Jurnal Universitas Amikom Yogyakarta
Not a member yet
707 research outputs found
Sort by
Upaya Sekuritisasi Pemerintah Bangladesh Terhadap Keberadaan Pengungsi Rohingya
The prolong existence of Rohingya Refugees in Bangladesh had caused several problems and threatened its national security and people of Bangladesh. Bangladesh Government as securitizing actor take securitization act to protect its national security and people of Bangladesh based on policies made. This research use securitization theory or Copenhagen School to enlightened Bangladesh Government actions to securitize its national security and people of Bangladesh upon the problem caused by the existence of Rohingya refugees in Bangladesh. This research uses qualitative methods with books and journal articles related as data sources. The result of this research shows Bangladesh government actions to securitize its national security and people of Bangladesh based on its policies is the best way for both parties to repress the broadening of existing problem
EVALUASI KEPUASAN PENGGUNA SISTEM E-LEARNING MENGGUNAKAN METODE END USER COMPUTING SATISFACTION: STUDI KASUS : UNIVERSITAS AMIKOM PURWOKERTO
Pesatnya perkembangan teknologi akan mendorong masyarakat untuk meningkatkan kemampuan teknologi. Sebagai sebuah institusi, Universitas Amikom Purwokerto menerapkan sistem pembelajaran secara online dengan memanfaatkan sistem E-Learning. Masalah yang ada pada sistem e-learning di Universitas Amikom Purwokerto masih terdapat pengguna yang kesulitan dalam memahami dari sisi format (bentuk) struktur menu yang ada seperti portofolio, my workspace, my competence, dan learning progress. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil evaluasi kepuasan pengguna sistem E-Learning di Univeristas Amikom Purwokerto pada variabel content, accuracy, format, ease of use, dan timeliness. Peneliti akan melakukan evaluasi kepuasan pengguna sistem E-Learning menggunakan metode End User Computing Satisfaction (EUCS). Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 100 orang yang diambil dari populasi mahasiswa aktif dan dosen Universitas Amikom Purwokerto. Dalam pengumpulan data kuesioner, peneliti menggunakan link google form untuk dibagikan ke responden. Hasil dari uji hipotesis yang diajukan terdapat 3 variabel yang menunjukkan hipotesis diterima dan mempunyai pengaruh yang signifikan, yaitu variabel content (isi), accuracy (akurat), dan ease of use (kemudahan penggunaan). Variabel format dan timeliness tidak berpengaruh terhadap kepuasan pengguna (user satisfaction)
Penerapan Bahasa Jurnalistik pada Kategori Berita Hukum Kriminal Datariau.com
Datariau.com merupakan salah satu media online erada di Pekanbaru yang berdiri sejak 20 Agustus 2012. Meskipun telah terverifikasi oleh Dewan Pers, masih terdapat ketidaksesuaian penulisan bahasa jurnalistik yang ditemukan di situs Datariau.com. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penerapan bahasa jurnalistik di portal berita kategori Hukum Kriminal Datariau.com. Penelitian ini menggunakan teori pers tanggung jawab sosial. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Informan dalam penelitian ini redaktur pelaksana, pimpinan redaksi dan wartawan Datariau.com. Sedangkan objek penelitiannya adalah berita kategori hukum kriminal dalam portal berita Datariau.com. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian berada di kantor redaksi Datariau.com. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan bahasa jurnalistik di portal berita kategori hukum kriminal Datariau.com masih terdapat 65 ketidaksesuaian penulisan bahasa jurnalistik dan terdapat ketidaksesuaian 4 dari 5 ciri bahasa jurnalistik yaitu kata mubazir.
Kata-kata Kunci: Bahasa Jurnalistik, Jurnalistik, Datariau.com, Berita, Hukum Krimina
IMPLEMENTASI METODE FISHERFACE DALAM PENGENALAN WAJAH MENGGUNAKAN ALGORITMA KNN
Sistem pengenalan wajah sekarang ini begitu dibutuhkan dan mempunyai peran sangat penting, seperti untuk keamanan, identifikasi wajah, dan lain-lain. Sistem bekerja dengan membandingkan citra wajah yang berada didatabase yang nantinya dipilih mana yang paling cocok dengan citra wajah yang diuji, dan keluaran dari dikenali atau tidaknya wajah tersebut yaitu jika citra wajahnya berada dalam database (dataset) dan nantinya ditampilkan berupa gambar wajahnya dan nama atau identitas dirinya. Adanya suatu aplikasi pengenalan wajah ini sangatlah membantu untuk pekerjaan. Dalam penelitian kali ini mencoba untuk mebuat aplikasi tersebut, dan juga belajar atau memahami alur kerja dari aplikasi ini. Proses ini menggunakan metode fisherface dengan menggunakan metode KNN, yang mana semua gambar dari dataset dikumpulkan dan didekomposisi menjadi grayscale kemudian dataset tersebut dilatih dan diklasifikasikan menggunakan KNN. Pada pengujian ini menggunakan 60 citra wajah berbeda sebagai data latih dan 40 citra wajah berbeda-beda sebagai data uji. Hasil dari ini mendapat prosentasi keberhasilan 92,5%
Analisis Dampak Sosial Kebijakan Sedayu Smart Distrik Terhadap Pengembangan Smart Society
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak sosial pengembangan Sedayu smart distric terhadap pengembangan smart society. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan melakukan observasi data dan wawancara pada multistakeholder masyararakat dan pemerintah daerah. Penelitian ini menemukan bahwa kebijakan Sedayu smart distrik dalam pengembangan smart society menggunakan media sosial facebook, instagram, dan whatsapp group. Tingkat ketercapaian sasaran pengembangan smart society optimal pada salah satu sasaran yaitu pengembangan interaksi masayarakat, sedang sasaran lain yaitu pengembangan aplikasi edukasi dan peningkatan keamanan masyarakat belum dapat dikembangkan ditingkat kecamatan. Dampak sosial pengembangan sedayu smart distric dapat dirasakan oleh rumah tangga berupa peningkatan jual beli online melalui facebook group komunitas. Dampak peningkatan secara ekonomi lokal sebagai tempat promosi obyek wisata desa. Media facebook dan insagram juga berdampak secara sosial, politik dan pemerintahan dalam bentuk sosialisasi kebijakan, sharing informasi dan saluran pengaduan masyarakat.
PERBANDINGAN METODE FUZZY MAMDANI , SUGENO DAN METODE AHP UNTUK PREDIKSI PEMBERIAN PEMILIHAN STOCKIST KLINIK THERAPY BANYU URIP
Stokist merupakan seseorang yang melakukan penjualan dan penawaran barang tertentu, setiap perusahaan pasti memilliki stockist nya masing , dimana setiap stockist bertugas untukmmelakukan penawan dan penjualan terhadap klien yangbersangkutan, beberapa perusahaan selalu memberikan penghargaan terhadap karayawan nya, salah satu nya stockist, parameter nya memiliki beberapa bobot tertentu sehingga perlu metode yang tepat untuk memberikan reward terhadap karyawan, saat ini penggunaan system bisa di jadikan alat untuk mengambil keputusan , beberapa metode yang biasa di guanakan adalah AHP dan fuzzy , metode ini memiliki kekurangan dan kelebihan masing masing sehingga cukup menarik jika dua metode ini di gunakan pada kasus yang sama, Membandingkan AHP dengan salah satu metode Fuzzy mamdani diharapkan untuk menampilkan berbandingan yang dalam bentuk angka apakah memiliki konsistensi yang sama dan tidak, peneltian ini bukan untuk mencari metode terbaik namun mencari metode paling sesuai terhdap kasus yang di hadapi.
 
PENGEMBANGAN APLIKASI QnA UNTUK PENDAFTARAN MAHASISWA BARU STMIK AKAKOM
STMIK AKAKOM annually opens new student registration through offline and online media. Through online media, several media such as websites, social media and email are used. However, on media such as social media, there are questions that often arise regarding new student registration information. With limited human resources to always be online for 24 hours, an alternative model is needed to provide answers to these questions, even though the social media manager offline. Nowadays. In the term of technological developments, it is possible to create a model of knowledge base in the form of a summary of questions and answers to certain topics. This knowledge base can use as a model for creating a prototype application that can provide answers if there are questions related to new student registration. This study aims to provide convenience in the question and answer process by using a Google Dialogflow
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PELAYANAN SURAT MENYURAT (SIRA) BERBASIS WEBSITE DENGAN MENGGUNAKAN FRAMEWORK CODEIGNITER: STUDI KASUS: KELURAHAN MENDAWAI
Layanan surat menyurat merupakan hal penting dalam proses penyelesaian administrasi di masyarakat. Kelurahan Mendawai merupakan salah satu kelurahan yang terletak di Jln. Dewan Amir Husin Hamzah Nomor: 22, Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah dan saat ini membutuhkan sistem untuk mempermudah layanan surat menyurat guna memberikan layanan prima kepada masyarakat. Selama ini, layanan administasi dan surat menyurat dilakukan dengan sistem konvensional, yaitu dengan langsung datang kelokasi. Warga harus menemui ketua RT meminta persetujuan permohonan surat, kemudian datang ke kantor kelurahan untuk mengajukan permohonan surat yang dibutuhkan tersebut. Cara tersebut dirasa kurang efektif dan kurang efisien karena membutuhkan waktu yang cukup lama untuk melakukan pemrosesan surat. Pada penelitian ini akan diberikan solusi bagaimana pengembangan sistem informasi surat menyurat berbasis website. Pada sistem informasi ini melayani 14 jenis surat yang dapat diajukan dan 7 jenis surat download template. Sistem informasi ini hanya dapat diakses oleh warga, ketua RT, kepala desa maupun admin pengelola website yang datanya telah tercatat dalam database. Sistem ini dibuat menggunakan Bahasa Pemrograman PHP dengan Framework CodeIgniter, dan MySQL sebagai Database Management System. Dalam melakukan pengujian sistem ini, penulis menggunakan metode white box testing dan System Usability Scale (SUS). Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Sistem Informasi Surat Menyurat (SIRA) berbasis Website yang akan mempermudah pelayanan surat menyurat di Kelurahan Mendawai
Strategi Humas Polresta Depok dalam Melayani Masyarakat Melalui Aplikasi Halo Polisi
Humas perusahaan atau instansi dapat menggunakan media digital untuk mencapai tujuan organisasi. Media digital mempermudah dan mempercepat interaksi perusahaan atau instansi dengan para stakeholdernya. Polresta Depok membuat aplikasi Halo Polisi. Aplikasi tersebut dapat diunduh dari Google Playstore. Dengan aplikasi Halo Polisi, warga dapat berinteraksi dengan anggota Kepolisian hanya dengan menggunakan smartphone. Penulis melakukan penelitian di Polresta Depok dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, yang datanya dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kepustakaan dan dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Polresta Depok berhasil melayani masyarakat melalui aplikasi Halo Polisi, hal itu dapat dibuktikan dari adanya warga yang mengunduh aplikasi Halo Polisi dari tahun 2017 dan hingga saat ini masih menyimpan aplikasi tersebut di smartphone mereka. Tetapi strategi dan taktik yang digunakan Polresta Depok dalam melayani masyarakat belum menjangkau target khalayak secara keseluruhan, dan media sosial yang digunakan belum dimanfaatkan secara maksimal
Inequity in International Climate Change Negotiations
The adoption of international climate agreements requires thorough negotiation between parties. This study aims to analyse the inequities between developed and developing countries in climate negotiations. This was done through a scrutiny of the main stages of these negotiations from the Rio Conference to the advent of the Paris Agreement. Our analysis has shown pervasive inequities along the climate negotiations over time. The UNFCCC made a qualitative separation between developed and developing countries in the principle of common but differentiated responsibility. Furthermore, the Kyoto Protocol emphasized this with the commitment of developed countries to reducing their greenhouse gas emissions by at least 5%. The Kyoto Protocol by introducing flexibility mechanisms such as the Clean Development Mechanism (CDM) contributed to increase inequalities. The Paris Agreement has increased inequity by requesting each country to submit nationally determined contributions (NDCs) even though the global emission of developing countries remains very low. The negotiation style of developing countries is mostly limited to compromise and accommodation to the desires of the powerful states, as is the case in most international cooperation. The reality of the climate change negotiations mirrors the inequalities between developed and developing nations