Jurnal Universitas Amikom Yogyakarta
Not a member yet
707 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI DECISION TREE UNTUK MENDIAGNOSIS PENYAKIT LIVER
Hati merupakan salah satu organ manusia yang paling penting. UCI Machine Learning Repository mempunyai banyak dataset, salah satunya adalah dataset ILPD (Indian Liver Patient Dataset). Penelitian ini membahas tentang klasifikasi penyakit liver pada dataset ILPD menggunakan Algoritma Decision Tree C4.5. Berdasarkan hasil pengolahan yang dilakukan, didapatkan bahwa Algoritma Decision Tree C4.5 menghaasilkan nilai akurasi sebesar 72.67% dan juga membuktikan bahwa dari 11 variabel penyakit liver yang ada pada dataset ILPD, hanya 2 variabel (Almine Alminotransferase) yang menjadi pokok dalam penentuan penyakit liver
Birokrasi di Era Revolusi Industri 4.0 : (Studi Kasus Pelayanan Perijinan Memulai Usaha di Indonesia)
Indonesia saat ini sedang berupaya untuk menumbuhkan iklim investasi dengan memberikan kemudahan berusaha. Pergerakan yang dilakukan tersebut dalam rangka memenuhi nilai publik untuk menciptakan kecepatan dan kemudahan dalam berusaha di era revolusi industri 4.0. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan 2 (dua) hal yaitu : pertama, mengapa debirokratisasi yang dilakukan oleh pemerintah belum mampu memenuhi nilai birokrasi yang juga merupakan adaptasi nilai publik. Kedua, bagaimana risk society dari adanya debirokratisasi dan digitalisasi pelayanan perizinan memulai usaha. Studi kasus pada pelayanan perizinan memulai usaha dipilih untuk menggambarkan tujuan tersebut dengan menggunakan analisis literatur dan data sekunder. Hasil pembahasan dalam artikel ini menemukan bahwa arus besar elektronisasi dan pendirian PTSP tidak dibarengi dengan semangat penuh untuk menghilangkan silo mentality serta struktur hirarki yang panjang. Efisiensi dan efektivitas yang merupakan nilai birokrasi tidak dapat dipenuhi. Selain itu, debirokratisasi dan digitalisasi menimbulkan dilema karena ada risiko negatif yang dapat ditimbulkan dari adanya kedua langkah tersebut.
Tinjauan Hukum Humaniter Internasional dalam Operasi Enduring Freedom Amerika Serikat ke Afghanistan dan Peran International Criminal Court (ICC)
The US military invasion to Afghanistan took place when the War on Terror declared by the United States after the incident in September, 2001 at World Trade Center. One of the military operations in this invasion was called Enduring Freedom. This research will discuss the violations committed by America in the invasion of Afghanistan, particularly during the Enduring Freedom operation, which it was reviewed through Geneva Law and The Rome Statute. The author using literature studies with qualitative methods. The author found that the violations of the Geneva Conventions of 1949 and The Rome Statute Article 8 and 11 were carried out by America during the deliberate Enduring Freedom Operation. The violation was proven but the International Criminal Court (ICC) did nothing
Pembangunan Pariwisata Kulon Progo Melalui Konsep Green Economy dan Blue Economy
The development of the tourism sector is carried out massively, because this sector is one of the biggest foreign exchange earners after oil palm in Indonesia. Each local government competes one another to improve in the competitiveness of its tourism sector, like Kulon Progo district. The massive development in this sector is feared to have environmental impacts. Environmental support in tourism development also needs concern. Green Economy and Blue Economy concept is expected to provide solutions both in terms of tourism industry or sustainable development for the tourism sector, because the environment becomes part of tourism development
Peran Indonesia dalam Meningkatkan Daya Saing Produk Kosmetik di Pasar Asean Melalui E-Commerce
Trade liberalization has been carried out through the ASEAN Economic Community (AEC). Barriers to trade both goods and services are no longer found. Through market trade liberalization, ASEAN countries are increasingly open to competition. E-Commerce trade is a trade that was born due to the development of information technology. Through trade E-Commerce creates opportunities and challenges for countries in Southeast Asia. One product that is widely traded is cosmetics. The cosmetics industry has a strategic opportunity to increase the income of Southeast Asian countries, especially Indonesia. Promising markets, abundant raw materials and the ability to absorb labor are quite a number of industries to be reckoned with. It is interesting to study further the existence of strata that sells cosmetic products both at home and abroad through E-Commerce trading continues to increase. But on the other hand local Indonesian cosmetic products are not able to compete with foreign products. As a result, losses can be experienced by cosmetic products SME entrepreneurs. This study is intended to determine the role of the Indonesian government in enhancing the competitiveness of cosmetic products in the Asean realm as well as regulations that regulate cosmetics trade through the use of e-commerce
Analisis Sistem Pemerintahan di Indonesia, Masih Relevankah Konsep Negara Kesatuan?
Tulisan ini akan membahas secara mendalam mengenai alternatif bentuk negara di Indonesia. Selama ini bentuk negara Indonesia adalah Negara Kesatuan dan perdebatan mengenai bentuk negara lain yaitu federalisme merupakan perbincangan tabu karena mengancam persatuan bangsa dan negara. Terlepas dari itu, bagaimana pun wacana mengenai federalisme ini pernah beberapa kali muncul dalam sejarah Indonesa, yang berarti wacana ini tidak sepenuhnya merupakan wacana terlarang, hanya saja wacana ini memang di redam pada Masa Orde Baru yang begitu menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan. Demi kepentingan akademis dan pencarian alternatif baru yang ideal dalam pengelolaan Indonesia, wacana ini penulis munculkan kembali. Tulisan ini juga bertujuan untuk menambah khasanah mengenai wacana federalisme, sebuah wacana yang dianggap terlarang jika dibicarakan di Indonesi
Manajemen Pelayanan Publik : Tinjauan tentang Keadilan Akses Pelayanan Publik Bagi Kaum Difabel
Kemerdekaan yang di alami oleh Indonesia, merupakan poin masuk dalam keseriuasan untuk mewujudkan pembangunan dalam segala bidang. Salah satu ukuran yang dipakai dalam pembangunan suatu Negara yaitu kualitas dari pelayanan publik atau manjaemen pelayanan publik. Pelayanan publik yang dimaksudkan ialah Negara hadir, untuk memberikan pelayanan kepada warga Negara secara adil dan merata. Akan tetapi jika ilihat pada masa sekarang Negara belum mampu memberi pelayanan secara merata kepada segenap warga Negara. Hal ini Nampak bagi pelayanan kepada kaum difabel, dimana keberadaan mereka sebagai warga Negara sering mendapat kesulitan dalam mengakses pelayanan yang disiapkan oleh Negara. Dengan asumsi yang dibangun bahwa Negara harus menjamin dan mengkomodir kepentingan dan keberadaan kaum difabel yang sesuai dengan pancasila. Tulisan ini mencoba memberi penjelasan mengenai penerapan nilai pancasila menyangkut nilai keadilan yang dilakukan oleh Negara kepada warga Negara khususnya bagi kaum difabel, dalam mengakses pelayanan publik
Pemanfaatan Alokasi Dana Desa Dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Tunujungtirto Kecamatan Singosari Malang
Desa memiliki peran yang sangat penting dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan umum desa serta pelayanan kepada masyarakat secara lebih terarah dan fokus terutama program kegiatan pemerintah desa yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat desa. Dalam dana desa Tunjungtirto terbagi menjadi empat bagian yaitu perekonomian, sarana prasarana dasar, sarana dan prasarana pelayanan sosial dasar dan pemberdayaan. Dari empat bagian alokasi dana desa Alokasi di bidang ekonomi pada desa Tunjungtirto ini diharapkan mampu mensejahterakan masyarakatnya dan dalam rangka mengurangi kemiskinan di pedesaan karena penguatan basis ekonomi rakyat yang bersumber pada asset desa merupakan pilihan menuju kemandirian. Ada beberapa kesimpulan dari hasil penelitian ini yaitu pemanfaatan ADD pada bidang ekonomi masyarakat adalah tersedianya tempat penjualan berbagai hasil produksi rumah tangga masyarakat Desa Tunjungtirto, dan juga dengan ADD di bidang ekonomi di gunakan untuk kegiatan peningkatan peranan wanita melalui perwujudan kesetaraan gender dan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa
PERANCANGAN APLIKASI QUESTION ANSWERING SYSTEM PADA TERJEMAHAN ALQURAN
Al quran merupakan tuntunan bagi umat Islam. Suatu permasalahan tidak hanya mengacu pada satu ayat ataupun satu surat sehingga dibutuhkan waktu yang lama dalam proses pencarian secara manual, mengingat banyaknya jumlah ayat dan surat yang terkandung dalam Al quran. Berdasarkan hasil kuisioner yang dibagikan kepada 50 responden, terdapat 75% responden tidak dapat atau kesulitan dalam mencari jawaban terhadap makna atau masalah yang didasarkan pada terjemahan Al quran. Question answering system adalah sistem yang mengijinkan user menyatakan kebutuhan informasinya dalam bentuk natural language question (pertanyaan dalam bahasa alami), dan mengembalikan kutipan teks singkat atau bahkan frase sebagai jawaban. Penelitian ini merancang aplikasi question answering system pada terjemahan al quran untuk membantu pengguna menemukan jawaban terjemahan Al quran dengan menggunakan pertanyaan yaitu dimana, apa, siapa, berapa, kapan dan mengapa. Berdasarkan hasil pengujian rancangan aplikasi diperoleh nilai usability 28 dari 35 yang menunjukkan bahwa rancangan aplikasi layak dikembangkan sebagai alat bantu dalam mencari jawaban terjemahan Al quran dan sesuai kebutuhan pengguna
Asian Insfastructure Investment Bank (AIIB) Sebagai Bentuk Hegemoni Baru Tiongkok
Since the rise of China as a \u27great power\u27 in the 1940s, China has continued to expand its economic power. His role which was felt to be insignificant in the world multilateral institutions or Bretton-Woods institutions made China initiate a new multilateral institution which was considered to have a bureaucracy that was easier than the Bretton-Woods institution. In addition, the financial condition of the World Bank which is considered inadequate for the Asian infrastructure development needs and the failure of America to host China so that the American allies want to join the AIIB make China more convinced by its decision to establish AIIB. AIIB initiated by President Xi Jinping and announced its establishment in 2014. In 2015, 57 founding countries officially signed the Article of Agreement (AOA) as the basis for the formation of the AIIB. In this study, the researcher will explain the motivations behind the formation of the AIIB. This research explained through a quantitative descriptive method so that the researcher will explain the purpose of establishing AIIB in detail. As a result, by analyzing through the perspective of Dependency Theory, the dependence of third world countries on the AIIB would indirectly bring about hegemony from China