Portal Jurnal Elektronik Universitas Islam Jember
Not a member yet
    1890 research outputs found

    Penguatan Literasi Digital Kesehatan Berbasis Nilai Islam pada Remaja Perempuan

    Full text link
    The digital transformation within the healthcare sector necessitates an elevation in digital health literacy, particularly among boarding school adolescents who are susceptible to the perils of inaccurate health information. This community service initiative sought to enhance the digital health literacy of students at Al-Rifa’e Islamic Senior High School through an educational framework that amalgamates technology, health content, and Islamic values. The methodologies employed encompassed participatory lectures, contextual discussions, and a questionnaire-based evaluation composed of five fundamental indicators. Results indicated that 88% of participants attained a high level of literacy, 8% demonstrated moderate proficiency, and 4% exhibited low literacy. A remarkable 96.15% were adept at identifying non-credible sources of health information, while 92.31% were capable of determining appropriate responses when confronted with dubious health content. Nevertheless, 19.23% of participants still encountered difficulties in discerning health-related hoaxes, highlighting a significant challenge within the learning continuum. The findings suggest that, despite elevated levels of digital literacy, the competencies associated with evaluation and decision-making remain inadequately developed. The incorporation of Islamic values, such as the principles of tabligh (conveying truth) and tabayyun (verification), proved instrumental in reinforcing students’ comprehension of digital information ethics. This program exemplifies that contextual digital health education, interwoven with religious and cultural values, can effectively cultivate a generation of youth who are both physically healthy and digitally discerning

    Pelatihan Mediator sebagai Strategi Penguatan Literasi Perkawinan bagi Penyuluh Agama

    No full text
    Penyuluh Agama Islam (PAI) at the Kantor Urusan Agama (KUA) in Padang Pariaman Regency play a crucial role as the frontline in advocating for couples and resolving community conflicts. However, PAI has not yet functioned optimally, as reflected by the high divorce rate in this region, ranking second after Padang City in West Sumatra. Conflicting couples also tend to overlook the role of PAI and KUA as third parties that could help mediate their issues. To address this, the community service team sought to enhance PAI’s performance through ToT (Training of Trainers) mediator training, aimed at strengthening marital literacy and preserving marriages in the region. The approach used was group counseling with the Community-Based Rehabilitation (CBR) method. Data analysis applied Miles and Huberman’s techniques, including data reduction, data display, and conclusion drawing, alongside the Logical Framework Approach (LFA) for a more structured analysis. This training is beneficial in preparing PAI to become professional mediators, skilled in resolving household conflicts and reducing the tendency of couples to pursue litigation through the Pengadilan Agama (Religious Court)

    Analisis Standarisasi Laboratorium IPA di SMPN 5 Kerinci dengan Standar Laboratorium Nasional.

    Full text link
    Laboratorium memainkan peran penting sebagai tempat aplikasi teori, uji coba, dan penelitian. Pemanfaatan laboratorium mendukung pengembangan keterampilan ilmiah siswa, mempermudah pemahaman konsep, serta meningkatkan motivasi belajar. Dalam penelitian ini, laboratorium IPA di SMPN 5 Kerinci dievaluasi kesesuaiannya dengan standar nasional. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat apakah laboratorium IPA di SMPN 5 Kerinci sudah sesuai standar yang telah ditetapkan dalam permendiknas nomor 24 tahun 2007. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif-kualitatif. Pengumpulan data dengan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Aspek yang diamati meliputi ruang laboratorium dengan skor (71,42%) dengan kategori baik, perabot dengan skor (80,95%) dengan kategori baik, peralatan pendidikan dengan skor (69,91%) dengan kategori baik, media pendidikan dengan skor (100%) dengan kategori sangat baik dan perlengkapan lainnya dengan skor (66,66%) dengan kategori baik. Hasil penelitian secara keseluruhan laboratorium di SMPN 5 Kerinci dengan persentase skor (77,78%) dengan kategori baik. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa laboratorium di SMPN 5 Kerinci sudah memenuhi standar laboratorium IPA yang dikeluarkan oleh pemerintah

    Validitas Modul Pelatihan Konsep Diri Sebagai Media Bimbingan Kelompok dalam Strategi Pencegahan Penyalahan Penggunaan Narkoba

    No full text
    Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja terus menjadi masalah yang mengkhawatirkan, sehingga diperlukan strategi pencegahan yang efektif. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah melalui konselor sebaya Penggunaan konselor sebaya dapat menjadi pilihan untuk memberikan pendidikan dan dukungan kepada teman sebaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan  modul pelatihan konsep diri dan menguji validitasnya. Modul ini dirancang untuk membantu konselor sebaya dalam memahami pentingnya konsep diri serta meningkatkan kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi situasi berisiko.Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan validasi oleh enam validator yang terdiri atas pakar dan praktisi pembelajaran. Hasil validasi menunjukkan bahwa modul ini memiliki 19 aspek yang dinyatakan valid dengan kategori kuat-kuat (D). Perhitungan validitas menggunakan rumus Gregory (2007) menghasilkan skor 1,0, yang menunjukkan bahwa modul ini memiliki tingkat validitas yang sangat tinggi.Meskipun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan, antara lain uji coba yang masih terbatas dan belum mengevaluasi dampak jangka panjang modul terhadap perubahan perilaku konselor sebaya. Oleh karena itu, penelitian lanjutan disarankan untuk menguji efektivitas modul dalam skala yang lebih luas serta mengeksplorasi potensi pengembangan modul dalam bentuk digital atau multimedia guna meningkatkan aksesibilitas dan dampaknya terhadap pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Kata Kunci: Expert judgement; Konsep Diri; Narkob

    Epistimologi Kepemilikan dalam Ekonomi Islam dan Kapitalis

    Full text link
    Epistimologi kepemilikan dalam kapitalis merupakan alat produksi dan distribusi dalam ekonomi bisnis yang hak miliknya atas nama pribadi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk membahas mengenai epistimologi kepemilikan dalam Islam dan kapitalis dengan berpedoman pada Al-Quran dan Hadits sebagai dasar hukum. Adapun metode yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis kepustakaan dengan pengumpulan data dari data skunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa kepemilikan dalam kapitalis hanya berdasarkan rasionalisme saja tanpa memandang nilai-nilai spiritualisme selain itu yang dimiliki bersifat absolut, kegiatan ekonomi bebas meraup kekayaan tanpa ada batasan-batasan tertentu, kepemilikan mutlak milik individu, tidak adanya hak orang lain. Sedangkan kepemilikan dalam Islam yaitu tanpa adanya pengecualian baik milik individu maupun orang lain semata-mata semua milik Alla SWT

    Peran Penyuluhan Hak Atas Tanah dalam Meningkatkan Akses Keadilan bagi Masyarakat Desa Tegalrejo Kabupaten Kebumen

    Full text link
    Land rights counseling is one of the efforts to raise community awareness about their rights in land management and the importance of legal access, especially in villages with limited legal understanding. Tegalrejo Village, Kebumen Regency, is one area that requires attention regarding land rights issues, where the community often faces difficulties in obtaining legal certainty about the land they own. The Community Service Program (KKN Mandiri) of Law Students from Universitas Tangerang Raya aims to provide education on land rights through legal counseling, using an approach that is easily understood by the community. The method used in this activity is direct socialization involving community leaders, village heads, and local residents to enhance their understanding of land rights and the importance of legal access. The results of this activity show an increase in the community's understanding and awareness of their rights in land management. Additionally, the community has become more open to resolving land disputes through legitimate legal channels, which they previously avoided due to lack of understanding. In conclusion, the land rights counseling conducted through the KKN Mandiri Program of Law Students from Universitas Tangerang Raya has proven effective in improving legal access and the social welfare of the Tegalrejo Village community

    Badan Usaha Milik Desa sebagai Badan Hukum

    Full text link
    Village Owned Enterprises which are often called BUMDes can be interpreted as a form of business run by and government system. Policies in village-owned enterprise regulations have changed a lot from time to time. Law number 11 of 2020 concerning village-owned enterprises is the final rule regarding the development, establishment, mechanism and status of village-owned enterprises, which in turn is government regulation number 11 of 2021 is the implementing regulation. Thus it is necessary to examine the nature of bumdes law based on the Perpu. The focus of the research is first, what is the legal nature of village-owned enterprises according to government regulation number 11 of 2021 concerning village-owned enterprises? secondly, can a village-owned enterprise be classified as a legal entity? This study uses normative legal research methods with statutory and conceptual approaches. The conclusion from this research is the nature of BUMDes law based on Permen number 11 of 2021, namely regarding the establishment and management objectives of BUMDes based on Law number 11 of 2020. Whereas BUMDes itself is a public legal entity. To the village government to maximize the management of BUMDes in accordance with applicable regulations. Regulations regarding BUMDes are updated according to the needs and position of BUMDes

    Konseling Individu Berbasis Terapi Realitas: Strategi Meningkatkan Asertivitas Pada Gen-Z Di Era Digital

    Full text link
    In today’s fast-paced digital era, Generation Z faces unique challenges in developing assertiveness, namely the ability to express oneself effectively while respecting the rights of others. This study aims to examine the effectiveness of applying reality therapy techniques in individual counseling to enhance the assertiveness of Generation Z in the digital age. This research employed a qualitative approach with Generation Z participants who engaged in individual counseling sessions using reality therapy. Data collection techniques included in-depth interviews, nonverbal behavior observation, personality inventory, assertiveness scale, and clients’ daily journals. The data were analyzed thematically to explore the counseling process and behavioral changes in assertiveness. The findings reveal that reality therapy effectively improves Generation Z’s assertiveness, indicated by better communication skills, the ability to set interpersonal boundaries, and constructive conflict management. Key factors contributing to success include personal responsibility awareness and social support. This study highlights the relevance of integrating reality therapy into counseling programs to strengthen assertive skills, psychological resilience, and social adaptability among Generation Z in the digital era

    Perbandingan Efektivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Yodium (Jatropha multifida L.) terhadap Bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Bacillus cereus

    Full text link
    Infeksi akibat bakteri patogen seperti Pseudomonas aeruginosa dan Bacillus cereus menjadi salah satu penyebab utama masalah kesehatan di Indonesia. Resistensi bakteri terhadap antibiotik sintetis mendorong pencarian alternatif antibakteri dari bahan alam, salah satunya daun yodium (Jatropha multifida L.). Daun yodium (Jatropha multifida L.) merupakan salah satu tanaman yang berpotensi digunakan sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun yodium terhadap Pseudomonas aeruginosa (Gram-negatif) dan Bacillus cereus (Gram-positif) serta membandingkan daya hambatnya. Metode yang digunakan adalah difusi sumuran dengan konsentrasi ekstrak 25%, 50%, 75%, dan 100%. Ekstrak diperoleh melalui maserasi dengan etanol 96%, kemudian dilakukan uji fitokimia dan uji aktivitas antibakteri. Ciprofloxacin digunakan sebagai kontrol positif. Hasil skrining fitokimia menunjukkan adanya alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin. Ekstrak mampu menghambat B. cereus pada semua konsentrasi, dengan zona hambat terbesar pada konsentrasi 25%, namun tidak memberikan hambatan signifikan terhadap P. aeruginosa. Analisis statistik menggunakan Kruskal-Wallis menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok terhadap Bacillus cereus (p < 0,015), sedangkan pada Pseudomonas aeruginosa (p < 0,005). Uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan signifikan antara ekstrak dan kontrol positif, tetapi tidak antar konsentrasi ekstrak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun yodium lebih efektif terhadap bakteri Gram-positif

    Pengaruh Pemangkasan Pucuk dan Jumlah Buah per Tanaman terhadap Produksi Melon Golden (Cucumis melo L.) pada Hidroponik Sistem Nutrient Film Technique (NFT)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemangkasan pucuk dan jumlah buah per tanaman terhadap produksi tanaman melon golden (Cucumis melo L.) dalam sistem hidroponik NFT. Penelitian dilaksanakan di Greenhouse Fakultas Pertanian Universitas Islam Jember, pada bulan Januari hingga April 2025. Penelitian ini dilakukan menggunakan RAL faktorial 4×4 dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah pemangkasan (P) yang terdiri dari: P0 (tanpa pemangkasan), P1 (pemangkasan pucuk), P2 (pemangkasan tunas air), dan P3 (pemangkasan pucuk dan tunas air). Faktor kedua adalah jumlah buah per tanaman (B) yang terdiri dari: B0 (tanpa pembatasan), B1 (1 buah), B2 (2 buah), dan B3 (3 buah). Parameter yang diamati meliputi umur panen, berat buah, panjang buah, diameter buah, tebal daging buah, dan kadar gula. Data dianalisis dengan Analisis Varian dan uji lanjut Duncan pada taraf 5% menggunakan SPSS 27 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemangkasan tunas air (P2) memberikan hasil terbaik pada parameter diameter dan tebal daging buah. Perlakuan tiga buah per tanaman (B3) memberikan hasil terbaik pada parameter berat buah. Tidak ditemukan interaksi yang signifikan antara pemangkasan dan jumlah buah terhadap semua parameter yang diamati

    1,665

    full texts

    1,890

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Elektronik Universitas Islam Jember
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇