Jurnal Universitas Amikom Yogyakarta
Not a member yet
    707 research outputs found

    Kebijakan Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur Dalam Menanggulangi Masalah Stunting

    Get PDF
    Penelitian ini membahas tentang masalah stunting di Kabupaten Halmahera Timur dan bagaimana upaya penanggulangannya. Stunting merupakan bentuk gagal tumbuh kembang pada balita yang menyebabkan gangguan pertumbuhan linear, akibat dari ketidakcukupan nutrisi yang berlangsung lama, mulai dari masa kehamilan sampai usia 24 bulan. Metode penelitian  menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya penanggulangan masalah stunting di Kabupaten Halmahera Timur khususnya di Kecamatan Maba Utara sudah dilaksanakan namun belum sepenuhnya baik karena kurangnya sosialisasi dari Dinas Terkait mengenai permasalahan dan upaya penanganannya. Pentingnya peran aktif  dan kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan tenaga kesehatan yakni puskesmas dan kader posyandu untuk bekerja sama mengatasi persoalan stunting. Kebijakan penangunggulangan stunting yang di lakukan antara lain pemberian makanan tambahan (PMT) pada balita dan ibu hamil dan melakukan posyandu. Perlu adanya advokasi dan sosialisasi tentang stunting agar masyarakat mampu menerapkan pola makan gizi seimbang dan mendapatkan pelayanan yang layak untuk meningkatkan kesejahteraanya

    PENERAPAN ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING UNTUK MENGELOMPOKKAN KENAKALAN SISWA

    No full text
    Kenakalan remaja merupakan suatu keadaan dimana adanya perubahan emosional pada diri seorang dari masa kanak-kanak menjadi dewasa. Jenis-jenis kenakalan remaja pada SMK Bina Insani dapat dikategorikan menjadi kenakalan umum dan kenakalan khusus. Dari berbagai macam kenakalan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk membantu Guru BK dalam melakukan pengelompokkan kenakalan siswa melalui pendekatan k-means berdasarkan jumlah pelanggaran yang dilakukannya. Berdasarkan hasil pengujian pada 23 dataset maka didapatkan cluster ke-1 adalah cluster dimana siswa memiliki kenakalan umum paling banyak. Sedangkan cluster ke-3 adalah cluster yang memiliki kenakalan umum ataupun khusus paling sedikit bila dibandingkan dengan cluster lainnya

    Bilateral Agreement of Indonesia - Japan for Low Carbon Growth Cooperation: An Analysis of the Effectiveness and the Compliance Level

    No full text
    To reduce greenhouse gas emissions, in 2013 Indonesia and Japan agreed to establish bilateral cooperation in Joint Crediting Mechanism (JCM). JCM facilitated and encouraged Japanese institutions (private and state) to cooperate with Indonesian institutions in a form of investment in low-carbon development. This article seeks to analyze the effectiveness of JCM implementation between Indonesia and Japan by using international cooperation effectiveness approach to determine the legal form whether soft law or hard law. The results show that both Indonesia and Japan choose to use soft law in this negotiation which has several benefits. Soft law provides an opportunity for both countries to achieve their goals and it can be used as a tool for negotiation and compromise. This article will also analyze the level of compliance between the two countries through coercion, reciprocity, reputation, and domestic institutions approaches. Authors found that there is no coercion in the form of sanction in implementing JCM; there is a reciprocity allowing JCM to provide financial assistance, transfer of technology and human resource; Indonesia and Japan keep their promises to uphold their international commitments; and domestic institutions play a role in promoting compliance in the low carbon growth partnership between the two countries

    Daya Narasi Ruang Ide dalam Novel dan Ruang Gerak pada Film (Perbandingan Novel dan Film Dilan 1990)

    No full text
    Narasi dalam setiap medium komunikasi memiliki karakteristik yang berbeda. Jika pada medium cetak menggunakan aspek verbal, pada medium film akan menggunakan aspek visual. Claude Bremond menjelaskan proses perpindahan novel ke dalam film memang dapat dilakukan, tetapi aspek narasi yang utuh hanyalah aspek cerita saja. Lalu, menjadi pertanyaan penting dalam artikel ini untuk melihat daya narasi manakah yang khas dari kedua medium tersebut. Pemilihan objek materiil pada novel dan film Dilan 1990 disebakan untuk mecari komparasi adegan yang seimbang. Mengingat filmnya sendiri adalah hasil konversi dari novel. Hasil pembahasan menunjukan daya narasi novel untuk menggiring pembacanya pada pemahaman ruang ide tokoh-tokohnya, sedangkan film memiliki daya narasi pada ruang gerak yang sifatnya simultan

    Komunikasi Keluarga Jemaat Ahmadiyah dalam Mempertahankan Ideologi Ke-Ahmadiyahan (Peran Kepala Keluarga dalam Mempertahankan Ideologi Jemaat Ahmadiyah di Gondrong Tanggerang Banten)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mencaritau bagaimanakah sistem komunikasi keluarga (kepala keluarga Ahmadiyah dalam mempertahankan sistem doktrinisasi terkait ajaran Ahmadiyah kepada anggota keluarga) guna menciptakan regenerasi yang tetap loyal dan berkomitmen terhadap ajaran organisasi Ahmadiyah di Indonesia, karena seperti yang kita ketahui bersama walapun organisasi ini tetap beridiri dan berkembang selama puluhan tahun di Indonesia pada kenyataanya sampai detik ini Ahmadiyah belum sepenuhnya mendapatkan tempat dan dukungan dari pemerintahan RI dan masyarakat Indonesia, oleh sebab itu peneliti ingin mempelajari sejauh mana peran kepala keluarga dalam mempertahankan regenerasi yang tetap loyal pada ajaran Ahmadiyah

    Konstruksi Berita Panti Yayasan Tunas Bangsa Di Riau Pos dan Tribun Pekanbaru

    No full text
    Tulisan ini mengangkat penelitian tentang bagaimana surat kabar Riau Pos dan Tribun Pekanbaru mengkonstruksi berita Panti Yayasan Tunas Bangsa yang sempat marak di Indonesia. Konstruksi realitas oleh media massa menjadi objek yang dianalisis dengan menarik dua identifikasi masalah. Pertama, struktur framing berita dengan menggunakan metode analisis framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Kedua, ideologi masing-masing media terhadap pemberitaan yang dikaji berdasarkan teori ekonomi politik media. Hasil penelitian pertama, menunjukkan struktur framing sintaksis, skrip, tematik, dan retoris dari kedua media. Hasil penelitian kedua, menunjukkan komodifikasi dan spasialisasi kedua media dari sudut pandang teori ekonomi politik media

    IMPLEMENTASI FILTERING FIREWALL UNTUK MENGATASI VIRUS WORM MENGGUNAKAN MIKROTIK ROUTER OS V.6.7

    Get PDF
    Seiring berkembang pesatnya teknologi saat ini, banyak orang dapat mengakses berbagai teknologi informasi dimana dan kapan saja serta sangat  memudahkan semua pekerjaan dari jarak dekat maupun jauh. Untuk mengatasi ancaman sistem keamanan teknologi informasi, telah dilakukan uji coba menggunakan firewall pada jaringan. Sistem ini dapat mendeteksi dan memblokir virus secara otomatis. Jika sistem mendeteksi virus masuk, akan muncul notifikasi mengenai virus yang menyerang keamanan jaringan tersebut. Sistem melakukan pengecekan terhadap keluar masuknya paket dari jaringan dan mengizinkan ataupun menolaknya berdasarkan aturan yang telah tibuat oleh pengguna yaitu sistem filtering packet yang akan digunakan untuk mengaplikasikan filtering firewall untuk mengatasi virus worm menggunakan mikrotik.&nbsp

    IMPLEMENTASI USER MANAGER PADA HOTSPOT MENGGUNAKAN MIKROTIK DI CAFEMILK

    Get PDF
    Pesatnya perkembangan layanan internet di Indonesia, terutama pelayanan akses internet berbasis hotspot di kedai cafemilk. Kurangnya manajemen hotspot yang baik menimbulkan berbagai macam permasalahan, salah satunya yaitu ketidaknyamanan yang disebabkan oleh ketidakstabilan dalam mengakses layanan internet. Pembuatan voucher dengan sistem manual mengakibatkan pelanggan menunggu terlalu lama. Dengan menggunakan metode Management User ini diharapkan mampu mengatasi permasalahan-permasalahan yang sedang terjadi, karena dengan metode ini sistem pendaftaran user akan dilakukan secara otomatis dan bandwith pada setiap user akan dibagi secara merata sesuai dengan voucher yang user gunakan. Selain itu Management User akan membuat laporan penggunaan akses internet.&nbsp

    Kontestasi Relawan Teman Ahok Dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017

    Get PDF
    Artikel ini menjelaskan ihwal relawan Teman Ahok dalam kontestasi demokrasi lokal DKI Jakarta 2017. Dalam penelitian ini dinyatakan bahwa relawan Teman Ahok mampu mendorong partisipasi publik dengan dukungan dalam mengumpulkan satu juta kartu tanda pengenal sebagai prasyarat calon independen. Gejala ini menegaskan besarnya perhatian publik terhadap relawan elektoral seperti Teman Ahok. Sekaligus penanda menurunnya kepercayaan publik dan warganet terhadap partai politik. Salah satu penyebabnya terletak pada kegagalan partai politik dalam proses rekruitmen politik guna melahirkan kandidat politik pilihan rakyat. Artikel ini berpendapat bahwa kehadiran relawan Teman Ahok dapat menjadi saluran substitusi baru serta otokritik terhadap eksistensi partai politik. Artikel ini juga berpendapat bahwa revitalisasi sekolah partai dapat menjadi alternatif memperbaiki citra partai dalam langgam politik Indonesia

    Reconstructing Westphalian Sovereignty as an Effort to Enforce Human Rights Case Study: Humanitarian Intervention in the Libyan Conflict

    No full text
    State sovereignty and humanitarian intervention are two sides of a coin, presenting a threat to human rights enforcement, especially when human rights violation is done by the state. Failure from a state to provide human rights protection for its citizen will lead to intervention from the international community to enforce human rights in the name of humanitarian norms. The humanitarian intervention will indirectly weaken the principles of Westphalian state sovereignty as the main premise in the politics of international relations. This article is a case study of the Libyan conflict in 2011. This study uses the constructivism approach to analyze the contrasting relation between the principles of traditional Westphalian sovereignty and humanitarian intervention concept, and how this relationship may shift the human rights norms in the international community. In the constructivism approach, it is not enough to offer a causal explanation in order to understand international politics. Instead, it needs a more interpretative understanding. Hence, this study is conducted with a qualitative method, a critical approach to human rights in contemporary international politics

    317

    full texts

    707

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Amikom Yogyakarta
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇