Portal Jurnal Fakultas Agama Islam UMI
Not a member yet
291 research outputs found
Sort by
Pengaruh pembelajaran PAI terhadap karakter peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 1 Noling Kabupaten Luwu
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam kelas VIII di Smp Negeri 1 Noling Kabupaten Luwu, Untuk mengetahui Karakter Peserta Didik kelas VIII di Smp Negeri 1 Noling Kabupaten Luwu, dan untuk mengetahi Pengaruh Pembelajaran PAI terhadap Karakter Peserta Didik kelas VIII di Smp Negeri 1 Noling Kabupaten Luwu.Pendidikan Agama Islam dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan sikap spritual, sikap sosial, pengetahuan dan keterampilan. Sikap spritual dimaknai untuk menerima dan menjelaskan ajaran Agama Islam. Karakter berasal dari Bahasa Yunani yang berarti “to markâ€Â (menandai) dan memfokuskan pada bagiaimana menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam tindakan nyata atau perilaku sehari-hari.Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif yang berpusat pada berpusat atau menghasilkan angka-angka (data deskriptif). Penelitian yang bersifat inferensial dalam arti mengambil kesimpulan berdasarkan hasil pengujian hipotesis secara statistika
Implementasi Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik
Penelitian ini dilatarbelakangi karena MTsN 2 Maros merupakan lembaga satuan pendidikan yang bertujuan untuk menciptakan peserta didik yang berprestasi mandiri, berwawasan keislaman dan berakhlakul karimah dengan melalui penerapan model pembelajaran dan peningkatan hasil belajar yang baik, serta pembentukan akhlak peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran akidah akhlak kelas VII (tujuh) A MTsN 2 Maros dengan menerapkan model pembelajaran Coontextual Teaching and Learning (CTL), yang diharapkan untuk mencapai hasil belajar yang tinggi dan mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Subjek penelitian ini adalah kelas VII (tujuh) A MTsN 2 Maros dengan jumlah 31 peserta didik, 16 peserta didik laki-laki dan 15 peserta didik perempuan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, tes, wawancara dan dokumentasi. Hasil yang di dapat diperoleh dari penelitian ini adalah dapat diketahui bahwa dengan penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL), hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan signifikan pada setiap siklusnya. Hasil analisis ketuntasan pada pra Siklus yaitu 20% dan Tidak tuntas yaitu 80%. Pada Siklus I Hasil belajar peserta didik yang Tuntas yaitu 67% dan Tidak tuntas yaitu 32%. Siklus II Hasil belajar peserta didik yang Tuntas yaitu 93% dan Tidak tuntas 7%. Artinya Hasil belajar peserta didik sudah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM)
Penerapan Metode Tipe Student Team Achievement Division terhadap Peningkatan Prestasi Belajar Peserta Didik
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan metode Tipe STAD terhadap peningkatan Aktivitas belajar peserta didik kelas VIII A SMP Negeri 19 Makassar pada mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar peserta didik kelas VIII A SMP Negeri 19 Makassar. Untuk menyelesaikan masalah tersebut, maka diadakan penelitian-penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas ( PTK ) yang dilakukan pada tanggal 15 Mei 2023 yang terdiri dari 2 siklus,dimana pada siklus pertama sebanyak 2x pertemuan dan siklus kedua sebanyak 2x pertemuan. Masing-masing siklus terdiri dari kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi dengan jumlah peserta didik 36 orang. Pengumpulang data dilakukan secarah pengamatan pada saat proses pembelajarang berlangsung. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada saat pembelajarang berlangsung ada peningkatan hasil belajar peserta didik dan kualitas pembelajaran ditandai dengan meningkatkan keaktifan peserta didik dalam pembelajaran berlangsung yang sesuai dengan hasil observasi selama Penelitian tindakan kelas berlangsung (PTK)dari prasiklus,siklus I ke siklus II dan nilai rata-rata ketuntasan hasil belajar pada prasiklus yaitu 70 (kurang) terjadi peningkatan pada siklus I yaitu 87 (cukup) dan meningkat lagi pada siklus II dengan nilai rata-rata 93(Baik) dengan rata-rata peningkatan skor hasil belajar peserta didik pada prasiklus ke siklus I yaitu 31,17% dan siklus I ke siklus II yaitu 34,53%. Kesimpulannya adalah metode Tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas VIII A SMP Negeri 19 Makassar
Penerapan Model Contextual Teaching And Learning Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik
Penelitian ini membahas tentang “Penerapan Model Contextual Teaching and Learning untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas VII B pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi pekerti di SMPN 12 Kolaka Utara Kabupaten Kolaka Utara†Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1). Untuk menegtahui pelaksanaan penerapan model Contextual Teaching and Learning dalam pembelajaran pendidikan agama islam dan budi pekerti di kelas VII B SMPN 12 Kolaka Utara. 2). Untuk menganalisis peningkatan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran pendidikan agama islam dan budi pekerti di SMPN 12 Kolaka Utara.             Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII B SMPN 12 Kolaka Utara Kabupaten Kolaka utara yang berjumlah 28 orang peserta didik. Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Data yang diperoleh berupa hasil observasi dan hasil wawancara sebagai data primer, serta tes hasil belajar sebagai data pendukung. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif.             Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model Contextual Teaching and Learning dalam pembelajaran pendidikan agama islam dan budi pekerti dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas VII B meningkat setelah menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning pada mata pelajaran pendidikan agama islam dan budi pekerti. Pada siklus I rata-rata motivasi belajar peserta didik sebesar 62 kelas VII B yang artinya pada siklus I ini motivasi belajar peserta didik di kelas VII B termasuk dalam kategori cukup. Dan pada siklus II rata-rata motivasi belajar peserta didik meningkat menjadi 80 yang artinya motivasi belajar peserta didik sudah mencapai kategori baik
Pengaruh Kecerdasan Spiritual dan Kecerdasan Emosional Terhadap Kontrol Diri Peserta Didik
Skripsi ini membahas tentang Pengaruh Kecerdasan Spiritual dan Kecerdasan Emosional Terhadap Kontrol Diri Peserta Didik Kelas VII di MTsN 1 Kota Makassar. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui pengaruh kecerdasan spiritual terhadap kontrol diri peserta didik kelas VII di MTsN 1 Kota Makassar. (2) Untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional terhadap kontrol diri peserta didik kelas VII di MTsN 1 Kota Makassar. (3) Untuk mengetahui pengaruh kecerdasan spiritual dan kecerdasan emosional terhadap kontrol diri peserta didik kelas VII di MTsN 1 Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII di MTsN 1 Kota Makassar yang berjumlah 480 peserta didik. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 41 responden dengan menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan uji asumsi klasik dan uji regresi linear berganda.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh kecerdasan spiritual dan kecerdasan emosional terhadap kontrol pada peserta didik kelas VII di MTsN 1 Kota Makassar secara parsial adalah: (1) variabel kecerdasan emosional diperoleh nilah signifikansi sebesar 0,001 ttabel (2,024) artinya secara parsial terdapat pengaruh kecerdasan spiritual terhadap kontrol diri peserta didik kelas VII di MTsN 1 Kota Makassar. (2) variabel kecerdasan emosional di peroleh nilai signifikansi sebesar 0,010 ttabel (2,024) artinya secara parsial terdapat pengaruh kecerdasan emosional terhadap kontrol diri peserta didik kelas VII di MTsN 1 Kota Makassar. Adapun pengaruh secara simultan di peroleh nilai signifikansi sebesar 0,001 Ftabel (3,24) hal ini menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan kecerdasan spiritual dan kecerdasan emosional terhadap kontrol diri peserta diidk kelas VII di MTsN 1 Kota Makassar. Variabel independen berpengaruh sebesar 35,4% terhadap variabel dependen, sedangkan sisanya sebesar 64,6% di pengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini.Â
Revolusi Pendidikan Pondok Pesantren Tradisional dalam Konteks Pendidikan Islam Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis revolusi pendidikan pondok pesantren tradisional dalam konteks pendidikan Islam di Indonesia. Dalam konteks perubahan sosial, teknologi, dan tantangan global yang semakin kompleks, pendidikan pondok pesantren tradisional mengalami transformasi yang signifikan. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kajian literatur yang melibatkan analisis terhadap berbagai sumber informasi terkait. Melalui analisis literatur, penelitian ini mengungkap tiga temuan utama.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revolusi pendidikan pondok pesantren tradisional melibatkan sejumlah aspek. Pertama, terjadi pergeseran paradigma pendidikan dari kurikulum yang terfokus pada pengajaran agama menjadi pendekatan yang lebih holistik dan terintegrasi. Kedua, implementasi teknologi informasi dan komunikasi telah mempengaruhi metode pengajaran, pengelolaan administrasi, dan akses terhadap informasi. Ketiga, hubungan antara pesantren dan masyarakat juga mengalami perubahan, dengan upaya memperkuat keterlibatan masyarakat dalam proses pendidikan
Kedudukan Nafkah oleh Suami yang Melakukan Talak Raj’i Berdasarkan Putusan Nomor 634/PDT.G/2019/PA.SGM
Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan metode wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, Majelis Hakim Pengadilan Agama Sungguminasa memutuskan bahwa Pemmohon tetap berkewajiban membayar nafkah iddah sampai Termohon melahirkan karena mantan suami masih dalam usia produktif dan mampu bekerja dan mantan istri tidak terbukti memiliki sifat nusyuz. Kedua, nafkah oleh suami kepada istri yang ditalak raj'i dalam perspektif hukum Islam adalah wajib karena mantan istri mengandung janin dari hasil pernikahan mereka sebagaimana terdapat pada surat At-Talaq ayat 6 yang menjelaskan bahwa suami berhak memberikan nafkah kepada mantan istri sampai melahirkan.Kesimpulan dari penelitian ini baik dari hasil putusan hakim dan dalam perspektif hukum islam Kedudukan nafkah oleh suami yang melakukan talak raj'i dalam perspektif hukum Islam adalah wajib diberikan kepada mantan istri yang dijatuhi talak satu raj'i selama istri tidak bersifat nusyuz. Sebagaimana dalam Undang-Undang Perkawinan, Kompilasi Hukum Islam maupun fiqh
Penerapan Strategi Pembelajaran Flash Card Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Peserta Didik
Penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas di sekolah dan peran utama yang dimainkan oleh guru saling terkait erat. Dengan kata lain, pendidikan di sekolah harus menyenangkan, menantang, interaktif, dan kondusif bagi pengembangan kreativitas dan kemandirian siswa sesuai dengan bakatnya. , minat, perkembangan fisik dan mental, serta tanggung jawab utama guru.dalam proses pembelajaran adalah menciptakan lingkungan yang mendorong siswa untuk belajar secara dinamis tentang mata pelajarannya.Untuk mencapai tujuan pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar, hal ini suasana dapat mendukung terselenggaranya proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, lokasi penelitian di SMPN 3 Mengkendek Kabupaten Tana Toraja, dan lama penelitian selama dua bulan. Fokus penelitian adalah kelas VIII A. Prosedur penelitian, metode pengumpulan dan analisis data, serta indikator keberhasilan juga termasuk dalam metode penelitian. Hasil penelitian, yang membahas tentang bagaimana strategi pembelajaran flash card digunakan. Penerapan strategi pembelajaran flash card cukup berhasil, dengan nilai siswa yang meningkat setiap siklusnya. Dapat ditarik kesimpulan bahwa penelitian ini berhasil berdasarkan temuannya. Hanya 13,33 persen siswa yang memperoleh nilai baik pada prasiklus, tetapi angka tersebut meningkat menjadi 53,33 persen pada siklus I dan menjadi 86,66 persen pada siklus II masing-masing
Implementasi Bimbingan Perkawinan Pranikah Bagi Calon Pengantin di KUA Kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur
Studi ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan bimbingan perkawinan di Kantor Urusan Agama Kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur. Sebagaimana program ini dilaksanakan untuk membantu keluraga dalam membangun keluarga sakinah melalui ilmu, wawasan dan keterampilan yang diberikan kepada calon pengantin. Penulis ingin meneliti kesesuaian pelaksanaan bimbingan perkawinan di KUA Kecamatan Malili dengan keputusan Dirjen Bimas Islam Nomor 379 Tahun 2018. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan yang bersifat kualitatif dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Implementasi bimbingan perkawinan pra nikah bagi calon pengantin di KUA kecamataan Malili adalah dilakukan dengan dua cara yaitu dilakukan secara kelompok dan secara mandiri. Bimbingan secara kelompok dilaksanakan sekali dalam setahun, sedangkan bimbingan mandiri dilaksanakan setiap ada calon pengantin yang mendaftar nikah di KUA. Implementasi bimbingan perkawinan di KUA Kecamatan Malili sudah telaksana cukup baik namun belum maxima
Nilai Filosofis Ritual Ibadah Haji dalam Perkembangan Spiritual dan Sosial Manusia
Antusiasme masyarakat dalam menunaikan ibadah haji sangat tinggi, terlihat dari banyaknya yang telah berkunjung ke Tanah Suci baik untuk haji maupun umrah, dengan antrian calon jemaah haji yang panjang hingga minimal 20 tahun. Meskipun demikian, semangat pelaksanaan ibadah ini menimbulkan masalah dalam kehidupan sosial, karena beberapa orang yang sudah menunaikannya tampaknya belum memberikan kontribusi signifikan dalam pembangunan masyarakat sekitarnya, baik dalam aspek ibadah seperti memakmurkan masjid, maupun dalam pembangunan sosial kemasyarakatan, seperti pengembangan sarana pendidikan. Tulisan ini merupakan sebuah kajian pustaka yang menggunakan pendekatan yuridis, filosofis, dan maslahat dengan tujuan untuk menggali informasi tentang permasalahan yang dikaji melalui berbagai referensi kitab-kitab yang terkait dengan ketentuan syariat Islam tentang ibadah haji, baik yang bersifat klasik maupun kontemporer. Ibadah haji, seperti ibadah lainnya, memiliki dua dimensi penting yaitu dimensi spiritual dan sosial. Meskipun ritual-ritual ibadah haji bersifat ta'abbudi dan misterius dalam pelaksanaannya, seperti mengenakan pakaian ihram, tawaf, sai, dan wukuf, namun semua ritual ini memiliki simbol-simbol sosial yang dihayati dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, pelaksanaan ibadah haji seharusnya tidak hanya untuk mendapatkan prestise sosial atau penghargaan dari masyarakat, tetapi harus didasari oleh pemahaman dan penghayatan mendalam terhadap nilai-nilai spiritual dan sosial yang terkandung dalam ritual-ritual ibadah tersebut, demi perkembangan spiritualitas dan sosial manusia dalam menjalani kehidupannya