Jurnal Universitas Amikom Yogyakarta
Not a member yet
    707 research outputs found

    ANALISIS FAKTOR PADA MEDIA SOSIAL DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN INFORMASI MENGGUNAKAN PENDEKATAN PRISMA

    No full text
    Media sosial menjadi sarana utama di kalangan masyarakat dalam mencari informasi. Efektivitas media sosial dalam memenuhi kebutuhan informasi bergantung pada beberapa faktor diantaranya kredibilitas, terpaan media, kemanfaatan, jenis konten, dan selektivitas informasi. Tujuan penelitian untuk menentukan metode dan pendekatan yang tepat dalam menganalisis faktor-faktor tersebut sehingga dapat digunakan sebagai dasar pengoptimalan pemanfaatan media sosial. Penelitian ini menggunakan metode SLR (Systematic Literature Review) dengan pendekatan  PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis) yang menyaring 6446 artikel dari berbagai sumber dan menghasilkan 35 artikel yang paling relevan untuk dijadikan bahan acuan untuk melakukan penelitian dalam menganalisis pemenuhan kebutuhan informasi pada media sosial. Dari kajian ini didapatkan bahwa kredibilitas adalah faktor yang paling sering dibahas dalam literatur. Metode analisis yang paling umum digunakan adalah uji regresi linear sederhana, dan media sosial yang paling sering dijadikan sebagai objek penelitian adalah Instagram. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi dalam penelitian mengenai pengoptimalan pemenuhan kebutuhan informasi pada media sosial

    ANALISIS TINGKAT KEMISKINAN DENGAN ALGORITMA K-MEANS MENGGUNAKAN RAPIDMINER DI TINGKAT KOTA KABUPATEN DI JAWA TENGAH

    No full text
    Permasalahan kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah masih menjadi isu krusial yang membutuhkan penanganan berbasis data yang akurat dan terstruktur. Ketiadaan pemetaan yang tepat sering kali menyebabkan distribusi bantuan sosial tidak efektif dan tidak menyentuh kelompok masyarakat yang paling membutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola kemiskinan antar wilayah kota atau kabupaten di Jawa Tengah dengan memanfaatkan algoritma K-Means melalui platform RapidMiner. Analisis dilakukan terhadap data sekunder dari Badan Pusat Statistik periode 2020–2024, mencakup berbagai indikator seperti garis kemiskinan, persentase penduduk miskin, tingkat pengangguran, serta akses terhadap air bersih, sanitasi, dan bantuan sosial. Proses analisis mengikuti tahapan Knowledge Discovery in Databases, dari pemilihan data hingga evaluasi hasil. Penelitian ini menghasilkan lima kelompok kemiskinan dengan akurasi klaster tinggi berdasarkan nilai Davies-Bouldin Index sebesar 0,009. Hasil pengelompokan ini memberikan gambaran yang lebih objektif tentang distribusi kemiskinan di Jawa Tengah dan dapat dimanfaatkan sebagai dasar perumusan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan efisien dalam upaya pengentasan kemiskinan

    PKM PEMANFAATAN LIMBAH ANORGANIK UNTUK ALAT DESTILASI SEDERHANA

    No full text
    Sampai saat ini, Indonesia masih kesulitan menangani persoalan sampah. Oleh karena itu, perlu dilakukan perubahan paradigma yang memandang sampah sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomis dan dapat dimanfaatkan. Kkhususnya limbah anorganik seperti kaleng dan plastik banyak dimanfaatkan untuk pembuatan kriya logam, campuran beton, bahan pembuatan MMC (Metal Matrix Composites) dan bahan dasar koagulan. Untuk mendukung warga Desa Doplang meningkatkan nilai jual komoditi bunga sedap malam, Teknologi Tepat Guna (TTG) alat destilasi/ penyulingan sederhana dari limbah anorganik dibuat. Metode yang digunakan adalah dengan pendekatan community development, empowerment dan community engagement. Setelah melakukan perijinan ke mitra, sosialisasi tentang potensi limbah anorganik dan pelatihan pembuatan alat destilasi sederhana dilakukan. Alat destilasi sederhana berhasil dibuat dengan memanfaatkan limbah organik. Dari kegiatan ini, warga Desa Doplang diharapkan mampu mengekstrak minyak atsiri bunga sedap malam menjadi produk turunannya

    SERBUK JAHE, CENGKEH, DAN KAYU MANIS GUNA ATASI DEPRESI PADA KESEHATAN MENTAL

    No full text
    Mental health is a condition when an individual does not experience feelings of guilt about himself, and has a realistic estimate of himself and can accept his own shortcomings or weaknesses, has the ability to face the problems that exist in his life, has satisfaction in his social life, and have happiness in life. There are several problems due to the pandemic, one of them is related to education, school dropped out. Based on the results of an interview with the Head of Youth Organization in Ngombakan Village, Sukoharjo, the rate on teenagers who dropped out of school were informed that from 10 teenagers, 6 of them did not continue their education and chose to work for money, 2 of them did not continue their Japanese language school due to the effects of the COVID-19 pandemic, and 2 of them did not continue their studies because they were lazy to think. The purpose of this community service activity was to treat depression in an effort to improve teenagers quality of life, provide education about how to use natural materials to help overcome depression, and gave training on making "SERJA CENGKANIS" (Serbuk Jahe Kombinasi Cengkeh dan Kayu Manis) Ginger Powder Combination of Cloves and Cinnamon. The results of the activity evaluation show that all the criteria and indicators success of the activity have been achieved. Targets and goals achieved up to 58%. The level of community knowledge on the pre-test value, which is 87, increases during the post-test, which is 90. The level of community satisfaction with the implementation of activities reaches 94%

    PENYULUHAN PEMASARAN DIGITAL ONLINE BAGI UMKM DI DESA PIDUNG, KERINCI

    Full text link
    Desa Pidung merupakan salah satu desa yang berada di Kabupaten Kerinci, tepatnya di kecamatan Keliling Danau. Letak geografisnya terletak di pinggir Danau Kerinci yang berbatasan dengan desa Tanjung Batu. Umumnya masyarakat Desa Pidung memiliki mata pencaharian dibidang pertanian nelayan, pedagang, maupun sebagai pegawai negeri sipil. Salah satu hasil pertanian yang menjadi ciri khas mayarakat Pidung yaitu kopi. Saat ini masyarakat Desa Pidung masih menggunakan cara tradisonal dalam memasarkan hasil dari pertanian kopi tersebut. Kendala yang sering dihadapi masyarakat adalah, harga yang diperoleh dari pengepul masih rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan metode penyuluhan kepada masyarakat Desa Pidung, terutama pengelola BumDes. Kegiatan penyuluhan terdiri dari pengenalan kepada masyarakat terkait perkembangan teknologi informasi, bahwa dengan memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini, maka pemasaran olahan kopi bisa ditingkatkan. Peserta yang hadir pada kegiatan pengabdian ini sebanyak 18 orang. Kegiatan pengabdian ini menarik perhatian Masyarakat Desa Pidung yang sebelumnya masih minim pengetahuan tentang digital marketing untuk peningkatkan pendapatan desa. Adapun metode yang kami gunakan dalam kegiatan ini berupa pemberian materi secara tatap muka dan dipadukan dengan program kegiatan kuliah kerja nyata mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sakti Alam Kerinci (STIE-SAK). Hasil   yang   diperoleh   dari kegiatan pengabdian  ini  adalah  masyarakat  terlihat  antusias  dalam  menjalani  kegiatan pengabdian masyarakat ini dan terlihat masyarakat sangat aktif dalam bertanya serta berdiskusi   dengan   pemateri. Adapun kesimpulan   kegiatan   ini   adalah edukasi dan penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan media sosial untuk meninggkatkan penjualan

    Implementasi Mesin Pematangan Opak Ketan Sistem Roller Memanfaatkan Media Pasir Panas

    No full text
    Pematangan opak ketan secara manual memerlukan cukup banyak tungku dan tenaga kerja untuk mengejar target penjualan, maka teknologi mesin pematangan opak ketan dengan metode roller dapat menjawab permasalahan pematangan opak ketan, guna meningkatkan produktivitas opak ketan matang. Desain teknologi ini, fokus perhatian ditujukan pada pengrajin opak ketan, selain keterbatasan lahan, tenaga kerja dan soal higienis yang dihadapi industri kecil ini, kecepatan, kualitas dan berkesinambungan proses pembuatan opak ketan dapat dijamin, sehingga para pengrajin bisa memenuhi permintaan yang tinggi. Pembuatan, ujicoba dan analisis kinerja mesin pematangan opak ketan sistem roller media pematangan memanfaatkan pasir panas, terbukti menghasilkan opak ketan yang berkualitas dan kuantitasnya meningkat secara signifikan dibandingkan menggunakan alat tradisional, sehingga proses pembuatan opak ketan bisa dilakukan dengan memanfaat teknologi tepat guna hasil inovasi dengan tetap menjaga kualitas dan dapat meningkatkan produktivitas, proses produksi tidak dibatasi oleh ketrampilan karyawan dan waktu sehingga permintaan pelanggan dapat terpenuhi

    Pemberdayaan Kelompok PKK Dalam Pembuatan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Berbahan Dasar Tauge Di Desa Tenam

    No full text
    Desa Tenam berada di Kabupaten Batang Hari dimana masyrakatnya banyak berprofesi sebagai petani karet. Salah satu kegiatan yang dapat mendukung kegiatan masyarakat yang tergabung dalam ibu-ibu PKK adalah tentang  pembuatan ZPT (Zat Pengatur Tumbuh).  ZPT alami dapat dibuat dengan bahan dasar lokal seperti tauge.Taoge mengandung ZPT giberellin serta dapat berfungsi sebagai pupuk pelengkap cair.Masyarakat selama ini menganggap bahwa dalam pertumbuhan tanaman hanya cukup menggunakan pupuk saja. Kesimpulan yang dapat diambil setelah melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dikelompok ibu-ibu PKK yang dilakukan oleh tim Universitas Garaha Karya Muara Bulian desa Tenam mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan untuk membuat ZPT alami berbahan dasar tauge

    Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Pembentukan Kelompok UMKM Produk Lokal

    No full text
    Kehidupan pada keluarga berpendapatan rendah di desa menjadikan mereka terus berupaya melakukan aktifitas produktif seperti dengan cara berjualan produk makanan, minuman tradisional (jamu), barang kerajinan dan lain sebagainya. Namun sayangnya masing-masing masih bergerak sendiri sehingga tidak terarah. Tujuan kegiatan adalah membuat sebuah wadah bagi mereka kegiatan sehingga dapat lebih terarah. Metode pelaksanaan antara lain adalah tahap analisis, pelaksanaan dan evaluasi; dengan partisipan dari masyarakat sekitar Desa Karangdadap. Hasil kegiatan adalah dibentuknya kelompok UMKM bernama “Selaras Mandiri”, dimana mengubah kondisi dari yang sebelumnya ‘tidak’ menjadi ‘telah’ memiliki wadah khusus dalam berkegiatan. Dampaknya adalah meningkatnya kepercayaan diri dan semangat dalam kegiatan produktif, terbentuknya konsep dan program yang lebih terarah dan peluang kemudahan kerjasama dengan pihak lain. Kesimpulannya kegiatan ini berhasil dibuat dan diresmikannya sebuah bentuk UMKM yang memudahkan mereka dalam pembuatan berbagai program maupun peluang kerjasama dengan pihak lain

    Pemanfaatan Teknologi Informasi Untuk Mendukung Pelayanan Publik di Desa Petak Kabupaten Gianyar

    Full text link
    Pelayanan publik di Desa Petak dapat ditingkatkan melalui penggunaan teknologi informasi (TI). Meskipun desa ini sudah memiliki website dan sistem informasi desa yang dikelola swasta, penggunaannya masih belum maksimal. Tiga tantangan utama yang dihadapi adalah pengetahuan dan pemahaman TI yang terbatas oleh perangkat desa, admin desa yang belum bisa sepenuhnya menggunakan sistem informasi, dan pemanfaatan TI dalam pelayanan publik yang belum maksimal. Tujuannya adalah membantu pemerintah Desa Petak menerapkan TI dalam pelayanan publiknya. Program ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan tim pelaksana untuk mendefinisikan dan menyelesaikan masalah. Penyuluhan TI dan pelatihan penggunaan sistem informasi diberikan kepada perangkat dan admin desa. Hasilnya, 75.6% perangkat desa dan 83% admin desa telah memahami penggunaan TI dan pengelolaan website untuk pelayanan publik, serta 84.3% perangkat desa memahami penggunaan sistem informasi

    KOMPARASI ALGORITMA NAÏVE BAYES DAN DECISION TREE UNTUK MENGANALISIS KEPUASAN MASYARAKAT DPMPTSP KABUPATEN BATANG

    Full text link
    Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) merupakan instrumen evaluasi yang digunakan pemerintah untuk menilai kualitas pelayanan publik secara berkala. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan tingkat kepuasan masyarakat pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Batang dengan menggunakan algoritma Naïve Bayes berbasis kerangka kerja CRISP-DM. Data penelitian berasal dari 330 responden SKM tahun 2024 yang menilai sembilan indikator pelayanan publik. Proses penelitian meliputi tahapan business understanding, data understanding, data preparation, modeling, evaluation, dan deployment. Hasil klasifikasi menunjukkan bahwa algoritma Naïve Bayes mencapai akurasi sebesar 65%, dengan performa terbaik pada kategori Sangat Puas. Analisis lebih lanjut mengidentifikasi bahwa variabel waktu penyelesaian dan kompetensi pelaksana memiliki pengaruh dominan terhadap tingkat kepuasan masyarakat. Temuan ini memberikan kontribusi ilmiah berupa penerapan klasifikasi berbasis data mining untuk mendukung pengambilan keputusan dalam peningkatan kualitas layanan publikdi masa mendatang

    317

    full texts

    707

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Amikom Yogyakarta
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇