eJournal Universitas Iskandarmuda
Not a member yet
    532 research outputs found

    PENGARUH PEMBERIAN TRICHODERMA HARZIANUM DAN JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh pemberian Trichoderma harzianum dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Simpang Beutong Kecamatan Muara Tiga Kabupaten Pidie, mulai bulan Mei sampai dengan Agustus 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan ada dua faktor yang diteliti yaitu dosis Trichoderma harzianum (T) dan Jarak Tanam cair (J). Dosis Trichoderma harzianum terdiri dari 4 taraf yaitu : T0 (0 g/tanaman), T1 (30 g/tanaman), T2 (40 g/tanaman), T3 (50 g/tanaman).   Jarak tanam terdiri dari 3 taraf yaitu J1 (70 x 20 cm), J2 (70 x 30 cm), J3 (70 x 40 cm). Hasil penelitian menunjukkan dosis Trichoderma harzianum berpengaruh nyata terhadap jumlah daun pada umur 45 hst, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 15, 30, dan 45 hst, dan jumlah daun pada umur 15 dan 30 hst, diameter tongkol tanpa kelobot, serta panjang dan berat tongkol tanpa kelobot. Jarak tanam berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah daun pada umur 15, 30, dan 45 hst, namun berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman, serta diameter tongkol tanpa kelobot, serta panjang dan berat tongkol tanpa kelobot. Perlakuan terbaik dijumpai pada jarak tanam 70 cm x 40 cm (J3). Tidak terdapat interaksi antara pemberian Trichoderma harzianum dan jarak tanam terhadap tinggi tanaman, jumlah anakan, diameter tongkol tanpa kelobot, panjang tongkol tanpa kelobot, dan berat tongkol. Kombinasi terbaik dijumpai pada perlakuan (T3 J3

    TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN SELADA SERTA ANALISIS KELAYAKAN USAHA (Lactuca sativa L.) DI BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN (BALITSA) LEMBANG-BANDUNG, JAWA BARAT

    No full text
    Selada (Lactuca sativa L) adalah tumbuhan sayur yang biasa ditanam di daerah beriklim sedang maupun daerah tropika. Produksi selada dunia diperkirakan mencapai sekitar 3 juta ton, yang ditanam pada areal lebih dari 300.000 hektar lahan. Selada, satu-satunya jenis Lactuca yang didomestikasi, Kegiatan pemuliaan tanaman ini ditekankan untuk memperoleh tanaman yang tidak berduri, lambat berbunga, berbiji besar dan tidak menyebar, tidak bergetah, dan tidak pahit. Metode/teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Wawancara yang dilakukan dengan segenap pihak pelaksana, para staf dan pekerja atau petani yang berkecimpung langsung dalam menangani proses teknik menanam selada, Observasi dilapangan dengan mengadakan pengamatan secara langsung terhadap keadaan dilahan BALITSA yang sebenarnya serta Mengikuti praktek langsung budidaya dari awal sampai akhir dari mulai penyiapan lahan, penyiapan benih, panen dan Analisis pemasaran. Dari hasil analisis Harga rata-rata per kg Rp. 1.000,. Hasil analisis diatas menunjukkan bahwa R/C rasio sebesar 1,4 aertinya dari 1 rupiah yang dikeluarkan akan memperoleh pendapatan 1,4 rupiah. Break event point (BEP) atau titik impas adalah Rp. 710,00/kg dan B/C rasio 0,4.Berdasarkan hasil analisis diatas menunjukkan bahwa budidaya tanaman selada layak untuk dikembangkan

    Analisis Penggunaan Pondasi Bored Pile Terhadap Pembangunan Gedung Puskesmas Kajeung Kecamatan Sungai Mas

    Get PDF
    Secara geografis, tempat didirikannya gedung Puskesmas Kajeung merupakan area pegunungan. Dimana area tersebut merupakan area yang rawan terhadap longsor, oleh sebab itu salah satu hal terpenting dalam merencanakan sebuah konstruksi gedung adalah merencanakan pondasinya. Puskesmas Kajeung telah dibangun 1 lantai dengan luas 794,448 m2. Dimana, gedung Puskesmas Kajeung dapat dibangun dengan menggunakan pondasi dangkal maupun pondasi dalam tergantung dari hasil penyelidikan tanah dilokasi. Hasil uji sondir atau Cone Penetration Test (CPT) dilapangan diperoleh kondisi tanah keras pada kedalaman 12 meter, karena tanah keras berada pada kedalaman lebih dari 3 meter, maka pembangunan gedung Puskesmas Kajeung menggunakan pondasi dalam yaitu bored pile. Penelitian dilakukan untuk mengetahui daya dukung pondasi bored pile dan kelayakan penggunaan pondasi bored pile terhadap pembangunan gedung Puskesmas Kajeung. Data-data perhitungan diperoleh dari CV. Brosis Indobeta Consultant. Dalam pembangunannya pondasi bored pile yang digunakan pada gedung Pukesmas Kajeung berdiameter 30 cm dengan Panjang 12 m. Dari hasil Perhitungan diperoleh nilai daya dukung pondasi bored pile menggunakan metode schmertmann dan nottingham sebesar 673,008 KN dan mengunakan metode meyerhof sebesar 538,357 KN. Maka dengan beban gedung Puskesmas Kajeung pada titik B1 = 156,98 KN, B2 = 292,54 KN dan B5 = 371,66 KN dapat disimpulkan bahwa pondasi bored pile pada pembangunan gedung Puskesmas Kajeung mampu menahan beban gedung Puskesmas Kajeung serta layak dan aman untuk dijadikan pondasi gedung Pukesmas Kajeung. Kata Kunci : bored pile, daya dukung, Pondasi, sondir, puskesmas kajeung

    Studi Evaluasi Manajemen Kebutuhan Area Parkir Kendaraan di Blang Padang, Kota Banda Aceh

    Get PDF
    The transportation problem that is often encountered in Indonesia is the limited road space needed to regulate traffic flow. In addition, there are also roads that operate at a much lower capacity than they should. One of the causes is on-street parking activities such as the Blang Padang area in the center of Banda Aceh City, Aceh Province. The purpose of this study is to evaluate the characteristics and management of parking areas in the Blang Padang area and to plan parking locations so that they can accommodate vehicles according to the required Parking Space Unit (SRP). This study uses a direct survey method to the field, namely collecting and compiling initial data, then explaining and analyzing the data so that conclusions can be drawn on the existing problems. The results showed that the design of vehicle parking in Blang Padang Jl. Prof. A. Majid Ibrahim II Banda Aceh City, namely for 2-wheeled there are 96 parking lots with a parking capacity of 72.00 m2 and for 4-wheeled vehicles there are 170 parking lots with a parking capacity of 425.00 m2. &nbsp

    Pengaruh Penggunaan Subtitusi Pozolan Dan Penambahan Serat Karet Ban Bekas Kendaraan Terhadap Kuat Tarik Belah Beton Normal

    Get PDF
    Used tires are one of the largest contributors to inorganic material wasted, as a result of the rapidly increasing growth of vehicles. The use of waste tires as a substitute material or as an enhancer in a concrete mixture reduces the level of environmental pollution. The quality of the plan on the concrete plan is f'c 17 MPa is the minimum requirement for structural concrete in SNI 2847-2019. This study was conducted on 20 test objects measuring 15 x 30 cm, 15 test objects using 5%, 10%, and15% used vehicle tire fiber and 10% pozzolana, while for comparison, 5 pieces of normal concrete test objects were used. The method used in this study was to use SNI 03-2491-2002, SNI 2460-2014, SNI 2847-2019, ACI 2.11.1-91, and ASTM C 618-03. The tensile strength of normal concrete is 2.44 MPa and its variations are 2.34 MPa, 2.27 MPa, and 2.23 MPa, respectively. The ratio of the tensile strength of compressive strength to the normal concrete specimens, materials, and designs and their corresponding variations is 13.34%, 19,14%, 19,19%, and 20,52%. As well as the ratio of tensile strength of split and normal concrete of 17 MPa in a row is 13.37%, 13.34%, and 13.09%

    ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL SEGIEMPAT DI SMP BERBASIS ISLAM

    Get PDF
    Mathematical communication skills are needed by students in solving math problems. The purpose of this study is to describe the level of students' mathematical communication skills in solving quadrilateral problems in Islamic-based junior high schools. The research method used is a qualitative approach with a descriptive method. The subject in this study was class VII Islamic Junior High School AL-Muhajirin Aceh Besar which consisted of three students, namely one student with high mathematical communication skills, one student with medium mathematical communication skills, and one with low mathematical communication skills. The instruments in this study were the researchers themselves, the mathematical communication ability test sheets, namely STKKM-1 and STKKM-2, interview guidelines and recorders. Data was collected by means of tests and interviews. Data analysis using time triangulation. The results of this study are (1) Subjects in the high category (ZA) have mathematical communication skills in the high category which are able to bring up 4 (four) indicators properly and correctly so that they get the maximum score. (2) SA subjects who have medium category communication skills are able to bring up 2 (two) indicators of mathematical communication skills, namely creating mathematical situations by providing ideas and information in written form and using appropriate mathematical language and symbols. (3) Subject ZZ who has mathematical communication skills is only able to fulfill 1 (one) indicator of mathematical communication ability, namely using mathematical language and appropriate symbols

    The Analysis of Code Mixing in Social Media: A Case Study of Code-Mixing Used by Deddy Corbuzier and Jerome Polin in Youtube

    Get PDF
    The development of current language causes most people, including youtubers, often mix the language in their conversation, for example in Indonesian to English. The purpose of this study was to determine the use of code mixing between Deddy Corbuzier and Jerome Polin. This study examines code mixing that occurs in the YouTube Podcast dialogue. Data collection is done by writing a code-mixing dialogue and then marking words or phrases or sentences in the dialogue. The results showed that most of youtubers used code-mixing in their conversations because they mixed Indonesian and English to communicate. This research method is a qualitative descriptive method. The object of this research is code mixing used by Deddy and Polin in a podcast. Based on these findings, the researcher concludes that Deddy and Polin used three of two types of code mixing, namely insertion, and alternation. This is evident through of the observation and research that the English used by youtubers produces a lot of substitutions and the reasons of code mixing through of speaker and partner, participant roles and relationships, desire to explain something situational. The results also showed that they used code mixing in their dialogue as an expression of their group speaking

    PENGAWASAN KINERJA APARATUR DIREKTORAT SABHARA POLDA ACEH

    Get PDF
    The problem in this study is how to supervise the apparatus of the Aceh Regional Police Sabhara Directorate and how the capabilities of the Sabhara Directorate apparatus in the Aceh Regional Police. This study used a qualitative approach, with the number of informants as many as 5 people. Data collection is done using observation, interviews and documentation. The results of the study indicate that supervision of the Aceh Regional Police apparatus can be carried out through supervision of superiors towards their subordinates through a police performance management system that aims to oversee the work of the police apparatus. On the other hand the hierarchy system applied in the police is also able to increase supervision of subordinates, so that they are able to apply discipline properly. Therefore, the Aceh Regional Police was also supervised the performance of police officers, especially in upholding the discipline of the police code of ethics, so that there were no irregularities in the implementation of the police program. However, supervision of non-governmental institutions is also very much needed to maintain the attitudes and behavior of members of the Aceh Police in particular towards the morale of members of the police in establishing relations with the community, thus creating a good impression in the eyes of the public. The ability of the Aceh Police Regional Police apparatus can be seen from the aspect of physical ability which includes physical health in carrying out tasks so as to be able to support the dynamic strength possessed by members of the police. On the other hand mental ability is also able to influence members of the Aceh Police in carrying out their duties, especially the influence of education and religious experience, because these two elements are important reflections in carrying out their duties. However, managerial ability is also concerning, especially in applying the concept of leadership that seems militaristic which is supported by good communication so as to be able to realize a good work experience in order to increase good work productivity.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengawasan terhadap aparatur Direktorat Sabhara Polda Aceh dan bagaimana kemampuan aparatur Direktorat Sabhara pada Polda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jumlah informan sebanyak 5 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengawasan terhadap aparatur Polda Aceh dapat dilakukan melalui pengawasan atasan terhadap bawahannya melalui sistem manajemen kinerja kepolisian yang bertujuan untuk mengawasi kerja aparatur kepolisian. Di sisi lain sistem hirarki yang diterapkan dalam kepolisian juga mampu meningkatkan pengawasan kepada bawahan, sehingga mereka mampu menerapkan disiplin dengan baik. Oleh karena itu, Itwasda Polda Aceh juga memberi pengawasan terhadap kinerja anggota kepolisian terutama dalam menegak disiplin kode etik kepolisian, sehingga dalam pelaksanaan program kegiatan kepolisian tidak terjadi penyimpangan. Namun demikian, pengawasan lembaga non pemerintah juga sangat dibutuhkan untuk menjaga sikap dan tingkah laku anggota kepolisian Polda Aceh terutama terhadap moral anggota kepolisian dalam menjalin hubungan dengan masyarakat, sehingga menimbulkan kesan baik di mata masyarakat. Kemampuan aparatur kepolisian Polda Aceh dapat dilihat dari aspek kemampuan fisik yang meliputi kesehatan jasmani dalam melaksanakan tugas sehingga mampu mendukung kekuatan dinamis yang dimiliki oleh anggota kepolisian. Di sisi lain kemampuan mental juga mampu mempengaruhi anggota kepolisian Polda Aceh dalam melaksanakan tugas terutama pengaruh pendidikan maupun pengalaman agama, karena kedua unsur tersebut m,enjadi cerminan penting dalam melaksanakan tugas. Namun kemampuan manajerial juga menjadi perhatian terutama dalam menerapkan konsep kepemimpinan yang terkesan militeristik yang didukung dengan komunikasi yang baik sehingga mampu mewujudkan pengalaman kerja yang baik agar dapat meningkatkan produktifitas kerja yang baik pula

    PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK PADA PUSKESMAS KECAMATAN TEUNOM KABUPATEN ACEH JAYA

    Get PDF
    In an implementation carried out in the Mother and Child Health Service Description at the Puskesmas Teunom of Aceh Jaya District, to improve the good service it is necessary to do the motivation of health workers, as part of the health service development process that will be given to the community in Aceh Jaya District in health services, especially patients where in a service implementation in providing the best for quality improvement of health personnel is also very important, as for the formulation in this research is (1). How is a Health Care Officer at Teunom Health Center of Aceh Jaya District? (2). How is mother and child at Puskesmas Teunom Kabupaten Aceh Jaya? In this study, researchers used a qualitative approach with informant selection done purposively (purposive sampling) on the type and source of data needed. Data collection techniques use (1). Observation (2). Interview (3) Documentation, then analysis is done interactively, while technical process of data analysis in this research is analysis by using interactive model through 3 (three) analysis component, that is data reduction, data presentation, drawing conclusion. The informants of the research include Head of Puskesmas Teunom of Aceh Jaya Regency, sub-department of administration, service, support, general practitioner, nurse staff, pharmacy staff, midwife as well as personnel in the research service room showed that (1). The description of Maternal and Child Health Services is not suitable as expected by the organization due to the low level of education. (2). Health workers are less motivated due to lack of consumables and incomplete tools. The conclusion of this research Puskesmas Teunom management tried to motivate health service at Puskesmas Teunom Kabupaten Aceh Jaya. However, in the process of providing good and optimal service for the people who are located in Puskesmas Teunom of Aceh Jaya District, in improving an optimal service or performance, motivating health personnel and having an ideal organization at Puskesmas Teunom Kabupaten Aceh Jaya is very important in improving health society especially to mother and childDalam suatu pelaksanaan yang dilakukan dalam Gambaran Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak pada Puskesmas Teunom Kabupaten Aceh Jaya, untuk meningkatkan pelayanan yang baik maka perlu di lakukan motivasi tenaga  kesehatan, sebagai bagian dalam proses peningakatan pelayanan kesehatan yang akan di berikan kepada masyarakat di Kabupaten Aceh Jaya dalam pelayanan kesehatan khususnya pasien dimana dalam suatu pelaksanaan pelayanan dalam memberikan yang terbaik untuk peningkatan kualitas tenaga  kesehatan juga sangatlah penting, adapun Rumusan dalam penelitian ini adalah (1). Bagaimana Pelayanan kesehatan pada Puskesmas Teunom Kabupaten Aceh Jaya? (2). Bagaimana ibu dan anak pada Puskesmas Teunom Kabupaten Aceh Jaya? Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan pemilihan informan dilakukan dengan sengaja (purposive sampling) pada jenis dan sumber data yang diperlukan. Teknik pengumpulan data mengunakan (1). Observasi (2). Wawancara (3) Dokumentasi, selanjutnya analisis dilakukan secara interaktif, sedangkan proses teknis analisis data dalam penelitian ini adalah analisis dengan mengunakan model interaktif melalui 3 (tiga) komponen analisis, yaitu reduksi data, sajian data, penarikan kesimpulan. Adapun informan penelitian antara lain Kepala Puskesmas Teunom Kabupaten Aceh Jaya, Kasub.bag tata usaha, kasi pelayanan, kasi penunjang, dokter umum, tenaga perawat, tenaga farmasi, tenaga kebidanana serta tenaga yang bertugas diruang pelayanan penelitian menunjukkan bahwa (1). Gambaran Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak belum sesuai seperti yang diharapkan organisasi dikarenakan tingkat pendidikan yang masih rendah. (2). Tenaga kesehatan kurang termotivasi dikarenakan masih kurang barang habis pakai dan alat yang belum lengkap. Kesimpulan hasil penelitian ini manajemen Puskesmas Teunom berupaya memotivasi Pelayanan kesehatan pada Puskesmas Teunom Kabupaten Aceh Jaya. Namun demikian dalam proses memberikan pelayanan yang baik dan optimal bagi masyarakat yang berada pada Puskesmas Teunom Kabupaten Aceh Jaya, dalam meningkatkan suatu pelayanan atau kinerja yang optimal maka memotivasikan tenaga kesehatan dan memiliki organisasi yang ideal pada PuskesmasTeunom Kabupaten Aceh Jaya sangat lah penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat khususnya terhadap Ibu dan Anak

    PELAKSANAAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN PIDIE : (IMPLEMENTASI QANUN KABUPATEN PIDIE NOMOR 4 TAHUN 2011 TENTANG PENYELENGGARAAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN)

    Get PDF
    This study was conducted to determine as the implementation of population administration and civil registration at the department of population and civil registration Pidie district. (1) How will the implementation of population administration and civil registration at the department of population and civil registration Pidie district. (2) What factors as supporting and hindering the implementation of population administration and civil registration at the department of population and civil registration Pidie district. The purpose of this study as follows: (1) To determine and analyze the implementation of population administration and civil registration (2) To determine the factors supporting and inhibiting the implementation of population administration and civil registration. In this study, researchers used a qualitative approach to the selection of informants was done intentionally (purposive sampling) the types and sources of data required. Data collected by (a) observation (b) interview (d) documentation, further analysis is done interactively, while the process of data analysis techniques in this research is the analysis of data reduction, data presentation and conclusion. The results of this study that the civil servants of population and civil registration to provide maximum service to the society, but on the other hand researchers still see there are several obstacles that occur in the implementation process is not maximum online network that resulted in delays in the publication of the data and the lack of effective socialization of e -KTP resulted in many people had e-ID in the district of Pidie. Based on the research can be concluded that the need for government attention Pidie district on the online network on population and civil registration offices adequate to sustain the implementation of population administration and civil registration.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sebagai pelaksanaan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil pada dinas kependudukan dan pencatatan sipil Kabupaten Pidie. (1) Bagaimana pelaksanaan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil pada dinas kependudukan dan pencatatan sipil Kabupaten Pidie.  (2) Faktor-faktor apakah sebagai pendukung dan penghambat pelaksanaan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil pada dinas kependudukan dan pencatatan sipil Kabupaten Pidie. Adapun tujuan dari penelitian ini sebagai berikut (1) Untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil (2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat pelaksanaan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan pemilihan informan dilakukan dengan sengaja (purposive sampling) pada jenis dan sumber data yang diperlukan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan (a) observasi (b) wawancara (d) dokumentasi, selanjutnya analisis dilakukan secara interaktif, sedangkan proses teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini bahwa para pegawai dinas kependudukan dan pencatatan sipil telah memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakan, Namun disisi lain peneliti masih melihat terdapat beberapa hambatan-hambatan yang terjadi dalam proses pelaksanaan adalah tidak maksimalnya jaringan online yang mengakibatkan terhambatnya penerbitan data dan kurang efektifnya sosialisasi e-KTP mengakibatkan banyak masyarakat belum memiliki e-KTP di Kabupaten Pidie. Berdasarkan penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa perlunya perhatian pemerintah Kabupaten Pidie terhadap jaringan online pada dinas kependudukan dan pencatatan sipil yang memadai untuk kelangsungan pelaksanaan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil

    146

    full texts

    532

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eJournal Universitas Iskandarmuda
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇