Jurnal Universitas Amikom Yogyakarta
Not a member yet
    707 research outputs found

    Analisis Ketergantungan China-Sri Lanka dalam Proyek Pembangunan Pelabuhan Hambantota Tahun 2007-2017

    Get PDF
    The purpose of this research is that the reader can find out the problem of Sri Lanka\u27s dependence on China in the Hambantota Port development project which ultimately ended up as a debt trap. In this research authors used qualitative research methods. And from the results of research that has been done, it is found that basically the cooperation carried out by China and Sri Lanka is a collaboration between hegemon countries and third world countries. Debt trap diplomacy itself has close links with other Chinese policies, namely the Belt and Road Initiative, this policy focuses on infrastructure development which includes the construction of railroad networks, the construction of roads to ports located in the territories of other countries and has a strategic position and will good impact for the achievement of Chinese interests in realizing the "new Silk Road". Sri Lanka proposed cooperation to build the port of Hambantota with the aim of helping to improve Sri Lanka\u27s economy. Cooperation that is expected to have a positive impact on Sri Lanka actually brings disaster, because it leads to a debt trap that makes Sri Lanka must hand over the port of Hambantota to the China’s government

    Dilema Tata Kelola Pengungsi Global: Penanganan Illegal Maritime Arrivals (IMA) di Australia

    No full text
    Australia as one of the countries that signed the Convention of Refugee 1951 has an obligation to apply principle of non-refoulement in the handling of refugees and asylum seekers entering its territory. However, the issue of national security and domestic turmoil caused Australia to continue use restrictive policies in dealing with refugees and asylum seekers, especially those who came by the sea (boat people) and did not have official documents. They are called Illegal Maritime Arrivals (IMA). Giving the term “illegal” causes no distinction between IMA and smuggling/trafficking criminals. This paper aims to explain the existence of dilemma in the management of refugees especially in Australia in handling IMA. This research uses qualitative methods with secondary data sources from books, journals, articles and other sources related to the problem being studied. By using the concept of securitization approach in the paradigm of constructivism, this paper argue that the restrictive policies adopted by Australia as a form of protection of national interests. Australia experiences a dilemma in applying the principle of non-refoulement and protecting its national interests. This is challenge in the management of global refugees

    Indonesian Government’s Strategies on Obtaining Market Access of Wood Products in EU Countries with Forest Law Enforcement, Governance and Trade - Voluntary Partnership Agreement (FLEGT-VPA) (2007-2016)

    No full text
    Forestry has played an important role in Indonesia\u27s economic development. Forestry and related products contribute approximately 3.5 per cent to Indonesia’s GDP and contribute to the livelihoods of 15 million Indonesian people. Major importer countries of Indonesian wood products comprise to several countries including European Union (EU). However, Indonesia export on wood product activities has significant challenge on the legality of forestry and related products. Illegal logging issues in Indonesia have become Indonesia’s major historical problem around the forestry industries. This is related to the issues that most of the wood products produced by the Indonesian timber industry are derived from illegal timber so that buyers from European Union countries are forced to reject the import of these wood products. Thus, the purpose of this article is to analyze Indonesian government strategy to obtain woods market in EU. Following by the issues, Indonesia need to reform the certification system and also the policy reforms to adjust the EU standard regulation. That is why Indonesian government began to cooperate with the European Union through the FLEGT-VPA program

    Perempuan dan Wacana Poligini dalam Film “Berbagi Suami”

    No full text
    Artikel ini menjelaskan bagaimana peran perempuan dalam wacana poligini dan relasi kuasa yang dimiliki laki-laki dalam keluarga. Istilah “poligini” adalah bentuk poligami untuk menjelaskan bahwa seorang laki-laki memiliki beberapa pasangan. Wacana tersebut sering menjadi isu besar di dunia nyata maupun representasi tentang laki-laki yang ditunjukkan media. Relasi kuasa adalah kekuatan yang membuat perempuan berada dalam kondisi termarginalkan, inferior dan cenderung tidak berdaya. Keadaan tersebut menjadi inspirasi sebuah film berjudul “Berbagi Suami”. Film ini adalah representasi dari superioritas laki-laki yang memiliki istri lebih dari satu orang. Uang dan faktor ekonomi adalah kuasa mereka untuk mengontrol istri-istrinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis wacana. Melalui analisis wacana, peneliti dapat menemukan suatu pesan, konsep, informasi yang ingin diungkapkan dalam film tersebut secara implisit

    REPRESENTASI DAKWAH DALAM NOVEL AYAT-AYAT CINTA 2 KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY

    Get PDF
    Beberapa cara yang dilakukan untuk berdakwah meliputi lisan (bi Al-Lisan), tulisan (bi Al-Qalam), dan perbuatan nyata yaitu keteladanan (bi Al-Hal). Novel Ayat-Ayat Cinta 2 karya Habiburrahman El Shirazy menceritakan perubahan sikap tokoh yang awalnya membenci Islam kemudian bersikap positif terhadap Islam yang disebabkan proses dakwah yang diterima melalui lisan, tulisan serta sikap dan perbuatan yang menunjukkan Islam yang baik . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui representasi dakwah pada novel Ayat-Ayat Cinta 2 berdasarkan alur cerita, penokohan, serta unsur ekstrinsik pengarang. Penelitian ini menggunakan metode analisis naratif Tzvetan Todorov dan Algirdas Greimas dengan sifat penjelasan deskriptif. Unit analisis data diambil dari novel Ayat-Ayat Cinta 2 cetakan ke-13 yang terbit tahun 2016 dengan jumlah halaman 698. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar alur awal, tengah, hingga akhir cerita dalam novel ini menceritakan perilaku dakwah baik dakwah bi Al-Lisan, dakwah bi Al-Qalam, maupun dakwah bi Al-Hal dengan dominasi dakwah dilakukan oleh Fahri. Sedangkan unsur ekstrinsik pengarang dalam merepresentasikan dakwah dalam novel Ayat-Ayat Cinta 2 ini dipengaruhi oleh biografi , meliputi latar belakang pendidikan, pengalaman pribadi, serta keadaan sosial yang dilihat dan dialami pengarang

    “SATIR” ANTARA KRITIK DAN SELEBRASI (ANALISIS REAKSI WARGANET TERHADAP PERMOHONAN MAAF RATNA SARUMPAET)

    Get PDF
    Dalam ruang virtual, menyoal “satir” khususnya dalam kaitannya dengan etika sepertinya merupakan pemborosan waktu dan terkesan sangat lucu. Alibi utamanya adalah karena satir hanyalah bentuk lain dari narasi panjang atau tulisan formal yang berisi kritikan terhadap suatu persoalan. Sejauh makna tersiratnya mengungkap bentuk ketidakadilan, kecurangan ataupun kritik konstruktif yang berkaitan dengan kepentingan publik maka penelisikan lebih mendalam terkait aspek etika dianggap berlebihan. Alasan lainnya adalah bahwa persoalan etika baru akan diterima sebagai sesuatu yang urgen ketika menyangkut aktor politik, kejahatan structural, kolektif atau berbagai bentuk tindakan yang berada dalam tataran makro sedangkan pihak yang mempersoalkan etika seakan menjadi bebas nilai. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan pandangan terhadap penggunaan meme bernuasa satir mencemooh dalam perspektif etika komunikasi. Simbol-simbol bernuansa satir diungkapkan dengan menggunakan simotik Charles Sanders Pierce

    WORKSHOP PUBLIC SPEAKING SEBAGAI SALAH SATU UPAYA PROFESIONALISASI DALAM MEMPEROLEH PRESISI VERBAL BAGI PERANGKAT DESA CILEBUT BARAT

    No full text
    Salah satu kemampuan yang menunjang seseorang untuk mampu berkomunikasi terutama dalam ruang lingkup yang lebih besar adalah public speaking. Melalui kemampuan ini, seseorang dapat menyampaikan segala bentuk aspirasi kepada masyarakat luas. Namun, dalam praktisnya, tidak semua orang atau pihak memiliki kemampuan ini. Hal itulah yang dialami oleh perangkat Desa Cilebut Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan public speaking anggota perangkat desa Cilebut Barat, yang semata-mata tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat, akan tetapi juga diharapkan mampu memberikan dukungan yang positif bagi pengembangan kemampuan diri dalam jenjang karir yang lebih tinggi. Kegiatan dilakukan dengan metode sosialisasi dan pelatihan public speaking. Pendekatan dilakukan dengan cara wawancara untuk mencari permasalahan kemudian dilanjutkan dengan kegiatan workshop sebagai implementasi dari solusi permasalahan. Permasalahan diperoleh dan dibahas pada saat sosialisasi dan pemecahan masalah dilakukan pada sesi pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anggota perangkat Desa Cilebut Barat mampu meningkatkan kemampuan komunikasinya dalam menyampaikan program-program kerjanya di hadapan publik sehingga hal itu juga dapat meningkatkan sikap profesionalitas di dalam karirnya sebagai aparatur desa

    MEMBANGUN KECERDASAN BERSOSIAL MEDIA MELALUI GATEKEEPING

    No full text
    Tingginya antusiasme masyarakat dalam menggunakan media sosial sebagai sarana memperoleh dan menyebarkan informasi membuat pentingnya kemampuan masyarakat dalam melakuan gate keeping. Dengan kemampuan gate keeping, diharapkan masyarakat mampu mengelola konten digital agar tidak menjadi korban atau bahkan menjadi pelaku penyebar isu hoax. Untuk melakukan gatekeeping bagi diri sendiri, masyakarat perlu memahami pentingnya membangun kecerdasaan dalam bermedia sosial.Penelitian ini menyoroti paradigma di era komunikasi 2.0 yang memungkinkan setiap orang untuk dapat terlibat maupun memberikan feedback langsung dalam proses komunikasi khususnya dalam menggunakan sosial media. Oleh sebab itu Melihat tantangan dan peluang di era komunikasi 2.0 ini masyarakat perlu memahami 21st Century Skills sebagai bekal dasar dalam menjalankan media sosial

    Pengaruh Kualitas Akun Instagram terhadap Minat Komunitas Membaca Media Lokal

    No full text
    Kini semakin banyak tantangan yang harus dihadapi oleh industri media. Terutama yang dihadapi oleh industri media cetak. Tantangan datang dari berbagai sudut, baik itu tantangan yang datang dari sesama jenis media, juga tantangan yang datang dari media jenis yang berbeda. Salah tantangan tersebut adalah dari kehadiran media online. Kehadiran media online telah mengubah kebiasaan masyarakat dalam mencari infomrasi melalui media. Penelitian ini dilakukan untuk melihat media lokal di Jawa Tengah. Suara Merdeka sebagai surat kabar tertua di Jawa Tengah harus menghadapi tantangan tersebut. Melalui akun instagram ini, Suara Merdeka berusaha mendorong komunitas untuk memiliki minat membaca Suara Merdeka. Penelitian ini ditujukan untuk melihat sebarapa jauh pengaruh kualitas akun instagram Suara Merdeka terhadap Minat Membaca. Penelitian ini menggunakan teori Hierarchy of Effect Model. Sampel yang digunakan adalah 94 orang yang berasal dari 19 komunitas yang berbeda. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang positif dan pengaruh yang signifikan antara kualitas akun instagram terhadap Minat Membaca

    PENGUKURAN KUALITAS JARINGAN OPERATOR TELEKOMUNIKASI UNTUK PEMENUHAN KEBUTUHAN PENDUDUK DAN TATA MENARA TELEKOMUNIKASI

    Get PDF
    Banyaknya menara telekomunikasi di Kota Yogyakarta dapat menjadi tolak ukur tersedia jaringan telekomunikasi disebuah lokasi. Namun keberadaanya belum diketahui kualitas jaringan karena belum dilakukan pengukuran oleh regulator yaitu Dinas Kominfosandi Kota Yogyakarta. Dari ketidak tahuan tersebut, regulator ada kebimbangan akan memberikan izin atau tidak kepada operator. Padahal dari kajian sebelumnya menara telekomunikasi di Kota Yogyakarta telah banyak didirikan, bahkan beberapa pendirianya tidak berizin. Kegiatan pengukuran kualitas jaringan telekomunikasi dan penilaian kerapatan keberadaan menara dan operator sangat perlu dilakukan. Hasilnya yaitu kekuatan signal jaringan dan coverage area sudah sangat baik dan coverage area menyeluruh di wilayah kota Yogyakarta. Tingkat kualitas bar signal 4 sampai dengan 5 dari nilai maksimal 5, tidak ada titik lokasi yang mengalami blank spot (tidak mendapatkan signal). Diukur di lokasi yang tidak padat penduduk dan tidak popular, signal masih baik dengan kualitas bar signal 4. Pengukuran kualitas jaringan menggunakan aplikasi Opensignal dan nPerf dengan mendatangi lokasi-lokasi yang telah ditetapkan lokasi pengujian. Adapun di tiap kecamatan telah didirikan menara telekomunikasi, total menara telekomunikasi di kota Yogyakarta dari data kajian sebelumnya tahun 2021 yaitu 335

    317

    full texts

    707

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Amikom Yogyakarta
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇