eJournal Universitas Iskandarmuda
Not a member yet
532 research outputs found
Sort by
Respon Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Cabai Merah Terhadap Jarak Tanam Dan Pemangkasan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon tanaman cabai merah terhadap pertumbuhan dan hasil akibat jarak tanam dan pemangkasan serta interaksi antara kedua faktor tersebut, dilaksanakan di Gampong Dayah Baro Kecamatan Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya, dari Maret sampai Juni 2023. Penelitian menggunakan Rancangan Acak kelompok (RAK) pola faktorial 3 x 2 dengan 4 ulangan. Ada 2 faktor yang diteliti yaitu jarak tanam (50 cm x 60 cm, 60 cm x 60 cm, 70 cm x 60 cm ) dan pemangkasan ( tanpa pemangkasan dan pemangkasan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak tanam berpengaruh sangat nyata terhadap cabang produktif, jumlah buah per tanaman dan berat buah per tanaman, berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 45 hst, namun berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman umur 15 dan 30 hst. Pemangkasan berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah cabang produktif dan jumlah buah per tanaman, berpengaruh nyata terhadap berat buah per tanaman namun berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman umur 15, 30, dan 45 hst. Terdapat ninteraksi yang nyata antara jarak tanam dan pemangkasan terhadap jumlah cabang produktif tanaman cabai mera
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tiga Varietas Tanaman Mentimun
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya interaksi pemberian pupuk organik cair dan tiga varientas yang tepat serta pengaruh faktor mandiri untuk pertumbuhan mentimun. Dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 3x3 dengan 3 ulangan, ada 2 faktor yang diteliti yaitu pemberian pupuk organik cair yang terdiri dari tiga taraf, yaitu: P1: 1cc /l air, P2: 2cc/l air P3: 3cc/l air, varietas mentimun, terdiri dari tiga varietas, yaitu: V1: Varietas Hijau Roket, V2: Varietas Hercules, dan V3: Verietas Harmoni. Variabel yang diamati adalah panjang tanaman umur 10, 20 dan 30 hst, jumlah cabang umur 20 dan 30 hst, jumlah buah per tanaman, panjang buah per tanaman, dan berat buah per tanaman.Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat interaksi yang nyata antara pemberian pupuk organik cair dengan tiga varietas mentimun terhadap panjang tanaman umur 10, 20, dan 30 hst, jumlah cabang umur 20 dan 30 hst, jumlah buah, panjang buah, dan berat buah. Pemberian pupuk organik cair berpengaruh tidak nyata terhadap panjang tanaman umur 10, 20, dan 30 hst, jumlah cabang umur 20 dan 30 hst, jumlah buah, panjang buah, dan berat buah mentimun. Tiga varietas mentimun berpengaruh sangat nyata terhadap panjang tanaman umur 10 hst, jumlah cabang umur 20 hst, panjang buah dan berat buah, berpengaruh nyata terhadap panjang tanaman umur 20 hst dan jumlah cabang umur 30 hst, namun berpengaruh tidak nyata terhadap panjang tanaman umur 30 hst dan jumlah buah mentimun. Varietas yang menunjukkan pertumbuhan dan hasil yang lebih baik dijumpai pada perlakuan V2 (Hercules)
Evaluasi Pembelajaran Menggunakan Google Form dan Quizizz
Pelaksanaan proses belajar mengajar tidak dapat dilepaskan dari penilaian hasil belajar. Di era modern dimana teknologi berkembang pesat seperti saat ini, salah satu tanggung jawab dari pendidikan adalah menyiapkan anak didik bangsa yang berkualitas untuk masa depan Indonesia yang lebih baik. Profesionalisme guru memegang peranan penting dalam peningkatan mutu pendidikan. Selain memiliki pengetahuan yang tinggi dalam substansi bidang mata pelajaran, seorang guru juga perlu menunjukkan keterampilannya secara unggul dalam pemanfaatan teknologi termasuk dalam proses penilaian hasil belajar siswa. Hal ini dirasa penting sekali agar pengajar tidak hanya menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi pada saat penyampaian materi saja, tetapi melengkapinya juga ketika melakukan evaluasi. Pelaksanaan program pengabdian ini telah dilaksanakan dalam tiga sesi. Sesi pertama merupakan demontrasi tentang penggunaan aplikasi berbasis web Quizizz, sesi kedua tentang pemaparan media yang dapat digunakan dalam evaluasi pembelajaran yaitu Google Forms dan Quizizz. Sesi ketiga adalah diskusi dan tanya jawab yang berakhir pada kesimpulan bahwa kedua aplikasi ini sangat efektif dan efisien digunakan dalam proses penilaian hasil belajar siswa
Pengembangan Hasil Briket Cangkang Kelapa Sebagai Bahan Bakar Alternatif
Beberapa metode dalam pengabdian ini dapat digunakan oleh masyarakat dalam membakar cangkang kelapa menjadi arang, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi alternatif, yaitu mesin pengolahan serbuk cangkang kelapa. Dalam proses pembuatan briket cangkang kelapa sangat terbatas dan belum berkembang pesat dikarenakan proses pengolahan cangkang kelapa sangat sederhana dan membutuhkan waktu lama serta penggunaan campuran perekat yang tidak optimal. Hal ini dilakukan untuk memenuhi keinginan masyarakat agar limbah cangkang kelapa dapat dikelola menjadi bahan baku briket untuk menjadi sumber pendapatan masyarakat. Tujuan pengabdian kepada masyarakat untuk mengoptimalisasi hasil produk briket cangkang kelapa sebagai bahan bakar alternatif. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan proses campuran perekat tepung kanji, yaitu 1%, 2%, 3%, 4%, dan 5%, dengan jumlah air 900 ml pada temperatur 70 oC sampai membentuk gelatinisasi. Sehingga hasil yang didapatkan dengan perlakuan perekat kanji terbaik pada pengujian 5% dengan perbandingan jumlah campuran perekat kanji, serbuk cangkang kelapa, dan air adalah 0,25:5:0,9, ini memperlihatkan bahwa bentuk briket yang diproduksi lebih efisien, dan memilki kepadatan tinggi serta pori-pori briket kecil
PENGARUH PENGGUNAAN LKPD BERBASIS KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA TEMA7 SUBTEMA 1 KELAS V SDN 12 BANDA ACEH
Abstract: Teacher-centered learning influences student learning outcomes. The student's academic achievement does not meet the KBM. The formulation of the problem is "is there an effect of the use of GI cooperative-based worksheets on student learning outcomes in theme 7, sub-theme 1 in class V SDN 12 Banda Aceh?". The research objective was to understand the effect of using GI Cooperative-Based Worksheets on Student Learning Outcomes in Theme 7 Sub-Theme 1 in class V. The method taken was quantitative and True Experimental. The research population was all fifth grade students at SD Negeri 12 Banda Aceh, consisting of 50 students. The research sample is the VA class as the control class and the VB class as the experimental class. The data collection technique used the pretest and posttest. Based on the results of the study, it proved that the significance value (2-tailed) in the t-test was 0.000 <0.05. Where the average value of experimental class learning outcomes is 89 and the control class is 57.6. The average value obtained by students in the experimental class can meet the KKM. Based on the results of statistical tests in this study, it can be concluded that there is a significant influence in the use of G) Cooperative-Based Worksheets on Student Learning Outcomes in Theme 7 Sub-Theme 1 in class V SDN 12 Banda Aceh.
Keywords: Use GI Cooperative-Based Worksheets, Learning Outcomes, Theme 7 Sub-theme 1
Abstrak: Pembelajaran yang terfokus di guru berpengaruh pada hasil belajar siswa. Prestasi akademik siswa tidak memenuhi KBM. Rumusan masalahnya yakni “apakah terdapat Pengaruh Penggunaan LKPD Berbasis Kooperatif Tipe GI Tehadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Tema 7 Sub Tema 1 Di kelas V SDN 12 Banda Aceh?”. Tujuan penelitian untuk memahami pengaruh penggunaan LKPD Berbasis Kooperatif Tipe GI Tehadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Tema 7 Sub Tema 1 Di kelas V. Metode yang diambil yakni kuantitatif jenisnya True Experimental. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 12 Banda Aceh. Populasi penelitian yakni semua siswa kelas V SD Negeri 12 Banda Aceh sebanyak 50 siswa. Saampel penelitian yakni kelas VA sebagai kelas kontrol dan VB sebagai kelas eksperimen. Teknik pengambilan data dengan tes pretest dan posttest. Berdasarkan Hasil penelitian membuktikan nilai signifikansi (2-tailed) pada test uji-t sebesar 0,000 < 0,05. Di mana nilai rata-rata hasil belajar kelas eksperimem sebesar 89 serta kelas kontrol 57,6. Rata-rata nilai yang diperoleh siswa di kelas eksperimen tersebut dapat memenuhi KKM. Berdasarkan hasil uji statistik penelitian ini bisa diambil kesimpulan terdapat pengaruh yang signifikan dalam penggunaan LKPD Berbasis Kooperatif Tipe GI Tehadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Tema 7 Sub Tema 1 Di kelas V SDN 12 Banda Aceh.
Kata kunci : Penggunaan LKPD Berbasis Kooperatif Tipe GI, Hasil Belajar, Tema 7 Subtem
Evaluasi Kegiatan Operasi Bendung Dan Jaringan Irigasi D.I Jeuram Terhadap Pemeliharaan Rutin
Kegiatan operasi dan pemeliharaan SDA (sumber daya air) bagi jaringan irigasi tidak terlepas dari berbagai kegiatan termasuk upaya berbagi ketersediaan air dan memelihara bendungan jaringan irigasi agar tetap berjalan dengan baik, supaya hal-hal terkait penunjang keberhasilan produksi pertanian dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan. Evaluasi kinerja sistem irigasi adalah usaha untuk menilai kinerja suatu sistem irigasi, hasilnya dapat digunakan sebagai saran dalam mengambil tindakan untuk meningkatkan kinerja irigasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi operasi dan pemeliharaan rutin jaringan irigasi di D.I Jeuram Kabupaten Nagan Raya. Luas daerah irigasi Jeuram adalah 12.685 ha, Permasalahan yang akan diidentifikasi adalah seperti apa kegiatan operasi bendung dan pemeliharaan rutin terhadap jaringan irigasi jeuram. Studi ini menggunakan metode observasi, indeks kinerja D.I Jeuram masuk dalam ketegori sedang dan perlu perhatian dengan besaran indeks 69.64%
Analisis Kelayakan Transformator 60 MVA Pada GI Ulee Kareng
Berdasarkan demand forecast RUPTL 2021-2030 pertumbuhan beban di Provinsi Aceh adalah sebesar 5,7%. Beban Puncak GI Ulee Kareng pada Agustus 2022 adalah sebesar 24 MW (47%) dan akan terus naik pada tahun-tahun berikutnya, untuk mengantisipasi kenaikan beban puncak tersebut dan meningkatkan keandalan penyaluran daya dan fleksibilitas operasi GI Ulee Kareng serta memindahkan sebagian beban dari Gardu Induk Banda Aceh / Lambaro, maka Trafo Daya (TD#1) di GI Ulee Kareng perlu ditambah baik unit dan kapasitasnya. Sedangkan untuk saat ini TD#1 di GI Ulee Kareng hanya berjumlah 1 unit dengan kapasitas 60 MVA Dari hasil simulasi menggunakan aplikasi ETAP versi 16.0.0 berdasarkan RUPTL 2021-2030, maka bisa diketahui pembebanan TD#1 GI pada tahun 2024 sebesar 47,1 MW (82,1%) dengan beroperasinya Extension TD#2 GI Ulee Kareng dapat menurunkan pembebanan TD#1 menjadi 23.5 MW (41%) masih memenuhi kriteria N-1 (Tidak ada pembebanan segmen transmisi yang melebihi 50 %) sedangkan pembebanan trafo GI 150 kV Ulee Kareng pada tahun 2030 sudah masing-masing trafo daya sudah mencapai 52% sehingga perlu dipertimbangkan untuk menambah lagi agar N-1 terpenuhi. Kemudian analisa hubung singkat menunjukkan bahwa arus hubung singkat yang mungkin terjadi masih dibawah rated capacity peralatan untuk 150 kV sebesar 31,5 kA dan 275 kV sebesar 40 kA. (SK DIR NO. 216.K/DIR/2013 terkait standarisasi spesifikasi teknis MTU)
Pengujian Berbagai Produk Tawas Berdasarkan Kadar Alumina Oksida
Limbah aluminium foil dapat menimbulkan masalah bagi lingkungan karena tergolong limbah anorganik, yang tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme. Penelitian ini memanfaatkan limbah aluminium foil sebagai bahan baku untuk pembuatan tawas, Aluminium Sulfat KAl(SO4)2. Tawas dimanfaatkan sebagai koagulan, penjernih air dan juga penguat warna tekstil. Penelitian diawali dengan tahap persiapan, tahap pembuatan tawas, dan tahap analisa produk tawas. Percobaan dilakukan dengan mereaksikan limbah aluminium foil dengan larutan KOH dan larutan H2SO4 berbagai konsentrasi sebagai variabel. Analisa kualitas tawas yang kami lakukan yaitu analisa %Al2O3. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa tawas terbaik pada kondisi operasi konsentrasi larutan KOH 2M dan larutan H2SO4 9M dengan kadar Al2O3 sebesar 15,483%.
The Role Of Aceh Financial Institution To Manage Salary For Government Employees (ASN) In Banda Aceh City
The Aceh Financial Institution (BPKA) is expected able to manage salaries of Government Employee (ASN) well, to benefit the performance of ASN. The current phenomenon is many ASNs complain about late salaries. The formulation of the research problem is how the mechanism for managing ASN salaries at BPKA. The purpose of this study was to determine and analyze the management and supervision of ASN salaries at BPKA. The research method is qualitative. The result of the research is the salary management at BPKA by examining salaries and other benefits adjusted to position, period of service, class and rank and deductions (if any). Accountability of ASN salaries at BPKA for orderly administration and according to regulations. Accountability for ensuring salaries are received by employees through the process of signing the Fund Disbursement Order (SP2D) by Berdahara. Supervision of ASN salaries at BPKA covers all aspects of salary payments to oversee payment management. Control of ASN salaries at BPKA is carried out to ensure that salary payments are adjusted to the salary list including adjustments to the class, rank and tenure of ASN and to prevent fraud and irregularities in the distribution of salaries. The conclusion in this study is that the mechanism for managing ASN salaries at BPKA is good and in accordance with SOPs and based on the legislation for paying ASN salaries
PENGARUH MEDIA TANAM DAN DOSIS PUPUK FOSFAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH
his study aims to determine the effect of growing media and dosage of phosphate fertilizer on the growth and yield of red onion plants. This research was conducted in Cot Raya Village, Kuta Baro District, Aceh Besar District. This study used a randomized block design (RBD) on a 3 x 3 factorial with 3 replications. There were two factors studied, namely the planting medium which consisted of 3 levels, namely 1 part soil : 2 parts manure : 1 part husk (M1), 2 parts soil : 1 partmanure : 1 part husk (M2), and 1 part of soil; 1 part of manure : 2 parts of husk (M3) and doses of phosphate fertilizer with 3 levels, namely P1 = 1.0 g/polybag (200 kg/ha), P2=1.25 g/polybag (250kg/ha), P3=1.50 g/polybag (300 kg/ha), the variables observed were plant height and number of leaves per hill at 15, 30 and 45 days after planting (dap), number of tubers per hill at 70 dap, tuber weight dry. The results showed there was not significant interaction between planting media andphosphate fertilizer doses. The treatment of the growing media did not significantly affect all ofthe observed variables in the study. Phosphate fertilizer doses had a very significant effect on plant height at 15 dap, but had no significant effect on plant height at 30 and 45 dap, number of tubers and weight dry bulb of shallot plants.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tanam dan dosis pupuk fosfat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Cot Raya, Kecamatan Kuta baro, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pada Faktorial 3 x 3 dengan 3 kali ulangan. Ada dua faktor yang diteliti yaitu media tanam yang terdiri dari 3 taraf yaitu 1 bagian tanah : 2 bagian pupuk kandang : 1 bagian sekam (M1), 2 bagian tanah : 1 bagian pupuk kandang : 1 bagian sekam (M2), dan 1 bagian tanah ;1 bagian pupuk kandang : 2 bagian Sekam (M3) dan dosis pupuk fospat dengan 3 taraf, yaitu P1=1,0 g/polybag (200 kg/ha), P2=1,25 g/polybag (250 kg/ha), P3=1,50 g/polybag (300 kg/ha), peubah yang diamati yaitu tinggi tanaman dan jumlah daun per rumpun umur 15,30 dan 45 hari setelah tanam (hst), jumlah umbi per rumpun umur 70 hst, bobot kering umbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi yang nyata antara media tanam dan dosis pupuk fosfat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Media tanam tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Dosis pupuk fosfat berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 15 hst, namun tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 30 dan 45 hst, jumlah umbi dan bobot umbi kering tanaman bawang merah