eJournal Universitas Iskandarmuda
Not a member yet
532 research outputs found
Sort by
Skala Prioritas Perbaikan Jalan Kecamatan Langsa Lama
Jalan merupakan sarana penting yang perlu dijaga dan ditingkatkan fungsinya untuk memperlancar arus transportasi darat, untuk itu diperlukan pemeliharaan dalam penanganan jaringan jalan. Pentingnya melakukan pemeliharaan dalam penanganan jaringan jalan adalah untuk membantu memperlancar kegiatan masyarakat dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari. Di Kota Langsa Provinsi Aceh tepatnya di Kecamatan Langsa Lama terdapat tiga jalan yang seharusnya dijadikan prioritas penanganan yaitu : (1) Jalan Meurandeh Dayah (2) Jalan Almahdi Batee Puteh (3) Jalan Gang Damai. Namun dengan keterbatasan dana, sulit untuk menentukan skala prioritas penanganan perbaikan jalan. Pada penilitian ini akan digunakan metode AHP (Analytic Hierarchy Process) yang akan membantu merumuskan masalah dalam bentuk hierarki dan memasukan pertimbangan-pertimbangan untuk menghasilkan skala prioritas relatif. Dengan mengkombinasikan berbagai faktor yaitu kondisi jalan, volume lalu lintas, kebijakan dan tata guna lahan. Penentuan urutan/skala prioritas penanganan perbaikan jalan dengan metode AHP diperoleh hasil sebagai berikut : (1) Jalan Meurandeh Dayah memiliki skala prioritas perbaikan 0,45 atau 45%, (2) Jalan Gampong Batee Puteh memiliki skala prioritas perbaikan 0,29 atau 29%, (3) Jalan Gang Damai memiliki skala prioritas perbaikan 0,16 atau 16%. Maka dapat disimpulkan bahwa dari ketiga jalan yang dijadikan objek penelitian, Jln Meurandeh Dayah memiliki skala prioritas perbaikan dan penanganan jalan paling tinggi
Sistem Kendali Listrik di Ruang Kerja Berbasis Aplikasi Blynk
CV. Meurata Utama merupakan sebuah perusahaan supplier alat medis yang melakukan kegiatannya di Kota Banda Aceh. Sebagai perusahaan yang memiliki koneksi diberbagai rumah sakit dan klinik kesehatan diwilayah Aceh, telah memberikan banyak pekerjaan bagi karyawannya dalam melakukan proyek-proyek pengadaan alat medis. Kesibukan akan pekerjaan telah banyak dialami oleh banyak karyawan dikantor. Aktivitas kantor begitu sibuk dan melelahkan mempengaruhi konsentrasi karyawan dalam hal mengatur fasilitas pendukung kantor, seperti sering lupa mematikan lampu ruang kerja dan beberapa komponen yang mengkomsumsi perangkat listrik di kantor saat jam pulang kerja. Hal ini mengakibatkan lonjakan pada biaya rekening listrik perusahaan setiap bulannya. Penelitian bertujuan membangun sistem kendali listrik ruang kerja berbasis aplikasi Blynk. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode SDLC (Sistem Development Life Cycle) dengan menggunakan perangkat NodeMCU sebagai pemproses, relay multi channel dan aplikasi Blynk. Hasil penelitian menghasilkan sistem kendali listrik di ruang kerja yang dapat mengendalikan penggunaan perangkat listrik secara jarak jauh menggunakan aplikasi cloud berbasis Blynk. Dengan sistem ini diharapkan dapat membantu instansi perkantoran dalam mengendalikan listrik secara jarak jauh menggunakan fasilitas jaringan internet
Studi Kelayakan Penggantian Jembatan Dengan Metode Value Engineering (Studi Kasus : Jembatan Kr. Kareung Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar)
Jembatan Kr. Kareung adalah salah satu Jembatan yang sangat sering dilalui masyarakat di Kabupaten Aceh Besar. Value Engeneering adalah penghematan biaya tanpa mengurangi kuantitas dan kualitas. Berdasarkan hasil analisa nilai (value engineering) yang telah dilakukan dengan lima tahap job plan, yaitu tahap informasi, tahap kreatif, tahap analisa, tahapan rekomendasi/pengembang, dan pelaporan didapat dua alternatif yang dapat dipakai untuk mengganti pekerjaan pemasangan dengan menggunakan pedoman RAB penelitian terdahulu sebagi acuan, yaitu dengan menggunakan girder PCI dan menggunakan Steel Box Girder dengan ukuran 19,6×80. Penghematan yang didapat adalah girder PCI adalah sebesar Rp. 2.873.812.947 atau sebesar 42% dari harga RAB awal, dan steel box girder mendapat penghematan sebesar Rp. 2.192.699.627 atau sebesar 32% dari harga RAB awal. Penghematan yang dapat diberikan dari analisis ini adalah dengan menggunakan alternatif 1 atau menggunakan girder PCI dengan biaya awal sebesar Rp. 6.866.538.000 dan setelah mengganti item pekerjaan dengan girder PCI sebesar Rp. 3.992.725.053 dengan penghematan biaya sebesar Rp. 2.873.812.947 atau sebesar 42%. Maka pada penelitian ini peneliti mengambil penghematan menggunakan alternatif 1 karena biaya lebih murah, dan girder PCI mempunyai mutu yang sesuai standar yang ada
Penilaian Kondisi Jalan Menggunakan Metode Sdi (Surface Distress Index) Dan Pendataan Dalam Gis (Geographic Information System) Di Kabupaten Nagan Raya
Penilaian kondisi jalan menggunakan metode SDI dan pendataan dalam GIS di Kabupaten Nagan Raya dilakukan di ruas Jl. Cot Peurudi – Jl. Blang Sapek, Jl. Leung Baro – Jl. Suak Bilie, Jl. Suka Makmue – Jl. Kuta Padang, Jl. Suka Makmue – Jl. Alue Kambuk, dan Jl. Suka Makmue – Jl. Alue Peusaja. Pemilihan 5 ruas yang di jadikan sebagai sampel. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi jalan, mengkaji pendaftaran kondisi jalan dalam suatu peta menggukan aplikasi ArcGIS. Data primer dan data sekunder digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode SDI dan pendataan dalam peta. Hasil penilaian untuk ruas Jl. Cot Peurudi – Jl. Blang Sapek kondisi rusak berat 2,130 km. Ruas Jl. Leung Baro – Jl. Suak Bilie kondisi rusak berat 1,200 km. Ruas Jl. Suka Makmue – Jl. Kuta Padang kondisi baik 2,400 km dan kondisi rusak berat 0,600 km. Ruas Jl. Suka Makmue – Jl. Alue Kambuk kondisi rusak berat 2,400 km dan Jl. Suka Makmue – Jl. Alue Peusaja kondisi baik 3,400 km dan kondisi rusak berat 0,930 km. Jenis penanganan penelitian ini adalah peningkatan/rekontruksi dan pemeliharaan rutin
Model Pengaruh Sikap Pengendara Sepeda Motor Terhadap Peraturan Lalu Lintas di Kota Banda Aceh
Keselamatan dalam berlalu lintas sangat dipengaruhi oleh perilaku pengendara sepeda motor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh sikap pengendara terhadap peraturan lalu lintas di wilayah Kota Banda Aceh dan untuk mengetahui aspek mana yang paling dominan berpengaruh terhadap peraturan lalu lintas di wilayah Kota Banda Aceh. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah variabel dari aspek apa saja yang mempengaruhi peraturan lalu lintas di wilayah Kota Banda Aceh dan faktor aspek apa yang paling dominan yang berpengaruh terhadap peraturan lalu lintas di wilayah Kota Banda Aceh. Pengolahan data menggunakan metode Analisis Data Statistik Deskriptif dan Hipotesis dengan bantuan aplikasi SPSS Versi 26. Hasil uji analisis regresi berganda menunjukkan nilai koefisien regresi untuk variabel independent jika mengalami kenaikan 1% maka pengendara motor akan naik dengan asumsi variabel independen lainnya dianggap konstan. Hasil uji dominan nilai beta terbesar dimiliki oleh aspek kelalaian yaitu 0.329 dengan sebesar 4.608. Jadi aspek sikap menjadi variabel yang paling dominan dalam mempengaruhi besarnya peraturan lalu lintas di Kota Banda Aceh
Pengaruh Kecepatan Kendaraan Terhadap Pemasangan Rumble Strips dan Speed Bump Pada Ruas Jalan Kota (Studi Kasus: Ruas Jalan Kota Kawasan Banda Aceh
Rumble strips dan speed bump adalah kelengkapan tambahan pada jalan yang berfungsi untuk membuat pengemudi mengurangi laju kecepatan dan lebih meningkatkan kewaspadaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecepatan kendaraan terhadap pemasangan rumble strips pada ruas Jl.Krueng arakundo, Jl.Lingkungan Pelabuhan Lampulo, Jl.Dr.Syarief Thayeb, Jl.Rama Setia, dan Jl.Medan-Banda Aceh dan pengaruh kecepatan kendaraan terhadap pemasangan speed bump pada ruas Jl.Tgk. Abdussalam, Jl.Kampus Unida, Jl.Inong Bale, Jl.H.Bintang, dan Jl.Syiah Kuala. Data yang diambil pada penelitian ini yaitu data kecepatan kendaraan roda 2 dan roda 4 dengan adanya rumble strips dan speed bump. Analisis yang dilakukan yaitu dengan cara pengamatan langsung di lapangan dan mengacu pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 serta Peraturan Menteri Perhubungan No:KM 14 Tahun 2006. Dari hasil perhitungan terjadi penurunan kecepatan akibat hambatan rumble strips pada Jl.arakundo yaitu sebesar 16,25%, Jl.Lingkungan Pelabuhan Lampulo 17,3%, Jl.Dr.Syarief Thayeb 25,96%, Jl.Rama Setia 36,68%, Jl.Medan-Banda Aceh 20,55% dan data penurunan kecepatan akibat hambatan speed bump pada Jl.Tgk. Abdussalam sebesar 58,76%, Jl.Kampus Unida 53,25%, Jl.Inong Bale 65,49%, Jl.H. Bintang 40,79%, dan Jl.Syiah Kuala 72,75%
Tekla Structure Penerapan Building Information Modeling (BIM) Pada Gedung Kuliah Pascasarjana IAIN Langsa Menggunakan Software Tekla Structures
Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat di berbagai bidang, khususnya pada bidang konstruksi memberikan banyak manfaat pada pekerjaan konstruksi yang mempunyai tingkat kesulitan yang kompleks dalam proses pengerjaannya. Pada pelaksanaan Pembangunan Gedung Pascasarjana IAIN Langsa tidak menerapkan BIM pada pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemodelan gedung kuliah pascasarjana IAIN Langsa dengan software BIM dalam bentuk 3D dan quantity take-off. Dalam penelitian ini Tekla Structures akan digunakan untuk membuat pemodelan gedung Pascasarjana IAIN Langsa. Hal pertama yang dilakukan ialah pembuatan grid, Setelah membuat grid dilanjutkan dengan pemodelan secara 3D. Pemodelan dimulai dari pondasi, sloof, balok dan kolom beserta pemodelan tulangannya. Dalam pemodelan software Tekla Structures dimensi, stadart material dan nilai kuat tekan beton dapat dipilih langsung dan disesuaikan dengan SNI. Penyaluran tulangan Gedung kuliah pascasarjana IAIN Langsa tidak sesuai dengan SRPMK dan SRPMM yang tertera diperaturan SNI 2847:2019, Namun penyaluran tulangan masih sesuai dengan standart SNI. Diperoleh perbandingan hasil Tekla Structures terhadap RAB sebesar 95,94% untuk beton dan 103,00% untuk pembesian. Penerapan konsep BIM pada software Tekla Structures menghasilkan perhitungan yang lebih akurat dan mempermudah perkerjaan sehingga lebih cepat sehingga menghemat waktu dan sumber daya manusia, serta dapat dipertanggung jawabkan dengan objek yang dimodelkan pada Tekla Structures
Evaluasi pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (k3) pada proyek konstruksi peningkatan jalan di kecamatan darul makmur
Didalam dunia kerja tentunya keselamatan kerja itu penting apalagi yang bergerak di bidang konstruksi jalan, program k3 Itu adalah sebuah kegiatan yang dibentuk oleh perusahaan sebagai tindakan agar mengurangi kecelakaan kerja yaitu mengenakan Alat Pelindung Diri (APD), Selain penggunaan APD pencegahan bahaya juga perlu di lakukan untuk mengurangi resiko kecelakaan kerja yang kapan saja bisa terjadi.Tujuan penelitian ini agar mengetahui seberapa safety pekerja proyek peningkatan jalan yang di kerjakan oleh PT Wirataco Mitra Mulia kabupaten Aceh barat pada pertengahan tahun 2022 ini di kawasan kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya, Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif yaitu survey lapangan, pengumpulan data dilakukan dengan cheklist.Hasil penelitian : ini menunjukan bahwa penggunaan apd para pekerja.konstruksi peningkatan jalan ini masih.rendah pada proyek pertama yang berada di desa suka ramai kecamatan darul makmur untuk pekerjaan lapisan pondasi jalan hanya 4 orang yang menggunakan pakaian kerja dari 10 orang pekerja dan yang memakai sepatu safety 10 orang sedangkan pada pekerjaan pengaspalan yang menggunakan masker hanya 3 orang dari total 9 pekerja, yang menggunakan sarung tangan 2 orang, sepatu safety berjumlah 5 orang serta pakaian kerja 8 orang. Proyek kedua terletak di desa ujong lamie kecamatam darul makmur untuk pekerjaan lapisan hanya 3 orang yang memakai pakaian kerja serta yang menggunakan sepatu safety 10 orang, untuk pekerjaan bahu jalan hanya 2 orang yang menggunakan sepatu safety dari 10 orang pekerja untuk pekerjaan pengaspalan kacamata pelindung berjumlah 1 orang ,yang menggunakan masker berjumlah 3 orang, sepatu.safety.berjumlah 5 orang.dan.yang memakai baju.kerja berjumlah 6 orang dari total 9 pekerja . Proyek ke tiga yang berada di desa alue rambot kecamatan darul makmur pada pekerjaan lapisan ada 3 orang yang memakai pakaian kerja dan yang menggunakan sepatu safety berjumlah 10 orang, untuk pekerjaan pengaspalan hanya 1 orang yang memakai kacamata pelindung dari total 9 pekerja, yang menggunakan masker 5 orang, sarung tangan 2 orang, sepatu safety 4 orang dan pakaian kerja 5 orang. Pada proses kerja belum sepenuhnya mengikuti..Standar..Operasional yang berlaku sehingga terdapat beberapa kali kecelakaan kerja ringan. Pencegahan bahaya belum sepenuhnya dilakukan, salah satunya tidak adanya tanda bahaya yang dipasang disekitar proyek. Kesimpulan, penerapan K3 pada proyek peningkatan jalan di kecamatan darul makmur tergolong rendah
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI KEGIATAN EKONOMI MASYARAKAT INDONESIA TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK SD NEGERI SIMPANG TURUE
Abstract: This review plans to decide the impact of applying the Issue Based Learning (PBL) learning model on friendly examinations learning results for 5th grade understudies at SD Negeri Simpang Turue. One of the principal signs of the nature of not entirely set in stone by the element of educator quality. Educators are expected to be experts in their fields. Thusly, one of the learning models that can be utilized by educators to make understudies effectively associated with the social examinations educational experience in class, particularly in the monetary exercises of Indonesian culture is the utilization of the Issue Based Learning Model. The motivation behind this study was to decide the impact of the Issue Put together Getting the hang of learning model with respect to the financial exercises of the Indonesian nation on the learning results of SD Negeri Simpang Turue understudies, Mane Locale, Pidie Regime. The sort of exploration utilized is the Pre-Trial Plan with the One-Gathering Pretest-Posttest Configuration model. The populace in this review were all 5th grade understudies at SDN Simpang Turue, Mane Region and the example was taken by all out examining, to be specific 5th grade understudies at SDN Simpang Turue, Mane Locale. Gathering information utilizing a trial of learning results. Investigation of understudy learning results information utilizing t-test insights In view of the typical contrast test with the right-hand side test (t test) it is found that tcount > ttable, in particular 10.60 > 1.734. In view of the consequences of this review, it shows that the use of the issue based learning model to the monetary movement material of the Indonesian public impacts the learning results of 5th grade understudies at SDN Simpang Turue, Mane Locale, Pidie Rule. With a normal pretest score of 63.15 and a normal posttest score of 76.84.
Keywords: Learning Model Issue Based Learning, People group Financial aspects, Understudy Learning Results
Abstrak: Kajian ini dimaksudkan dalam mempelajari jenis Issue Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar tes persekutuan siswa kelas V SD Negeri Simpang Turue. Salah satu indikasi utama sifat masih di udara oleh sifat guru. Guru seharusnya menjadi spesialis di bidangnya. Oleh karena itu, salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan guru untuk menjadikan siswa benar-benar nyambung dengan pengalaman pembelajaran tes sosial di kelas, khususnya dalam persiapan terkait uang sosial Indonesia adalah pemanfaatan Model Pembelajaran Berbasis Masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Isu Sosial yang dihubungkan dengan Latihan Moneter Negara Indonesia terhadap hasil belajar siswa di SD Negeri Simpang Turue Daerah Mane Kabupaten Pidie. Jenis investigasi yang digunakan adalah Pre-Preliminary Arrangement dengan model One-Social Event Pretest-Posttest Setup. Populasi dalam kajian ini adalah semua siswa kelas 5 di SDN Simpang Turue, Mane Area dan contoh diambil dengan strategi skala penuh, khusus untuk siswa kelas 5 di SDN Simpang Turue, Mane Lokal. Mengumpulkan data dengan menggunakan pendahuluan hasil belajar. Pengujian data hasil belajar siswa dengan menggunakan uji canny t. Dilihat dari uji beda biasa dengan uji ruas kanan yaitu 10,60 > 1,734. Mencermati hasil kajian tersebut, ternyata penggunaan model pembelajaran berbasis masalah pada materi pembangunan uang masyarakat Indonesia berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas 5 SDN Simpang Turue Kabupaten Mane Kabupaten Pidie. Dengan nilai pretest tipikal 63,15 dan nilai posttest biasa 76,84.
Kata kunci: Model Pembelajaran Issue Based Getting Learning, Hasil Belajar Sisw
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING PADA MATERI GAYA DAN GERAK TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK SD NEGERI SIMPANG TURUE
Abstrak: Kajian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Snowball Tossing terhadap hasil belajar IPA siswa kelas 4 SD Negeri Simpang Turue. Salah satu ciri pokok dari sifat tidak sepenuhnya ditentukan oleh variabel kualitas pendidik. Pendidik diharapkan menjadi ahli di bidangnya. Oleh karena itu, salah satu model pembelajaran yang dapat dimanfaatkan oleh pendidik untuk menjadikan siswa terlibat secara efektif dengan pengalaman ilmu yang berkembang di kelas, khususnya pada materi Gaya dan Perkembangan adalah dengan menerapkan Model Snowball Tossing. Motivasi penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Snowball Tossing pada materi Gaya dan Gerak terhadap hasil belajar siswa SD Negeri Simpang Turue Daerah Mane Peraturan Pidie. Jenis eksplorasi yang digunakan adalah Pre-Exploratory Plan dengan model One-Gathering Pretest-Posttest Configuration. Populasi dalam tinjauan ini adalah semua siswa kelas 4 SDN Simpang Turue, Mane Area dan contoh diambil dengan pemeriksaan mutlak, khusus untuk siswa kelas 4 di SDN Simpang Turue, Mane Lokal. Mengumpulkan informasi dengan memanfaatkan uji coba hasil belajar. Penyelidikan informasi hasil belajar siswa dengan menggunakan uji-t faktual Berdasarkan uji beda biasa dengan uji sisi kanan (uji t) diperoleh thitung > ttabel, yaitu 10,83 > 1,734. Mencermati akibat dari tinjauan tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan model Snowball Tossing pada materi Gaya dan Gerak berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas IV di SDN Simpang Turue, Daerah Mane, Pidie Rule. Dengan skor pretest normal 61,5 dan skor posttest normal 75.
Kata kunci: Model Pembelajaran Snowball Tossing, Gaya dan Perkembangan, Hasil Belajar Siswa