eJournal Universitas Iskandarmuda
Not a member yet
    532 research outputs found

    Evaluasi Kerusakan Perkerasan Jalan Perkotaan Berdasarkan Metode Pavement Condition Index (PCI) (Studi Kasus: Ruas Jalan Malikul Adil, Kota Langsa)

    No full text
    Reliable road infrastructure is a vital component for regional connectivity; however, pavement distress on Malikul Adil Street, Langsa City, has emerged as a critical issue that disrupts local transportation efficiency. This study aims to systematically identify existing distress types and quantitatively assess the pavement condition. The study employed a visual survey method using the Pavement Condition Index (PCI) in accordance with the ASTM D6433 standard to provide an objective evaluation. Data were collected by observing and measuring the type, severity, and quantity of distress such as cracking, distortion, and disintegration on sample units along the road section. The analysis yielded an average PCI score of 16.8. According to standard rating scales, this score classifies the road's condition as 'very poor', indicating severe and widespread structural damage that compromises both the safety and comfort of its users. Potholes and raveling were identified as the most dominant distress types, with severity levels ranging from medium to high (M-H). These findings provide a comprehensive and measurable overview of the pavement's actual condition. Practically, this study provides a valid empirical basis for policymakers to establish priorities and devise more effective, efficient, and targeted highway maintenance programs

    Studi Perbandingan Kinerja Struktur Rangka Bresing Konsentrik Khusus dan Struktur Base Isolation Dengan Analisis Pushover

    No full text
    Earthquakes are phenomena that have the potential to cause damage to building infrastructure, especially high-rise buildings. This condition is an important aspect in the planning of earthquake-resistant buildings, especially related to the use of building structural systems. The purpose of this study was to analyze the response and sismic performance between special concentric braced frame structures and base isolation structures in multi-storey buildings with height variations of 4 floors, 8 floors and 12 floors. Comparative analysis was conducted using ETABS V software.21 with reference to the provisions of the design of earthquake-resistant steel structures. The results of the analysis showed that the deviation between floors and P-Delta effect of base isolation structure is smaller than that of special concentric braced frame structure. From the analysis of pushover, both structures show the level of Life Safety (LS) performance, which means they are still in a safe condition to withstand earthquake loads without experiencing significant damage

    POLA PEMBINAAN PERILAKU SOSIAL ANAK ASUH DI PANTI ASUHAN ISLAM MEDIA KASIH KOTA BANDA ACEH

    No full text
    Orphanages are social institutions that have an important role in providing protection, education, and guidance to children who are neglected or economically, socially, or in a family situation that is unable to provide sufficient attention. However, the challenges in providing effective guidance for children in orphanages are often the focus of attention of researchers and practitioners in the field of child welfare. The Islamic Media Kasih Orphanage in Banda Aceh City was established to improve the social welfare of orphans. The formulation of the problem in this study is What is the form of guidance for foster children and What is the pattern of guidance carried out at the Islamic Media Kasih Orphanage in Banda Aceh City? The purpose of this study is to determine the form of foster child development at the Media Kasih Islamic Orphanage in Banda Aceh City and to determine the pattern of development carried out at the Media Kasih Islamic Orphanage in Banda Aceh City. The research approach used in this study is qualitative research with a descriptive analytical type of research. The results of the research that has been conducted at the Media Kasih Islamic Orphanage in Banda Aceh City are Personality development, namely the pattern of foster child social behavior development in building a good personality. Independence development, namely the pattern of foster child social behavior development can increase children's independence. Children are encouraged to take responsibility for their own daily tasks, such as cleaning their rooms or preparing snacks and other things. However, the biggest challenge of this approach is maintaining consistent discipline, which is the main focus of the orphanage administrators

    Proteksi Transformator Daya 260 MVA Menggunakan Rele Diferensial di PLTU Pangkalan Susu

    No full text
    Transformator daya merupakan komponen utama dalam penyaluran energi listrik ke konsumen, sehingga perlu dilindungi dari gangguan yang dapat merusak kinerjanya. Salah satu proteksi utama yang digunakan adalah rele diferensial, yang bekerja dengan membandingkan arus masuk dan keluar transformator. Pada PLTU Pangkalan Susu, transformator daya berkapasitas 260 MVA menggunakan rele diferensial buatan Nanjing Nari Relay dengan setting arus 0,26 A dan waktu operasi 0,048 detik. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan menggunakan data transformator daya 260 MVA dari PLTU tersebut. Metode yang digunakan adalah analisis setting rele diferensial dan simulasi menggunakan software ETAP 12.6.0. Data rasio CT yang digunakan adalah 12.000:1 pada sisi primer dan 1.000:1 pada sisi sekunder, dengan mismatch error yang rendah yaitu 1,5079% pada tegangan 15,75 kV dan 0,663158% pada tegangan 285 kV, masih di bawah ambang batas 5%. Hasil simulasi menunjukkan bahwa rele diferensial bekerja optimal saat terjadi gangguan internal dalam zona proteksi, yaitu saat arus diferensial melebihi nilai setting. Rele akan memerintahkan circuit breaker (CB) untuk membuka sirkuit. Berdasarkan perhitungan dan simulasi, arus setting optimal yang diperoleh adalah 0,5352 A dengan waktu operasi trip 0,020 detik. Setting ini diharapkan mampu memastikan sistem proteksi transformator bekerja secara cepat dan andal dalam mengamankan sistem dari gangguan internal

    Studi Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Untuk Suplai Daya pada Ruang Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

    No full text
    Krisis energi global dan meningkatnya kesadaran terhadap dampak perubahan iklim mendorong percepatan transisi menuju penggunaan energi bersih, di mana tenaga surya menjadi salah satu solusi strategis yang paling potensial. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan merancang sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off-grid sebagai sumber listrik alternatif untuk ruang Jurusan Teknik Universitas Iskandarmuda, yang selama ini masih bergantung penuh pada pasokan listrik PT PLN tanpa sistem cadangan. Metodologi penelitian meliputi studi literatur, pengumpulan data kebutuhan beban listrik, serta analisis teknis perancangan sistem. Studi literatur digunakan untuk memahami karakteristik komponen PLTS dan potensi radiasi surya nasional. Pengumpulan data beban dilakukan dengan mengidentifikasi seluruh perangkat listrik, daya terpasang, lama operasi harian, dan profil penggunaan ruang. Analisis teknis meliputi perhitungan kebutuhan energi harian, kapasitas panel, baterai, Solar Charge Controller, dan inverter berdasarkan standar desain sistem off-grid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang Jurusan Teknik memiliki kebutuhan energi harian sebesar 14.552 Wh dengan beban puncak 1819 W. Data radiasi surya rata-rata tahunan sebesar 4,5 kWh/m²/hari digunakan sebagai dasar estimasi produksi energi. Sistem PLTS dirancang menggunakan 21 panel surya 200 Wp (total 4200 Wp) untuk memenuhi kebutuhan energi dengan efisiensi 80%, baterai 48 V 468 Ah (22.457 Wh) untuk otonomi satu hari dengan DoD 80%, SCC minimal 110 A, serta inverter 2500 W. Desain ini diharapkan menjadi rujukan penerapan energi terbarukan di lingkungan kampus dan mendukung kemandirian energi serta pengembangan teknologi PLTS di sektor pendidikan tingg

    Perbandingan Arah Serat Material Komposit Natural Fiber Reinforced Polymer (NFRP) Serat Nenas Untuk Perkuatan Struktur Beton

    No full text
    Concrete structures that experience performance degradation require repair and strengthening to maintain their load-bearing capacity. One method that has gained attention is the use of composite materials, specifically Natural Fiber Reinforced Polymer (NFRP), which consists of adhesives reinforced with natural fibers. Pineapple fiber is a promising natural fiber for NFRP due to its abundance, low production cost, environmental friendliness, and high tensile strength. This study aims to investigate the adhesion behavior between NFRP composite materials and concrete, as well as to observe the failure modes of both concrete and NFRP under tensile loading. Concrete specimens measuring (100 x 100 x 300) mm were reinforced with pineapple fiber NFRP of (50 x 240) mm, with fiber orientations arranged in both unidirectional and random patterns. The results showed that the maximum tensile strength of the random pineapple fiber NFRP reached 31.59 MPa. The highest load capacity recorded was 4360 kg, observed in the LP3-SNS-C test specimen. The failure mode occurred as a fracture of the pineapple fiber NFRP in the center of the specimen’s cross-section on both sides

    Analisis Perbandingan Isolasi Trafo (60 MVA) GI Arun Menggunakan Metode Indeks Dan Tangen Delta

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi isolasi trafo daya 60 MVA di Gardu Induk (GI) Arun Lhokseumawe menggunakan dua metode, yaitu Indeks Polarisasi (PI) dan Tangen Delta (tan δ). Data yang dianalisis berasal dari hasil pengujian tahunan PLN dan mengacu pada standar IEEE Std 62 dan ANSI C57.12.90. Metode PI membandingkan nilai tahanan isolasi pada menit pertama dan menit kesepuluh untuk mendeteksi degradasi akibat kelembapan atau kontaminasi. Sementara itu, metode Tangen Delta mengukur rugi daya dielektrik akibat arus bocor sebagai indikator kualitas isolasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai PI pada belitan primer, sekunder, dan tersier berada di atas ambang batas 1,4 Megaohm, menandakan kondisi isolasi masih baik. Namun, nilai Tangen Delta pada belitan primer konfigurasi ICHT mengalami peningkatan dari -0,5797% pada 2022 menjadi -0,7569% pada 2024, mendekati batas toleransi. Hal ini menunjukkan adanya penurunan kualitas isolasi yang tidak terdeteksi oleh metode PI. Dengan demikian, metode Tangen Delta dinilai lebih sensitif dalam mendeteksi kerusakan awal sistem isolasi dan direkomendasikan sebagai metode prioritas dalam pengujian preventif di GI Arun.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi isolasi trafo daya 60 MVA di Gardu Induk (GI) Arun Lhokseumawe menggunakan dua metode, yaitu Indeks Polarisasi (PI) dan Tangen Delta (tan δ). Data yang dianalisis berasal dari hasil pengujian tahunan PLN dan mengacu pada standar IEEE Std 62 dan ANSI C57.12.90. Metode PI membandingkan nilai tahanan isolasi pada menit pertama dan menit kesepuluh untuk mendeteksi degradasi akibat kelembapan atau kontaminasi. Sementara itu, metode Tangen Delta mengukur rugi daya dielektrik akibat arus bocor sebagai indikator kualitas isolasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai PI pada belitan primer, sekunder, dan tersier berada di atas ambang batas 1,4 Megaohm, menandakan kondisi isolasi masih baik. Namun, nilai Tangen Delta pada belitan primer konfigurasi ICHT mengalami peningkatan dari -0,5797% pada 2022 menjadi -0,7569% pada 2024, mendekati batas toleransi. Hal ini menunjukkan adanya penurunan kualitas isolasi yang tidak terdeteksi oleh metode PI. Dengan demikian, metode Tangen Delta dinilai lebih sensitif dalam mendeteksi kerusakan awal sistem isolasi dan direkomendasikan sebagai metode prioritas dalam pengujian preventif di GI Arun

    Pendekatan Arsitektur kontemporer Melalui Desain Fasad Terminal Paya Ilang Di Takengon

    No full text
    Terminal Tipe A Paya Ilang mengalami transformasi yang signifikan, baik dari segi fasilitas dan estetika bangunan. Terminal ini merupakan salah satu fasilitas transportasi umum yang melayani masyarakat lokal dan pengunjung. Dengan latar belakang yang unik, desain fasad terminal seharusnya dapat menciptakan identitas yang kuat dan menarik bagi pengunjung. Desain fasad yang menarik dan kontekstual dapat berkontribusi signifikan terhadap persepsi pengguna dan integrasi terminal dengan lingkungan sekitarnya. Penelitian ini diharapkan dapat membantu menciptakan desain terminal yang lebih baik yang memenuhi kebutuhan Masyarakat. Metode yang digunakan penelitian deskriptif, penelitian ini akan mengkaji tentang karakteristik arsitektur kontemporer pada fasad diantaranya yaitu komposisi ekspresif dan dinamis, konsep ruang terbuka, harmoni ruang luar dan ruang dalam, memiliki fasad transparan, kenyamanan hakiki, eksplorasi elemen lanskap, dan bangunan yang kokoh. Hasil dari analisa pada gedung utama Terminal Tipe A Paya Ilang secara keseluruhan sudah menerapkan arsitektur kontemporer pada fasad bangunannya. Elemen-elemen seperti penggunaan material kaca dan ACP, serta desainnya mengedepankan fungsi dan efisiensi serta estetika, telah terlihat dalam bentuk serta struktur bangunan. Penerapan dapat dilihat dari beberapa aspek berupa penggunaan material beton bertulang dan kaca, Beton bertulang memberikan kesan kuat dan kokoh, sedangkan kaca memberikan kesan transparan dan terang. Warna kontras menciptakan Kesan cerah dan terbuka, dinding dan lantai menggunakan warna terang. Pada bentuk Gedung utama terminal dapat menjawab kesan ekspresif dan dinamis bangunan, terminal juga sudah memiliki kenyamanan hakiki yang ramah untuk semua pengguna

    Kajian Penggunaan Konsep Warna Pada Arsitektur Islami Terhadap Karakter Anak

    No full text
    Warna merupakan salah satu elemen penting dalam arsitektur yang tidak hanya berfungsi sebagai aspek estetis, tetapi juga memiliki pengaruh psikologis terhadap suasana dan perilaku pengguna ruang, termasuk pada anak usia dini. Dalam arsitektur Islami, warna memiliki nilai simbolik dan spiritual yang dapat dikaitkan dengan pembentukan karakter anak. TK Kemala Bhayangkari yang terletak di Kota Lhokseumawe merupakan lembaga pendidikan anak usia dini yang menggunakan beragam elemen warna dalam desain ruang belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan konsep warna dalam arsitektur Islami terhadap karakter anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan tahapan studi literatur, observasi langsung, dokumentasi visual, dan wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemilihan warna seperti putih, kuning, hijau, dan ungu memiliki dampak positif terhadap suasana hati dan perilaku anak. Warna putih menciptakan kesan bersih dan tenang, kuning memberikan semangat dan kreativitas, sementara hijau memberikan ketenangan dan kesegaran. Penggunaan warna-warna ini membantu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif secara psikologis dan spiritual, serta berperan dalam membentuk karakter anak seperti disiplin, tanggung jawab, percaya diri, dan empati

    Analisis Elemen Arsitektur Tradisional Aceh Pada Rumah Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara

    No full text
    Penelitian ini menganalisis elemen visual arsitektur tradisional Aceh pada fasad Rumah Cut Meutia di Kabupaten Aceh Utara, yang merupakan replika dari rumah kediaman pahlawan nasional Cut Nyak Meutia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi lapangan, dokumentasi visual, dan studi literatur. Analisis mengacu pada teori Mirsa yang membagi struktur Rumah Aceh menjadi tiga bagian utama: kepala (atap, ornamen dan warna), badan (dinding dan jendela), serta kaki (kolom). Variabel utama yang dikaji meliputi kolom, atap, dinding, jendela, ornamen, dan warna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Cut Meutia mempertahankan prinsip-prinsip arsitektur tradisional Aceh secara bentuk dan makna. Fasad bangunan dihiasi ornamen bermotif flora, fauna, alam, religius, dan geometris yang merepresentasikan nilai spiritual, filosofi hidup, dan identitas sosial masyarakat Aceh. Penggunaan warna merah, putih, kuning, hijau, dan hitam semakin memperkuat ekspresi budaya. Rumah ini berfungsi tidak hanya sebagai artefak fisik, tetapi juga sebagai ruang simbolik yang mendukung pelestarian budaya dan pendidikan sejarah

    146

    full texts

    532

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eJournal Universitas Iskandarmuda
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇