Online Journal Faculty of Medicine Universitas Sriwijaya
Not a member yet
242 research outputs found
Sort by
Hubungan Kelincahan dengan Indeks Massa Tubuh dan Persentase Lemak Tubuh pada Siswa SMA Olahraga Negeri Sriwijaya Palembang
Kelincahan adalah kemampuan untuk mengubah arah dan posisi tubuh dengan cepat dan tepat. Kelincahanmerupakan salah satu aspek skill-related fitness yang diperlukan untuk mempertahankan performa olahraga yangoptimal bagi atlet. Indeks massa tubuh dan persentase lemak tubuh yang tinggi dapat mengurangi tingkat kelincahanseorang atlet sehingga menurunkan performa olahraganya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisishubungan kelincahan dengan indeks massa tubuh dan persentase lemak tubuh pada siswa SMA Olahraga NegeriSriwijaya Palembang. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain studi potong lintang. Subjekpenelitian ini adalah 35 orang siswa SMA Olahraga Negeri Sriwijaya Palembang. Penelitian dilakukan pada bulanSeptember-Oktober 2016. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square pada aplikasi SPSS. Tingkat kelincahanresponden diklasifikasikan menjadi lincah dan kurang lincah, sebanyak 23 (65,7%) orang tergolong lincah dan 12(34,3%) orang tergolong kurang lincah. Kategori indeks massa tubuh diklasifikasikan menjadi BB ideal dan BB tidakideal, sebanyak 29 (82,9%) orang memiliki kategori BB ideal dan 6 (17,1%) orang tergolong ke dalam kategori BBberlebih. Kategori persentase lemak tubuh diklasifikasikan menjadi PLB normal dan PLB berlebih, sebanyak 11(31,4%) orang memiliki kategori PLB normal dan 24 (68,6%) orang memiliki kategori PLB berlebih. Hasil analisisbivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara indeks massa tubuh dan kelincahan(p=0,640) serta tidak terdapat hubungan yang signifikan antara persentase lemak tubuh dan kelincahan (p=0,451).Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara indeks massa tubuh dan kelincahan serta tidak terdapat hubunganyang signifikan antara persentase lemak tubuh dan kelincahan
Pengaruh Ekstrak Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus Rosa-Sinensis Linn.) terhadap Jumlah, Motilitas, Morfologi, Viabilitas Spermatozoa Tikus Jantan
Partisipasi laki-laki dalam KB masih relatif rendah bila dibandingkan dengan keikutsertaan perempuan.Salah satu tanaman obat tradisional yang digunakan adalah bunga kembang sepatu yang bersifatantifertilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ekstrak bunga kembang sepatu terhadapjumlah, motilitas, morfologi dan viabilitas spermatozoa tikus jantan (Rattus norvegicus). Penelitian inimerupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Sampeldalam penelitian ini menggunakan 25 tikus jantan strain Sprague Dawley usia 60-70 hari dengan beratbadan 200-210 gram. Lama perlakuan 30 hari dengan dosis 200 mg/kgBB, 300 mg/kgBB, 400 mg/kgBB.Data disajikan dalam bentuk tabel dan diagram serta narasi untuk menginterpretasikan data tersebut.Hasil penelitian ini menunjukkan adanya penurunan jumlah sperma pada kelompok perlakuan dibandingkelompok kontrol (p=0,000), terjadi penurunan motilitas sperma (p=0,001), terjadi peningkatan morfologiabnormal (p=0,000), dan terjadi penurunan viabilitas spermatozoa antara kelompok perlakuan dibandingkelompok kontrol (p=0,000). Dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan bermakna dari pengaruh ekstrakbunga kembang sepatu terhadap jumlah, motilitas, morfologi, viabilitas spermatozoa