eJournal Universitas Iskandarmuda
Not a member yet
    532 research outputs found

    Perancangan Alat Teknologi Tepat Guna Oven Pengering Kue Fizza Dengan Menggunakan Bahan Bakar Gas Lpg 12 Kg

    No full text
    Penggunaan oven komvisional hasil dari pemanggangan  tidak meratanya temperatur sehingga kueh tidak matang dan juga  konsumsi bahan bakar lebih boros.Pembuatan oven ini dengan tujuan untuk mengukuran temperatur pada setiap rak, mengukur waktu dengan variasi temperatur 50? C, 100? C, dan 150? C Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa setiap variasi variabel suhu yang dicoba membutuhkan nilai kalor yang sama yaitu sebesar Q 847,5 W. Variabel temperatur yang berbeda memiliki pengaruh besar terhadap waktu yang dibutuhkan untuk pemanggan dan juga tingkat kematangan pizza.Dari penelitian yang sudah dilakukan, bahwa ditemperatur 150 ?C adalah suhu yang ideal untuk pemanggangan pizza, dikarenakan pizza yang ddihasilkan kematangannya bagus hingga membuat pinngiran pizza renyah.Bedasarkan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya pemanngangan pizza pada temperatur 200? C membuat penampilan pizza mengering dan juga permukaaan bawah pizza sedikit kehitaman hal ini dapat membuat rasa menjaadi sedikit pahit dari biasanya

    Pengaruh Beban Sumbu Kendaraan Terhadap Tingkat Kerusakan Jalan Pada Perkerasan Lentur Di Jalan Kapten Sumarsono Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli

    No full text
    Dengan jumlah penduduk yang semakin bertambah setiap tahunnya dan semakin bertambahnya jumlah kendaraan, maka kebutuhan sarana transportasi jalan raya sangat besar. Oleh karena itu, jalan Kapten Sumarsono perlu diberikan perhatian khusus agar jalan tersebut dapat melayani arus lalu lintas dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode Bina Marga (1990) yaitu angka yang menyatakan perbandingan tingkat kerusakan yang ditimbulkan oleh suatu lintasan beban sumbu tunggal/ganda kendaraan terhadap tingkat kerusakan yang ditimbulkan oleh suatu lintasan beban standar dan untuk mengetahui nilai truck factor yang akan menentukan tingkat kerusakan jalan. Berdasarkan hasil analisa penentuan urutan prioritas, maka didapat urutan prioritas untuk ruas jalan Kapten Sumarsono adalah 11,67 dengan nilai kondisi jalan 2,33. Berdasarkan Direktorat Jendral Bina Marga No.018/T/BNKT/1990 (hal 26) Urutan prioritas >7 adalah urutan prioritas kelas A, dimana jalan yang berada pada urutan prioritas ini dimasukkan dalam PEMELIHARAAN RUTIN. Hasil analisis menunjukkan bahwa Jalan Kapten Sumarsono, dengan di dapatnya angka Truck Factor pada jalan tersebut adalah >1, maka jalan Kapten Sumarsono dinyatakan Overload. Kerusakan yang terjadi pada ruas jalan Kapten Sumarsono adalah kerusakan Lubang dinyatakan lubang rusak sedikit sekali, Keretakan dinyatakan rusakan sedikit sekali serta Tambalan (Patching) dinyatakan kerusakan sedikit sekali, (di peroleh dari mengunakan rumus Bina marga). Kerusakan terletak pada jalur Roda (wheel Path)

    Implementasi BIM Dalam Estimasi QTO, RAB, Dan Analisis Struktur Menggunakan Revit Dan Robot Struktural Analysis (Gedung Asrama MAN 1 Langsa)

    No full text
    Dengan menerapkan konsep BIM maka kesalahan perhitungan dan human eror pada proyek konstruksi dapat diatasi. Penerapan metode/konsep BIM (Building information medelling) sangat membantu dan memudahkan perencanaan. Dengan mengintegrasikan 3 software yaitu AutoCAD, Revit dan Robot structural analysis. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui selisih perhitungan volume, RAB dan pembesian yang dihitung secara BIM dan konvensional. (2) mengetahui hasil analysis struktural dan perhitungan pembebanan menggunakan  RSA. (3) mengetahui pengaruh penerapan konsep BIM dalam integrasi/kolaborasi dari persfektif para pengguna. Hasil penelitian menunjukkan terdapat selisih Perhitungan volume dan RAB beton yaitu Quantity Take Off (QTO) lebih besar dari perhitungan secara BIM senilai 4% (9,7 m3). sedangkan untuk pembesian, perhitungan di Revit lebih besar dari konvensional senilai 2% (531,84 kg). Pada analysis structure menggunakan RSA penginputan beban sesuai SNI 2020 mengeluarkan perhitungan berat mati sendiri (SW) sebesar 2317,36 KN, beban mati tambahan (SDL)=4945,15 KN, Beban hidup (LL)=6300 KN, Lr =1976,25, beban angin (W)= 7,85 KN. Dan nilai kombinasi dasar yaitu COM1=3244,31 KN, COM2=13.850,18 KN, COM3=5946,76 KN,COM4= 3776,81, COM5=2093,48 KN. Nilai moment minimum sebesar -30,51 KN  dan nilai  moment maximum sebesar 19,91 KN

    Analysis of Students' Preferences for Digital Applications in the Context of Learning Spoken English among Private University Students in Banda Aceh

    No full text
    This study delves into analyzing student preferences regarding using digital applications in the context of English language speaking skills among undergraduate students at private universities in Banda Aceh. Based on a mixed-methods approach, the research explores the complex interplay between student preferences, the usage of digital applications, and the consequent language learning outcomes. Findings reveal diverse preferences among the student population, with a significant proportion favoring traditional classroom-based learning while a growing segment leans towards digital methods. The study also highlights the relationship between preferences and the extent of digital application utilization, shedding light on the factors influencing these choices. The research underscores the significance of accommodating diverse learning preferences in language education and acknowledges the potential of digital applications in enhancing speaking skills. It provides valuable insights for educators and institutions aiming to optimize language learning programs, ensuring a balanced and practical approach in the ever-evolving landscape of language education

    Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Keterlambatan Proyek Peningkatan Kapasitas Struktur Jalan Di Blang Muko-Cot Kumbang

    No full text
    Pada umumnya pekerjaan pada suatu proyek konstruksi tentu ada kendala diluar dari perhitungan salah satunya yaitu keterlambatan proyek. keterlambatan proyek ini menjadi hal yang sangat di hindarkan oleh jasa konstruksi bangun yang dapat menimbulkan kerugian waktu dan biaya kontrak. Sehingga menjadi perselisihan antara pemilik kontrak dan kontraktor. Kontrak dalam suatu proyek yang terlambat biasanya akan di denda sesuai dengan besarnya proyek yang berjalan, sanksi keterlambatan dalam proyek 1/1000. Dalam hal ini pengenaan denda dilakukan dari keseluruhan nilai kontrak atau sebagian nilai kontrak. Selain itu kontraktor juga akan mengalami tambahan biaya overhead selama proyek masih berlangsung. Salah satunya pada proyek Peningkatan Kapasitas Struktur Jalan Di Blang Muko-Cot Kumbang yang terletak di Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya yang merupakan sarana pembangunan jalan yang dilakukan karena menigkatnya jumlah penduduk serta semakin besarnya mobolitas perekonomian daerah sekitar. Namun pada saat pengerjannya terjadi peningkatan waktu ataupun dengan kata lain yaitu keterlambatan proyek. Maka dari itu dasar dari pada penelitian ini adalah untuk mencoba menganalisis penyebab dari faktor keterlambatan pada proyek tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang paling signifikan yang menjadi penyebab utama keterlambatan proyek. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dalam upaya penanganan atau pencegahan serta mencari solusi permasalahan bagi para kontraktor pelaksana pekerjaan sehingga proyek dapat berjalan sesuai yang diinginkan tanpa ada kendala apapun. Dari hasil analisis penelitian ini diperoleh faktor keterlambatan pada proyek Peningkatan Kapasitas Struktur Jalan Blang Muko-Cot Kumbang dengan sub indikator berupa kopetensi tenaga kerja, ketersedian material dan komunikasi. Yang menjadi penyebab uatam dalam keterlambatan pada proyek Peningkatan Kapasitas Struktur Jalan Blang Muko-Cot Kumbang adalah dari segi faktor ketersedian material dan komunikasi. Maka dari itu pentinya menjalin komunikasi yang baik dan menyusun mekanisme perencanaan secara matang dan akurat sehinnga proyek dapat berjalan dengan baik dan tidak terjadinya keterlambatan yang dapat menimbulkan kerugian dari berbagai sektor yang terlibat dalam proyek konstruksi. Kata kunci :  Proyek konstruksi, kontraktor, paningkatan kapasitas, keterlambatan, analisis penelitia

    Analisis Perbandingan Penerapan Sistem Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Jalan Simpang Peut -Kuta Makmue Dengan Jalan Lamie - Sarong Ijo

    No full text
    Ekspansi ekonomi sebagian besar didorong oleh infrastruktur. Salah satunya adalah pembangunan jalan yang sanggat berpengaruh terhadap mobilitas ekonomi antar daerah yang ada di Indonesia. Akan tetapi, masalah keselamatan dan kesehatan kerja (K3) masih sering terjadi pada proyek konstruksi, hal ini ditujukan dengan hasil angka kecelakaan kerja yang masih tinggi. pekerjaan konstruksi memiliki risiko kecelakaan kerja, termasuk pekerjaan jalan yang tidak boleh mengesampingkan resiko yang terjadi.. Maka dari itu maksud dari penelitian ini untuk membandingkan penerapan sistem K3 pada jalan Simpang Peut-Kuta Makmue dengan Jalan Lamie-Sarong Ijo. Manfaat dari penelitian adalah agar mengetahui tentang penerapan sistem K3 dengan metode analisis perbandingan pada kedua proyek sehingga dapat mengurangi resiko kecelakaan pada proyek konstruksi.. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil dari penelitian ini perbandingan antara kedua proyek menunjukan bahwa perbedaan tersebut dipengaruhi nilai K3 pada proyek Jalan Lamie-Sarang Ijo dianggap lebih baik dari pada proyek jalan Simpang Peut-Kuta Makmue.  Maka dari itu disarankan setiap orang yang terlibat pada proyek konstruksi tetap memperioritaskan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta pihak manajemen terus memberikan pemahaman serta anjuran terhadap pekerja agar selalu mengikuti prosedur keamanan proyek yang ditetapka

    Pengaruh Penambahan Garam Dan Ikan Lele Dumbo Terhadap Karakteristik Abon Jantung Pisang

    No full text
    Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahuai pengaruh penambahan garam dan perbandingan ikan lele dumbo dengan jantung pisang, untuk menentukan perlakuan terbaik dan pengaruh variabel pada pengolahan abon jantung pisang. Variabel yang digunakan ialah penambahan garam 1,5%, 2,5%, dan 3,5%, dengan perbandingan ikan lele dengan abon pisang (50 : 50%), (40 : 60%) dan (30 : 70%). Sedangkan Parameter yang dianalisis adalah Kadar Air, Kadar Abu, Kadar Protein, Kadar Serat serta uji organoleptik (Warna, Aroma, dan Rasa).Data hasil penelitian diolah dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan 2 ulangan, analisis data dengan ANOVA dan Uji Lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT). Perlakuan terbaik pada penelitian ini adalah pada perlakuan G2L1 syarat mutu SNI abon 3549-2009 secara umum kadar air maks 10% dan kadar abu maks 9%, dengan nilai kadar air 8,86%, kadar abu 8,50, kadar protein 19,72% dan kadar serat 7,17 uji organoleptik nilai aroma 4,00 (suka), nilai rasa 4,37 (suka) dan nilai warna 3,70 (agak suka)

    Aplikasi Arsip Digital (E-Arsip) Data Pegawai : Studi Kasus: PT. Bukit Asam Kreatif

    No full text
    Dengan berkembangnya teknologi yang semakin tidak mengenal waktu, perusahaan khususnya sudah harus bisa mengembangkan suatu sistem berbasis teknologi yang efektif dan efisien untuk meningkatkan performanya. Apalagi seperti yang diketahui, perusahaan pasti akan selalu berhubungan dengan data baik itu yang berbentuk berkas, maupun yang sudah di komputerisasikan dengan sistem yang biasa saja seperti data yang hanya disimpan di dalam folder komputer. Hal ini akan memungkinkan terjadinya kehilangan data jika komputer tiba-tiba rusak, dan lain sebagainya. Arsip digital mempunyai kelebihan dalam proses pencarian informasi yang lebih cepat serta terdapatnya salinan arsip dalam bentuk elektronik dan memudahkan dalam pengaksesan. Dimana arsip dapat di input dan di simpan ke dalam media penyimpanan elektronik disertai pendataan menggunakan sistem informasi. Pembuatan arsip digital pada perusahaan PT. Bukit Asam Kreatif sangat dibutuhkan dikarenakan pengelolaan arsip akan menjadi lebih mudah, efektif serta efisien. Terdapat beberapa jenis perancangan yang digunakan pada penelitian ini, yaitu diagram konteks, DFD, dan ER

    Analisis Efisiensi Transformator Daya di PT. PLN (Persero) Gardu Induk Ulee Kareng

    No full text
    Untuk mengkonversikan energi listrik diperlukan peralatan listrik pendukung, diantara nya adalah transformator. Transformator adalah komponen yang sangat penting dalam sistem ketenagalistrikan. Keberadaan transformator merupakan penemuan besar yang sangat penting dalam kemajuan ketenagalistrikan.Efisiensi transformator merupakan perbandingan daya keluaran dan daya masukan, dimana besar kecilnya efisiensi yang dihasilkan transformator dipengaruhi besar kecilnya pembebanan. Efisiensi juga dipengaruhi oleh rugi-rugi yang terdapat pada transformator. Rugi-rugi yang terdapat pada transformator adalah rugi-rugi inti dan rugi-rugi tembaga, rugi-rugi pada transformator ini menyebabkan perbedaan daya masukan dan daya keluaran, semakin besar rugi-rugi yang dihasilkan pada transformator maka semakin besar daya yang hilang pada transformator tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui besarnya rugi-rugi dan besarnnya nilai efisiensi transformator daya di PT PLN (Persero) Gardu Induk Ulee Kareng. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian adalah dengan melakukan studi literatur, pengumpulan data, dan pengolahan data. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan metode matematis untuk mendapatkan arus nominal pada sisi primer dan sekunder trafo, daya input dan output trafo, total rugi-rugi trafo, dan besar efisiensi trafo.Hasilnya didapatkan bahwa rugi-rugi transformator pada beban puncak pagi terbesar adalah 26,14 kW yang terjadi pada tanggal 1 pukul 10:00 WIB dan rugi-rugi terendah adalah 17,23 kW yang terjadi pada tanggal 2 pukul 10:00 WIB. Pada beban puncak malam rugi-rugi transformator terbesar adalah 24,97 kW yang terjadi pada tanggal 1 pukul 19:00 WIB sedangkan rugi-rugi terendah adalah 22,55 kW yang terjadi pada tanggal 5 pukul 19:00 WIB. Efisiensi  transformator terbesar pada beban puncak pagi adalah 99,91% yang terjadi pada tanggal 2 pukul 10:00 WIB, efisiensi transformator terendah adalah 99,85% yang terjadi pada tanggal 4 pukul 10:00 WIB. Pada beban puncak malam efisiensi transformator terbesar adalah 99,87% yang terjadi pada tanggal 2, 3, dan 5 pukul 19:00 WIB dan efisiensi terendah adalah 99,86% yang terjadi pada tanggal 1 dan 4 pukul 19:00 WIB

    Sosialisasi Pembelajaran Literasi dan Numerasi Menggunakan Adaptasi Teknologi di SDN 208 Palembang

    No full text
    Era teknologi saat ini menuntut setiap orang yang sedang mengenyam pendidikan harus paham akan penggunaan teknologi. Penggunaan teknologi itu sendiri mampu membantu siapa saja dalam berbagai kegiatan termasuk kegiatan belajar mengajar. Pada sekolah dasar, pembelajaran menggunakan teknologi sangat dibutuhkan karena dapat membuat pembelajaran menjadi efektif dan murid-murid akan sangat terbantu untuk fokus sebab rasa ingin tahu akan kegunaan teknologi dalam bidang pendidikan sangat tinggi. Pendidikan Sekolah Dasar (SD) merupakan awal pendidikan formal bagi peserta didik dalam menempuh pendidikan. Pendidikan di sekolah dasar memiliki andil dalam membangun dasar pengetahuan siswa untuk digunakan pada pendidikan selanjutnya, oleh karena itu pelaksanaan pembelajaran di sekolah dasar harus berjalan optimal. Kemampuan terhadap enam literasi dasar merupakan pengetahuan yang harus dikuasai dan numerasi merupakan salah satu dari enak literasi dasar. Literasi merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang dalam mengelola informasi ketika melakukan proses membaca dan menulis. Tidak hanya penggunaan media infocus untuk proses transfer informasi, tetapi teknolgi juga bisa digunakan untuk pembelajaran literasi dan numerasi. Penggunaan media dalam proses pembelajaran merupakan salah satu upaya untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan berkualitas

    146

    full texts

    532

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eJournal Universitas Iskandarmuda
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇