Jurnal Pendidikan Indonesia
Not a member yet
1056 research outputs found
Sort by
Levers of Control, Inovasi Manajemen dan Kinerja Organisasi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem pengendalian manajemen yang terdiri dari kontrol enabling dan kontrol constraining terhadap kinerja organisasi serta inovasi manajemen pada perusahaan alat berat dan truk yang beroperasi di Kalimantan Utara. Sistem pengendalian manajemen yang melibatkan kontrol enabling yang mendorong kreativitas dan pengembangan organisasi, serta kontrol constraining yang memberikan batasan untuk memastikan operasi yang efisien, dianalisis untuk melihat dampaknya terhadap inovasi manajemen dan kinerja organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data primer melalui survei kepada 57 pengawas pada 10 perusahaan yang relevan. Data dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan software PLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol enabling memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja organisasi, sedangkan kontrol constraining, baik melalui sistem batasan maupun pengendalian diagnostik, berpengaruh negatif terhadap kinerja organisasi, meskipun sistem pengendalian diagnostik berperan positif dalam mendorong inovasi manajemen. Temuan ini mengindikasikan bahwa untuk meningkatkan kinerja organisasi, perusahaan perlu memanfaatkan kontrol enabling secara lebih intensif, sambil mempertimbangkan penerapan sistem pengendalian diagnostik yang dapat mendukung inovasi
Unusual Market Activity Impact on Abnormal Liquidity Risk, Abnormal Volatility, and Abnormal Return in Indonesia Capital Market
This study aims to analyze the influence of the management control system consisting of enabling control and constraining control on organizational performance and management innovation in heavy equipment and truck companies operating in North Kalimantan. Management control systems that involve enabling controls that encourage organizational creativity and development, as well as constraining controls that provide constraints to ensure efficient operations, are analyzed to see their impact on management innovation and organizational performance. This study uses a quantitative descriptive approach by collecting primary data through a survey of 57 supervisors in 10 relevant companies. The data was analyzed using the Structural Equation Modeling (SEM) method with PLS 4 software. The results of the study show that enabling control has a significant positive influence on organizational performance, while constraining control, both through a limitation system and diagnostic control, has a negative effect on organizational performance, although the diagnostic control system plays a positive role in encouraging management innovation. These findings indicate that to improve organizational performance, companies need to make more intensive use of enabling controls, while considering the implementation of diagnostic control systems that can support innovatio
Analyzing Difficulties in Speaking Arabic and Their Solutions Based on the Book Standards of Arabic Language Skills for Non-Native Speakers
This article aims to analyze the difficulties students face in speaking Arabic from the perspective of the book Standards of Arabic Language Skills for Non-Native Speakers and offer practical solutions that can be used as a reference to address these difficulties, both for students learning Arabic and for educators in designing teaching method. This research uses a library research method, involving examining and analyzing data related to and relevant to this study. In this study, data collection is conducted through document analysis, specifically the book Standards of Arabic Language Skills for Non-Native Speakers. The researcher will describe the data found in the book in detail, identify the difficulties faced by students in speaking Arabic, and provide relevant solutions. From the analysis, the researcher found nine fundamental factors that cause difficulties in speaking Arabic, which are the lack of practice in speaking Arabic, constructing sentences and understanding them, limited vocabulary, abbreviation and omission, dialect differences, idioms, lack of understanding of grammar, eloquence (balaghah), and the conversation partner. The solutions offered by the researcher to overcome these problems are The Power of Two method, the WhatsApp application, Quizlet and Wordwall, the drill method, the use of social media, CALL and websites, the Korsul Ajib media, the Lectora Inspire application, and the HelloTalk application
Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Berbasis Deep Learning
Pendekatan deep learning dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan penting dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif, kritis, dan reflektif. Metode ini membantu siswa tidak hanya menghafal ajaran agama, tetapi juga memahami maknanya secara mendalam serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menganalisis relevansi deep learning dalam kurikulum PAI, khususnya dalam membentuk karakter, meningkatkan pemahaman agama, serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan reflektif. Hasil kajian menunjukkan bahwa deep learning sejalan dengan tujuan PAI dalam membentuk moral dan akhlak siswa. Metode ini mendorong keterlibatan aktif, refleksi diri, serta diskusi kritis, sehingga siswa dapat memahami ajaran Islam secara kontekstual. Selain itu, pendekatan ini meningkatkan kesadaran sosial, sikap toleransi, dan keterbukaan dalam beragama.Penerapan deep learning dalam PAI terbukti meningkatkan pemahaman agama secara mendalam dan relevan dengan tantangan zaman. Oleh karena itu, integrasi metode ini dalam kurikulum PAI menjadi strategi efektif untuk membentuk siswa yang tidak hanya memahami ajaran agama secara tekstual, tetapi juga mampu menerapkannya dengan pemikiran yang kritis dan reflektif
Pengembangan Evaluasi Layanan Dasar Bimbingan dan Konseling Model CIPP Untuk Guru BK di SMAN Se Kota Palangka Raya
Latar belakang penelitian ini adalah masih rendahnya kualitas evaluasi dan supervisi layanan dasar bimbingan dan konseling (BK) di tingkat SMA, yang berdampak pada rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan BK. Tujuan penelitian adalah mengembangkan model evaluasi dan supervisi berbasis CIPP yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan mutu layanan BK di SMAN se-Kota Palangka Raya. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Borg & Gall, meliputi studi pendahuluan, pengembangan model, uji coba terbatas dan luas, revisi, serta implementasi. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan model yang dikembangkan memiliki validitas tinggi (skor rata-rata 4,5/5), praktikalitas yang baik (85% Guru BK menyatakan mudah diterapkan), dan efektivitas signifikan (peningkatan kinerja Guru BK hingga 40%). Implikasi penelitian ini adalah model CIPP dapat diadaptasi di berbagai sekolah untuk memperkuat kompetensi Guru BK serta meningkatkan kepuasan siswa terhadap layanan BK. Penelitian selanjutnya disarankan menguji model ini pada jenjang dan wilayah berbeda untuk menguji skalabilitas dan efektivitasnya dalam konteks yang lebih luas
Analisis Yuridis Kedudukan Pengemudi Ojek dan Kurir Online: Antara Mitra atau Pekerja Harian Lepas
Ojek online dan kurir daring telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat modern, memudahkan akses transportasi sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM melalui layanan pengantaran yang cepat dan efisien. Namun, di balik kontribusinya terhadap ekonomi digital, muncul permasalahan ketenagakerjaan akibat status hukum pengemudi dan kurir yang dikategorikan sebagai “mitra”, bukan pekerja formal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan status hukum antara pengemudi/kurir online sebagai mitra dengan Pekerja Harian Lepas (PHL) yang diatur dalam hukum ketenagakerjaan Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan analisis perbandingan regulasi serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengemudi dan kurir online tidak memperoleh hak perlindungan seperti jaminan sosial, upah minimum, dan kepastian kerja sebagaimana yang diterima oleh PHL, meskipun pola kerja keduanya serupa. Kesimpulannya, perbedaan status ini menimbulkan ketimpangan perlindungan hukum yang berdampak pada kesejahteraan para pekerja digital. Implikasinya, diperlukan reformasi regulasi ketenagakerjaan yang lebih adaptif terhadap perubahan bentuk hubungan kerja di era ekonomi digital untuk menjamin keadilan dan perlindungan bagi semua jenis pekerja
Integrasi Kearifan Lokal sebagai Bentuk Eksistensi Wellness Tourism Pengobatan Tradisional di Desa Wisata Waerebo
Wae Rebo merupakan desa adat yang unik dan dikenal luas karena rumah tradisionalnya yang berbentuk kerucut yang disebut Mbaru Niang. Selain keunikan arsitekturnya, Wae Rebo memiliki potensi besar dalam bentuk kearifan lokal, khususnya pengobatan tradisional yang memanfaatkan tanaman obat herbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mendokumentasikan pemanfaatan kearifan lokal tersebut dalam pengembangan wisata kebugaran (wellness tourism). Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini dilakukan melalui observasi lapangan, studi pustaka, serta wawancara langsung dengan masyarakat dan praktisi lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 32 jenis tanaman obat yang umum digunakan oleh masyarakat setempat. Bagian tanaman yang dimanfaatkan meliputi akar, batang, buah, daun, getah, kulit, rimpang, dan umbi. Keanekaragaman ini menjadi landasan dalam pengembangan produk wisata kebugaran berbasis budaya. Kegiatan bertema “Pengobatan Tradisional dan Ramuan Herbal” mulai mendapat perhatian sebagai atraksi dalam wisata kebugaran. Praktik ini juga telah diintegrasikan dalam paket-paket wisata serta dikemas menjadi produk seperti minyak urut tradisional dan minuman herbal, yang diminati oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Inisiatif ini tidak hanya mendorong pelestarian budaya, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru melalui layanan khusus wisata kebugaran di Desa Wisata Wae Rebo
Profil Kognitif Anak dengan ASD dilihat dari WISC-IV: Apa Kekuatan dan Kelemahannya
Literature review bertujuan untuk mengkaji karakteristik kognitif anak-anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) melalui penilaian menggunakan Skala Kecerdasan Wechsler untuk Anak-Anak, Edisi Keempat (WISC-IV). Penilaian kecerdasan yang dilakukan mencakup empat indeks utama: Pemahaman Verbal (VCI), Penalaran Perseptual (PRI), Memori Kerja (WMI), dan Kecepatan Pemrosesan (PSI), yang memberikan wawasan tentang berbagai aspek kognitif pada individu dengan ASD. Berdasarkan tinjauan terhadap 11 artikel, hasil penelitian menunjukkan bahwa skor PRI secara konsisten lebih tinggi dibandingkan indeks lainnya, yang mengindikasikan kekuatan dalam penalaran kompleks, visual-spasial, dan nonverbal. Sebaliknya, skor PSI yang rendah menunjukkan adanya tantangan dalam hal kecepatan pemrosesan dan keterampilan motorik. Heterogenitas skor WMI mengungkapkan keberagaman dalam profil kognitif anak-anak dengan ASD. Penemuan ini memiliki implikasi signifikan untuk pengembangan intervensi yang disesuaikan, terutama dalam hal perhatian, keterampilan organisasi, dan penyelesaian tugas yang kompleks. Penelitian ini diharapkan memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang aspek-aspek kognitif pada anak-anak dengan ASD, yang sangat penting bagi pendidik, tenaga medis, dan pembuat kebijakan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan mendukung perkembangan mereka secara optimal
Implementasi Accurate Accounting Software dalam Meningkatkan Efisiensi Operasional pada Perusahaan Refraktori (Studi Kasus PT Menara Bukit Lubukkeli)
In the face of globalization and rapid technological advancements, companies are under pressure to improve operational efficiency. This study examines the impact of implementing the Accurate management information system on operational efficiency at PT. Menara Bukit Lubukkeli. The research employs a descriptive qualitative methodology, analyzing data from literature reviews, case studies, and interviews. The findings demonstrate that the implementation of Accurate significantly enhances operational efficiency in several areas. First, the system reduces the time required to prepare financial statements, compile purchase and sales data, and manage inventory across warehouses and project sites. Second, it contributes to the reduction of operational costs, particularly by minimizing the need for external parties in preparing annual financial reports. Lastly, Accurate improves the accuracy of various reports, including financial statements, inventory, and project cash flow. The study concludes that Accurate has proven effective in enhancing both efficiency and accuracy in the company’s operational processes. These findings highlight the importance of adopting integrated management information systems to streamline business operations and improve overall performance
Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Melalui Lesson Study
Latar belakang dilakukannya penelitian ini disebabkan oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Kurangnya penggunaan model pembelajaran yang bervaratif dalam proses pembelajaran di kelas, yang mengakibatkan mahasiswa bosan dan berdampak pada hasil pembelajaran yang tidak maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan dan perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa kelas eksperimen yang mendapatkan model Project Based Learning (PjBL) berbasis Lesson Study dengan mahasiswa kelas kontrol yang mendapatkan model Problem Based Learning (PBL). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Quasi Eksperimen dengan desain penelitian Pretest-Posttest, Non Equivalent Control Group Design. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester 3 A sebagai kelas kontrol dan semester 3 B sebagai kelas eksperimen dengan jumlah mahasiswa 72 mahasiswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes berupa Pilihan Ganda Kompleks (PGK) berjumlah 30 soal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan dan perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa kelas eskperimen yang mendapatkan model Project Based Learning (PjBL) berbasis Lesson Study dengan mahasiswa kelas kontrol yang mendapatkan model Problem Based Learning (PBL). Hasil penelitian bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis mahasiswa serta terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa antara mahasiswa kelas eksperimen yang mendapatkan model Project Based Learning (PjBL) berbasis Lesson Study dengan mahasiswa kelas kontrol yang mendapatkan model Problem Based Learning (PBL)