Jurnal Pendidikan Indonesia
Not a member yet
1056 research outputs found
Sort by
Peran Pemikiran Pendidikan K. H. Hasyim Asy’ari dalam Dinamika Pemikiran Pendidikan Islam di Indonesia
Melalui pembahasan ini bisa kita ambil pelajaran terkait profil Hasyim Asy'ari, dengan nama lengkap Muhammad Hasyim Asy'ari ibn 'Abd Al-Wahid bin Abdul Halim. Menurutnya, di Gedang Jombang Jawa Timur, Selasa 24 Dzu Al-Qa'idah 1287 H jatuh pada tanggal 14 Februari 1871 M. Beberapa pemikiran kiai Hasyim Asy'ar tidak lepas dari latar belakang sosio-historis yang melingkupinya. Kyai. Haji. Hasyim Asy'ari adalah sosok yang tahu betul apa yang menjadi kewajiban manusia di muka bumi, sebagai wakil presiden Allah harus selalu mengusahakan kebaikan. Kyai Haji Hasyim terbukti sebagai seorang ulama yang dapat menyampaikan dua hal, yaitu: ilmu dan amal. Pada masanya dikenal dua sistem pendidikan bagi penduduk pribumi Indonesia, yang pertama adalah sistem sekolah asrama Islam Islam dan sistem Barat (Holland Inlandsche Scholen) yang diselenggarakan oleh pemerintah Belanda, yang bertujuan untuk melatih para siswa untuk bekerja dengan upah rendah. tingkat. tingkat Menjabat dan mencampuri administrasi pemerintahan Belanda. Masa belajar di sekolah ini dibatasi tujuh tahun, dan mereka yang ingin melanjutkan sekolah harus pergi ke negeri bunga tulip (Selosoemardjan, 1962). Oleh karena itu, hanya penduduk lokal dari beberapa kabupaten yang mendapatkan kesempatan ini.Pendapat KH Hasyim Asy'ari tentang tasawuf (tasawuf) Hasyim Asy'ari menjelaskan dalam karyanya yaitu dalam kitab Ad-Durar Al-Muntathirah fil Masa'il At-Tis' Asyarah (Taburan Manik-manik lebih dari 19 Bilangan) dan dalam kitab Fin At - Tibyan Nahi' an Muqatha 'atil Arham Wal Aqarib Wal Akhawan (Pernyataan Larangan Pemisahan Kerabat dan Sahabat). Dalam tulisannya ia mengkritik tajam penyimpangan dari studi sufi. Melalui kesimpulan ini dapat kita ambil terkait pola pikir dan ide-ide Kyai Haji Hasyim Asy'ari dari segi kepahlawanan, kependidikan, dan sufi (tasawuf). Yang mana dalam tiga gagasan tersebut Kyai Haji Hasyim Asy'ari memiliki prinsip dan konsep yang logis serta riil, tidak melanggar ketentuan syariat dan bisa diterima oleh banyak kalangan
Partisipasi Guru Dalam Penyusunan Anggaran Sekolah Dan Pengaruhnya Terhadap Kinerja Anggaran Sekolah
Tujuan penelitian ini adalah menguji pengaruh partisipasi guru dalam penyusunan anggaran sekolah terhadap kinerja anggaran sekolah. Penelitian ini penting dilakukan karena guru merupakan pihak yang sangat paham dengan kegiatan sekolah, baik pembelajaran di dalam kelas maupun aktivitas di luar kelas. Pemahaman guru terhadap seluruh kegiatan di sekolah sangat membantu manajemen sekolah, terutama dalam penyusunan anggaran sekolah. Penelitian ini menggunakan populasi guru-guru di SMA/SMK di Kota Medan. Penarikan sampel menggunakan purposive sampling, dimana penentuan sampel berdasarkan keterlibatan guru dalam penyusunan anggaran sekolah. Survei dilakukan dengan menggunakan kuesioner berskala Likert. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan Structural Equational Modeling (SEM) untuk menguji hipotesis. Hasil pengujian data menunjukkan terdapat pengaruh keterlibatan guru dalam penyusunan anggaran sekolah terhadap kinerja anggaran sekolah. Hasil penelitian ini memperkuat pentingnya melibatkan guru dalam penyusunan anggaran sekolah
An Exploration of The Effect of Teacher’s Positive Reinforcement and Punishment towards Young Learner’s Motivation in 21st Century Learning
The purpose of this study is to explore the effects of teachers' positive reinforcement and punishment on young learners' motivation in 21st-century learning environments. A quantitative research method was employed, utilizing a survey distributed to primary school students across various regions. The data were analyzed using statistical techniques to identify the relationship between the variables. The findings revealed that positive reinforcement significantly enhances student motivation, whereas punishment negatively affects it. The discussion highlights the implications of these results in the context of modern educational practices, where fostering motivation is crucial for young learners' engagement and success. The study concludes that teachers should emphasize positive reinforcement strategies over punishment to create a conducive learning atmosphere. The implications suggest that educational policymakers and practitioners should consider integrating positive behavioral approaches in the curriculum to promote student motivation effectively
Linen Rental Laundry Human Capital Plan with Rfid Technology in PT. Think Clean Laundry
in the laundry industry has become an effective solution to address current challenges. The implementation of RFID in the Linen Rental system can enhance inventory management efficiency and minimize errors in record-keeping. PT. Think Clean Laundry is a service provider of RFID Laundry and Linen Rental, offering laundry and linen rental services for hospitals, hotels, manufacturing, and transportation, supported by adequate technology and resources. The company is located at Jl. Kawasan Industri Bekasi Fajar Blok D18 Mekar Wangi MM2100 Industrial Town, Mekar Wangi, Cikarang Barat, Kab. Bekasi, West Java. Human capital refers to the knowledge and research discussing the role and contribution of human resources in the context of business and management. Human capital encompasses the knowledge, skills, experience, and abilities possessed by individuals within an organization. Planning Human Capital to ensure the success of the Linen Rental Laundry business using RFID technology at PT. Think Clean Laundry plays a crucial role in attracting and selecting the right employees, ensuring that the team has the skills and attitudes that align with the company’s needs
Segmentation of Students Using K-Means Clustering Case Study of Sekolah Dasar Tahfizh Quran (SDTQ) Citamulia
This study aims to determine consumer segmentation using K-Means Clustering in the case of SDTQ Cita Mulia elementary school students. The results of the study can be useful for preparing marketing strategies and sharpening the school's competitive advantages. The process consists of grouping consumer data based on several variables, which are student’s gender, distance from home to school, age of student parents, parents' occupation and income, parents' education and the curriculum used by the previous school. After grouping the data, the initialization stage is carried out by giving an initial number. Then the clustering process is carried out. The resulting cluster will be analyzed to see the current Student profile. By studying the clusters formed, it helps us to determine school development policies, especially how marketing strategies can attract consumers in the middle cluster, namely those who have not joined us much but have the potential to be interested in our products. The result of the process there are four clusters with each cluster has specific persona name as follows: The first Cluster is the reachable distance with 5-6 km distance from the school, the second cluster in The long distance with 6 up to 28 Km distance from the school, the third cluster is the neighbor with just 3-4 km from school, and the forth cluster is the have this cluster persona has the highest parents income with the distance from school is 5-6 Km. The largest distribution of members is cluster 3 followed by cluster 4. Meanwhile, cluster 1 is not too big yet but still looks potential, and the lowest is cluster 2, so from this data the target persona is in cluster 3, the Neighbor persona
The Symbolic Power of The "Agile System" At The Fathona School In Palembang
Penelitian ini menganalisis kekuatan simbolik, yaitu sistem agile yang diterapkan di Sekolah Fathona di Palembang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi peserta, dan analisis dokumen. Menggunakan teori Panopticon Foucault, penelitian ini menganalisis bagaimana sistem Agile menciptakan bentuk pengawasan dan kontrol yang tersembunyi dan efektif di dalam sekolah. Penelitian ini menunjukkan bahwa latar belakang kekuatan simbolis dalam sistem Agile di sekolah Fathona merupakan hasil analisis masalah oleh Tim Pengembangan Kurikulum. Hubungan kekuasaan Sekolah Fathona sangat luas dalam hal yang diterapkan pada karyawan sekolah, seperti guru dan staf. Guru harus mendukung kekuasaan yayasan secara sukarela, bukan dipaksa oleh kekuasaan. Kesimpulannya, penerapan sistem Agile di Sekolah Fathona mengubah dinamika hierarki dan memperkuat kekuatan simbolik melalui struktur pengawasan yang menginternalisasi disiplin guru
Manajemen Digital Public Relations Duta Wisata Kakang Mbakyu Kota Malang Melalui Konten Virtual Tour
Penelitian ini adalah studi kualitatif deskriptif yang menggunakan wawancara mendalam dan dokumentasi sebagai data sekunder untuk mengeksplorasi manajemen Digital Public Relations Duta Wisata Kakang Mbakyu Kota Malang melalui konten virtual tour. Informan penelitian adalah pengurus inti Kabinet Kakang Mbakyu yang terlibat langsung dalam manajemen segmen virtual tour @kangyumalang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen Digital Public Relations ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang promosi, tetapi juga bertujuan untuk membina dan meningkatkan hubungan dengan para stakeholder, serta memperbaiki citra dan reputasi Kota Malang. Dalam adaptasi terhadap kemajuan teknologi, Kakang Mbakyu memanfaatkan media digital untuk komunikasi dua arah yang efektif. Kakang Mbakyu mengembangkan dua segmen virtual tour: "Iki Lho Ngalam," yang membahas destinasi wisata viral, dan "Malang Pedia," yang fokus pada destinasi wisata sejarah. Sebagai representasi pariwisata Pemerintah Kota Malang, organisasi ini perlu terus memperhatikan manajemen Digital Public Relations untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Manajemen ini dilakukan melalui empat tahapan utama: riset, perencanaan dan pemrograman, aksi dan komunikasi, serta evaluasi. Upaya ini bertujuan untuk memenuhi tugas Duta Wisata sebagai promotor, edukator, dan inisiator dalam memperkenalkan Kota Malan
Pengaruh Pelatihan Dan Bimbingan Konsultansi Terhadap Produktivitas Usaha Yang Dimediasi Oleh Adversity Quotient (Study Kasus UMKM Di Wilayah Provinsi DKI Jakarta)
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh pelatihan dan bimbingan konsultansi terhadap produktivitas yang dimediasi oleh Adversity Quotient (AQ) pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Provinsi DKI Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis data menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan dan bimbingan konsultansi memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap produktivitas UMKM. Selain itu, Adversity Quotient berperan sebagai mediator yang memperkuat hubungan antara pelatihan, bimbingan konsultansi, dan produktivitas. Dengan kata lain, pelatihan dan bimbingan konsultansi lebih efektif meningkatkan produktivitas UMKM ketika tingkat AQ para pelaku usaha tinggi. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi para pemangku kepentingan dalam merancang program pelatihan dan bimbingan konsultansi yang tidak hanya fokus pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga pengembangan AQ untuk mencapai peningkatan produktivitas yang lebih optima
Implementation of Civil Environmental Law Enforcement in Cases of River Pollution Caused by Industrial Activities
In various cases related to environmental problems, usually industry is the most dominant subject as the mastermind that causes a decline in the quality of the environment in a certain area or community environment. This is inseparable from the economic activities of the community that are increasingly depleting natural resources. This can certainly be a trigger for disputes between industry and society. Awareness of the environment does not only create everything beautiful and clean, but here there is an obligation from every human being to respect and appreciate the rights of others and the surrounding life. However, often many people are less responsible in disposing of waste so that it is not uncommon to cause environmental pollution, which will later harm people around the industry. In the past, humans lived without worrying about disturbances or dangers that would cause air pollution, water pollution or environmental pollution by an industrial activity. But now, along with the development of science and technology, people often feel worried about the disruption of their lives. Even before technology developed, humans with their living environment felt more comfortable. But the development of the present era has presented many industries with all kinds of activities. One way to enforce environmental laws in order to have a deterrent effect is through civil law. However, often dispute resolution through civil is not popular with the Indonesian people, this is because the process takes a long time
Manajemen Risiko Pajak Sebagai Pemoderator Pengaruh Corporate Social Responsibility Terhadap Penghindaran Pajak
Dengan manajemen risiko pajak sebagai pemoderasi, penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh antara corporate social responsibility (CSR) dan penghindaran pajak. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan yang tercatat di BEI dari tahun 2018 hingga 2022 yang bergerak di bidang manufaktur. Penelitian ini mengandalkan metode kuantitatif. Studi ini menggunakan sumber data sekunder, seperti laporan keuangan dan keberlanjutan perusahaan. Dengan menggunakan teknik purposive sampling, penelitian ini mengumpulkan data observasi dari 120 laporan keuangan dan keberlanjutan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa penghindaran pajak tidak dipengaruhi oleh CSR karena tidak ada pengaruh signifikan diantaranya. Dan manajemen risiko pajak sebagai variabel moderator juga tidak memiliki hubungan signifikan untuk pengaruh CSR terhadap penghindaran pajak