OJS UNISEL Press
Not a member yet
189 research outputs found
Sort by
Konsekuensi Cryptocurrency Dijadikan Mata Uang Yang Sah: Konsekuensi Cryptocurrency Dijadikan Mata Uang Yang Sah
Cryptocurrency atau mata uang digital telah menjadi fenomena global saat ini disejumlah negara, cryptocurrency / mata uang digital sudah menjadi bagian yang tidak terelakan di negara-negara besar. Di Indonesia keberadaan cryptocurrency masih mengalami pro dan kontra dari sisi regulasi dan legalitas penggunaannya, namun demikian Perintah Indonesia dalam hal ini Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) masih terus mengkaji dan menerbitkan beberapa regulasi tentang aset cryptocurrency. Cryptocurrency atau mata uang digital telah menjadi fenomena global saat ini disejumlah negara, cryptocurrency / mata uang digital sudah menjadi bagian yang tidak terelakan di negara-negara besar. Di Indonesia keberadaan cryptocurrency masih mengalami pro dan kontra dari sisi regulasi dan legalitas penggunaannya, namun demikian Perintah Indonesia dalam hal ini Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) masih terus mengkaji dan menerbitkan beberapa regulasi tentang aset cryptocurrency. 
Metode Moving Average Botcoin Bitcoin Menjadi Mata Uang Sah Berkaca Pada Negara El Savador: Metode Moving Average Terhadap Bitcoin
Berkaca pada pemerintah elsavador yang berani memutuskan Bitcoin sebagai mata uang yang sah pada akhir tahun 2021 disaat nilai bitcoin pada trend puncak nilai tukarnya. Memasuki awal tahun 2022 dengan segala factor yang mempengaruhi, nilai bitcoin terus turun hingga titik terendah di pertengahan tahun 2022 yang menyebabkan keputusan pemerintah El Savador lebih banyak memberikan dampak yang negative baik pertumbuhan ekonomi dan gejolak yang terjadi di tengah masyarakatPoster ini akan memproses data harga bitcoin selama satu tahun dimulai dari bulan juni 2021 hingga Juni 2022 dengan metode Moving Average
The Cripto Curency
Teknologi menjadi hal yang tidak bisa dihindari perkembangannya, karena sebagian besar masyarakat sudah menggunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Merembaknya penggunakan teknologi menjadi kesempatan para pelaku kejahatan untuk menggunakan teknik yang memanfaatkan teknologi agar mendapatkan keuntungan dan kejahatan itu disebut kejahatan siber (cyber crime). Tujuan dari tulisan ini adalah memberikan gambaran mengenai kejahatan siber yang sudah terjadi serta perangkat hukum dan teknologi kriptografi sebagai bentuk pemecahan masalah dalam kejahatan siber. Walaupun teknologi yang digunakan dalam bentuk kriptografi, akan tetapi tidak bisa terlepas dari perangkat hukum yang sudah diterapkan oleh pemerintah dan ini dijadikan landasan bagi masyarakat untuk tetap berhatihati dalam melakukan tindakan yang berhubungan dengan pemanfaatan teknologi.Teknologi menjadi hal yang tidak bisa dihindari perkembangannya, karena sebagian besar masyarakat sudah menggunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Merembaknya penggunakan teknologi menjadi kesempatan para pelaku kejahatan untuk menggunakan teknik yang memanfaatkan teknologi agar mendapatkan keuntungan dan kejahatan itu disebut kejahatan siber (cyber crime). Tujuan dari tulisan ini adalah memberikan gambaran mengenai kejahatan siber yang sudah terjadi serta perangkat hukum dan teknologi kriptografi sebagai bentuk pemecahan masalah dalam kejahatan siber. Walaupun teknologi yang digunakan dalam bentuk kriptografi, akan tetapi tidak bisa terlepas dari perangkat hukum yang sudah diterapkan oleh pemerintah dan ini dijadikan landasan bagi masyarakat untuk tetap berhatihati dalam melakukan tindakan yang berhubungan dengan pemanfaatan teknologi
Timing Analysis of a D-PET Fip-flop Component
The preset and clear input are active-low, because there are an inverting bubble at that input lead on the block symbol, just like the negative edge-trigger clock inputs.When the preset input is activated, the flip-flop will be reset (Q=0, not-Q=1) regardless of any of the synchronous inputs or the clock. When the clear input is activated, the flip-flop will be set (Q=1, not-Q=0), regardless of any of the synchronous inputs or the clock. So, what happens if both preset and clear inputs are not activated ( both of them 0 ) ? Surprise, surprise: we get an invalid state on the output, where Q and not-Q go to the same state. when both preset and clear inputs are activated then the flip flop will work normally Diagram 2. The flip flop is a basic building block of sequential logic circuits.
It is a circuit that has two stable states and can store one bit of state information.
The output changes state by signals applied to one or more control inputs.
The basic D Flip Flop has a D (data) input and a clock input and outputs Q and Q (the inverse of Q). Optionally it may also include the PR (Preset) and CLR (Clear) control inputs Diagram 3
Perancangan Aplikasi Pemesanan Makanan Berbasis Android
Javanese Restaurant application that will be developed is an Android-based application. The application can be used to order food and drinks online at a Javanese restaurant, Bebek Kaleyo. Customers who have installed the application can select the menu provided in the application. Customers may order the food and ask to deliver by courier or collect from the restaurant. Payment can be done with a bank transfer or another alternative payment method. Once payment is successful the server will send the menu ordered and payment receipt to the customer in the form of a QR Code. The Code is used to verify the order in the restaurant until the delivery to the customers. All the processes are connected to and updated in the server.Aplikasi pemesanan restoran adalah aplikasi berbasis android yang dapat digunakan untuk pemesanan makanan dan minuman secara online pada sebuah restoran khas Jawa yaitu Bebek Kaleyo. Pelanggan yang telah melakukan instalasi aplikasi dapat memilih menu yang disediakan dalam aplikasi ini. Pelanggan dapat menentukan apakah makanan tersebut dikirim melalui jasa pengiriman atau diambil langsung ke restoran. Transaski pembayaran dapat menggunakan metode transfer bank atau payment lainnya yang telah ditentukan. Setelah pembayaran berhasil server akan mengirimkan bukti pemesanan ke aplikasi pelanggan berupa QR Code yang kemudian digunakan untuk memverifikasi pesanan dengan data pada database server dan dinyatakan bahwa pesanan sudah diterima oleh pelanggan
Sistem Urban Modern Kampung Siaga Untuk Menunjang Mobilitas Warga di Masa Pandemi Berbasis Mobile Aplikasi
Tingginya kebutuhan informasi terhadap layanan masyarakat belakangan ini perlu mendapat sorotan. Pasalnya masih banyak masyarakat khususnya tingkat kelurahan minim mendapatkan informasi dan layanan yang layak terkait situasi pandemi saat ini. Sehingga masyarakat awam tidak bisa berbuat apa-apa saat mengalami masalah dalam hidupnya. Minimnya langkah preventif dan edukasi bencana terhadap warga seringkali membuat masyarakat menjadi sangat panik saat mengahadapi semua ini. Masih banyak isu-isu lainnya juga yang butuh solusi dan perhatian dari kita semua. Butuh waktu lama jika masih mengandalkan cara yang konvensional. Butuh platform terintegrasi agar semuanya bisa saling bekerja sesuai perannya dengan cepat. Untuk itu penulis mencoba memberikan solusi sebuah sistem terintegrasi bernama kampungsiaga.com platform mobile aplikasi menunjang mobilitas warga
Perancangan Sistem Informasi Restoran Berbasis Android (Studi Kasus: Warung Pempek Kito)
Pempek merupakan salah satu makanan khas Kota Palembang yang juga merupakan makanan khas Kota Lampung. Makanan yang terbuat dari olahan ikan ini adalah makanan sehari-hari masyarakat Kota Lampung yang mudah ditemui baik dari warung kecil di pinggir jalan sampai restoran besar. Banyak jenis dari pempek seperti pempek kapan selam (bentuk kapal), pempek model (dengan kuah), pempek lenjet (campuran dengan telur), dan masih banyak lainnya. Bertambahnya warung pempek mengakibatkan meningkatnya persaingan antar pedagang. Selain itu, terjadinya pandemi COVID- 19 juga menyebabkan pelanggan menjadi terbatas untuk melakukan kunjungan ke warung pempek. Oleh karena itu, diperlukan suatu inovasi berbasis teknologi informasi untuk menarik pelanggan dan melakukan pemilihan dan pemesanan menu pempek
Analisis Big Data untuk Keamanan Siber
The era of the Internet of Things with billions of connected devices has created an increasingly large surface for cyber attackers to exploit, resulting in the need for faster, up-to-date and accurate detection of such attacks. In the last few years the growth of data in volume, correctness, speed, and variation of data is extremely fast. When large data sets or better known as Big Data are collected from or generated by different devices and sources, intelligent big data analysis techniques are required to mine, interpret and visualize the data. In terms of information system security, there is no protection that can guarantee that there will be no attacks or cyber simulation actions against a company or organization. Moreover, the laws governing the protection of personal data GDPR (General Data Protection Regulation), especially in Indonesia, have not been thoroughly discussed by regulators, so the use of automated tools is combined with a security operations center consisting of experts and collaborating with global threats. intelligence is the most up-to-date collaborative method as a precautionary measure and right now to be more proactive and also very useful for preventing cyber attacks. The purpose of this research is to provide knowledge and understanding of the strengths and the importance of using automated tools or collaborating with security operations centers that have international standards in managing event logs of all IT devices owned within a company or organization so that information security systems, especially vulnerabilities from a tool can be detected early, especially regarding data leakage can be minimized.Dalam beberapa tahun terakhir ini pertumbuhan data dalam volume, kebenaran, kecepatan, dan variasi data luar biasa cepat. Ketika sejumlah besar data dikumpulkan dari atau dihasilkan oleh perangkat dan sumber yang berbeda, teknik analisis data besar yang cerdas diperlukan untuk menambang, menafsirkan, dan memvisualisasikan data tersebut. Dalam pertahanan keamanan sistem informasi tidak ada yang bisa menjamin bahwa tidak akan ada serangan ataupun melakukan simulasi siber ke dalam suatu perusahaan atau organisasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu memberikan wawasan tentang pentingnya penggunaan alat bantu atau pusat operasi keamanan untuk mengolah log event dari semua perangkat IT yang dimiliki di dalam suatu perusahaan atau organisasi agar sistem keamanan informasi terutama mengenai kebocoran data dapat diminimalisir
PERBANDINGAN SISTEM OPERASI WINDOWS DENGAN SISTEM OPERASI LINUX
Operating Systems are four components that must not be absent for Information Systems. For companies that have implemented a computerized system as part of the company's operational support, must pay attention to what Operating Systems are good for the company. Including the advantages and company budget for Information Technology. To get a good Operating System in accordance with office needs, a comparison of the Windows Operating System and Linux Operating System. The results of the comparison of these two Operating Systems can be input for deciding which Operating System is suitable according to user needs.Sistem Operasi merupakan empat komponen yang tidak boleh absen untuk Sistem Informasi. Bagi perusahaan yang telah menerapkan sistem komputerisasi sebagai bagian dari penunjang operasional perusahaan, harus memperhatikan Sistem Operasi apa yang baik untuk perusahaan tersebut. Termasuk kelebihan dan anggaran perusahaan untuk Teknologi Informasi. Untuk mendapatkan Sistem Operasi yang baik sesuai dengan kebutuhan perkantoran, dilakukan perbandingan Sistem Operasi Windows dan Sistem Operasi Linux. Hasil perbandingan kedua Sistem Operasi ini dapat menjadi masukan untuk menentukan Sistem Operasi mana yang sesuai dengan kebutuhan pengguna
Tinjauan Pustaka Spesifikasi Kebutuhan Perangkat Lunak
Software requirement engineering methodology is an organized, documented set of rules and practices for gathering requirement. To find out the specifications for the completeness system requirements and document convenience are important factors in the explanation. This article aims to discuss the various types of methods used by various practitioners to describe SRS documents. There are 4 journals that will be reviewed in the State of the Art Review table. This article is the author's point of view on the journals listed in the Software Requirement Specification which may have different opinions.Metodologi rekayasa kebutuhan perangkat lunak adalah seperangkat aturan dan praktik yang terorganisir dan terdokumentasi untuk mengumpulkan persyaratan. Untuk mengetahui spesifikasi kelengkapan persyaratan sistem dan kemudahan dokumen merupakan faktor penting dalam penjelasannya. Artikel ini bertujuan untuk membahas berbagai jenis metode yang digunakan oleh berbagai praktisi untuk mendeskripsikan dokumen SRS. Ada 4 jurnal yang akan direview dalam tabel State of Art Review. Artikel ini adalah sudut pandang penulis terhadap jurnal yang tercantum dalam Spesifikasi Kebutuhan Perangkat Lunak yang mungkin memiliki pendapat berbeda