Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
Not a member yet
    336 research outputs found

    Pengelolaan Keuangan Desa Menurut Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Berbasis Pertanggungjawaban Kepala Desa

    Full text link
    Pengelolaan keuangan desa merupakan semua hak dan kewajiban Desa yang dapat dinilai dengan uang serta segala sesuatu berupa uang dan barang yang berhubungan dengan pelaksanaan hak dan kewajiban desa. Keuangan desa dikelola berdasarkan atas asas-asas transparan, akuntabel, partisipatif serta dilakukan dengan tertib dan disiplin anggaran. Sedangkan pengelolaan Keuangan Desa adalah keseluruhan kegiatan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban keuangan desa. Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa untuk jangka waktu 1 (satu) tahun. Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) merupakan rencana keuangan tahunan Pemerintahan Desa. Diperlukan Peraturan Bupati/Walikota untuk mengatur mengenai Pengelolaan Keuangan Desa. Pada dasarnya tulisan ini membahas salah satu siklus dari pengelolaan Keuangan desa yaitu Pertanggungjawaban Keuangan Desa. Tujuan dari tulisan ini adalah memberikan pengetahuan bagi aparatur desa yang terkait dengan pengelolaan keuangan desa, terutama Kepala Desa sebagai tampuk pimpinan di desa serta pertanggungjawabannya. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi. Pembahasan pada tulisan ini mengacu pada Undang-undang Nomor 5 Tahun 1979 tentang pemeritahan desa, dimana kepala desa bertanggung jawab kepada camat, tetapi setelah diberlakukannya Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, maka kepala desa langsung bertanggungjawab kepada Bupati/walikota, yaitu terkait bagaimana pengelolaan dana desa secara baik

    Penerapan Teknolgi Tepat Guna Filter Air Untuk Peternak Ikan Koi Di Dusun I Timur Karang Anyar

    Full text link
    Ikan koi merupakan ikan hias yang memiliki kriteria yang di sukai oleh kebanyakan orang karena warna yang cantik dan bentuk tubuh yang ideal, warnanya yang cerah dan bercorak menjadikan ikan koi bernilai seni dan membuat nyaman dipandang. Di Dusun I Timur Karang Anyar desa Karang Anyar kecamatan Beringin kabupaten Deli Serdang banyak dijumpai areal persawahan yang membudidayakan ikan koi. Mitra pengabdian, bapak Sumarlan salah satu pembudidaya ikan koi, sudah lebih dari 10 tahun membudidayakan ikan koi ini. Upaya yang dilakukannya antara lain dengan menyilangkan sendiri beberapa varian ikan koi sehingga menghasilkan spesies dengan tampilan yang baru sama sekali. Di areal pekarangan rumahnya terdapat 3 kolam pembiakan untuk menghasilkan benih ikan koi dengan ukuran 1 kolam (panjang x lebar) 4 x 2 m. Pembenihan ikan koi yang diusahakan mitra pengabdian dirasa masih kurang optimal dikarenakan kualitas air kolam pembenihan yang kurang baik, dimana air keruh dan sedikit mengandung asam. Mitra pengabdian sudah mengupayakan penyaringan dengan menggunakan bak penyaringan konvensional akan tetapi hasil penyaringannya masih kurang signifikan. Pengusul memberikan solusi berupa pemasangan filter air untuk meningkatkan hasil pembenihan ikan koi dengan meningkatnya kualitas air di kolam pemijahan. Pemasangan filter terbukti dapat memperbaiki kualitas air, baik dari segi kejernihan, kandungan partikel padat dan pH

    Penyuluhan Penggunaan Listrik yang Aman dan Hemat bagi Anak-anak

    Full text link
    Anak-anak merupakan pengguna listrik yang cukup beresiko terkena bahaya listrik. Selain penggunaan listrik yang aman, anak-anak juga seharusnya memahami pentingnya berhemat dalam penggunaan energi listrik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan penyuluhan yang tepat, menarik, dan mudah dicerna anak-anak tentang potensi bahaya listrik, bagaimana penggunaan listrik yang aman, dan pentingnya penghematan listrik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah demontrasi, diskusi, dan ceramah. Demonstrasi dilakukan dengan penanyangan video yang terkait dengan materi yang akan diberikan.  Metode ini dipilih karena bagi anak-anak, penyampaian materi secara visual lebih menarik dibandingkan metode ceramah saja. Metode ceramah dilakukan dengan pemaparan materi secara lisan yang dilengkapi dengan penayangan slide power point. Selama pemberian materi, anak-anak diperkenankan untuk mengajukan pertanyaan jika ada materi yang kurang dimengerti.  Pada akhir paparan diselenggarakan quiz yang diberikan secara lesan dengan pemberian hadiah bagi anak-anak yang berhasil menjawab dengan benar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah meningkatkan pengetahuan anak-anak tentang terhadap potensi bahaya listrik, bagaimana penggunaan listrik yang aman, dan pentingnya penghematan listrik. Antusiasme anak-anak mengikuti seluruh kegiatan penyuluhan menunjukkan bahwa metode penyuluhan yang digunakan tepat, menarik, dan mudah dicerna anak-anak

    Pelatihan Pembuatan Pestisida Alami Bagi Petani Padi di Sindang Barang

    Full text link
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bagi pendidik di Perguruan Tinggi merupakan kewajiban tri dharma. Pada kesempatan ini telah dilakukan pelatihan pembuatan Pestisida Alami bagi Petani Padi di Desa Talagasari, Kec. Sindang Barang. kegiatan ini merupakan perwujudan kesadaran terhadap pelaksanaan tri dharma tersebut, pelatihan pembuatan Pestisida alami ini berdasarkan observasi yang dilakukan dianggap penting bagi para petani yang mengalami kebingungan karena saat ini beberapa hama bahkan sudah resisten dengan obat (racun) yang biasa dipakai, Pestisida Alami ini diharapkan menjadi alternative penangkal hama yang menyerang tanman padinya, tentu dengan harapan dengan penggunaannya mampu meningkatkan produksi beras. Pada penulisan laporan dan kegiatan pelatihan yang dilakukan menggunakan metode analisa masalah mempergunakan pre dan post tes sehingga dapat langsung diketahui pemahaman peserta pelatihan terhadap materi pelatihan sehingga mereka nantinya mampu mengaplikasikan sendiri, maka berdasarkan observasi saat pelatihan hasilnya sangat  sigifikan dari 10 pertanyaan materi yang diberikan saat pre tes peserta tidak ada yang mampu  memperoleh nilai 10, nilai paling tinggi 7 hanya ada 3% dari 15 peserta dan saat pos tes terdapat 4,5% yang memperoleh nilai 10, dan 6% yang memperoleh nilai 9. Sehingga pelatihan penting untuk meningkatkan pemahaman peserta pelatihan pembuatan Pestisida Alami

    Penyuluhan Pentingnya Pendidikan Tinggi Melalui Kegiatan Kerja Bakti di Kelurahan Kepel

    Full text link
    Salah satu faktor yang mempengaruhi kehidupan manusia adalah kualitas lingkungan yang mereka tempati. Kualitas lingkungan ini dapat berpengaruh pada kesehatan manusia. Salah satu faktor yang berperan penting akan kesadaran hidup sehat dan bersih di lingkungan masyarakat adalah pendidikan. Pendidikan merupakan hal penting bagi semua kalangan. Melalui pendidikan setiap individu dapat mengembangkan keterampilan dan pengetahuanyang telah dimilikinya. Semakin tinggi pendidikan seseorang maka semakin tinggi pula perilaku terhadap pemeliharaan kebersihan lingkungan. Selanjutnya, masalah yang dihadapi oleh masyarakat Kelurahan Kepel, terutama masyarakat RW 03 adalah minimnya informasi mengenai pentingnya pendidikan tinggi. Dengan adanya masalah ini, kami selaku kelompok KKN Universitas PGRI WIRANEGARA menggunakan metode sosialisasi untuk masyarakat Kelurahan Kepel terutama masyarakat RW 03. Adapun tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terutama anggota PKK RW 03 Kelurahan Kepel terhadap pentingnya kebutuhan pendidikan tinggi untuk masa yang akan datang. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah terciptanya pot bunga hias dari botol bekas danmeningkatnya minat masyarakat RW 03 untuk mempersiapkan pendidikan tinggi bagi putra-putri mereka untuk kedepannya

    Peningkatan Kompetensi Multikultural Konselor Melalui Pelatihan Berkelanjutan Menggunakan Strategi Blended Learning

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi multicultural konselor dan melihat keefektifan pelatihan berkelanjutan metode blended learning untuk meningkatkan kompetensi konselor. Pelaksanaan penelitian dimulai dengan melakukan pretes dilanjutkan dengan pemberian eksperimen, dan diakhiri dengan postes. Populasi dalam penelitian ini adalah konselor di Kota Salatiga dengan jumlah sampel sebanyak 17 orang dan diambil dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian yang diolah dengan menggunakan independent t-test dan uji statistic deskriptif. Profil kompetensi konselor di Kota Salatiga mendapatkan hasil deskriptif dengan kriteria tinggi (M =142.35; SD =9.48) sebelum diberikan pelatihan. Setelah diberikan pelatihan terjadi peningkatan sebesar 11%. Hasil dari t-test didapat signifikansi (<0.05) yang dimana pelatihan berkelanjutan metode blended learning terbukti efektif untuk meningkatkan kompetensi konselor

    Pelatihan Deteksi Dini Cancer (Ca) Mammae dan Pemeriksaan SADARI Pada Kader Kesehatan

    Full text link
    Cancer mammae di Indonesia merupakan penyakit cancer dengan insiden 26 per 100.000 perempuan, suatu keganasan yang dapat dicegah sedini mungkin dengan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Permasalahan terjadi karena kurang pengetahuan dan kepedulian terhadap kelainan yang muncul pada payudara perempuan. Tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan pemahaman kader kesehatan tentang deteksi dini Ca mammae dan pemeriksaan SADARI. Metode dilaksanakan dengan memberikan pelatihan menggunakan pendekatan pembelajaran problem-based learning, materi dan demonstrasi tentang deteksi dini Ca mammae dan pemeriksaan SADARI di Desa Tertek, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, pada bulan Maret 2022. Sasaran kegiatan ini adalah kader kesehatan sebanyak 21 orang. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan yang semula dari kategori kurang (42,8%) menjadi cukup (38,1%) dan baik (58,1%). Manfaat dari kegiatan ini diharapkan dapat mensosialisasikan ke keluarga masing-masing sehingga cakupan masyarakat yang memahami deteksi dini Ca mammae dan pemeriksaan teknik SADARI menjadi lebih luas

    Peningkatan Perilaku Petani Dalam Pemupukan Berimbang Dengan Prinsip Empat Tepat Pada Budidaya Padi Sawah (Oryza Sativa L) di Kalurahan Kalitirto Kapanewon Berbah Kabupaten Sleman

    Full text link
    Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap dan keterampilan serta hubungan perilaku petani dengan penerapan pemupukan berimbang pada budidaya padi sawah. Penelitian dilaksanakan dari bulan Januari-Juli 2022 di Kalurahan Kalitirto Kapanewon Berbah Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Pemilihan lokasi dilakukan dengan cara purposive sampling dengan penetapan populasi menggunakan target sampling serta penetapan responden menggunakan proportional random sampling. Pengumpulan data dengan wawancara dan kuisioner, indikator perilaku diukur menggunakan korelasi rank spearman dengan skala likert dan data yang dihasilkan adalah data ordinal. Selanjutnya data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan petani dalam pemupukan berimbang sebesar 75% termasuk dalam kategori sedang, tingkat sikap petani dalam pemupukan berimbang sebesar 79% termasuk dalam kategori tinggi, tingkat keterampilan petani dalam pemupukan berimbang sebesar 71% termasuk dalam kategori sedang dan tingkat penerapan petani dalam pemupukan berimbang sebesar 76% termasuk dalam kategori sedang. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan petani dengan penerapan pemupukan berimbang dengan koefisien korelasi sebesar 0.484 termasuk dalam kategori sedang, tidak terdapat hubungan yang signifikan sikap petani dengan penerapan pemupukan berimbang dan tidak terdapat hubungan yang signifikan keterampilan petani dengan penerapan pemupukan berimbang

    Pelatihan Pembuatan Ecobrick Untuk Pemuda Dukuh Sanan, Kelurahan Bawuran, Kecamatan Pleret, Bantul, Yogyakarta

    Full text link
    Sampah plastik merupakan permasalahan yang sangat sering ditemui oleh masyarakat Indonesia. Adanya penambahan jumlah sampah plastik dari tahun ke tahun menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah dan juga seluruh masyarakat Indonesia. Bahaya yang dapat ditimbulkan oleh sampah plastik menjadi salah satu hal yang sangat perlu diperhatikan. Sampah plastik tidak bisa terurai oleh alam, bahkan membutuhuhkan waktu yang sangat lama hingga ratusan tahun. Dampak sampah plastik bagi kesehatan dan lingkungan sangatlah tidak baik, mirkoplastik yang tertelah oleh makhluk hidup seperti hewan laut dapat mengakibatkan masalah kesehatan yang serius tidak hanya bagi hewan tetapi juga manusia. Ditambah lagi dengan efek kenaikan suhu yang diakibatkan oleh menumpuknya sampah plastik. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengurangi sampah plastik dan mengedukasi bahwa sampah plastik juga dapat dijadikan produk yang dapat bermanfaat dan memiliki nilai jual. Ecobrick menjadi salah satu solusi dalam mengolah sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomi. Selain dapat mengurangi sampah plastik, ecobrick juga dapat meningkatkan nilai ekonomi dari sampah plastik. Peran pemuda dalam pengolahan sampah plastik menjadi ecobrick sangatlah penting, karna adanya sinergi dari masyarakat umut produktif dapat memberikan efek yang sangat positif. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah edukasi, pelatihan dan praktek secara langsung. Dari hasil survey dapat disimpulkan bahwa sebanyak 85% peserta memiliki peningkatan pengetahuan mengenai penanganan sampah plastik menjadi ecobrick

    Pemanfaatan Buah Pepaya Sebagai Manisan Di Desa Niur Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma

    Full text link
    Pepaya (Carica papaya L.) merupakan buah yang diminati oleh sebagian besar masyarakat, mengingat buah pepaya dapat di konsumsi dalam bentuk buah segar ataupun menjadi bahan olahan makanan ringan seperti manisan. Desa Niur merupakan salah satu Desa di Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu yang mempunyai potensi pertanian bercocok tanam baik tanaman pangan maupun holtikultura termasuk tanaman pepaya. Tujuan dari kegiatan memberikan penambahan wawasan pengetahuan dan keterampilan dari mitra pengabdi dan memberikan alternative peluang untuk kegiatan usaha pembuatan manisan pepaya. Pelaksaan kegiatan ini berlangsung pada bulan Februari 2022, dengan hasil kegiatan pengabdian Ibu-ibu KWT Butterfly sangat antusias terhadap kegiatan penyuluhan dan pelatihan pembuatan manisan dengan buah pepaya. Hasil pengabdian yang dilakukan ini memberikan peluang usaha bagi masyarakat di desa tersebut untuk membuka usaha rumah tangga manisan pepaya

    333

    full texts

    336

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇