eJournal Universitas Iskandarmuda
Not a member yet
532 research outputs found
Sort by
Analisis Mutu Beton Pada Pekerjaan Struktur Atas Bak Air (Studi Kasusus Proyek Sumur Dalam Terlindungi Gampong Sawang Teubei)
Abstrak
Proyek bangunan sumur dalam terlindungi yang terletak di Gampong Sawang Teubei, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat. Merupakan salah satu bangunan yang berfungsi untuk menampung air dan mendistribusikannya kepada masyarakat. Pelaksanaan pembangunan konstruksi tentu harus diketahui dari spesifikasi rencana dan standar kualitas yang ditetapkan. Oleh karena itu pentingnya melakukan pengendalian syarat mutu sebagai aspek penting untuk menghindari dari kegagalan sebuah konstruksi. Tujuan dilakukan penelitian ini ialah menganalisis parasitas mutu beton rencana terhadap mutu beton pada pekerjaan konstruksi struktur atas bak air proyek sumur dalam terlindungi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yaitu dengan mengambil sampel beton di lapangan, kemudian diuji kuat tekan beton di labolatorium setelah itu dihitung standar deviasi untuk menentukan kuat tekan karakteristik beton. Hasil analisis dan pembahasan dari penelitian ini dengan mutu beton rencana 18,68 MPa (K-225) diperoleh kuat tekan rata-rata pada pengujian sampel beton yaitu 243,955 kg/cm2, nilai standar deviasi di peroleh 13,474 kg/cm2 dan nilai kuat tekan karakteristik beton 221,790 kg/cm2 atau setara dengan 21,75 MPa. Berdasarkan hasil pengujian tersebut, maka dapat disimupulkan bahwa bobot mutu beton pada bangunan struktur atas bak air proyek sumur dalam terlindungi gampong sawang teubei sudah memenuhi standar dan persyaratan yang ditetapkan yaitu mutu beton direncana (21,75 MPa > 18,68 MPa).
Kata kunci: Proyek, mutu beton, karakteristik beton, kuat tekan, sumur dalam terlindungi.
 
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA DALAM PENYELENGGARAAN IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN PADA KANTOR PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN ACEH BESAR
An institution in carrying out its activities, whether a company or government engaged in administration and management as well as services will strive for the success of various activities within the company / government in achieving goals not only depending on technological excellence, available funds, facilities and infrastructure and experience, personality, attitudes and expectations, but also depends on aspects of human resources. The General Bureau has a reliable commitment and purpose in the field of service in seeking and creating success and success for Motivation in an effort to improve employee performance in the Household Section of the General Bureau. The facts found in employee behavior If expectations can come true, employees will tend to increase their work enthusiasm, on the other hand, if expectations are not achieved, employees will become lazy.
The objectives of this study are (1) to identify and analyze motivation in an effort to improve employee performance at the Household Section of the Aceh Regional Secretariat General Bureau, and (2) to identify and analyze supporting and inhibiting factors of motivation in an effort to improve employee performance in the Household Section Aceh Regional Secretariat General Bureau.
In this study, the researcher used a qualitative approach with the selection of informants deliberately on the types and sources of data needed. The data collection technique uses (a) direct observation (b) interviews (c) documentation, then the analysis is carried out interactively, while the technical process of data analysis in this study is analysis using an interactive model through 3 (three) components of the analysis, namely data reduction, presentation of data, drawing conclusions.
The results showed that work experience as knowledge and skills of a person in his job which can be measured from the work period. Personality can be assumed about the quality of human behavior in adapting to and interacting with their environment. The attitude that a person has is a link or a unity in determining his attitude and behavior
Based on the results of the research above, it can be concluded that with the motivation given by the head of the General Bureau of Household to employees so that employee performance can be increased and if less motivation given by the leadership is greatly affected by performance.Suatu lembaga dalam melaksanakan kegiatannya, baik perusahaan atau pemerintah yang bergerak dibidang administrasi dan manajemen maupun jasa akan berusaha dalam suatu keberhasilan berbagai aktivitas di dalam perusahaan/pemerintahan dalam mencapai tujuan bukan hanya tergantung pada keunggulan teknologi, dana yang tersedia, sarana dan prasarana dan pengalaman, kepribadian, Sikap serta Harapan yang dimiliki, melainkan juga tergantung pada aspek sumber daya manusia. Biro Umum memiliki komitmen dan tujuan yang handal dibidang pelayanan dalam mengupayakan serta menciptakan keberhasilan dan kesusksesan bagi Pemotivasian dalam upaya Peningkatan kinerja pegawai pada Bagian Rumah Tangga Biro Umum. Kenyataan yang ditemukan perilaku pegawai Apabila harapan dapat menjadi kenyataan, pegawai akan cenderung meningkatkan gairah kerjanya, sebaliknya jika harapan tidak tercapai, pegawai akan menjadi malas.
Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui dan menganalisis pemotivasian dalam upaya peningkatan kinerja pegawai pada Bagian Rumah Tangga Biro Umum Sekretariat Daerah Aceh, dan (2) untuk mengetahui dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat pemotivasian dalam upaya peningkatan kinerja pegawai pada Bagian Rumah Tangga Biro Umum Sekretariat Daerah Aceh.
Dalam penelitian ini, peniliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan pemilihan informan dilakukan dengan sengaja pada jenis dan sumber data yang diperlukan. Teknik pengumpulan data menggunakan (a) observasi langsung (b) wawancara (c) dukumentasi, selanjutnya analisis dilakukan secara interaktif, sedangkan proses teknis analisi data dalam penelitian ini adalah analisis dengan menggunakan model interaktif melalui 3 (tiga) komponen analisis, yaitu reduksi data, sajian data, penarikan kesimpulan.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pengalaman kerja sebagai pengetahuan serta ketrampilan seseorang dalam pekerjaannya yang dapat diukur dari masa kerja. Kepribadian dapat diasumsikan tentang kualitas tingkah laku manusia dalam menyesuaikan diri dan berinteraksi dengan lingkungannya. Sikap yang dimiliki seseorang merupakan suatu jalinan atau suatu kesatuan dalam menentukan sikap dan perilakunya
Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa dengan pemotivasian yang diberikan oleh pimpinan Bagian Rumah Tangga Biro Umum terhadap pegawai sehingga dapat meningkatnya kinerja pegawai dan apabila kurang pemotivasian yang diberikan pimpinan maka sangat terpengaruh pada kinerja
KETERLIBATAN PEREMPUAN DALAM PARTAI POLITIK PADA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT KABUPATEN (DPRK) PIDIE: Studi Implementasi Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2009 Tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan
The research problem is how the involvement of women in political parties in the legislative assembly of Pidie in general is still very low, but in this time the freedom of women to plunge into the world of politics already secured firmly in the rule change Legislation Politics. But still slightly Parties that have female members, as happened in the DPRK Pidie. The number of women in DPRK Pidie only 6 people, this shows the number of women in political institutions has not reached 30% of all prospective Parties in parliament at national and local level. What is the main factor for supporting and inhibiting of women’s involvement in political parties in the legislative assembly of Pidie regency (DPRK Pidie). This study used the qualitative research. The aim of this studt is to illustrate the thesis that women's involvement in political parties in the legislative assembly of Pidie regency (DPRK Pidie) research objectives were to identify and analyze the involvement of women in political parties, to identify and analyze the factors that supporting and inhibiting women's participation in political parties. The method used is a qualitative method by observation, interviewing a number of board members in Pidie DPRK. The results showed that of the 40 board members who are in DPRK Pidie, only 6 women involved in political parties DPRK Pidie, and insufficient quota should be 30% based on the laws that have been set by the government. The Conclusion in this study that women's involvement in political parties in the legislative assembly of Pidie regency (DPRK Pidie) quality of women that really must be considered, such as education, insight, and human resources is a very important factor to be able to function with truth. A woman's ability to determine the success in determining the quality of human resources and for the welfare of the community
Penyelesaian Sengketa Waris Melalui Mediasi di Mahkamah Syar'iyah Sigli
Tulisan ini membahas persoalan penyelesaian sengketa waris di Mahkamah Syari’ah Sigli. Pembagian harta waris rentan akan timbulnya komflik dalam proses pembagiannya, hal ini didasarkan akan ketidakrelaan dari pihak ahli waris terhadap bagian yang diterimanya. Hal tersebut berdampak pada konflik dan putusnya hubungan silahturahmi dalam sebuah keluarga. Penelitian ini termasuk penelitian pustaka atau library research, Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan normatif dan yuridis. Hasil penelitian menjelaskan mediator sebagai pihak ketiga mesti berada pada posisi netral, hakim sebagai mediator tidak memiliki kewenangan untuk memutuskan perkara seperti dalam persidangan (ligitasi). Penyelesaian sengketa waris di Mahkamah Syari’ah Sigli dengan nomor perkara 253/pdt.G/2020/MS.sgi. diseselesaikan dengan musyawarah. Model penyelesaian tersebut dalam konteks fikih disebut takharuj, berdasarkan kerelaan dari ahli waris terkaut dengan bagian yang diterimanya
The Use of Flow Chart on Students’ Writing at the Grade 10 of SMAS WITAMA Pekanbaru
The students at grade 10 of SMAS Witama Nasional Plus Pekanbaru had some problems in writing. Based on my observation they were hard to share and develop their ideas in writing. I tried to prove the problem by using Flow chart in teaching writing descriptive text. The purpose of this research is to identify whether the students who received in class instruction of flow chart method of writing had different skill in writing descriptive text than students who did not receive instruction of the method at the. This research was Quasi Experimental research. The population of this research was the grade 10 of SMAS Witama Nasional Plus Pekanbaru The numbers of population was 180 students and the sample of this research was 54 students; Experimental class was 10 IPA 1consisting 28 students, and Control class was 10 IPS 1consisting 26 students. After conducting this research by using Flow chart, the result of this research is the post-test score of experimental class was getting higher than pre-test score. It can be seen from the average post-test score of experimental class was 68.21, that improved from pre-test score 52.78. The average post-test on control class was 56.76 was lower than Experimental class. As the conclusion, there was different ability the students who received in class instruction of flow chart in writing descriptive text than students who did not receive instruction of flow chart
An Analysis of The Differences Between Warning and Prohibition Expressions in Indonesia and English in English Textbooks
Various ways of disclosing or delivering communication in the form of expressing warnings and expressing prohibitions or delivering information this study aims to determine the differences between warning and prohibition expressions in Indonesia and English and the forms of these expressions. This research process used qualitative research methods and literature studies. To collect the data, this research employed textual observation. Meanwhile, to analyze the data this study employed cultural analysis. The result can be seen that expressing warnings and expressing prohibitions declared in Indonesia and abroad are not much different, both in terms of expression and form, such as no smoking, no food and drink in this area, etc
The Pengkajian pengaruh pembangunan drainase pasca era covid-19 : Pengkajian pengaruh pembangunan drainase pasca era covid-19
Sistem drainase adalah rangkaian kegiatan yang membentuk upaya pengaliran air, baik air permukaan (limpasan /run of), maupun air tanah (underground water) dari suatu daerah atau kawasan.Sistem drainase merupakan bagian penting pada suatu kawasan perumahan . Suatu kawasan perumahan yang tertata dengan baik haruslah juga diikuti dengan penataan sistem drainase yang berfungsi untuk mengurangi atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan dan lahan sehingga tidak menimbulkan genangan air yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat bahkan dapak berdampak pada kerugian social ekonomi terutama yang menyangkut aspek-aspek kesehatan lingkungan perumahan.Kepadatan penduduk yang ada di jalan bonol membuat sistem drainase yang ada berjalan tidak efisien dan efektif sehingga menimbulkan banyak permasalahan.Pandemi covid 19 yang terjadi membuat paket proyek pembangunan drainase ini batal dilaksanakan.Kesehatan lingkungan serta keberadaan drainase yang berada di tengah kota membuat drainase yang di bangun tidaklah semata mata hanya untuk pengaliran air saja namun juga pembangunan drainase yang dilakukan harus terlihat lebih estetis.
 
Pemilihan Strategi Pemasaran dengan Metode Weighted Product di CV. Mahreem Jaya
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian terhadap strategi pemasaran yang harus dilakukan perusahaan CV. Mahreem Jaya. Diharapkan melalui kajian ini Perusahaan CV. Mahreem Jaya dapat menentukan atau memilih strategi pemasaran yang tepat, sehingga dapat memberikan kontribusi postif bagi perusahaan CV. Mahreem Jaya dan pada akhirnya perusahaan dapat bersaing ditengah ketatnya perusahaan competitor lainnya. Hasil yang igin dicapai dalam penelitian ini yakni mengetahui dan menentukan atau memilih strategi pemasaran yang menjadi prioritas yang harus dilaksanakan oleh perusahaan CV. Mahreem Jaya.Metode yang digunakan pada penelitian ini yakni menggunakan metode weighted product (WP). Metode ini menilai dan memberikan informasi dari beberapa alternatif yang digunakan oleh perusahaan CV. Mahreem Jaya, dengan hasil yang terbesar yang menjadi alternatif strategi pemasaran yang menjadi prioritas. Dari hasil perhitungan dengan metode weighted product didapatkan yakni alternatif coast leadhership strategy(A1) memiliki nilai sebesar 13.92. Alternatif differentiation strategy (A2) mempunyai nilai sebesar 13.82. Sedangkan market segmentation strategies memiliki nilai sebesar 14.18. Berdasarkan perhitungan alternatif market segmentation strategies memiliki nilai tertinggi sedangkan alternatif differentiation strategy memiliki nilai terendah. Berdasarkan perhitungan maka yang menjadi prioritas strategi pemasaran bagi perusahaan CV. Mahreem Jaya adalah market segmentation strategies
PERAN PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID) DALAM RANGKA KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK PADA UPTD SEURAMOE INFORMASI DINAS PERHUBUNGAN KOMUNIKASI INFORMASI DAN TELEMATIKA ACEH
This research is a research based on the background of the problem on How the Role of Information Management and Documentation Officials (PPID) in the Management of Public Information Services, as well as the supporting and inhibiting factors for Information Management and Documentation Officers in carrying out public information services at the UPTD Seuramoe Information Service Aceh Communication, Information and Telematics. With the aim of writing, namely to describe and analyze the role of Information Management and Documentation Officers in the management of Public Information services, besides that, it is also to describe the supporting and inhibiting factors faced by Information Management and Documentation Officers in carrying out information services. This study uses a qualitative approach, with the consideration that this research is easier when dealing with multiple realities. This method presents directly the nature and relationship between the researcher and the respondent. To obtain data sources, researchers grouped into 2 (two) namely primary data and secondary data. As for the results of the study, that the role of the Information Management and Documentation Officer as the implementer of the law on public information disclosure is very important and becomes the obligation of public agencies to form it, in order to realize information services within the Aceh Government. Information services at the Main PPID Seuramoe Information have been supported by qualified human resources and adequate facilities and infrastructure including developing an online service system that is integrated into all SKPAs, but so far information services at the PPID Assistant are still weak, as result information services are not optimal. In conclusion, the role of the Main Information Management and Documentation Officer (PPID), as one of the implementing elements of the law on public information disclosure, has been carried out well. However, for PPID Assistants, there are still obstacles, such as the lack of understanding and commitment of the Apparatus, the frequent occurrence of sudden mutations, and budget constraints, thus making information services less than optimal.Penelitian Ini merupakan penelitian yang berdasarkan pada latar belakang permasalahan terhadap Bagaimana Peran Pejabat Pengelola Informasi Dan Dokumentasi (PPID) Dalam Pengelolaan Pelayanan Informasi Publik, serta Faktor –faktor pendukung dan penghambat bagi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi dalam melaksanakan pelayanan informasi publik di UPTD Seuramoe Informasi Dinas Perhubungan Komunikasi Informasi dan Telematika Aceh. Dengan tujuan penulisan yaitu untuk mendiskripsikan dan menganalisis peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi dalam pengelolaan pelayanan Informasi Publik, disamping itu juga untuk mendiskripsikan faktor pendukung dan penghambat yang di hadapi oleh Pejabat Pengelola Informasi Dan Dokumentasi dalam melaksanakan pelayanan Informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan pertimbangan penelitian ini lebih mudah apabila berhadapan dengan kenyataan ganda. Metode ini menyajikan secara langsung hakekat dan hubungan antara peneliti dan responden. Untuk memperoleh sumber data, peneliti kelompokkan menjadi 2 (dua) yaitu data primer dan data sekunder. Adapun hasil penelitian, bahwa Peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi sebagai pelaksana dari pada undang-undang keterbukaan informasi publik sangat penting dan menjadi kewajiban badan publik untuk membentuknya, dalam rangka mewujudkan pelayanan informasi di lingkungan Pemerintah Aceh. Pelayanan Informasi di PPID Utama Seuramoe Informasi telah didukung dengan SDM yang memenuhi kualifikasi dan sarana dan prasarana yang memadai termasuk mengembangkan sistem pelayanan Online yang terintegrasi ke Seluruh SKPA, namun sejauh ini pelayanan informasi di PPID Pembantu masih lemah, akibatnya pelayanan informasi belumlah maksimal. Kesimpulannya Peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama, sebagai salah satu unsur pelaksana undang-undang keterbukaan informasi publik sudah dilaksanakan dengan baik. Namun untuk PPID Pembantu, masih mengalami hambatan, seperti rendahnya pemahaman dan komitmen Aparatur, seringnya terjadi mutasi secara mendadak, serta keterbatasan anggaran, sehingga membuat pelayanan informasi kurang maksimal
PROBING PROMPTING TECHNIQUE TO IMPROVE STUDENT'S LEARNING OUTCOMES IN THE OPPORTUNITY MATERIALS
Mathematics is still often a boring subject for students, especially when faced with story problems, because they are lazy to read. As a result, they find it difficult to interpret and make mathematical models of the problems given. So that student learning outcomes are low. One of the materials in the form of story questions is probability material. The researcher chose the probing prompting technique so that students are active in the learning process, and this technique forces the teacher as a mentor who directs students with questions that lead to learning materials by the teacher presenting a series of questions that are guiding and exploring so that there is a thinking process that links each student's knowledge and experience This research was conducted at MTS Nurul Yakin, Badung Village, with the type of classroom action research with 2 cycles. Student learning outcomes after the application of learning with the Probing Prompting technique on opportunity material, 55.6% of students who completed the first cycle and classical completeness had not been achieved. However, in the second cycle, classical completeness was achieved, which was 80.6%