Jurnal Pendidikan Indonesia
Not a member yet
    1056 research outputs found

    Implikasi Yuridis Dampak Deflasi Ekonomi Terhadap Penentuan Kualifikasi Antara Wanprestasi dengan Penipuan

    Get PDF
    Pandemi Covid-19 masih membekas di ingatan kita, dan kini Indonesia dihadapkan dengan isu deflasi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat deflasi sebesar 0,12% pada September 2024, yang merupakan deflasi kelima berturut-turut sepanjang tahun ini. Deflasi terjadi ketika harga barang dan jasa mengalami penurunan secara berkelanjutan, yang dapat berdampak pada kemampuan masyarakat untuk memenuhi kewajiban finansial, termasuk pembayaran utang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implikasi hukum deflasi terhadap kualifikasi antara wanprestasi dan penipuan. Metode yang digunakan adalah penelitian normatif empiris, yang melibatkan analisis hukum serta wawancara lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak deflasi dapat mengakibatkan debitur tidak mampu memenuhi kewajiban utangnya, berpotensi menimbulkan laporan penipuan. Namun, ketidakmampuan debitur dalam memenuhi kewajiban lebih cenderung merupakan wanprestasi. Pada saat perjanjian dibuat, debitur mungkin berada dalam posisi mampu, tetapi perubahan kondisi akibat deflasi dapat menyebabkan gagal bayar. Ini membedakan wanprestasi dari penipuan, di mana penipuan melibatkan pelaku yang sejak awal tidak memiliki kemampuan untuk memenuhi janji, menggunakan tipu muslihat untuk mendapatkan sesuatu dari korban. Penelitian ini menyoroti pentingnya pemahaman yang tepat tentang perbedaan ini dalam konteks hukum

    Madrasah Menghadapi Tantangan Globalisasi

    Get PDF
    Madrasah adalah lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Peran dari pendidikan Islam khususnya di madrasah di era globalisasi yaitu harus siap menerima dan menghadapi perkembangan dan kemajuan teknologi yang sebagian besar berasal dari negara-negara asing. Madrasah harus melakukan pembaharuan dan perubahan agar menciptakan generasi-generasi generasi yang memiliki pengetahuan yang luas serta mampu mengembangkan pengetahuan namun tetap dengan identitas keisalamannya. Sehingga mampu menjadikan generasi yang tidak hanya sukses dalam masalah agama saja, akan tetapi mampu menghadapi kemajuan IPTEK di era globalisasi

    Determinants of Socio-Demographic Characteristics on Financial Inclusion of Women in Mataram City and West Lombok Regency

    Get PDF
    The objective of this research is to demonstrate that various social factors, including education, employment status, and proximity to financial service locations, along with demographic factors such as age, marital status, number of family members, and number of family members who are employed, play a crucial role in determining the level of financial inclusion in Mataram City and West Lombok Regency. The research adopts a quantitative approach and falls under the category of explanatory research. Mataram City has six sub-districts (urban locality), and West Lombok Regency has ten sub-districts (rural locality). In this study, the sample was selected using a non-probability sampling technique, which was determined purposively. The number of samples is 200 women. Procedures and models for evaluation and testing hypotheses used Structural Equation Models (SEM) and Partial Least Squares (PLS). The coefficient of determination of the structural model (R2) and the adjusted R square value (Adj R2) are 0.1840 and 0.1670, respectively. The effect-size value (f2) is more than 0.02, namely 0.192 for social characteristics and 0.093 for demographic characteristics. The results of testing hypothesis 1 (H1) concluded that social characteristics do not significantly affect the financial inclusion of women while testing hypothesis 2 (H2) concluded that demographic characteristics significantly affect the financial inclusion of women in Mataram City and West Lombok Regency. It is recommended to the monetary authority that financial service offices and ATM outlets be closer and more easily accessible to the community

    Perbedaan Kecemasan Pada Mahasiswa Ditinjau Dari Penggunaan Media Sosial IG & Tiktok

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji perbedaan tingkat kecemasan pada mahasiswa yang menggunakan media sosial Instagram dan TikTok. Dengan meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa, perlu dipahami bagaimana platform-platform ini memengaruhi kesehatan mental. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan komparatif, menyebarkan kuesioner secara online kepada 241 responden mahasiswa di Yogyakarta. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kecemasan lebih tinggi pada pengguna TikTok dibandingkan dengan pengguna Instagram. Temuan ini mengindikasikan bahwa intensitas penggunaan dan konten yang diakses di masing-masing platform dapat berkontribusi terhadap peningkatan kecemasan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi praktisi kesehatan mental dan pengguna media sosial mengenai dampak yang ditimbulkan oleh kedua platform tersebut

    Pertangungjawaban Pidana Pengidap Bipolar Disorder dalam Menghapus Unsur Kesalahan Pidana

    Get PDF
    Pertanggungjawaban pidana merupakan aspek penting dalam sistem hukum untuk menentukan apakah seorang pelaku dapat dikenakan sanksi atas tindakannya. Namun, kasus yang melibatkan pelaku dengan gangguan mental seperti bipolar disorder menimbulkan tantangan tersendiri, terutama terkait pemenuhan unsur kesalahan dan niat jahat. Bipolar disorder, yang ditandai dengan perubahan suasana hati ekstrem, dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk memahami atau mengendalikan tindakannya. Penelitian ini membahas penerapan asas Geen Straf Zonder Schuld (tidak ada pidana tanpa kesalahan) pada pengidap bipolar disorder dalam konteks hukum pidana Indonesia, dengan menyoroti Pasal 44 KUHP sebagai dasar pengecualian pidana. Perbandingan dengan sistem hukum di Amerika Serikat dan Inggris menunjukkan bahwa kedua negara tersebut memiliki pendekatan yang lebih humanis dan rehabilitatif, termasuk pengadilan khusus dan mekanisme rehabilitasi berbasis komunitas

    Organizational Design and Competencies as Sources of Sustainable Competitive Advantage in a Rapidly Changing Technological Environment

    Get PDF
    In today’s rapidly evolving technological landscape, organizations must navigate a multitude of challenges to maintain a sustainable competitive advantage. The interplay between organizational design and core competencies has emerged as a critical factor in fostering adaptability and innovation. This study aims to explore the significance of aligning organizational structures and processes with strategic competencies, enabling firms to respond effectively to technological disruptions and market dynamics. A comprehensive literature review drew insights from various theoretical frameworks, including the Resource-Based View, Dynamic Capabilities, and the Technology-Organization-Environment (TOE) model. Additionally, empirical evidence from industry leaders and case studies was analyzed to examine the practical implications of organizational design and competency development. The findings highlight the importance of adopting flexible and decentralized organizational structures that facilitate rapid decision-making and knowledge sharing. Furthermore, cultivating dynamic capabilities, such as adaptability, innovation, and customer-centricity, emerged as essential competencies for sustaining competitive advantage. Effective leadership and a culture that embraces change were identified as critical enablers for successful organizational transformation. The study underscores the interdependence between organizational design and competencies in navigating the complexities of a rapidly changing technological environment. By aligning these elements, organizations can enhance their responsiveness to market shifts, capitalize on emerging opportunities, and foster a culture of continuous innovation, ultimately driving sustainable competitive advantag

    Pengaruh Stabilisasi Tanah Menggunakan Abu Terbang Dan Kapur Terhadap Perubahan Karakteristik Fisik, Mekanik, dan Nilai CBR Serta Kadar Karbon dalam Tanah

    Get PDF
    Lapisan tanah dasar (subgrade) pada struktur perkerasan jalan merupakan lapisan yang paling krusial. Subgrade tidak hanya menopang beban jalan raya, namun juga beban akibat lapisan perkerasan di atasnya. Forshyte pada tahun 2014 mencoba memprediksi potensi pemanasan global menggunakan metode Life Cycle Assessment (LCA). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diambil Kesimpulan Nilai kepadatan optimum untuk tanah yang distabilisasi dengan kapur sebesar 3%, 6%, dan 9% secarat berurutan adalah 1,177 gr/cm3, 1,363 gr/cm3, 1,321 gr/cm3. Selanjutnya kepadatan kering optimum tanah yang distabilisasi dengan kapur sebesar 9% dan abu terbang dengan variasi kadar 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25% secara berurutan adalah 1,403 gr/cm3, 1,429 gr/cm3, 1,502 gr/cm3, 1,548 gr/cm3, dan 1,600 gr/cm3, Berdasarkan hasil serangkaian yang telah dilakukan, kadar zat aditif yang paling efektif dalam stabilisasi tanah yang digunakan adalah kapur sebesar 9% dan abu terbang sebesar 25%. Namun, dari hasil pengujian emisi karbon diketahui bahwa campuran tersebut menyebabkan emisi karbon dengan level mematikan, sehingga sebaiknya digunakan campuran kapur sebesar 9% dan abu terbang sebesar 25%

    Pengaruh Permasalahan Broken Home Terhadap Self-Esteem dan Motivasi Belajar Siswa di SMP Muhammadiyah Rongkop

    Get PDF
    Belajar merupakan kegiatan yang mutlak dilakukan oleh seorang pelajar. Proses belajar yang baik harus mempunyai dasar rasa kepercayaan dan motivasi yang tinggi dari dalam diri sendiri. Tujuan dari penelitian ini untuk meneliti tentang pengaruh broken home terhadap self-esteem dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Dalam mengumpulkan data peneliti menggunakan kuisioner dan wawancara. Peneliti mengumpulkan data dari siswa SMP Muhammadiyah Rongkop khususnya di kelas IX. Peneliti mengumpulkan 30 respon dari kuisioner dengan cara mendistribusikan kuisioner melalui Google Form. Kemudian, peneliti melakukan wawancara terhadap lima siswa yang sudah dipilih dengan kategori hasil yang paling signifikan menunjukkan adanya pengaruh negative dari broken home. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa broken home memberi pengaruh negative terhadap peserta. Broken home membuat tingkat self-esteem siswa menjadi rendah sehingga menyebabkan hilangnya rasa kepercayaan diri. Broken home juga membuat tingkat motivasi belajar siswa menjadi rendah dan menyebabkan siswa menjadi malas untuk belajar tanpa adanya dukungan dari orangtua maupun anggota keluarga lainnya. Permasalahan tersebut timbul karena tidak adanya keharmonisan keluarga yang membantu menstimulasi rasa percaya diri dan motivasi belajar siswa. Dengan demikian, peneliti berharap siswa dapat belajar nyaman di sekolah dengan adanya bimbingan dan dukungan dari pihak orangtua dan juga guru. Maka dari itu, siswa diharapkan akan mendapat hasil belajar siswa memuaskan

    Penerapan Metode Role Playing Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

    Get PDF
    Dalam konteks pembelajaran, guru juga perlu pandai memanfaatkan sarana dan prasarana yang dapat mendukung kegiatan proses pembelajaran sesuai harapan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV SD Negeri Lemah Abang melalui penerapan Metode Pembelajaran Role Playing pada materi Bersikap Santun. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri Lemah Abang yang berjumlah 35 siswa. penelitian terdiri dari dua siklus masing-masing siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan bersama dengan pelaksanaan penelitian pada saat proses pembelajaran. Pelaku pengumpulan data adalah peneliti dan teman sejawat yang bertugas sebagai observerr. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran Role Playing pada materi Bersikap Santun dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri Lemah Abang. Hal ini dapat dibuktikan dengan keaktifan dan semangat siswa serta hasil belajar yang meningkat. Dalam target Penelitian ini adalah mencapai 80% dari jumlah siswa. untuk memperjelas mengenai data ketuntasan belajar. Ketuntasan pada pra-siklus hanya mencapai 50%, kemudian pada siklus 1 ada sedikit peningkatan 65%. Sedangkan pada siklus 2 kembali meningkat mencapai Angka 100%. Artinya dalam penelitian ini sudah melebihi target yang telah ditetapkan, yakni 80%

    Meningkatkan Kreativitas Menulis Siswa Melalui Penerapan Teknologi

    Get PDF
    Penelitian ini membahas peran teknologi pendidikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam konteks kreativitas menulis siswa. Pendidikan dianggap sebagai aspek penting dalam kehidupan, dan pendekatan formal dan non formal diperlukan untuk memastikan kemampuan berhitung dan berkomunikasi yang baik. Fokus penelitian ini adalah pada pengajaran Bahasa Indonesia di tingkat pendidikan tertentu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi pendidikan memberikan dampak positif dalam memfasilitasi proses belajar mengajar. Siswa yang aktif menggunakan teknologi dalam kegiatan menulis mereka mengalami perubahan dalam kreativitas mereka. Analisis data menekankan jenis teknologi yang digunakan, frekuensi penggunaan, dan dampaknya terhadap kreativitas menulis siswa. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa integrasi teknologi pendidikan secara efektif dapat meningkatkan minat belajar siswa, memudahkan proses pembelajaran, dan menciptakan iklim belajar yang kondusif

    1,010

    full texts

    1,056

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Pendidikan Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇