Jurnal Universitas Amikom Yogyakarta
Not a member yet
707 research outputs found
Sort by
OPTIMASI WEBSITE MENGGUNAKAN METODE SEARCH ENGINE OPTIMIZATION (SEO) ON PAGE DAN OFF PAGE DALAM MENINGKATKAN TRAFIK KUNJUNGAN: STUDI KASUS: HUSTLE MEDIA GRUP
Perkembangan penggunaan internet di Indonesia mengalami kenaikan yang pesat dan Google merupakan mesin pencari yang paling banyak digunakan. Hal ini mendorong para pelaku industri untuk mendapatkan pasar yang lebih besar melalui sebuah website dan menerapkan metode SEO. Hustle Media Grup merupakan sebuah perusahaan kreatif industri produk dan jasa, photography, cinematography, craft, design, dan printing yang dikemas dalam produksi album kenangan sekolah yang didirikan pada tahun 2014. Website Hustle Media belumlah terfokus secara penuh pada penerapan SEO pada website mereka dan barulah menerapkan SEO pada homepage website, meta description dan pengulangan kata sehingga hal tersebut menyebabkan sedikit adanya kenaikan traffic
ANALISIS DAN PEMBUATAN TEKNIK RIGGING ANIMASI 3D TENDANGAN DWI CHAGI (BACK KICK) PADA MODEL PELATIHAN TAEKWONDO
Analisis dan Pembuatan Teknik Rigging Animasi 3D Tendangan Dwi Chagi pada Model Pelatihan Taekwondo, penelitian ini bertujuan membuat video animasi 3D untuk memperagakan gerakan tendangan Dwi Chagi pada model pelatihan Taekwond sebagai media pembelajaran dan edukasi di masa pandemi di UKM Taekwondo Universitas Amikom Purwokerto. Pembuatan animasi 3D ini berfokus pada teknik rigging untuk penerapannya tentang tendangan Dwi Chagi berupa video animasi 3D. Rigid body yang ideal memiliki aturan yang jelas dan terdefinisi pada sebuah objek bergerak di bawah aksi kekuatan dan momen, serta bagaimana batasan ideal seperti bergulir dengan sempurna, bergeser, dalam sistem pergerakan sebuah objek. Metode yang digunakan adalah Kualitatif, penelitian ini dimulai dengan tahapan yang runtut seperti pra-production, production dan pasca-production. Hasil penelitian ini membuat animasi 3D sebagai media pembelajaran dan informasi tentang bagaimana teknik tahapan melakukan tendangan dwi chagi pada beladiri taekwondo menggunakan teknik rigging berformat MP4 yang sudah di uji dengan metode Blackbox
Peran Masyarakat dalam Promosi Pariwisata Kota Singkawang
Pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan dalam mendukung perekonomian di Indonesia. Keberadaan pariwisata di daerah selain menjadi pemasukan bagi pemerintah juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berinteraksi dan bertransaksi dengan para wisatawan. Sehingga pengembangan pariwisata di daerah bukan semata tanggung jawab pemerintah, tetapi juga perlu didukung oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran masyarakat dalam promosi pariwisata Kota Singkawang. Promosi pariwisata merupakan bentuk komunikasi pemasaran dalam pariwisata yang tujuannya untuk memengaruhi target wisatawan agar berkunjung ke daerah wisata yang dipromosikan. Tujuan dari promosi secara spesifik adalah untuk menginformasikan (to inform) dan untuk mempengaruhi (to persuade). Bentuk-bentuk promosi yang dikenal sebagai bauran promosi terdiri dari personal selling, mass selling, promosi penjualan, public relations, dan direct marketing. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Melalui metode ini peneliti berusaha mengidentifikasi dan mendeskripsikan peran masyarakat dalam promosi pariwisata di Kota Singkawang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan, peran masyarakat dalam promosi pariwisata Kota Singkawang dapat diidentifikasi sebagai berikut: 1) mengelola tempat wisata; 2) mengelola media informasi; 3) menciptakan dan memelihara iklim sosial yang kondusif; dan 4) melakukan promosi melalui media sosial. Untuk memaksimalkan peran masyarakat, diharapkan pemerintah lebih proaktif dalam merangkul para penggiat dan masyarakat umum yang terlibat dalam promosi pariwisata Kota Singkawang.
Kata kunci: Peran Msyarakat, Promosi Pariwisata, Kota Singkawan
India’s Withdrawal from Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP)
The Sino-US competition in the Indo-Pacific has become a central issue in international relations and how the competition of both countries affects state behavior. This article attempts to provide explanations of India\u27s behavior in deciding to leave the Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) agreement by using the neoclassical realism theory. Neoclassical realism believes that the actors\u27 behavior is influenced by the constellation of international structures and domestic constellations. India\u27s exit from RCEP was influenced by structural changes in the Indo-Pacific region, with the loss of China\u27s balance of power marked by the withdrawal of the United States from the Trans-Pacific Partnership (TPP). Moreover, the condition has been exacerbated by the pressure received by Narendra Modi at the domestic level with the emergence of rejection of India\u27s involvement in RCEP. It has influenced Narendra Modi\u27s perception, who was active in the region with the two factors above, decided to resign from RCEP.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGGUNA APLIKASI MENGGUNAKAN USER PERSONA DAN USER JOURNEY: Studi Kasus Aplikasi Asisten Keuangan Personal
Data dari Bank Indonesia menyebutkan bahwa pertumbuhan jumlah rekening uang elektronik tahun 2018 hingga tahun 2019 mengalami kenaikan sebanyak 20%. Kemudahan melakukan transaksi menggunakan uang elektronik harus didukung dengan literasi keuangan. Saat ini, informasi mengenai keuangan dan manajemen keuangan mudah ditemui melalui internet. Banyak masyarakat Indonesia yang sudah memahami pentingnya mencatat dan merencanakan keuangan. Namun dari data hasil survey, ditemukan masalah ketika mencatat keuangan seperti tidak adanya waktu untuk rutin mencatat pemasukan dan pengeluaran keuangan pribadi. Asisten keuangan personal merupakan salah satu solusi untuk masalah tersebut. Pada era 4.0 ini tidak menutup kemungkinan adanya asisten keuangan personal secara digital. Dalam merancang aplikasi asisten personal keuangan tersebut, dibutuhkan analisis kebutuhan yang tepat agar dapat digunakan untuk banyak orang. Maka dari itu, penelitian ini melakukan analisis kebutuhan pengguna aplikasi dengan penerapan User Persona Map dan User Journey Map. Hasil dari penelitian ini berupa pemetaan fitur aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna
IMPLEMENTASI METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) TERHADAP PENERIMAAN BEASISWA BERPRESTASI DI MTS WALISONGO SIDOWANGI
Salah satu rencana program MTs Walisongo Sidowangi dalam memberikan apresiasi siwa-siswinya yang berprestasi dibidang akamis maupun dibidang ekstrakulikuler adalah program beasaiswa. Proses seleksi siswa-siswi yang layak memperoleh beasiswa tentunya akan memakan waktu yang cukup lama jika melihat dari parameter yang diterapkan oleh pihak sekolah. Dimana selain dari hasil penilaina akademis, ada faktor lain yang digunakan sebagai penentu siswa-siswi tersebut layak memperoleh beasiswa. Atara lain adalah faktor ekonomi orangtua, tanggungan orangtua, kesehatan orangtua, sumber penghasilan, keadaan tempat tinggal, status orangtua. Oleh karena itu, diera teknologi saat ini ada solusi alternative untuk menyelesaikan maslah yang sedang dihadapi oleh pihak sekolah. Salah satunya adalah dengan membangun sebuah sistem pendukung keputusan untuk menentukan siapa yang layak menerima beasiswa berprestasi sesuai dengan parameter yang sudah ditentukan oleh pihak sekolah. Banyak metode untuk mengimplementasikan sistem pendukung keputusan dengan parameter yang ada, salahsatunya adalah metode Analytical Hierarchy Process(AHP). Proses perhitungan menggunakan metode AHP ini rencanya akan diimplementasikan kedalam bentuk Web, supaya nantinya pihak sekolah dengan mudah mengakses sistem yang dibuat
Analisis Pelayanan Publik Berbasis Media Sosial: Studi Kasus Provinsi Jawa Tengah
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas pelayanan publik pada Gubernur Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui media sosial twitter. Fokus dalam penelitian ini adalah intensitas akun twitter mengenai pelayanan public dan sekaligus sentiment dari masyarakat. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Analisis data menggunakan software Nvivo 12Plus dari media sosial twitter dengan cara Ncapture dan mengolah di software Nvivo 12Plus. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya intensitas akun twitter Gubernur Jawa Tengah pada pelayanan publik tiga bulan tahun 2021 mengalami presentase tertinggi pada bulan Februari yakni 12,44%. Intensitas twitter yang tinggi tersebut menunjukkan bahwasanya melalui Gubernur Jawa Tengah aktif dan intens memberikan informasi dan menerima keluh kesah masyarakat mengenai pelayananan publik. Selain itu sentimen masyarakat dari aktivitas akun twitter Gubernur Jawa Tengah yakni diakumulasikan sebanyak 16 persen positif dan 28 persen negatif. Sentimen tersebut didasari atas respons masyarakat terkait dengan pelayanan publik di Jawa Tengah pada bulan Januari-Maret 2021
Bauran Pemasaran pada Bisnis Chockles Es Cokelat Di Kota Yogyakarta
Dunia bisnis menjadi sesuatu yang sangat menjanjikan dengan variasi dan ciri khasnya masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perkembangan bisnis Chockles Es Cokelat di kota Yogyakarta dengan menggunakan konsep bauran pemasaran (9P). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Untuk mengetahui secara detail strategi pemasaran yang dilakukan oleh pemilik produk Chockles Es Cokelat, peneliti melakukan observasi, wawancara dan mengumpulkan dokumentasi mengenai bisnis terkait di lokasi penelitian. Hasil penelitian di lapangan menunjukkan bahwa kelemahan penjualan produk ini yakni pada elemen promosi dari perspektif Kotler dan Amstrong. Pemilik mengakui bahwa masih belum mampu mengoptimalkan media sosial dan masih sering menggunakan cara yang amat sederhana. Kondisi pandemi Covid-19 juga berpengaruh dalam proses penjualan. Diharapkan ke depannya para wirausaha dapat terus memanfaatkan setiap peluang untuk menciptakan potensi yang mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat yang dinamis
Analisis Pendekatan Komunikasi Interpersonal Psikolog dengan Pasien Psikosis
Komunikasi merupakan proses yang sangat khusus,dan berarti dalam hubungan antar manusia dan pengalaman ilmu untuk menolong sesama, memerlukan kemampuan khusus dan kepedulian sosial yang besar. Komunikasi juga merupakan proses kompleks yang melibatkan perilaku dan memungkinkan individu untuk berhubungan dengan orang lain dan sekitarnya. dalam penelitian ini, penulis mencoba menganalisis komunikasi antar individu lewat perspektif psikologi bagaimana pesan yang disampaikan menjadi stimulus yang menimbulkan respon bagi individu yang lain , bagaimana lambang-lambang dapat bermakna dan bisa mengubah perilaku orang lain.
Penelitian ini, memfokuskan pada pendekatan komunikasi interpersonal yang dilakukan psikolog dengan pasien penderita depresi. Dalam hal ini psikolog dituntut untuk mampu menurunkan kemampuan berkomunikasinya ketika melakukan interaksi dengan pasien sehingga psikolog dapat memposisikan dirinya dan dapat berpikir dengan perspektif yang sama, serta dapat memberikan umpan balik yang tepat. Metode penelitian yang dilakukan yaitu metode kualitatif deskriptif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pendekatan komunikasi interpersonal yang dibangun oleh psikolog sehingga komunikasi dapat berlangsung secara efektif.
Kata Kunci: Depresi, Komunikasi Interpersonal, Psikologi
Media Sosial sebagai Saluran Aspirasi Kewargaan: Studi Pembahasan RUU Cipta Kerja
Artikel ini bertujuan mengelaborasi peran media sosial sebagai saluran aspirasi kewargaan. Dikarenakan media sosial telah berperan dalam setiap sektor kehidupan kewargaan, seperti saluran informasi, interaksi, partisipasi, dan desentralisasi. Media sosial kemudian dipergunakan sebagai saluran untuk menyampaikan berbagai aspirasi warga negara dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja. Berbagai komentar dukungan hingga penolakan yang konstruktif dan argumentatif hadir di media sosial sebagai bentuk partisipasi kewargaan. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan berbasis data Drone Emprit yaitu aplikasi untuk menganalisis percakapan warganet di media sosial. Dengan demikian artikel ini berpendapat bahwa media sosial dapat berkontribusi positif sebagai saluran aspirasi kewargaan terutama dalam pembahasan RUU Cipta Kerja (Omnibus Law).
Kata Kunci: Media Sosial, Aspirasi Publik, Omnibus La