Insight Publications
Not a member yet
    125 research outputs found

    Mengelola penggunaan QRIS dan QRcode dalam meningkatkan kualitas layanan bagi UMKM

    Full text link
    Pemanfaatan teknologi pembayaran memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM dan pelanggan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas layanan. Salah satu produk yang mendukung yaitu QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dan QRcode. Penggunaan QRIS sebagai bentuk perhatian terhadap kemudahan transaksi yang dapat diterapkan pada pelanggan dan QRcode sebagai bentuk pemberian informasi yang praktis sehingga dapat discan dan muncul berbagai hal yang dapat dibaca oleh pelanggan secara cepat melalui handphonenya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dampak QRIS dan QRcode pada layanan yang diberikan oleh UMKM kepada pelanggannya. Pada kenyataannya sebagian besar pelaku UMKM sudah memasang kode QRIS pada usahanya dengan tujuan memudahkan pembayaran dan bisa mengikuti perkembangan sehingga akan mendorong pada peningkatan kualitas layanan. Pelaku UMKM harus dapat merespon dengan cepat penggunaan perangkat digital menuju digitalisasi usaha moder

    Analisis tunjangan profesi dan profesionalisme guru dan pengaruhnya terhadap kinerja guru

    Full text link
    Peningkatan kualitas pendidikan harus diiringi dengan peningkatan jumlah guru yang profesional. Guru profesional wajib memiliki kualifikasi akademik, menguasai kompetensi, memiliki sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Guru yang profesional diharapkan dapat memberikan hasil kerja (kinerja) yang maksimal. Banyak faktor yang mempengaruhi kinerja guru, diantaranya tunjangan profesi dan profesionalisme guru. Maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh tungan profesi dan profesionalisme guru terhadap kinerja guru baik secara parsial maupun secara simultan. Penelitian dilakukan pada SDN 013 Teluk Piyai Kecamatan Kubu Kabupaten Rokan Hilir. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru SDN 013 Teluk Piyai yang berjumlah sebanyak 30 orang dan semuanya dijadikan sampel. Data penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder yang diperoleh dengan metode kuesioner, observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini dilakukan melalui uji F dan uji t pada alpha 5% dan model analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa hasil pengujian hipotesis pertama menunjukkan tunjangan profesi berpengaruh signifikan secara parsial terhadap kinerja guru. Hal ini memberikan arti bahwa guru yang mendapatkan tunjangan profesi akan membuatnya semakin terdorong untuk memberikan kinerja terbaiknya demi tercapainya tujuan pendidikan bagi siswa didik. Hasil pengujian hipotesis kedua menunjukkan bahwa tunjangan profesi berpengaruh signifikan secara parsial terhadap kinerja guru. Hal ini memberikan arti bahwa semakin profesionalnya guru dalam menjalankan tugasnya maka akan semakin memberikan kontribusi yang semakin kuat terhadap peningkatan pencapaian kinerja guru dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik. Dan hasil pengujian hipotesis ketiga menunjukkan bahwa tunjangan profesi berpengaruh signifikan secara parsial terhadap kinerja guru. Hal ini memberikan arti bahwa guru yang sudah mendapatkan tunjangan profesi dengan disertai adanaya sikap profesional dalam menjalankan tugas maka secara kolaborasi akan berdampak pada peningkatan pencapaian kinerja guru dalam mendidik

    Analisis konsep manajemen wisata: potensi agrowisata dalam kerangka masterplan rencana tata ruang

    Full text link
    Upaya pengembangan kawasan agrowisata harus mempertimbangkan sudut pandang perencanaan tata ruang yang baik agar dapat memaksimalkan potensi dan mengantisipasi masalah yang ada. Seperti pada Agrowisata Sentool, banyaknya lahan kosong di daerah wisata yang kurang tertata dan akses yang juga masih belum terhubung dengan optimal antara lahan wisata satu dengan yang lainnya serta belum banyak mempertimbangkan aspek lingkungan seperti kontur tanah dan aspek berkelanjutan, sehingga pemanfaatan lahan untuk pengembangan wisata masih belum optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis konsep manajemen wisata, khususnya potensi agrowisata dalam kerangka masterplan rencana tata ruang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif untuk mengidentifikasi dan menganalisis aspek atraksi, amenitas serta aksesibilitas Kawasan Agrowisata Sentool sampai pada tahap rencana aksi dan roadmap pengembangan. Berdasarkan hasil analisis terdapat banyak potensi yang dapat dikembangkan di Agrowisata Sentool untuk menjadi wisata yang unggul. Maka dari itu Penyusunan pemetaan potensi agrowisata sentool diharapkan menjadi pedoman maupun saran/alternatif yang dapat digunakan untuk mengembangkan kawasan Agrowisata Sentool dari segi perencanaan tata ruang dan mengetahui potensi ataupun masalah yang dapat diatasi dan dikembangkan di masa depan

    Analisis determinan kebijakan dividen dengan likuiditas sebagai moderasi

    Full text link
    Riset mengenai kebijakan dividen merupakan hal yang selalu menarik dan penting. Tujuan utama seseorang dalam melakukan investasi tentunya untuk memperoleh keuntungan dalam bentuk pembagian dividen. Sebagian besar investor merupakan investor dengan tipe konservatif dan moderat, yang tidak ingin mengambil risiko yang terlalu besar atas investasinya. Berinvestasi pada perusahaan yang tergabung dalam Indeks LQ-45 merupakan pilihan dari tipe investor yang dimaksud. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa profitabilitas mempengaruhi kebijakan dividen, kebijakan utang tidak mempengaruhi kebijakan dividen, likuiditas tidak dapat memperkuat pengaruh profitabilitas terhadap kebijakan dividen, likuiditas dapat memperkuat pengaruh kebijakan utang terhadap kebijakan dividen. Penelitian ini merekomendasikan,  agar penelitian ke depan memakai variabel lain di luar penelitian ini serta untuk menggunakan objek jenis industri yang lain, sehingga dapat diperbandingkan dengan penelitian ini, agar menjadi tambahan literatur yang dapat membantu perusahaan sebagai literatur untuk merumuskan kebijakan dividen paling tepat untuk perusahaan tersebut

    Perencanaan strategis kabupaten dalam pengembangan potensi pariwisata di Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat

    Full text link
    Potensi wisata yang ada di Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat sangat besar, namun belum seluruhnya dikelola profesional, sehingga belum dapat menunjang penerimaan daerah terutama dalam peningkatan taraf hidup masyarakat setempat. Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat sangat berkepentingan terhadap upaya pengembangan pariwisata daerah, sehingga secara tidak langsung memiliki peran sangat strategis dalam mewujudkan upaya ke arah pengembangannya. Perencanaan Strategis merupakan salah satu perencanaan. yang dibuat oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat dalam rangka menentukan strategi efektif  yang digunakan dalam mengembangkan karena lebih bersifat komprehensif dalam arti lebih memfokuskan pada analisis lingkungan secara keseluruhan, baik lingkungan eksternal  maupun internal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi internal maupun kondisi eksternal yang mempengaruhi Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat dalam upaya pengembangan sektor pariwisata dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat, mengetahui isu strategis dalam upaya pengembangan potensi pariwisata dan menggali bagaimana aplikasi rencana pengembangan pariwisata berdasarkan dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat. Hasil yang diperoleh adalah kekuatan dan kelemahan yang berasal dari lingkungan internal organisasi serta peluang dan ancaman yang berasal dari lingkungan dan eksternal organisasi, terdapat 4 isu pengembangan kepariwisataan yang meliputi (a) Peningkatan kualitas dan kuantitas SDM, (b) memanfaatkan media informasi untuk meningkatkan jumlah investor, (c) memanfaatkan kesesuaian visi dan misi dengan kondisi kepariwisataan, (d) meningkatkan sarana dan prasarana melalui peranan Kelompok Mayarakat Sadar Wisata di Kabupaten Bandung dan terdapat 3 program strategis dengan menggunakan Tes Litmu

    Pengaruh keaktifan organisasi, motivasi belajar dan teman sebaya terhadap prestasi belajar mahasiswa program studi manajemen

    Full text link
    Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh keaktifan organisasi, motivasi belajar dan teman sebaya terhadap prestasi belajar mahasiswa manajemen universitas muhammadiyah gresik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis pendekatan asosiatif. Sampel penelitian ini berjumlah 96 mahasiswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keaktifan organisasi memiliki pengaruh yang positif terhadap prestasi belajar, mahasiswa terbukti mampu mengatur waktu belajar dan menjalankan tanggung jawabnya dalam berorganisasi dengan baik sehingga tidak menyebabkan menurunnya prestasi belajar. Kemudian motivasi belajar tidak memiliki pengaruh terhadap prestasi belajar, namun capaian nilai yang didapatkan tergolong baik. Dengan demikian, motivasi belajar tidak menjadi salah satu faktor internal yang mempengaruhi prestasi belajar. Teman sebaya memiliki pengaruh dan menjadi salah satu faktor yang penting terhadap prestasi belajar seorang mahasiswa, teman sebaya memiliki pengaruh untuk mendukung serta membantu proses pemahaman seorang mahasiswa dalam mempelajari dan menyelesaikan suatu permasalahan. Mahasiswa yang aktif dalam mengikuti organisasi diharapkan mampu meningkatkan soft skill serta tetap memprioritaskan kegiatan akademik sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap prestasi belajar. Walaupun motivasi tidak menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi prestasi belajar tetapi diharapkan mahasiswa memiliki semangat dan menjaga motivasi belajar dengan baik guna mencapai hasil atau prestasi yang lebih tinggi. Selain itu mahasiswa agar lebih selektif dalam menjalin hubungan pertemanan agar tidak membawa dampak buruk terhadap proses pembelajaran dan menyebabkan menurunnya prestasi belaja

    Pengaruh disiplin kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif, dengan data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah karyawan PT. Mutiara Anugerah Alam sebanyak 35 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan kuesioner melalui google form.. Penelitian ini menggunakan teknik sampel jenuh. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis partial least square (PLS) dengan menggunakan program SmartPLS versi 4.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa disiplin kerja dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, artinya semakin baik disiplin kerja dan motivasi yang diberikan oleh perusahaan maka akan semakin tinggi tingkat kinerja karyawan PT. Mutiara Anugerah Ala

    Analisis pengaruh lingkungan kerja, motivasi kerja dan kepuasan kerja serta pengaruhnya terhadap kinerja guru

    Full text link
    Pendidikan merupakan upaya manusia untuk memperluas wawasan pengetahuannya dalam rangka membentuk nilai, sikap, dan perilaku. Dalam proses pendidikan, guru memegang peran penting untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Oleh karena itu kinerja guru yang baik menjadi tuntutan dalam mewujudkan lulusan yang berkualitas. Banyak faktor yang mempengaruhi kinerja guru diantaranya lingkungan kerja, motivasi kerja serta kepuasan kerja guru. Maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa apakah terdapat pengaruh yang signifikan baik secara parsial maupun secara simultan dari variabel lingkungan kerja, motivasi kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja guru. Penelitian ini dilakukan pada SMP Negeri 02 Kecamatan Kubu Babussalam, dan data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang diperoleh dengan menggunakan kuesioner, observasi, wawancara dan file riset. Sedangkan populasi penelitian ini adalah seluruh guru SMP Negeri 02 Kecamatan Kubu Babussalam yang berjumlah sebanyak 52 orang dan semuanya dijadikan sampel. Alat analisa data dilakukan dengan menggunakan model regresi linear berganda serta pengujian hipotesis dilakukan dengan uji t dan uji F pada alpha 5%. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa variabel lingkungan kerja, motivasi kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja guru berpengaruh signifikan baik secarara parsial maupun secara simultan terhadap kinerja guru di SMP Negeri 02 Kecamatan Kubu Babussalam, hal ini terbukti dari hasil pengujian uji t dan uji F yang signifikan pada alpha 5%. Penelitian ini merekomendasikan ntuk peneliti selanjutnya agar melakukan penelitian yang cakupan respondennya lebih banyak lagi, sekolah yang diteliti bisa ditambah lagi dan tidak hanya satu sekolah saj

    Analisis budaya organisasi dan motivasi kerja dan pengaruhnya terhadap komitmen kerja guru

    Full text link
    Guru merupakan faktor yang sangat dominan paling penting dalam pendidikan formal. Komitmen guru dalam melaksanakan tugas menjadi penting untuk mencapai tujuan pendidikan tersebut. salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja guru adalah budaya organisasi. Budaya organisasi dapat membentuk kerja guru, karena menciptakan suatu tingkat motivasi yang luar biasa bagi guru untuk memberikan kemampuan terbaiknya dalam memanfaatkan kesempatan yang diberikan oleh organisasinya. Kemudian, motivasi juga menjadi penentu komitmen guru. Motivasi mempersoalkan bagaimana cara meningkatkan gairah kerja guru mampu bekerja keras untuk mewujudkan tujuanpendidikan. Oleh karena itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh budaya organisasi dan motivasi terhadap komitmen guru, baik secara parsial maupun secara simultan. Penelitian dilakukan di SDN 003 Sungai Pinang Kecamatan Kubu Babussalam Kabupaten Rokan Hilir. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh guru yang berjumlah 70 orang. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui wawancara, kuesioner, observasi dan file riset. Alat analisa data digunakan model regresi linear berganda, serta pengujian hipotesis dilakukan dengan uji t dan uji F pada alpha 5%. Pengolahan data dilakukan dengan memanfaatkan program SPSS versi 25.0. Hasil analisis data menyimpukan bahwa bahwa (1) budaya organisasi terbukti berpengaruh signifikan secara parsial terhadap komitmen kerja guru SDN 003 Sungai Pinang Kecamatan Kubu Babussalam Kabupaten Rokan Hilir; (2) motivasi kerja terbukti berpengaruh signifikan secara parsial terhadap komitmen kerja guru SDN 003 Sungai Pinang Kecamatan Kubu Babussalam Kabupaten Rokan Hilir; selanjutnya (3) budaya organisasi dan motivasi kerja terbukti berpengaruh signifikan secara simultan terhadap komitmen kerja guru SDN 003 Sungai Pinang Kecamatan Kubu Babussalam Kabupaten Rokan Hilir dengan besarnya kontribusi antara variabel budaya organisasi dan motivasi kerja terhadap komitmen kerja dalam penelitian ini yaitu sebesar 70,8

    Analisis kepemimpinan, motivasi kerja, budaya organisasi dan pengaruhnya terhadap kinerja pegawai dengan komitmen organisasi sebagai variabel intervening

    Full text link
    Kinerja instansi merupakan gambaran kinerja pegawai dalam sebuah instansi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh langsung dan pengaruh tidak langsung dari variabel kepemimpinan, motivasi, budaya organisasi terhadap kinerja dengan variabel komitmen organisasi sebagai variabel moderasi. Sampel penelitian ini adalah seluruh pegawai pada Dinas Perkim Kabupaten Kampar. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Pengambilan data dilakukan dengan metode kuesioner, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model SEM yang diolah dengan menggunakan program Smart PLS Versi 3.00. Hasil pengolahan data menyimpulkan bahwa kepemimpinan secara langsung berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Perkim Kabupaten Kampar. Kepemimpinan secara tidak langsung berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Motivasi kerja berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja pegawai. Motivasi kerja berpengaruh signifikan secara tidak langsung terhadap kinerja pegawai. Budaya organisasi berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja pegawai. Budaya organisasi berpengaruh signifikan secara tidak langsung terhadap kinerja pegawai. Komitmen organisasi berpengaruh signifikan secara tidak langsung terhadap kinerja pegawai pada Dinas Perkim Kabupaten Kampar. Penelitian ini merekomendasikan untuk peneliti selanjutnya agar melakukan penelitian yang cakupan respondennya lebih banyak lagi, dan objek yang diteliti bisa lebih banyak lagi dan tidak hanya pada satu dinas saja

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Insight Publications
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇