Jurnal Pendidikan Indonesia
Not a member yet
1056 research outputs found
Sort by
Penerapan Model Pembelajaran TPS Dengan Alat Peraga Pada IPA Getaran Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII D SMP Negeri 1 Karangtanjung Tahun Pelajaran 2017/2018
Penelitian tindakan kelas ini membahas dua permasalahan utama: pertama, bagaimana menerapkan Model Pembelajaran TPS (Think, Pair, Share) dengan menggunakan alat peraga sederhana dalam mata pelajaran IPA, khususnya pada materi getaran; kedua, apakah penerapan Model Pembelajaran TPS tersebut dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII D di SMP Negeri 1 Karangtanjung pada mata pelajaran IPA materi pokok getaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap cara penerapan Model Pembelajaran TPS dengan alat peraga sederhana pada mata pelajaran IPA, serta untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII D SMP Negeri 1 Karangtanjung pada mata pelajaran IPA materi pokok getaran melalui penerapan Model Pembelajaran TPS dengan alat peraga sederhana. Subjek penelitian ini terdiri dari 41 siswa kelas VIII D yang terdiri dari 21 laki-laki dan 20 perempuan. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: terjadinya peningkatan hasil belajar siswa kelas VIII D melalui penerapan model pembelajaran TPS (Think,Pair,Share). Nilai rata-rata siswa pada tes akhir siklus I adalah 55,37 dan hanya 7 siswa (17,07%) yang berhasil mencapai nilai tuntas. Namun, nilai rata-rata kelas meningkat pada siklus II menjadi 82,93 dan 34 siswa (82,93%) berhasil mencapai nilai tuntas, baik secara individual maupun klasikal. Selain itu, perhatian dan antusiasme siswa meningkat dan mereka terlibat aktif dalam diskusi kelompok, yang menunjukkan efektivitas kegiatan tersebut. Selain itu, siswa juga mampu mengemukakan pendapat mereka sendiri
Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Media Menggunting Dan Menempel Di TK Islam Bustanul Athfal Karangampel Kabupaten Indramayu
Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kemampuan motorik halus anak terutama pada kegiatan menggunting dan menempel. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan motorik halus melalui media menggunting dan menempel kelompok B di TK Islam Bustanul Athfal Karangampel Kabupaten Indramayu. Hasil penelitian pada siklus 1 belum ditemukan adanya anak yang mendapatkan kategori belum berkembang (BB) dan berkembang sangat baik (BSB). Anak yang tertinggi hanya mendapatkan kategori berkembang sesuai harapan (BSH) sebesar 60% untuk hal kerapihan dan kecepatan 55%. Sedangkan pada siklus 2 juga belum ditemukan adanya anak yang mendapat kategori belum berkembang (BB) dan berkembang sangat baik (BSB). Anak yang tertinggi hanya mendapat kategori berkembang sesuai harapan (BSH) sebesar 75% untuk hal yang kerapihan dan kecepatan 70%. Kemampuan motorik halus anak dengan media menggunting dan menempel di kelompok B TK Islam Bustanul Athfal Karangampel Kabupaten Indramayu. sudah mengalami peningkatan 75%
Implementation Of The Principal's Supervision On Teacher Performance
The purpose of this study was to determine teacher performance, implementation of school principal supervision, whether or not there was a relationship between the implementation of school principal supervision at SMKN 2 Kec. Guguak. This type of correlation research with the description method. The population of this study were teachers at SMKN 2 Kec. Guguak Which amounted to 65 people. This research is a population study because the population does not reach 100 people. The research instrument uses a questionnaire using a validated Likert scale. The results of the analysis show (1) implementing the supervision of the principal of SMKN 2 Kec. Guguak is quite implemented, (2) the teacher performance of SMKN 2 Guguak is quite implemented, (3) there is a significant relationship between the implementation of the supervision of school principals and teacher performance with an rcount distribution of 0.841 and r table of 0.317 at a 99% confidence level. In conclusion, the implementation of school principal supervision is one of the factors that influence the performance of teachers at SMKN 2 Kec. Guguak
Penerapan Pendekatan Group Problem Solving Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII B Semester 1 SMP Negeri 1 Semarapura Tahun Pelajaran 2022/2023
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VII B SMP Negeri 1 Semarapura tahun pelajaran 2022/2023 dengan penerapan pendekatan group problem solving. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII B SMP Negeri 1 Semarapura tahun ajaran 2022/2023 sebanyak 39 orang. Data tentang hasil belajar matematika siswa dikumpulkan melalui tes berbentuk pilihan ganda. data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan group problem solving, dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VII B SMP Negeri 1 Semarapura, yaitu dari nilai rata-rata sebesar 78,38 dengan daya serap 78,38% dan ketuntasan klasikal 76,92% pada siklus I dan rata-rata nilai menjadi 84,59, dengan daya serap 84,59 dan ketuntasan klasikal 92,31% pada siklus II dan berada pada kualifikasi baik. Selain itu, respon belajar siswa terhadap pembelajaran matematika yang diterapkan tergolong tinggi
Korelasi Pengajaran Pak Di SMA Negeri 2 Jayapura Terhadap Pertumbuhan Dan Perkembangan Iman Siswa XII IPA
Melalui pendidikan agama Kristen, guru dapat membimbing dan membentuk kepribadian anak didiknya, yang akan berdampak dan berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan imannya. Tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan korelasi pengajaran PAK di SMA Negeri 2 Jayapura terhadap pertumbuhan dan perkembangan iman siswa XII IPA. Penelitian kuantitatif ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Jayapura dengan populasi sebanyak 276 siswa kelas XII IPA. Sebanyak 74 sample diambil secara simple random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi bivariat untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara pengajaran PAK dengan pertumbuhan dan perkembangan iman peserta didik kelas XII di SMAN 2 Jayapura
Analisis Penilaian PAI Terhadap Multiple Intellegence Siswa Berbasis Kurikulum Merdeka
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis penilaian PAI terhadap Multiple Intellegence siswa berbasis Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif ( Studi kasus pada kelas X SMA Unggul Cut Nyak Dhien Langsa) dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi kepada pendidik di SMA Unggul Cut Nyak Dhien Langsa selaku subjek penelitian dalam penelitian ini. Hasil penelitian membuktikan bahwa Proses pembelajaran PAI di SMA Unggul Cut Nyak Dhien Langsa sendiri sebenarnya tidak jauh berbeda dengan proses pembelajaran di sekolah pada umumnya. Bedanya, sekolah ini menggunakan pendekatan multiple intelligence. Ketika menggunakan pendekatan ini, guru harus membuat pembelajaran menjadi kreatif, menarik, menyenangkan dan memotivasi siswa. Dalam proses pembelajaran PAI ini guru menggunakan berbagai metode dan strategi pembelajaran yang ada agar siswa tidak merasa jenuh dan jenuh dalam proses pembelajaran. Pembelajaran terapan juga menggunakan nilai-nilai yang lebih praktis, atau dengan langsung mempraktekkan setelah mengajarkan materi, tujuannya agar siswa dapat memahami materi yang diajarkan dengan lebih mudah dan lebih baik. Guru menggunakan strategi dan metode tertentu dalam mengajar, tentunya penggunaan strategi dan metode tersebut didasarkan pada kemampuan intelektual siswa
Peningkatan Kualitas Guru Melalui Program Supervisi Kunjungan Kelas Di SD Negeri 1 Tampingan Kecamatan Boja Kabupaten Kendal Tahun Pelajaran 2018/2019
Supervisi merupakan kegiatan pembinaan yang dilakukan kepala sekolah, kepada guru untuk membantu memperbaiki situasi pembelajaran agarpara siswa dapat belajar lebih efektif dengan prestasi belajar yangmeningkat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kinerja guru dalam pembelajaran sehingga diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan penelitian tindakan sekolah (PTS). Subyek dalam penelitian ini adalahguru SD Negeri 1 Tampingan Kecamatan BojaKabupaten Kendal sebanyak 9 orang.Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2018/2019 dengan tujuan metodepembelajaran yang dipilih oleh guru dapatditerapkan pada semester ganjil tahunpelajaran 2019/2020. Kegiatanpenelitian meliputi (1) tahap persiapan (2)memuat instrumen (3) pelaksanaanbimbingan dan supervisi dalam siklus Idan siklus II (4) menganalisa data (5)pembahasan (6) membuat laporan. Bimbingan dan supervise kepala sekolah menunjukkan Peningkatan kinerja guru dari kondisi pra-siklus ke siklus I sebesar 11,51%. Hasil penilaian kinerja guru berdasarkan hasil observasi diperoleh skor rata-rata adalah 3 dan nilai PKG sebesar 75,2. Hasil ini termasuk dalam kategori cukup baik. Peningkatan kinerja guru dari kondisi siklus I ke siklus II sebesar 9,92%. Hasil penilaian kinerja guru berdasarkan hasil observasi diperoleh skor rata-rata adalah 3 dan nilai PKG sebesar 85,1. Simpulan penelitian ini adalah pelaksanaan tindakan supervisi kunjungan kelas dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di SD Negeri 1 Tampingan Boja Kabupaten Kendal Tahun Pelajaran 2018-2019
Pengembangan Bahan Ajar Teks Cerita Pendek Berbasis Nilai Pendidikan Karakter Pada Siswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar teks cerita pendek berbasis nilai pendidikan karakter pada siswa. Metode dalam pengembangan ini menggunakan metode R&D yang dikemukakan oleh Borg and Gall dan dimodifikasi menjadi enam tahapan pengembangan, yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi produk, revisi produk dan bentuk produk. Pengembangan bahan ajar teks cerita pendek berbasis nilai pendidikan karakter divalidasi oleh dua validator yakni validasi oleh ahli materi dengan perolehan skor 84,28% termasuk dalam kategori sangat baik, validasi oleh ahli desain dengan perolehan skor 94,16% termasuk dalam kategori sangat baik, penilaian guru bidang studi dengan perolehan skor 95% termasuk dalam kategori sangat baik, sehingga memperoleh nilai rata-rata mencapai 91,14% termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil penilaian keseluruhan dari kelayakan bahan ajar teks cerita pendek berbasis nilai pendidikan karakter pada siswa kelas XI ini memiliki kualitas layak digunakan dan dapat diterima sebagai salah satu bahan ajar dengan kategori sangat layak
ANALISIS KONTRASTIF BAHASA INDONESIA (B1) DENGAN BAHASA BETAWI (B2) BERDASARKAN INTERFERENSI TATARAN LEKSIKAL
Analisis kontrastif memberikan pandangan yang lebih mudah dalam mengetahui unsur-unsur bahasa lain selain yang dikuasai atau yang biasa disebut bahasa kedua (B2). Analisis kontrastif bertujuan untuk membandingkan dua bahasa dalam berbagai tingkatan, baik secara mikrolinguistik maupun makrolinguistik. Hal tersebut sejalan dengan penelitian ini yang akan membandingkan bahasa Indonesia dengan bahasa Betawi dari segi tataran mikrolinguistik yakni pada tataran leksikal. Akan terdapat dua poin penting dalam penelitian ini, yaitu: bentuk leksem mirip, sama makna dan bentuk leksem mirip, beda makna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan acuan pustaka dari sumber bahasa Indonesia dan bahasa Betawi. 
Pengaruh Gadget Dalam Proses Pembelajaran di Universitas Negeri Makassar
Penelitian ini membahas tentang dampak penggunaan gawai selama kuliah di Universitas Negeri Makassar. Mahasiswa Universitas Negeri Makassar mempunyai latar belakang budaya dan suku yang berbeda-beda dalam satu daerah, sehingga perlu dilakukan upaya pemanfaatan fasilitas untuk menjalin komunikasi antar individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi dampak positif dan negatif perangkat terhadap kualitas belajar siswa. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih lanjut mengenai bagaimana fasilitas mempengaruhi lingkungan belajar. dalam pendidikan tinggi, khususnya di dunia akademis. Dari penelitian pengaruh gadget terhadap proses pembelajaran di Universitas Negeri Makassar dapat disimpulkan bahwa penggunaan perangkat cenderung lebih banyak memberikan dampak positif dibandingkan dampak negatif dalam konteks pembelajara