UNIFA Online Journal Systems
Not a member yet
599 research outputs found
Sort by
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUKSI PADA PT. BUMI SARANA BETON DENGAN METODE FAULT TREE ANALYSIS: Analysis of Production Quality Control at PT. Bumi Sarana Beton by Method Fault Tree Analysis
Perusahaan-perusahaan berskala domestik maupun internasional saling berkompetisi agar mampu bertahan di pasar yang dinamis. Dalam hal memenangkan persaingan, ada beberapa strategi yang bisa dilakukan perusahaan tersebut. Salah satu strategi tersebut adalah mengenai pengendalian kualitas produk. Kecacatan produk adalah bagian dari pengendalian kualitas produk. PT. Bumi Sarana Beton telah menerapkan sistem pengendalian produk dengan tujuan agar produk yang dihasilkan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Penulis menemukan di PT. Bumi Sarana Beton telah ada penelitian mengenai pengendalian kualitas, tetapi belum ada yang membahas khusus soal kecacatan produk. Sehingga penulis tertarik untuk meneliti kecacatan produk yang terjadi dalam konteks pengendalian kualitas produksi pada PT. Bumi Sarana Beton. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer adalah wawancara dengan Kepala Bagian Produksi dan beberapa karyawan di PT. Bumi Sarana Beton. Sedangkan data sekunder adalah data jenis cacat produk dan data laporan produksi harian periode Januari-Juni 2018. Data sekunder ini diolah menggunakan Microsoft Excel untuk menghasilkan diagram Pareto dan Histogram. Sementara data primer diolah menggunakan fault tree analysis untuk menghasilkan diagram alir cacat produk. Hasil yang didapatkan dari pengolahan data menunjukkan, dari ketiga jenis cacat produk didapat persentase retak paling tinggi yakni 63% dan tidak presisi paling rendah yakni 16%. Tinggi kecacatan akibat retak disebabkan oleh faktor manusia yaitu kurang pengawasan operator terhadap alat. Sebab lainnya adalah faktor alat yakni belum diterapkan pemeliharaan rutin. Penelitian ini juga menyarankan agar perusahaan meningkatkan pengawasan operator serta menerapkan sistem pemeliharaan mesin secara maksimal
STUDI PENGENDALIAN BIAYA DAN WAKTU PADA PROYEK GEDUNG KAMPUS UNIFA 9 LANTAI
Dalam pelaksanaan pekerjaan bidang konstruksi dituntut untuk memperhatikan kualitas dan ketetapan untuk penyelesaian suatu proyek. Kegiatan proyek merupakan suatu kegiatan sementara yang berlangsung dalam waktu terbatas dengan alokasi sumber daya tertentu. Untuk itu dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi diperlukan suatu pengambilan keputusan yang tepat untuk menetukan sasaran yang akan dicapai sesuai dengan standar yang telah ditentukan. sumberdaya utama terbatas pada tahap pelaksanaan suatu proyek konstruksi adalah biaya, mutu, dan waktu. Perencanaan jadwal dan pengendalian adalah langkah penting yang dilakukan agar tujuan pelaksanaan proyek dengan sumberdaya terbatas dapat tercapai dengan waktu yang sesuai dengan jadwalnya. Metode Nilai Hasil “Earned Value Concept†adalah metode pengendalian yang digunakan untuk mengendalikan biaya dan jadwal proyek secara terpadu. Metode ini memberikan informasi status kinerja proyek pada suatu priode pelaporan dan memberikan informasi prediksi biaya yang dibutuhkan dan waktu untuk penyelesaian seluruh pekerjaan berdasarkan indikator kerja saat pengambilan data
Transparansi informasi pelayanan surat izin usaha pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bone
Tujuan dari penelian ini untuk mengetahui transparansi informasi pelayanan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bone. Motede pengumpulan data dan informasi yang digunakan yaitu, Studi dokumentasi, teknik wawancara, dan teknik observasi. Teknik analsis data dalam penelitian kulitatif ini mulai dilakukan pada saat proses pengumpulan data berlangsung, dan analisis data yang dipilih adalah analisis data model Milles dan Huberman, yaitu, reduksi data, display data/penyajian data, dan mengambil kesimpulan dan verifikasi. Hasil dari analisis data yang telah dilakukan dengan mengunakan model Milles dan Huberman, yaitu transparansi informasi pelayanan izin usaha di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kbupaten Bone telah transparansi dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan publik akan mempunyai tingkat transparansi yang tinggi apabila acuan utama penyelenggaraannya selalu berorientasi kepada pengguna jasa. Kepuasan pengguna jasa harus selalu mendapat perhatian dalam setiap penyelenggaraan pelayanan publik, karena merekalah penguasa sesungguhnya yang membiayai birokrasi melalui pajaknya. Mereka berhak atas pelayanan yang terbaik diberikan pelayannya yaitu birokrasi. Untuk itu acuan penyelenggaraan pelayanan publik harus senantiasa berorientasi pada kebutuhan masyarakat
ANALISIS PRIORITAS WILAYAH PEGEMBANGAN INDUSTRI PENGOLAHAN PERIKANAN DI KABUPATEN PANGKEP
Penelitian ini bertujuan menentukan prioritas wilayah pengembangan industri pengolahan perikanan di Kabupaten Pangkep guna meningkatkan nilai tambah sektor perikanan dengan menentukan faktor – faktor pendukung pengembangan industri pengolahan perikanan di Kabupaten Pangkep dan Menentukan prioritas wilayah pengembangan industri pengolahan perikanan di Kabupaten Pangkep. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode observasi dan wawancara mendalam menggunakan kuesioner yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan alat analisis yang terdiri dari analisis Delphi yang digunakan untuk menentukan faktor-faktor pendukung pengembangan industri pengolahan perikanan, serta analisis AHP dan multi kriteria untuk menentukan prioritas wilayah pengembangan industri pengolahan perikanan. Berdasarkan penelitian dan analisis yang dilakukan maka diperoleh hasil yaitu faktor – faktor yang menentukan pengembangan industri pengolahan perikanan di Kabupaten Pangkep adalah : ketersediaan dan keberlanjutan bahan baku perikanan; aksesibilitas industri pengolahan perikanan; ketersediaan industri pengolahan perikanan; ketersediaan prasarana perikanan; ketersediaan tenaga kerja yaitu pengolah ikan; layanan jaringan listrik terhadap industri perikanan; layanan jaringan air bersih terhadap industri perikanan serta jumlah nelayan sebagai pendukung industri perikanan. Berdasarkan kriteria dari faktor tersebut, maka diperoleh 3 kecamatan dari 13 kecamatan yang paling potensial untuk wilayah pengembangan industri pengolahan perikanan. Kecamatan potensial tersebut adalah Kecamatan Labakkang (skor 2,81), Kecamatan Ma’rang (skor 2,767), dan Kecamatan Pangkajene (Skor 2,688)
Strategi Meminimumkan pajak penghasilan badan pada PT (persero) industri kapal indonesia di makassar
 
Pengaruh faktor gaya kepemimpinan terhadap motivasi kerja dosen pada sekolah tinggi ilmu ekonomi pelita buakan makassar
 
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PRODUK MIE PADA PERUSAHAAN MIE BAJI MINASA DI KOTA MAKASSAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian persediaan bahan baku mie di Perusahaan Mie Baji Minasa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Yaitu suatu penelitian yang dimaksudkan untuk mengumpulkan data dan informasi tentang suatu gejala dan fakta pada objek di dan tempat penelitian sesuai dengan apa adanya pada saat penelitian berlangsung. Pencarian dilakukan di perusahaan mie Baji Minasa di kota Makassar dengan memilih dua pembicara yang dianggap mewakili kelompok yang terdiri dari satu pemilik bisnis dan bertanggung jawab atas persediaan bahan baku dan satu karyawan dalam pengendalian persediaan bahan baku. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian persediaan bahan baku mie di perusahaan mie Baji Minasa di kota Makassar telah berjalan dengan baik dengan dua indikator persediaan bahan baku, yaitu volume pesanan dan waktu penyimpanan bahan baku yang rentan.
Kata kunci: kontrol persediaan bahan bak
Pengaruh Kompetensi, Motivasi, dan Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Selayar
Penelitian dilakukan bertujuan untuk melihat pengaruh Kompotensi, Motivasi, dan Kepemimpinan terhadap Kinerja Pegawai Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Selayar. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey dan mengumpulkan data melalui kuisioner untuk menganalisis fakta dan data-data yang menunjang keterangan yang diperlukan untuk mendukung pembahasan penelitian. Sedangkan jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif, yaitu menguraikan dan menjelaskan pengaruh Kompetensi, Motivasi dan Kepemimpinan terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Selayar.Hasil penelitian ini mneunjukkan bahwa kompetensi memiliki pengaruh dan signifikan terhadap kinerja pegawai, motivasi memiliki pengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai dan kepemimpinan juga memiliki pengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Selayar.
Kata kunci: Kompetensi, Motivasi, Kepemimpinan dan Kinerj
Pengaruh faktor komunikasi , kompensasi, dan kepemimpinan terhadap kepuasan kerja karyawan
 
ANALISIS PENGARUH SMK3 TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA MENGGUNAKAN METODE SEM: Analysis the Effect of OHSMS on Work Productivity using the Sem Method
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) merupakan sebuah proses yang dilaksanakan secara terus-menerus selama aktivitas perusahaan berlangsung. SMK3 harus dikaji secara berkala untuk memastikan bahwa sistem yang telah ditetapkan perusahaan telah mampu memberikan perlindungan yang optimal kepada para pekerja. Sebagai perusahaan yang bergerak dalam industri pembuatan seng, saat ini PT. Sermani Steel Indonesia telah mengimplementasikan SMK3 yang didasarkan akan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja. Penulis menemukan bahwa belum ada penelitian pengenai SMK3. Penulis tertarik meneliti tentang pengaruh SMK3 terhadap produktivitas kerja. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh SMK3 terhadap produktivitas kerja di PT.Sermani Steel Indonesia. Penelitian ini merupakan studi kasus dengan menggunakan teknik wawancara. Jumlah sampel sebanyak 40 orang. Materi wawancara adalah tentang penerapan SMK3 di PT. Sermani Steel Indonesia dan seberapa besar pengaruh penerapan SMK3 terhadap responden. Data hasil wawancara diolah dengan aplikasi Smart PLS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa SMK3 berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai diPT. Sermani Steel Indonesia. Persentase pengaruh SMK3 terhadap produktivitas kerja adalah sebesar 44.9%