eJournal Universitas Iskandarmuda
Not a member yet
    532 research outputs found

    Analisis Rencana Anggaran Biaya dan Penjadwalan Pembangunan Gedung Paud di Kelurahan Kalirejo

    No full text
    Meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pembanguna menjadi pemicu semakin pesatnya perkembangan pembangunan di berbagai sektor. Salah satu sektor pembangunan yang terus dilakukan berada di bidang pendidikan khususnya pembangunan gedung paud. Faktor biaya dan estimasi waktu pembangunan juga menjadi bahan pertimbangan utama dimana menyangkut keberhasilan suatu proyek dan meminimalisir adanya resiko kegagalan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif yaitu dengan mewawancarai langsung pihak bersangkutan dan juga data yang diperoleh dari observasi langsung di lapangan. Dilakukan juga beberapa studi literatur dengan memanfaatkan analisa yang lebih mendalan yang diwujudkan dengan pengolahan data yang lebih fokus serta menyeluruh. Berdasarkan analisa rencana anggara biaya dan penjadwalan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan gedung paud di Kelurahan Kalirejo adalah Rp. 255,563,000,00 (Dua Ratus Lima Puluh Lima Juta Lima Ratus Enam Puluh Tiga Ribu Rupiah) dan memerlukan waktu 91 hari kerja dengan waktu awal pengerjaan 1 April 2024 dan waktu penyelesaian 29 Juni 2024

    Strategi Mengaplikasikan Ilmu Manajemen Kontruksi Dengan Koordinasi Pada Labolatorium Dinas Perencanaan Umum Dan Penataan Ruang

    No full text
    Sistem koordinasi merupakan fungsi manajemen yang tidak bisa terpisah dari fungsi manajemen lainnya termasuk manajemen kontruksi yang berperan dalam bidang kontruksi. Adapun ruang lingkup penelitian ini pada Labolatorium Dinas Perencanaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Nagan Raya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengaplikasikan ilmu manajemen kontruksi yang berhubungan dengan penerapan sistem koordinasi pada Labolatorium Dinas Perencanaan Umum Dan Penataan Ruang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional dengan memperoleh data primer yang berupa pengisian kuesioner yang digunakan untuk melihat persentase jawaban dari pengisi/responden tersebut dengan pengelolaan data menggunakan aplikasi SPSS (Statistical Package for The Social Sciences) yang merupakan aplikasi yang digunakan untuk pengelolaan dan dokumentasi data. Hasil dari penelitian strategi mengaplikasikan ilmu manajemen kontruksi dengan penerapan sistem koordinasi sudah cukup meningkat apabila dilihat dari persentase responden dengan mencakupkan teori High Performance Work Practices yang cukup berhubungan dengan sistem koordinasi. Dari hasil tersebut dapat dilihat bahwa penerapan sistem koordinasi pada Labolatorium Dinas Perencanaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Nagan Raya sudah semakin meningkat dan ini mejadi suatu pedoman yang baik untuk terus menerapkan sistem koordinasi yang memadai dengan menjalin komunikasi yang lebih baik dan lebih relavan

    Analisa Perbandingan Waktu, Biaya dan Tenaga Kerja pada Pekerjaan Pengecoran Plat Lantai Menggunakan Concrete Lift dan Concrete Pump pada Pembangunan Gedung Bertingkat (Studi Kasus : Pembangunan Gedung Pusdalops Tahap III Kota Banda Aceh)

    No full text
    Pembangunan Gedung Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana Kota Banda Aceh pada tahun 2022 ialah lanjutan tahap ke-3 dengan nilai kontrak Rp. 4.743.223.815,00 untuk melanjutkan pekerjaan dari lantai 2 sampai dengan lantai 3 dan finishing yang dikerjakan oleh PT. Harum Jaya dengan masa kontrak dari 20 April 2022 sampai dengan 16 Desember 2022. Letak lokasi proyek berada di Gampong Ilie Kec. Ulee Kareng kota Banda Aceh dengan kondisi exsisting terdapat rumah penduduk dan sekolahan yang membuat lokasi proyek ini sedikit sempit. Permasalahan yang muncul adalah kurangnya ruang untuk menempatkan alat truck mixer dan concrete pump untuk berdiri secara bersamaan, sehingga mempengaruhi waktu pelaksanaan pekerjaan, biaya dan jumlah tenaga kerja, dengan mempertimbangkan permasalahan tersebut penulis membuat perbandingan antara penggunaan alat concrete pump dan concrete lift. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dua peralatan tersebut, sehingga didapatkan peralatan mana yang lebih efesien digunakan saat pelaksanaan. Penelitian ini menggunakan dua metode yaitu kuantitatif dan survey lapangan, kuantitatif digunakan untuk menghitung waktu, biaya dan tenaga kerja dari alat concrete pump dengan mengikuti nilai koefesien dari AHSP SNI tahun 2016, sedangkan untuk alat concrete lift menggunakan metode survey dengan melakukan pengamatan langsung untuk memperoleh data yang diperlukan. Hasil dari penelitian ini didapatkan waktu pengecoran dua segmen menggunakan alat concrete lift memerlukan waktu 443,16 menit (7,39 jam) dan alat concrete pump membutuhkan waktu 40,30 menit (0,67 jam). Tenaga kerja yang dibutuhkan alat concrete lift adalah 26 orang dan alat concrete pump membutuhkan 32 orang. Selanjutnya pada biaya untuk alat concrete pump adalah sebesar Rp. 43.365.000,00 dan biaya yang diperlukan alat concrete lift adalah sebesar Rp. 27.545.886,14. Pada Bagan balok (Barchart) alat  concrete lift lebih efisien dalam bagian tenaga kerja dan biaya, sedangkan alat concrete pump lebih unggul dalam waktu pelaksanaan

    Analisa Perbandingan Struktur Bangunan Ruko Sesuai SNI 2847-2013 Dan SNI 1726-2019 Pada Lokasi Sc–Sd–Se Di Kota Medan

    No full text
    Dalam merencanakan bangunan struktur beton bertulang harus menyertakan pengaruh gempa yang dapat menimbulkan pergerakan tanah (ground motion) dengan mengacu pada aturan SNI 1726-2019, SNI 2847-2013 untuk syarat beton struktural dan SNI 1727-2020 untuk beban desain minimum. Selain itu beban gempa yang direncanakan harus menyesuaikan kondisi tanah dimana gedung akan dibangun. Jika kondisi tanah dikategorikan tanah sedang, maka menurut SNI 1726-2019 diklasifikasikan pada kelas situs SD. Struktur yang dibangun dengan beban gempa kelas situs SD belum tentu sesuai apabila dibangun pada kondisi kelas situs SE. Maka dari itu, pada penelitian ini dilakukan analisis dengan menggunakan kelas situs yang berbeda untuk bangunan ruko pada kota yang sama yaitu kota Medan. Terdapat 3 pemodelan struktur bangunan ruko 3 lantai dengan sistem SRPMK pada 3 kelas situs tanah yaitu model 1 struktur diatas tanah lunak (SE), model 2 struktur diatas tanah sedang (SD) dan model 3 struktur diatas tanah keras (SC). Struktur menggunakan beton bertulang dan diinput dengan beban yang sama serta berdasarkan analisa linier gempa dengan metode respon spektrum. Hasil daripada analisa menggunakan bantuan program analisa struktur, didapat nilai gaya geser pada model 1, model 2 dan model 3 yaitu 215,55 kN, 189,50 kN, dan 183,90 kN. Dan untuk hasil analisis desain tulangan balok pada model 1 didapatkan jumlah tulangan longitudinal 8 D16, sedangkan hasil analisis pada model 2 dan 3 didapat jumlah tulangan longitudinal 6 D16. Hasil desain tulangan kolom untuk model 1 jumlah tulangan longitudinal 16 D25, sedangkan pada model 2 dan 3 jumlah tulangan longitudinal 12 D25. Dari hasil tersebut dapat dilihat bahwa semakin keras tanah maka semakin kecil pula nilai gaya gempa yang dihasilkan

    Penggunaan Manganeese Greensand Untuk Menurunkan Kadar Besi (Fe) dan Mangan (Mn) Dalam Air Tanah

    No full text
    Air tanah adalah air hujan atau air permukaan yang meresap ke dalam tanah dan batu-batuan, kemudian air tersebut tersimpan di dalam tanah. Air tanah mengalami kontak dengan berbagai macam material yang terdapat di dalam bumi. Sehingga pada umumnya air tanah mengandung kation dan anion terlarut dan beberapa senyawa organik. Ion ion yang sering ditemui pada air tanah adalah Besi (Fe) dan Mangan (Mn). Menurut data analisa kualitas air bahwa kandungan Besi (Fe) dalam air sumur di Desa Gunung Anyar Tambak, Kecamatan Gunung Anyar, Kota Surabaya adalah 1,453 mg/L, dan kadar Mangan (Mn) adalah 1,097 mg/L. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa persen penurunan kadar Fe dan Mn pada proses adsorbsi menggunakan Manganeese Greensand dengan perubahan berat Manganeese Greensand dengan volume air tanah (gr/L) : 10, 20, 30, 40, 50 dan lama adsorbsi (menit) 10, 20, 30, 40, 50. Kesimpulan penelitian ini adalah : penurunan kadar Besi (Fe) terbesar 65,98% pada kondisi operasi 30 gram/1L dan lama adsorbsi 40 menit. Dan diperoleh prosentase penurunan kadar Mangan (Mn) terbesar 10,44% pada kondisi operasi 50 gram/1L dengan lama adsorbsi 30 menit

    PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL PASAR-PASARAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERKALIAN

    No full text
    Abstract.The concept of multiplication is an abstract things, so it is not easy for elementary school students to understand it optimally without familiar context and visual aids. Related to this, a game is implemented that collaborates contextual approaches, cooperative learning, and meaningful learning through the application of traditional market games. In this game students act as sellers and buyers who directly apply the multiplication concept in simulating buying and selling transactions. This research will answer the problem of how to achieve student learning outcomes in the multiplication problem after implementing the traditional market games in fourth-grade students, besides that this research will answer the problem of whether the application of the traditional market games has a significant effect on student learning outcomes in fourth-grade students. This study uses a pre-experimental research method with the design of "the one shot case study". The population in this study is the learning outcomes of fourth-grade students at an elementary school located in Banda Aceh with a sample of one class consisting of 30 students. Retrieval of data using instruments such as test questions in the form of essay. Data were processed through statistical analysis paired sample t-test. The results of this study concluded that the application of traditional market games had a significant effect on student learning outcomes in the material for integer multiplication arithmetic operations, besides that the average score for achieving student learning outcomes was above the school's minimum average score limit. Keywords: Traditional Market  Games, students’ learning outcomes, multiplication   Abstrak. Konsep perkalian merupakan konsep yang bersifat abstrak, sehingga tidak mudah bagi siswa sekolah dasar untuk memahami secara optimal tanpa adanya bantuan konteks dan alat peraga yang familiar. Terkait dengan hal itu, maka diterapkan suatu permainan yang mengkolaborasikan pendekatan kontekstual, pembelajaran kooperatif, dan pembelajaran bermakna dengan melalui penerapan permainan tradisional pasar-pasaran. Dalam permainan ini siswa berperan sebagai penjual dan pembeli yang secara langsung menerapkan konsep perkalian dalam melakukan simulasi transaksi jual beli. Penelitian ini mengangkat masalah tentang bagaiman pencapaian hasil belajar siswa pada materi perkalian setelah dilakukannya penerapan permainan tradisional pasar-pasaran di kelas IV SD, kemudian apakah penerapan permainan tradisional pasar-pasaran berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar siswa di kelas IV SD. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pre-eksperimen dengan desain “the one shot case study”. Populasi pada penelitian ini adalah hasil belajar siswa kelas IV di salah satu SD yang berlokasi di Banda Aceh dengan sampelnya satu kelas yang terdiri dari 30 siswa. Pengambilan data menggunakan instrumen berupa tes dalam bentuk soal uraian (essay). Data diolah melalui analisis statistik paired sample t-test. Dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa penerapan permainan tradisional pasar-pasaran berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar siswa pada materi operasi hitung perkalian bilangan bulat, selain itu skor rata-rata pencapain hasil belajar siswa berada diatas batas skor rata-rata minimum sekolah Kata Kunci: Permainan Tradisional Pasar-Pasaran, Hasil Belajar, Perkalian bilangan bula

    Evaluasi Penanganan Banjir di Krueng Tripa Kabupaten Nagan Raya

    No full text
    Krueng Tripa terletak di lintas 2 (dua) kabupaten, yaitu Kabupaten Gayo Lues dan Kabupaten Nagan Raya, dengan luas Daerah Aliran Sungai (DAS) sebesar ±3.472,95 Km2. Curah hujan yang mempengaruhi DAS Krueng Tripa berkisar antara 493 mm s/d 2.197 mm per tahun. Tingginya curah hujan yang sangat besar dapat mengakibatkan banjir di daerah Krueng Tripa yang mana dapat menyebabkan dampak buruk bagi kehidupan masyarakat di sepanjang Krueng Tripa. Salah satu Tujuan dari penelitian ini iyalah untuk memperkirakan besarnya debit banjir dan mendapatkan suatu penanganan pengendalian banjir

    Analisis Efektivitas Realisasi Anggaran Biaya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Nagan Raya

    No full text
    Undang-undang Republik Indonesia No 23 Tahun 2014 Tentang pemerintahan daerah “bahwa penyelenggaraan pemerintahan daerah diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan dan peran masyarakat serta peningkatan daya saing daerah dengan memperhatikan perinsip demokrasi, pemerataan, keadilan dan suatu daerah dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia”, Pengelolaan disetiap sektor keuangan menjadi hal yang paling penting untuk diperhatikan agar nilai untuk uang dalam aktivitas pelaksanaannya dapat terlaksana dengan baik, salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan dari anggaran keuangan ialah efektifitas dari pelaksanaan anggaran keuangan tersebut. Beberapa permasalahan yang diangkat adalah bagian dari tujuan penelitian ini, seberapa besar tingkat efektivitas realisasi biaya anggaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Nagan Raya dan Apakah Realisasi anggaran biaya selalu efektif terrealisasikan. adapun ruang lingkup penilitian ini ialah mengukur tingkat efektivitas per triwulan anggaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Nagan Raya tahun anggaran 2022. Didalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas realisasi anggaran biaya BAPPEDA Kabupaten Nagan Raya dalam per triwulan. Metode analisis deskriftif ialah metode analisis data yang digunakan dipenelitian ini dengan mengunakan rumus mahsun 2009. Berdasarkan hasil perhitungan tingkat efektivitas anggaran biaya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Nagan Raya tahun anggaran 2022, Pada triwulan ke-1 memiliki kriteria yang kurang efektif yaitu hanya mencapai 65,15%, Pada triwulan ke-2 mengalami peningkatan 118,04% dengan kriteria sangat efektif, hasil tersebut lebih dari 100% dikarenakan beberapa sub kegitan pada triwulan ke-1 di realisasikan pada triwulan ke-2 dan untuk triwulan ke-3 yaitu 352,76% dengan kriteria sangat Efektif, berdasarkan Laporan Realisasi Anggaran (LRA) dan anggaran target sangat jauh beda, dimana anggaran realisasi lebih besar di realisasikan dari pada anggaran target/rencananya, hal tersebut terjadi dikarenakan pada triwulan ke-1 dan triwulan ke-2 ada program kegiatan yang belum terlaksanakan sehingga di realisasikan pada triwulan ke-3 oleh karena itu hasil tersebut lebih dari 100

    Acehnese and English Subject-Predicate Concord: A Contrastive Analysis

    No full text
    Contrastive analysis as a synchronic method in language analysis used in this study to show similarities and differences between languages or dialects in order to solve practical problems related to languages, such as language teaching and translation. Every language has its own rules, which is unique as well as common features. A language shares some the same rules to some extent which benefit English learners to better understand the rules of the target language by knowing the similarities between the language and their target language. This research deals with the descriptions and analyses on Subject-Predicate systems of English and Acehnese languages which shows several similarities and differences. The similar structure found in both language is subject and verb in both languages need an agreement depending on the subject of the sentence.  While the differences can be seen in the position of enclitic of both languages. In Acehnese, the clitics position be found within a verb or a noun. While in English, it appears only within a verb. The example sentences of the two languages have been compared with sufficient examples, making it clear where and how they are identical and different

    Analisis Pengaruh Radiasi Matahari Dan Temperatur Terhadap Daya Keluaran Fotovoltaik Menggunakan SPSS

    No full text
    Komponen utama Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) adalah panel fotovoltaik (PV), teknologi yang mengubah energi dari sinar matahari menjadi listrik. Energi yang dihasilkan oleh Panel fotovoltaik dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya adalah jumlah radiasi matahari dan temperatur. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh radiasi matahari dan temperatur terhadap daya yang dihasilkan oleh panel fotovoltaik Penelitian ini dilakukan pengukuran radiasi cahaya matahari, temperatur area, temperatur panel photovoltaic, tegangan dan arus. untuk mengetahui hubungan sebab akibat dari besarnya radiasi matahari dan temperatur terhadap daya yang dihasilkan oleh panel fotovoltaik menggunakan metode regresi linear dengan bantuan software SPSS. Hasilnya didapatkan nilai radiasi berkorelasi positif terhadap daya output panel fotovoltaik  setiap kenaikan 1 (satu) nilai radiasi akan meningkatkan daya output sebesar 0,310 Watt, nilai temperatur panel fotovoltaik berkorelasi positif terhadap daya output panel fotovoltaik setiap kenaikan 1 (satu) nilai temperatur panel fotovoltaik akan meningkatkan daya output sebesar 0,974 Watt, dan nilai temperatur area berkorelasi negatif terhadap daya output panel fotovoltaik setiap kenaikan 1 (satu) nilai temperatur area daya output akan berkurang sebesar -4,762 Wat

    146

    full texts

    532

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eJournal Universitas Iskandarmuda
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇