Portal Jurnal Fakultas Agama Islam UMI
Not a member yet
    291 research outputs found

    Membedakan Ayat Mukham dan Mutasyabih serta Implementasi dalam Kehidupan Sehari-hari

    No full text
    Allah menurunkan Al-Quran kepada hamba-hamba-Nya sebagai pengingat kepada alam semesta. Melalui kitab suci yang dijelaskan dengan jelas dan keterangan ayatnya tegas, Allah SWT menetapkan prinsip-prinsip agama bagi umat manusia, menyelamatkan iman, dan menyatakan jalan yang lurus untuk diikuti umat manusia. Al-Quran berfungsi sebagai bayan (penjelasan) dan hudan (petunjuk) bila memuat ayat-ayat tertulis atau muhkam. Selain itu, Al-Qur’an juga berperan sebagai mukjizat dan kitab sastra terhebat dalam sejarah umat manusia, berisi ayat-ayat yang tersirat atau mutasyabih yang belum banyak dikaji atau diteliti secara mendalam. Oleh karena itu, ayat muhkam adalah ayat yang maknanya jelas dan tidak ambigu, sedangkan ayat mutasyabih adalah ayat yang tidak jelas maknanya dan perlu ditelaah kembali untuk menemukan maknanya. Ayat Muhkam dan Mutasyabih merupakan dua hal dalam Al-Qur'an yang saling melengkapi.Â

    Pelatihan Pembinaan Akhlak Remaja Masjid Babut Taqwa Kompleks Perumahan Mangga Tiga Permai Kota Makassar

    No full text
    Babut Taqwa Mosque Youth Moral Development Activities. Aim to improve teenagers' insight into despicable and commendable morals so that awareness grows within teenagers to carry out commendable morals and stay away from disgraceful morals. The coaching methods used are al-Hikmah, Mau'idzah Hasanah and Jadilahum bi al-Latiy hiya Ahsan. which are synergized through lectures and presentation of material through power points and discussions. The results achieved have presented and discussed several issues: the Aqidah of Tauhid as the basis of Noble Morals; 2. Tips for a Healthy Life Spiritually and Physically; 3. Morals towards Allah SWT; 4. Some Disgraceful Morals (Promiscuity, Adultery and Drugs); 5. Adolescent Social Ethics from an Islamic View; 6. Devoted to both parents

    Analisis Tingkat Literasi Keuangan di Kalangan Mahasiswa dan Dampaknya Terhadap Penggunaan Produk atau Jasa Keuangan Syariah

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi keuangan syariah di kalangan mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) dan mengevaluasi dampaknya terhadap penggunaan produk atau jasa keuangan syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada mahasiswa UMI yang dipilih secara acak dan representatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 75,1% responden memiliki tingkat literasi keuangan syariah yang cukup tinggi, mencerminkan keberhasilan kampus dalam mengajarkan literasi keuangan syariah. Terdapat korelasi positif antara tingkat literasi yang tinggi dan perilaku keuangan responden, yang lebih cenderung memilih produk atau jasa keuangan syariah serta menghindari transaksi riba. Meskipun demikian, sekitar 62% responden mengakui menggunakan lebih banyak produk perbankan konvensional, menunjukkan adanya kesenjangan antara pengetahuan teoritis dan perilaku nyata mahasiswa. Simpulan penelitian ini menekankan perlunya strategi pengajaran yang lebih efektif untuk mendorong tindakan nyata dalam penggunaan produk atau jasa keuangan syariah di masa depan, mengingat literasi yang tinggi belum selalu menghasilkan perilaku yang sejalan dengan prinsip-prinsip keuangan syariah

    Penerapan Model Pembelajaran Group Investigation Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk melihat “Penerapan  Model Pembelajaran Group Investigation Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta  Didik Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Kelas Xi Di  Ma Guppi Samata Gowa”. Tujuan penelitian ini  adalah untuk mendekskripsikan Penerapan  Model Pembelajaran Group Investigation Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta  Didik Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Kelas Xi Di  Ma Guppi Samata Gowa. Jenis eksplorasi yang  digunakan adalah Eksplorasi Kegiatan Wali Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Subyek dalam eksplorasi ini adalah siswa kelas XI Mama GUPPI Samata Gowa yang berjumlah 35 siswa. Metode pengumpulan informasi dalam eksplorasi ini adalah persepsi, pertemuan, tes, dan dokumentasi. Strategi pengujian data yang digunakan dalam eksplorasi ini adalah dengan menggunakan persamaan perhitungan laju dan nilai rata-rata (Mean) dalam menguraikan pemenuhan hasil belajar siswa. Akibat pengujian penggunaan Model Pembelajaran Gruop Investigation dengan memanfaatkan siklus I dan siklus II dapat beralasan bahwa telah terjadi peningkatan hasil belajar siswa sepanjang keberadaan mata pelajaran Kebudayaan Islam kelas XI Mama GUPPI Samata Gowa setiap siklusnya. Hal ini terlihat dari hasil belajar siswa yang diperoleh pada siklus I dan siklus II. Pada siklus dasar, sebanyak 23 siswa mencapai puncak dengan rata-rata skor 74,14 pada kelas “cukup” dengan perolehan 57,15%. Sementara itu, pada Siklus II peserta didik yang tuntas bertambah menjadi 31 peserta didik dengan nilai rata-rata 84,85 dengan klasifikasi “sangat baik” dengan capaian 88,58%

    Penerapan Media Quizizz Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI MA Al Ikhlas DDI Takkalasi Kabupaten Barru

    No full text
    This proposition examines "The Utilization of Quizizz Media to Further Develop Understudy Learning Results in the Subject of Moral Doctrines for Class XI MA Al Ikhlas DDI Takkalasi Barru." XI MA Al Ikhlas DDI Takkalasi Barru. This examination is Studyhall Activity Exploration (PTK) which comprises two cycles, where each cycle comprises two gatherings. The subjects in this exploration are class XI understudies at MA Al Ikhlas DDI Takkalasi Barru with a sum of 35 understudies. Information assortment strategies in this exploration are perception, meetings, tests, and documentation. The information examination strategy utilized in this exploration involves a recipe for computing rates and normal qualities (Mean) both for information investigation of understudy action sheets and the culmination of understudy learning results. After executing the Quizizz media utilizing two cycles, to be specific cycle I and cycle II, it tends to be seen that the expansion in understudy learning results in the subject of moral convictions in class acquired in cycle I and cycle II. where in Cycle I understudies accomplished fulfillment upwards of 23 understudies with a typical score of 78.71 in the "upside" class with a show of 65.71%, while in Cycle II understudies expanded to 31 understudies with a typical score. 86.28 is in the "excellent" classification with a show of 88.57%

    Penerapan Metode K-W-L (Know-Want-Learn) dalam Meningkatkan Maharah Qira’ah

    No full text
    Penelitian ini membahas mengenai penerapan metode K-W-L (Know-Want-Learn) dalam meningkatkan maharah qira’ah peserta didik kelas XI-4 di MAN 2 Kota Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan metode K-W-L (know-want-learn) serta untuk mengetahui apakah metode K-W-L (know-want-learn) dapat meningkatkan maharah qira’ah peserta didik kelas XI-4 di MAN 2 Kota Makassar.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes, observasi dan dokumentasi. Agar penelitian tindakan kelas ini berhasil dengan baik tanpa hambatan yang mengganggu kelancaran penelitian, peneliti menyusun tahapan-tahapan yang dilalui dalam penelitian tindakan kelas, yaitu: 1) Perencanaan/persiapan tindakan, 2) Pelaksanaan tindakan, 3) Observasi, dan 4)RefleksiHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik setelah diterapkan metode K-W-L (know-want-learn). Kemampuan maharah qira’ah aspek pemahaman peserta didik kelas X-4 MAN 2 Kota Makassar pada sebelum tindakan kemampuan maharah qira’ah aspek pemahaman peserta didik hanya mencapai rata-rata persentase 69,5%. Pada siklus I kemampuan maharah qira’ah aspek pemahaman peserta didik sudah tergolong mampu dibanding pada saat pra siklus.  Namun ada beberapa indikator yang perlu diperbaiki maka dilanjutkan pada siklus II. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II kemampuan maharah qira’ah aspek pemahaman peserta didik meningkat menjadi 87,1%. Jadi, dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan metode K-W-L (Know-Want-Learn) mampu meningkatkan maharah qira’ah peserta didik kelas XI-4 di MAN 2 Kota Makassar

    Meningkatkan Disiplin Guru Melalui Penerapan Reward And Punishment di MTs Al Ikhlas Kota Bontang

    No full text
    This research aims to determine the increase in teacher discipline in class attendance during the teaching and learning process. The method used is School Action Research (PTS). This research was carried out in two cycles, because from the results of the research and data analysis, it turned out that in the second cycle, teacher discipline in class attendance during the teaching and learning process increased and met the indicators that had been set at 75%. The results of this research suggest that improving teacher discipline in class attendance during teaching and learning activities can be done by implementing Reward and Punishment for teachers

    Pentafsiran Hadis Dalam Konteks Perubahan Sosial: Studi Kasus Tentang Relevansi Hadis-Hadis Dalam Menanggapi Isu-Isu Kontemporer

    No full text
    Penafsiran hadis dalam konteks perubahan sosial ditandai dengan adanya perubahan yang terjadi dalam kehidupan umat manusia. Sehingga menjadi salah satu kajian yang urgen Abstraksi untuk ditelisik lebih mendalam. Perubahan itu akan melahirkan sistem sosial yang baru dan pola kehidupan yang berbeda dalam status sosial setiap orang.  Hadis-hadis yang berkaitan dengan perubahan sosial perlu untuk di tafsirkan dalam konteks kekinian, agar situasi yang terjadi saat ini tidak bertentangan dengan teks hadis. tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan memahami hadis-hadis  terkait perubahan sosial. Metode penelitian ini menggunakan metode tematik dengan pendekatan kepustakaan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis teks dan konteks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran hadis berdasarkan konteks perubahan sosial dapat ditinjau dari kondisi sosial yang terjadi antara periode pada zaman Nabi dengan situasi sosial modern saat ini. Relevansinya dalam isu kontemporer saat ini berdasarkan hadis sangat relevan dengan perkembangan zaman

    Problematika Mahasiswa Semster 2 Program Studi Pendidikan Bahasa Arab dalam Pembelajaran Maharah Al-Qira’ah

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui proses pembelajaran maharah al-qira’ah pada mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Agama Islam Universitas Muslim Indonesia. 2) mendeskripsikan problematika yang terjadi pada mahasiswa dalam pembelajaran maharah al-qira’ah dan mencari tahu seperti apa solusi yang bisa diterapkan untuk meminimalisir problematika tersebut. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), dengan menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif.  Jenis analisis data deskriptif kualitatif kerap digunakan untuk menganalisis kejadian, fenomena, atau keadan secara sosial. Sekaligus merupakan gabungan dari teknik analisis data deskriptif dan kualitatif. Hasil dari penelitian ini mendeskripsikan bagaimana proses pembelajaran maharah al-qira’ah mulai dari pembukaan, kegiatan inti, dan penutup serta metode yang digunakan selama proses pembelajaran. Peneliti juga menemukan beberapa problematika dalam pembelajaran maharah al-qira’ah pada mahasiswa semester diantaranya : 1) Pengetahuan tentang bahasa arab masih sangat minim, 2) Kurangnya minat, 3) Merasa jurusan yang tidak sesuai 4) Kesalahan dalam membaca huruf hijaiyah 5) Penggunaan buku digital. Berdasarkan hasil wawancara kepada bapak Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Arab dosen pengampu mata kuliah maharah al-qira’ah menyatakan bahwa ada beberapa solusi yang bisa diterapkan untuk meminimalisir problematika yang terjadi, antara lain : 1) Memberikan motivasi kepada mahasiswa 2) Memisahkan ruang kelas antara mahasiswa yang berasal dari pondok pesantren dan sekolah umum 3) Melakukan pembelajaran otodidak diluar perkuliahan

    Teknik Brainstorming dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bahasa Arab

    No full text
    Permasalahan pembelajaran bahasa Arab pada siswa kelas XI MAN 3 Kota Makassar adalah kurang kemampuan berbicara bahasa Arab, hal ini disebabkan penggunan teknik  pembelajaran yang cenderung menoton sehingga hasil belajar peserta didik rendah. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dirancang dalam dua siklus yang terdiri  dari empat komponen utama, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi dengan menggunkan teknik observasi, dokumentasi, dan tes dalam memperoleh data terkait peningkatan keterampilan berbicara Bahasa Arab. Penerapan teknik Brainstorming pada subjek penelitian siswa kelas XI MAN 3 Kota Makassar yang berjumlah 23 orang bertujuan untuk melakukan analisis terhadap peningkatan keterampilan berbicara Bahasa Arab melalui penerapan teknik Brainstorming. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik brainstorming pada mata pelajaran bahasa Arab dapat meningkatkan kemampuan berbicara peserta didik kelas XI MAN 3 Kota Makassar dapat meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Arab. Bukti secara kuantitatif dapat dilihat dengan adanya peningkatan dari pra siklus, siklus I dan siklus II, nilai dari rata-rata peserta didik pada pra siklus adalah 66,30. Pada siklus I adalah 72,61. Dan pada siklus II 83,48

    154

    full texts

    291

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Fakultas Agama Islam UMI
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇