Portal Jurnal Elektronik Universitas Islam Jember
Not a member yet
1890 research outputs found
Sort by
Pendampingan Manajemen SDM untuk Optimalisasi Kinerja Guru dan Staf Sekolah
The community service activity titled "Human Resource Management Assistance for Optimizing Teacher and Staff Performance" aims to improve the management of human resources (HR) at the Islamic Integrated Elementary School (SDIT) in Kencong District, Jember Regency. This assistance focused on enhancing skills in planning, performance evaluation, and the use of technology for administration. The measurement results obtained through questionnaires, interviews, and observations show significant positive impacts. The questionnaire indicated an increase in scores regarding HR management understanding, the application of performance evaluations, and administrative efficiency, which improved by up to 90%. Interviews with teachers, staff, and the principal highlighted that the activity helped improve coordination and the use of technology in administration. Observations also noted improvements in the organization and efficiency of work planning structures. Overall, this activity successfully enhanced the performance of teachers and staff by introducing more structured and technology-based HR management. These improvements are expected to have long-term impacts, both on the quality of education and HR management at the school. The success of this initiative not only affects the effectiveness of work at the school but also serves as a model that other schools can adopt to improve HR management and overall educational quality
EFFORTS TO STEM RADICALISM AT THE NURUSSALAM ISLAMIC BOARDING SCHOOL
This article examines deradicalization and violence in education: A study of Islamic education analysis based on the treasures of Madrasah-Pesantren at the Pesantren Nurussalam. This research method uses a qualitative-descriptive method. Data collection techniques use observation, interview and documentation methods. Data validity uses data triangulation by comparing the research results of experts with more than three opinions. Data analysis in this study uses disciplined inquiry and reality and uses a content analysis model. The very interesting findings of this study about the very effective Deradicalization of pesantren are (1) the kiai teaches noble ethics to all students accompanied by the provision of examples from the kiai. (2) the kiai teaches yellow books written by the group of defenders of Islam Ahlussunnah wal Jama'ah, a moderate group in Islam (3) checks the books written before being taught to all students with the aim of avoiding books written by experts in heresy, radical heretics (4) the kiai teaches love for the Indonesian homeland as a legacy of the struggle for independence of the Indonesian nation and the pesantren community (5) the thoughts taught to the students are tawassuth, I'tidal, tawazun, tasamuh, tabayyun, amar makruf nahi mungkar (Halid 2023) (6) local Indonesian culture with friendliness (7) peace, mutual respect, preserving local pesantren traditions (8). Understanding Islam from original sources and schools of thought, conducting ijtihad. With these eight, pesantren produce students who are humanist and have Islamic morals rahmatan lin alami
Penerapan Teknik Reinforcemnt Positif dalam Mengurangi Perilaku Agresif Pada Anak di Panti Sosial Perlindungan dan Petirahan Sosial Anak Sasambo Matupa
Melakukan interaksi sosial dilingkungan merupakan salah satu tugas perkembangan anak periode usia 6-12 tahun, sehingga anak sudah mulai belajaran peranan sosial sesuai dengan jenis kelaminnya. Apabila anak diperlakukan dengan kasar yang dapat melaukai fisik dan psikisnya, maka besar kemungkinan anak tersebut akan melakukan hal yang serupa terhadap orang lain. Tindakan tersebut dikenal dengan perilaku agresif, anak yang berperilaku agresif ketika dibiarkan maka perilaku tersebut akan terbawa sampai dewasa, yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Oleh karena itu salah satu cara untuk mengatasi perilaku agresif yakni dengan memberikan reinforcement positif. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana penerapan reinforcement positif di panti sosial perlindungan dan petirahan sosial anak “ Sasambo Matupa” dalam mengatasi perilaku agresif pada anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif studi kasus. Subjek dalam penelitian ini 5 (lima) anak yang memiliki perilaku agresif di PSPPSA “Sasambo Matupa”. Analisis data menggunakan reduksi data, validasi data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan menurunnya perilaku agresif setelah diberikan reinforcement positif dengan memberikan motivasi, hadiah, pujian sekaligus dengan senyuman dan memberikan nilai. ke-lima subjek yang awalnya sering melakukan perilaku memukul, menendang, berbicara kasar, dan mengejek teman menjadi jarang dilakukan,bahkan tidak pernah dilakukan lagi.
Kata Kunci:Anak; Perilaku agresif; penguatan positi
AI Literacy as a Catalyst for Future School Counselors: Enhancing Guidance and Counseling Services
Integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam layanan bimbingan dan konseling sekolah menawarkan peluang transformatif untuk meningkatkan dukungan perkembangan dan pembimbingan bagi siswa. Penelitian ini mengkaji peran literasi digital dalam memfasilitasi adopsi teknologi AI oleh konselor sekolah. Dengan menggunakan tinjauan literatur sistematis, penelitian ini menyoroti bagaimana kompetensi digital (mulai dari penguasaan alat digital hingga pemahaman tentang privasi data) memungkinkan konselor untuk mengintegrasikan AI secara efektif ke dalam praktik mereka. Aplikasi utama AI yang diidentifikasi meliputi penilaian kebutuhan yang dipersonalisasi, analitik prediktif untuk dukungan siswa, serta pengembangan media konseling interaktif seperti chatbot dan lingkungan virtual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solusi berbasis AI secara signifikan dapat meningkatkan praktik inklusif, bimbingan akademik, kesejahteraan emosional, dan dukungan siswa yang dipersonalisasi. Meskipun menawarkan banyak manfaat, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan etis, seperti privasi data dan bias algoritmik, yang memerlukan pengembangan pedoman etis yang kuat. Selain itu, meskipun AI dapat melengkapi pekerjaan konselor sekolah dengan menyederhanakan tugas administratif dan menyediakan intervensi yang tepat waktu, elemen manusia tetap penting untuk mendukung siswa secara empati dan holistik.Penelitian ini berkontribusi pada diskursus yang berkembang mengenai AI dalam pendidikan dengan menekankan hubungan antara literasi digital dan adopsi AI dalam konseling sekolah. Penelitian ini mengisi kesenjangan riset dengan berfokus pada kebutuhan unik konselor yang harus menyeimbangkan integrasi teknologi dengan dukungan perkembangan dan emosional siswa. Temuan ini menegaskan pentingnya membekali konselor dengan keterampilan digital yang diperlukan untuk memanfaatkan potensi AI secara maksimal, sehingga meningkatkan kualitas dan jangkauan layanan konseling sekolah. Penelitian lanjutan diharapkan dapat berfokus pada evaluasi empiris alat AI dalam konteks konseling nyata serta pengembangan program pelatihan untuk meningkatkan literasi digital di kalangan konselor sekolah
Kata Kunci: Ai Literacy; Konselor sekolah; Layanan Bimbingan dan konselin
Pandangan Masyarakat terhadap Imunisasi pada Anak Usia 0-12 Bulan di Wilayah Kerja Aceh Singkil
Imunisasi merupakan tindakan preventif yang efektif dan murah untuk melindungi bayi dari penyakit menular. Namun, persepsi masyarakat mengenai imunisasi masih menjadi perbincangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi atau pandangan masyarakat mengenai pemberian imunisasi pada anak usia 12-36 bulan di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi, dengan tujuan memperoleh informasi mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi keputusan orang tua dalam memberikan imunisasi. Hasil penelitian menunjukkan perspektif masyarakat mengenai imunisasi masih tergolong negatif yang ditunjukkan dengan rendahnya ketercapaian imunisasi. Ketercapaian imunisasi dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kekhawatiran terhadap efek samping imunisasi, anggapan bahwa vaksin mengandung bahan tidak halal, serta kurangnya dukungan dari keluarga. Selain itu, informasi yang tidak akurat dari lingkungan sekitar dan media sosial turut mempengaruhi keputusan orang tua. Untuk meningkatkan cakupan imunisasi, diperlukan edukasi yang lebih intensif, keterlibatan tokoh masyarakat, serta peningkatan pelayanan kesehatan yang lebih ramah dan komunikatif
Strategi Ketercapaian Imunisasi di Pusat Pelayanan Pembantu Pegagan Julu III Kabupaten Dairi
Imunisasi merupakan salah satu upaya preventif yang paling efektif dalam mencegah penyebaran penyakit menular yang berbahaya. Melalui pemberian vaksin, tubuh akan membentuk kekebalan terhadap penyakit tertentu yang berpotensi mengancam kesehatan masyarakat. Tujuan penelitian ini yaitu Strategi yang dapat dilakukan untuk mencapai ketercapaian imunisasi di Desa Pegagan Julu III. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dari penelitian ini dilakukan dari sumber yang sudah ada yaitu data hasil pelaporan pada tahun 2024. Hasil penelitian diketahui pemberian imunisasi pada balita terlihat ketercapaian imunisasi pada lima jenis vaksin rata rata mencapai 77,1%. Lima jenis vaksin yang diberikan pada bayi di Pegagan Julu III yaitu HB0, BCG, DPT-HB, Polio dan MR. Agar cakupan imunisasi tercapai dengan optimal, diperlukan peran aktif dari tenaga kesehatan, orang tua, dan pemerintah
A HISTORICAL AND JURIDICAL REVIEW OF THE DEVELOPMENT OF ISLAMIC EDUCATION WITHIN THE NATIONAL EDUCATION SYSTEM IN INDONESIA
The urgency of integrating Islamic education in Indonesia's national education system is becoming increasingly important amid the challenges of globalisation, digital transformation, and the need to strengthen the nation's cultural identity. This article aims to examine the development of Islamic education in Indonesia through historical and juridical approaches and examine its contemporary dynamics. The method used is qualitative research based on library research with a descriptive-analytical approach. Data sources were obtained from the latest relevant academic literature, analysed through thematic review techniques. The results of the study show that Islamic education has strong historical roots, is juridically recognised, but faces implementative challenges and the need for innovation in curriculum and learning technology. This article contributes to the strengthening of educational integration theory and offers a new perspective in designing educational policies that are inclusive and responsive to the times. Future research is expected to be able to examine the practice of Islamic education integration empirically in various local contexts
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SELF DIRECTED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V SD INPRES 3/77 BAJOE 1 KECAMATAN TANETE RIATTANG TIMUR KABUPATEN BONE
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran SDL terhadap hasil belajar IPAS Siswa Kelas V SD Inpres 3/77 Bajoe 1. Desain penelitian yang digunakan adalah One Group Pre-treatment post-treatment Design. Variabel dalam penelitian ini adalah model pembelajaran SDL dan hasil belajar IPAS. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Inpres 3/77 Bajoe 1 yang terdiri dari 27 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes untuk mengetahui hasil belajar IPAS siswa sebelum dan setelah menggunakan model pembelajaran SDL. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran SDL terhadap hasil belajar IPAS siswa, berdasarkan dari hasil perbandingan thitung dengan ttabel yaitu 16.253> 2,056. Sedangkan untuk nilai signifikansi sebesar 0,001, lebih kecil dari taraf signifikansi (0,001 < 0,05) yang berarti H1 diterima dan H0 ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran SDL berpengaruh terhadap hasil belajar IPAS siswa di kelas V SD Inpres 3/77 Bajoe 1 Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone.Abstrak: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran SDL terhadap hasil belajar IPAS Siswa Kelas V SD Inpres 3/77 Bajoe 1. Desain penelitian yang digunakan adalah One Group Pre-treatment post-treatment Design. Variabel dalam penelitian ini adalah model pembelajaran SDL dan hasil belajar IPAS. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Inpres 3/77 Bajoe 1 yang terdiri dari 27 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes untuk mengetahui hasil belajar IPAS siswa sebelum dan setelah menggunakan model pembelajaran SDL. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran SDL terhadap hasil belajar IPAS siswa, berdasarkan dari hasil perbandingan thitung dengan ttabel yaitu 16.253> 2,056. Sedangkan untuk nilai signifikansi sebesar 0,001, lebih kecil dari taraf signifikansi (0,001 < 0,05) yang berarti H1 diterima dan H0 ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran SDL berpengaruh terhadap hasil belajar IPAS siswa di kelas V SD Inpres 3/77 Bajoe 1 Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone.
Kata Kunci: model pembelajaran SDL, hasil belajar, IPA
Pemanfaatan Analisis SWOT dalam Menentukan Strategi Pemasaran Produk Cicil Emas di Bank BSI Kencong
Salah satu strategi pemasaran yang diterapkan oleh Bank Syariah Indonesia KCP Kencong dengan DTD atau Door To Door guna meningkatkan loyalitas dan menjalin hubungan yang baik dengan nasabah karena adakalanya dari nasabah inilah mampu mendatangkan nasabah lainnya untuk ikut serta dalam pembiayaan cicil emas sebagai investasi di masa mendatang. Tujuan laporan ini untuk mengetahui dan memperkenalkan secara lebih terperinci mengenai strategi pemasaran produk cicil emas yang dilakukan pada Bank Syariah Indonesia KCP Kencong dengan analisis SWOT. Laporan ini menggunakan metode analisis SWOT dengan menggunakan data dari wawancara pada karyawan bank, literatur dan survei nasabah. Berdasarkan hasil laporan ini menjelaskan bahwasanya, strategi pemasaran produk cicil emas dengan menggunakan analisis SWOT berada pada posisi strength (kekuatan) dan opporttunity (peluang) yang menunjukkan dalam keadaan bertumbuh. Adapun strategi yang dilakukan yakni dengan cara meningkatkan loyalitas nasabah, meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat jalinan dan kerjasama dengan berbagai instansi atau lembaga yang di sekitarnya
Implementasi Marketing Berbasis Syariah terhadap Produk Tabungan Mudharabah di KSPPS BMT NU Cabang Pasean Kabupaten Pamekasan
Marketing berbasis syariah merupakan merketing produk di mana proses perjanjiannya melibatkan antara pemilik modal dan pengelola modal. Ada tiga hal yang dikaji dalam penelitian ini, yaitu: pertma, implementasi marketing berbasis syariah pada produk tabungan mudharabah di KSPPS BMT NU Cabang Pasean. Kedua, dasar implementasi marketing berbasis syariah pada produk tabungan mudharabah di KSPPS BMT NU Cabang Pasean. Ketiga, produk tabungan mudharabah di KSPPS BMT NU Cabang Pasean. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah kualitatif deskriptif yaitu data yang dikumpulkan berupa kata-kata bukan angka-angka. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi syariah pada marketing produk tabungan mudharabah di KSPPS BMT NU cabang Pasean yaitu: teistis (rabbaniyah), etis (akhlaqiyyah), realistis (al-waqi’iyah), humanistis (al-insaniyyah) dan shiddiq, amanah, tabligh, fathanah sudah terimplementasikan dengan baik sesuai dengan syariah