Jurnal Riset Jakarta (JRJ)
Not a member yet
75 research outputs found
Sort by
Hubungan Antara Indeks Pengindraan Jauh Dengan Tingkat Pencemaran Udara di Kota Jakarta Pasca Pandemi: Correlation Between Remote Sensing Index and Air Pollution Levels in the City of Jakarta Post-Pandemic
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara indeks pengindraan jauh (Burn Area Index/BAI, Normalized Difference Vegetation Index/NDVI, dan Enhanced Vegetation Index/EVI) dengan tingkat pencemaran udara, khususnya konsentrasi PM2.5, di kota Jakarta pasca pandemi. Data diambil dari berbagai stasiun pemantau kualitas udara (SPKUA) di Jakarta selama tahun 2022. Hasil analisis menunjukkan variasi signifikan dalam konsentrasi PM2.5 yang berkaitan erat dengan fluktuasi BAI, NDVI, dan EVI. Peningkatan BAI selama musim kemarau bertepatan dengan peningkatan konsentrasi PM2.5, menandakan aktivitas kebakaran yang lebih intensif. Sebaliknya, NDVI dan EVI yang lebih tinggi selama musim penghujan berkorelasi dengan penurunan konsentrasi PM2.5, menunjukkan kondisi vegetasi yang lebih baik dapat membantu mengurangi polusi udara. Analisis Principal Component Analysis (PCA) lebih lanjut mengungkapkan bahwa bulan-bulan dengan karakteristik musim yang sama memiliki pola pencemaran udara dan indeks vegetasi yang serupa. Temuan ini menekankan pentingnya strategi mitigasi polusi udara dan manajemen lingkungan yang tepat untuk meningkatkan kualitas udara dan kesehatan lingkungan di Jakarta
Analisis Kualitas Pelayanan Jasa SPA dengan Metode Service Quality (Servqual) dan Teoriya Resheniya Izobreatatlskikh Zadatch (TRIZ) di Aleenahoz Beauty Jakarta: Analysis of SPA Service Quality using Servqual and TRIZ Method at Aleenahoz Beauty Jakarta
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keluhan pelanggan atas pelayanan jasa di AleenaHoz Beauty perusahaan yang bergerak di bidang Spa yang melebihi standar yang ditetapkan yaitu sebesar 3%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan terhadap kualitas pelayanan Jasa Spa dengan atribut yang masih kurang dari rata-rata nilai Servqual yang kemudian diberi rekomendasi perbaikan dengan metode TRIZ. Penelittian ini menggunakan Metode SERVQUAL dan TRIZ. Hasil penelitian menggunakan perhitungan indeks kepuasan metode Servqual adalah 82,18. Atribut yang masih perlu ditingkatkan kualitas pelayanannya yaitu kecakapan karyawan dalam memahami produk dan menu. Tingkat kualitas layanan yang disediakan masih terdapat yang belum sesuai dengan kepuasan konsumen. Kurangnya pelayanan spa sesuai yang diharapkan, media dan peralatan memadai untuk mendukung kegiatan operasional, ketersediaan sarana dan prasarana baik informasi dan bukti fisik. Rekomendasi yang diberikan dengan metode TRIZ diprioritaskan untuk tugas pada angka prinsip inventif yang keluar lebih dari dua kali, dan memperoleh “Preliminary Counteraction” dengan diorganisirnya keamanan terhadap produk serta kenyamanan konsumen dalam melakukan transaksi sehingga terlihat adanya perubahan
Pengaruh Penerapan PMK-59/PMK.03/2022 terhadap Penerimaan PPN pada KPP Pratama Kebayoran Baru: The Effect of Implementing PMK-59/PMK.03/2022 on PPN Revenue at KPP Pratama Kebayoran Baru
Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk meneliti dan mengevaluasi dampak implementasi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Republik Indonesia Nomor 59/PMK.03/2022 terhadap penerimaan Pajak Pertambahan Nilai dalam negeri pada instansi pemerintah di wilayah kerja Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Kebayoran Baru Satu. Populasi penelitian mencakup 194 wajib pajak (WP) instansi pemerintah yang berlokasi di wilayah kerja KPP Pratama Jakarta Kebayoran Baru Satu yang meliputi Kelurahan Senayan sejumlah 46 WP, Kelurahan Petogogan 30 WP, Kelurahan Selong 105 WP, Kelurahan Rawa Barat 2 WP, dan Kelurahan Gunung sebanyak 11 WP. Sumber data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer yang diketahui dari Modul Penerimaan Negara Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Kebayoran Baru Satu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penerapan PMK-59/PMK.03/2022 memberikan dampak positif terhadap penerimaan Pajak Pertambahan Nilai dalam negeri pada instansi pemerintah
Pemodelan Gelombang Laut di Perairan Teluk Jakarta Bulan Januari 2024: Modeling Ocean Waves in Water Jakarta Bay in January 2024
Teluk Jakarta merupakan salah satu perairan Indonesia yang memiliki tingkat kegiatan di sektor kelautan dan perikanan sangat tinggi. Pemahaman dalam aspek dinamika laut, salah satunya adalah gelombang laut sangat dibutuhkan guna pengambilan keputusan dalam kelancaran kegiatan ekonomi di perairan teluk Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tinggi gelombang yang dipengaruhi oleh angin pada puncak musim angin barat (Januari) 2024, berdasarkan hasil simulasi pemodelan gelombang laut menggunakan Perangkat lunak MIKE 21. Input model berupa data angin bersumber dari arsip data CMEMS Marine Copernicus. Batimetri dan garis pantai menggunakan Peta Laut Indonesia terbitan Pushidrosal. Data rekaman gelombang in situ (observasi) menggunakan RBR Duo pada saat Latek STTAL Hidros, digunakan untuk validasi model. Hasil validasi menunjukan nilai RMSE mencapai 0,0612 (sangat kecil), sehingga dikatakan hasil model mendekati akurat. Hasil analisa menunjukan arah dan kecepatan angin di perairan Teluk Jakarta pada Januari 2024 mencapai 1,4 – 2,8 m/s dengan dominan arah dari Utara dengan variasi arah Barat laut. Berdasarkan hasil kecepatan angin, diperoleh rata-rata tinggi gelombang signifikan di perairan Teluk Jakarta mencapai 0,312 m. Jelas, bahwa karakteristik dari tinggi gelombang laut di perairan teluk Jakarta sangat dipengaruhi oleh kecepatan angin.
 
Strategi Penerapan Green Building di DKI Jakarta: Green Building Implementation Strategy in DKI Jakarta
Penerapan green building (GB) di DKI Jakarta penting dilakukan sebagai salah satu solusi mengurangi kerusakan lingkungan dan meminimalkan emisi CO2 sebagai penyebab utama pemanasan global yang saat ini dirasakan di dunia. Dalam Grand Desain Green Building pada 2030 Jakarta akan menurunkan konsumsi energi, konsumsi air dan emisi CO2 masing-masing sebesar 30 persen. Namun dalam pelaksanaannya sampai dengan awal tahun 2021 baru 36 bangunan gedung yang memiliki sertifikat GB, dan tahun 2020 reduksi emisi CO2 baru sebesar 13.789 ton CO2e (0,41%), sehingga penerapan GB belum optimal dilakukan. Oleh karena itu permasalah yang ingin dicari solusinya dalam penelitian ini adalah 1) Apa kendala yang dihadapi dalam penerapan GB di DKI Jakarta? 2) Bagaimanakah strategi yang dilakukan agar penerapan GB di DKI Jakarta dapat berjalan secara optimal? Dengan menggunakan studi literatur untuk mendapatkan variabel kendala dalam penerapan GB yang disebarkan kepada stakeholder melalui kuisioner untuk memperoleh pesersepsinya, diketahui hirarki kendala penerapan GB adalah kurangnya pengetahuan dan pengalaman kontraktor mengenai GB, kurangnya best practice dan lesson learnt mengenai GB, kurangnya sosialisasi dari pemerintah mengenai GB, pembiayaan dan perawatan GB yang dirasakan mahal oleh pemilik proyek, kurangnya tenaga ahli di pemerintahan yang memahami mengenai GB, kurangnya pengetahuan dan keahlian konsultan mengenai GB, risiko keuangan yang dirasakan terlalu besar oleh pemilik proyek, dan sulit untuk mendapatkan serifikat yang bisa memastikan bahwa material yang dipakai adalah material yang ramah lingkungan. Untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut, maka dengan menggunakan analisis SWOT diuraikan strategi dalam penerapan green building di DKI Jakarta
Uji Kualitas Data Pengukuran Batimetri Singlebeam Echosounder Teledyne Echotrac CV 100 Menggunakan Standar IHO SP-44 Edisi ke V di Perairan Kolam Ancol Pesisir Jakarta Utara: Test Quality of Batimetry Measurement Data of Singlebeam Echosounder Teledyne Echotrac CV 100 Using IHO Sp-44 V Edition Standards in The Waters of Ancol Coastal Pond, Jakarta Utara
Perairan kolam Ancol merupakan bagian dari perairan Teluk Jakarata. Kolam ini terbentuk karena adanya reklamasi pulau G, F di teluk Jakarta. Kolam perairan ini dijadikan tempat lalulintas perahu wisata dan olahraga Jetski. Survei batimetri merupakan kegiatan untuk mengetahui kedalaman suatu perairan. Metode pengukuran batimetri bisa dalaksanakan menggunakan prinsip akustik bawah air. Prinsip ini memanfaatkan cepat rambat gelombang suara di dalam air. Penggunaan perinsip ini telah berkembang pesat. Instrumen yang digunakan dalam melaksanakan survei batimetri pada saat ini dikategorikan menjadi singlebeam echosounder dan multibeam echosounder. Pada pelaksanaan survey kali ini menggunakan singlebeam echosounder teledyne echotrac CV 100. Pengambillan dan pengolahan data dari survey ini didasarkan standar IHO S-44 edisi ke-V. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan uji analisis kualitas data dari survei batimetri di perairan kolam Ancol menggunakan singlebeam echosounder teledyne echotrac CV 100 dengan standar IHO SP 44 edisi ke-V. Hasil pengukuran menunjukan berdasarkan hasil antara lajur silang dan lajur utama di dapatkan hasil sounding masuk dalam orde 1a/1b, dan memiliki nilai kepercayaan lebih dari 95%
Deteksi Pipa Kabel Bawah Laut Menggunakan Metode Magnetometer dan Side Scan Sonar di Perairan Ancol: Detection of Undersea Cable Pipes Using the Magnetometer and Side Scan Sonar Methods in Ancol Coastal Waters North Jakarta
Pendeteksian jalur pipa kabel yang terletak di perairan Ancol Jakarta Utara merupakan suatu hal yang penting untuk mencegah kerusakan pada pipa kabel tersebut. Dalam penelitian ini, digunakan teknologi Magnetometer dan Side Scan Sonar untuk mendeteksi jalur pipa kabel yang terletak di perairan Ancol Jakarta Utara. Metode Magnetometer digunakan untuk mendeteksi medan magnetik yang dihasilkan oleh pipa kabel di bawah laut sedangkan metode Side Scan Sonar digunakan untuk menghasilkan gambaran visual permukaan dasar laut dan mendeteksi objek yang ada di dalamnya. Data yang diperoleh dari kedua metode tersebut kemudian diproses dan dianalisis menggunakan software Oasis Montaj dan SonarWiz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Magnetometer dapat menunjukkan target berdasarkan nilai anomali yang tinggi diyakini sebagai target sedangkan hasil Side Scan Sonar tidak dapat menunjukkan keberadaan pipa kabel bawah laut dikarenakan pipa kabel laut yang ditanam pada dasar laut
Strategi Pengembangan Sistem Transportasi dengan Pendekatan Transit Oriented Development (TOD) pada Kawasan Kota Tua Jakarta: Strategic Development of Transportation System by Transit Oriented Development (TOD) Approach at Old City Areas of Jakarta
Kota Tua Jakarta sebagai Kawasan strategis bisnis, baik jasa maupun parawisata Provinsi DKI. Kawasan ini merupakan titik sentral pergerakan, baik sebagai tempat tujuan maupun transit. Strategi pengelolaan manajemen transportasi merupakan salah satu indikator utama dalam memecahkan permasalahan kemacetan pada Kawasan Kota Tua Jakarta yang merupakan sentra strategis. Strategi pengembangan transportasi dengan pendekatan Transit Oriented Development (TOD) merupakan alternatif strategis dimana TOD merupakan metode pengembangan kawasan dengan menjadikan titik transit sebagai focal point.. Penekanan dan dukungan pada sistem transit berkapasitas tinggi dengan rute yang cukup dengan jangkauan regional dan persyaratan yang cukup pendek sehingga dapat mendorong perkembangan lingkungan disekitar simpul transit dan bisa menciptakan lingkungan yang ramah untuk moda transportasi tidak bermotor. Penerapan strategi konsep TOD di Kota Tua Jakarta diharapkan bisa menciptakan kawasan-kawasan/titik transit yang ramah dan memberikan kemudahan bagi para penggunanya untuk melakukan berbagai aktivitas sehari-hari, menyediakan ruang yang nyaman dan menciptakan ruang perkotaan yang lebih baik