampel terdiri dari 64 siswa yang dipilih melalui stratified random sampling dan cluster random sampling. Instrumen penelitian berupa angket AQ dan tes hasil belajar matematika materi geometri yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil pretest menunjukkan rerata 75,36 untuk kelompok CRT-AR, 73,03 untuk CRT, dan 66,36 untuk pembelajaran langsung. Setelah perlakuan, rerata posttest meningkat menjadi 85,18 pada kelompok CRT-AR, 76,58 pada CRT, dan 65,22 pada pembelajaran langsung. Analisis ANAVA dua jalur dan uji lanjut Scheffe menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok pembelajaran serta antar kategori AQ, namun tidak terdapat interaksi keduanya. Secara keseluruhan, CRT berbasis AR terbukti paling efektif meningkatkan hasil belajar matematika, sementara siswa dengan AQ tinggi memperoleh capaian terbaik. Implikasinya, pembelajaran matematika yang bermakna perlu menggabungkan pendekatan responsif budaya dan teknologi imersif, sekaligus menumbuhkan ketahanan mental siswa untuk menghadapi tantangan akademik

    DIGITALIZED AND COMPETENCE-BASED APPROACHES NERVOUSNESS IN CLASSROOM PRACTICES: A CASE OF HIGHER LEARNING INSTITUTIONS

    No full text

    SOCIAL CAPITAL FOR BIDADARI BEACH TOURISM DEVELOPMENT

    No full text
    This study aims to analyze the form and role of social capital in the management of the Pantai Bidadari tourist attraction by BUMDes Sepakat Sejahtera in Subik Village, Buay Pematang Ribu Ranau Tengah District, South OKU Regency. The research method used is qualitative with a case study approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed using Robert Putnam's social capital theory which includes three main dimensions: trust, networks, and norms. The results of the study indicate that social capital plays an important role in building collaboration between managers, communities, and village governments. The form of trust is reflected through the involvement of local communities in managing and accepting village policies. Social networks are formed through mutual cooperation, socialization activities, and participation in youth organizations. Social norms develop through obedience to local rules in maintaining coastal sustainability. Social capital is a driving force in strengthening community participation and supporting the sustainability of tourism management. This study emphasizes the importance of strengthening social capital as a strategy for empowering and developing sustainable community-based tourism

    HEALTH EDUCATION AS A MEANS OF PROMOTING A SUSTAINABLE SCHOOL ENVIRONMENT IN MOROCCO: TOWARDS A CONSCIOUS AND RESPONSIBLE SCHOOL COMMUNITY

    No full text
    The study investigates the role of health education within educational institutions, focusing on its impact on students' physical and psychological well-being, as well as its influence on the school environment. The research aims to assess how health education contributes to enhancing academic performance, fostering responsible environmental citizenship, and increasing health and environmental awareness among students. To achieve this, a field study was conducted employing an interactive methodology, including participant observation, data collection through questionnaires, and data analysis via content analysis techniques. Findings indicate that students possess limited health knowledge, which adversely affects their psychological and physical health and the overall school environment. Insufficient health awareness correlates with poor environmental practices, such as inadequate hygiene and widespread non-environmental behaviours. The study recommends that the Ministry of Education prioritise health education in strategic planning to cultivate a safe and conducive learning environment

    ANALISIS PENYEBAB KETIMPANGAN SOSIAL TERHADAP MINAT BELAJAR DI SMAS ST. IGNATIUS FAHILUKA BOLAN KECAMATAN MALAKA TENGAH KABUPATEN MALAKA

    No full text
    Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui (1) penyebab ketimpangan sosial terhadap  minat belajar siswa di SMAS St. Ignatius fahiluka bolan (2) untuk mengetahui peran dan  dukungan keluarga,guru, dan lingkungan dalam mengatasi ketimpangan sosial untuk  meningkatkan minat belajar siswa di SMAS St. Ignatius fahilika bolan. Metode yang  digunakan dalam Penelitian ini adalah metode kualitatif Teknik pengumpulan data  menggunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.subjek dalam penelitian ialah  siswa-siswi kelas XI IPS I, guru sosiologi, wali kelas dan orang tua siswa. Keabsahan data  menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan sosial di sekolah ini  disebabkan oleh lima faktor utama yang saling terkait. (1) kondisi ekonomi keluarga. (2) Akses  terbatas terhadap sumber belajar, (3) perbedaan dukungan dari orang tua, (4) perlakuan tidak  setara di sekolah, (5) faktor budaya dan lingkungan sosial. Dan menunjukan bahwa upaya  mengatasi ketimpangan sosial terhadap minat belajar siswa, (1) upaya dan dukungan keluarga  dalam mengatasi ketimpangan sosial dengan memberikan motivasi dan fasilitas belajar, (2)  upaya dan dukungan guru berperan sebagai pembimbing dan fasilitator yang mampu  mendorong semangat belajar siswa serta (3) upaya dan dukungan lingkungan sosial turut  berkontrobusi melalu interaksi sosial yang positif dan dukungan moral

    Analisis Kesulitan Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar Dalam Membaca Permulaan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SDN 207 Jambi

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan membaca awal dalam pembelajaran bahasa Indonesia yang dialami siswa kelas 1 Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 207 Jambi yang beralamat di Paal Merah, Kec. Paal Merah, Kota Jambi, Jambi. Subjek penelitian ini adalah 1 orang guru kelas dan 27 orang siswa di kelas 1 B SD Negeri 207 Jambi. Pengambilan data menggunakan teknik observasi, tes dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah: Penelitian yang dilaksanakan di kelas 1B SDN 207 Jambi ditemukan adanya 8 jenis kesulitan membaca awal. Penelitian yang dilakukan menemukan bahwa masing-masing kesulitan memiliki jumlah yang berbeda-beda. Jumlah tersebut antara lain 1 orang anak mengalami kesulitan mengenali huruf secara utuh, 10 orang anak mengalami kesulitan membaca fonem, 8 orang anak mengalami kesulitan dalam pengucapan atau terbata-bata, terdapat 8 orang anak yang masih belum bisa memahami kata secara utuh dan artinya. , terdapat 4 anak yang masih belum lancar membaca kata atau kalimat, dan terdapat 9 siswa yang masih belum menguasai frasa dan kalimat. Dari jumlah tersebut diketahui terdapat 14 anak yang masih kesulitan membaca dan 13 anak yang sudah lancar membaca. Terdapat 5 kendala yang menyebabkan kesulitan dalam membaca permulaan. Kendala pertama adalah usia siswa, kedua adalah keterbatasan waktu latihan, ketiga adalah keterbatasan alat peraga, keempat adalah kesibukan orang tua, dan kelima adalah motivasi belajar yang rendah yang dapat diatasi dengan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan bagi siswa

    Pengembangan Media Smart Komik Berbasis AR Dengan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Kelas V SD Negeri Podorejo 01

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa dan kurangnya inovasi media pembelajaran yang berdampak pada hasil belajar muatan pelajaran IPAS kelas V SD Negeri Podorejo 01. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prosedur pengembangan, menguji kelayakan, dan keefektifan dari media Smart Komik berbasis AR pada materi rantai makanan kelas V SD Negeri Podorejo 01. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini adalah 1 ahli materi, 1 ahli media, 1 praktisi yaitu guru, dan  25 siswa kelas V sebagai subjek uji coba. Data penelitian terdiri dari beberapa sumber yaitu hasil wawancara, observasi, kuesioner, dan tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya berdasarkan penilaian  ahli materi dan media serta tanggapan guru dan peserta didik memiliki rata-rata 95% dengan kriteria sangat layak.Hasil Uji T-test menunjukkan adanya perbedaan signifikan hasil belajar sebelum dan sesudah penggunaan produk yang dikembangkan. Adapun hasil uji keefektifan penggunaan produk yang diperoleh dari peserta didik mendapatkan kriteria tinggi yaitu pada skala kecil menunjukkan hasil NGain skor  0,7850 dan skala besar 0,7619 atau  0,07; dan efektif dengan persentase hasil NGain persen skala kecil yaitu 78,50% dan hasil skala besar 76,8% atau >76%. Disimpulkan bahwa media pembelajaran Smart Komik berbasis AR pada materi rantai makanan layak digunakan dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa

    Hubungan Antara Kompetensi Pedagogik Guru dengan Sikap Percaya Diri Siswa di SDN 2 Sentul

    Full text link
    Tujuan dilakukan penelitian ini yakni mendeskripsikan kompetensi pedagogik guru dan sikap percaya diri siswa di SDN 2 Sentul serta menganalisis bagaimana kompetensi pedagogik guru dan sikap percaya diri siswa berhubungan satu sama lain. Penelitian ini melibatkan 53 siswa kelas IV sebagai responden, dan menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik total sampling. Setelah data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dan observasi. Uji korelasi Pearson digunakan dengan berbantuan SPSS 25 for Windows. Penelitian ini memberikan hasil bahwa 68% guru di SDN 2 Sentul memiliki kompetensi pedagogik dengan kategori sedang. Dari delapan indikator yang diukur, perencanaan pembelajaran memiliki skor tertinggi, sedangkan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran memiliki skor terendah. Sementara itu, sikap percaya diri siswa juga berada dalam kategori sedang dengan persentase 58%, dengan indikator keyakinan diri memiliki skor tertinggi, dan indikator ketahanan diri memiliki skor terendah. Menurut hasil analisis korelasi, ada hubungan yang signifikan antara kemampuan kompetensi pedagogik guru mengajar dengan sikap percaya diri (r = 0,725, p < 0,05). Ini menunjukkan bahwa kemampuan guru yang lebih baik meningkatkan sikap percaya diri siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru sangat penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang baik dan menerapkan strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa

    968

    full texts

    1,135

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UMK Electronic Journal (Universitas Muhammadiyah Kupang)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇