Pusat Jurnal Kopertais Wilayah V Aceh
Not a member yet
388 research outputs found
Sort by
PENGARUH PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI PADA KANTOR DINAS KESEHATAN KABUPATEN BIREUEN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengembangan karir terhadap kepuasan kerja pegawai pada Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen, dengan jumlah sampel 43 orang responden. Data dikumpulkan dengan mengisi kuisioner, kemudian data tersebut diolah secara kuantitatif. Hasil penelitian secara parsial (Uji t) menunjukkan bahwa variabel pengembangan karir (X) memiliki nilai thitung sebesar 3,165 sedangkan ttabel adalah 1,684. Hal ini berarti thitung > ttabel, maka hasil penelitian menolak Ho dan menerima Ha. Maka dapat disimpulkan bahwa secara parsial variabel pengembangan karir berpengaruh terhadap kepuasan kerja pegawai pada Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen. Berdasarkan hasil penelitian secara simultan (uji f) menunjukkan bahwa diperoleh nilai Fhitung adalah sebesar 5,027 dengan tingkat signifikan 0,003, sedangkan nilai Ftabel adalah sebesar 4,08. Maka dapat ditulis Fhitung > Ftabel (5,027 > 4,08). Hasil penelitian menerima Ha dan menolak Ho, yang bermakna bahwa secara simultan variabel pengembangan karir berpengaruh terhadap kepuasan kerja pegawai pada Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen
HUKUM KELUARGA PADA MASA KERAJAAN ACEH DARUSSALAM
Secara historis Aceh pernah menjadi sebuah negara yang berbentuk kerajaan dan mempunyai pengaruh besar di nusantara dan Asia Tenggara. Puncak kemegahan dan kejayaannya terlihat pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda (1607-1636). Ada beberapa hal yang membuat kerajaan Aceh terkenal dan selalu menjadi bahan penelitian selama berabad-abad, diantaranya sistem kepemimpinan yang adil, struktur pemerintahan yang rapi, dan adanya kombinasi antara adat dan Hukum Islam yang kuat. Penelitian ini dipusatkan pada kajian mengenai tatanan hukum keluarga yang berlaku di Aceh, khususnya pada masa kerajaan Aceh Darussalam. Dari penelitian ini ditemukan adanya kombinasi yang unik dualisme yang saling berkelindan antara hukum Islam dan hukum adat dalam menyelesaikan permasalahan di bidang hukum keluarga, di samping itu pula khususnya pada masa kesulthanan Ratu Safyatuddin peranan perempuan di bidang hukum khususnya secara family law sangat menguntungkan dan mengangkat posisi perempuan untuk lebih humanis dan terhormat
PENGARUH SERTIFIKASI PENDIDIK TERHADAP PENINGKATAN PUBLIKASI ILMIAH DOSEN DI PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA
The Indonesian government since 2008 has implemented a certification policy for lecturers. The lecturer certification policy has the aim of improving the performance of lecturers so that the goal of improving the quality of learning in higher education is achieved. This study aims to analyze the impact of the educator certification program on the performance of lecturers by comparing the differences in the performance of lecturers who already have an educator certificate with lecturers who are not certified educators. This study uses a quantitative and qualitative approach. The quantitative approach uses secondary data analysis using the Difference-in-Difference (DiD) model, Regression Discontinuity Design (RDD), and an online survey of lecturers. Meanwhile, the qualitative approach was carried out with data collection techniques in the form of literature studies and focused group discussions which were analyzed using descriptive thematic methods. The results of the analysis show that the provision of lecturer certification and professional allowances is associated with improving the performance of lecturer publications, although it is still not optimal. To increase the impact of lecturer certification, the government can strengthen lecturers who have been certified educators to understand the performance of the specified lecturers. In addition, the performance reporting in the Lecturer Performance Report (LKD) needs to be added to the minimum achievement rate for each lecturer position and includes aspects of the Tri Dharma.Keywords: educator certification, lecturer performance, impact of certification, Tri Dharm
DISKURSUS WANITA MUSLIMAH: Versi Al-Quran dan As-Sunnah
Islam emphasizes that men are protectors of women. Men and women are given by Allah swt advantages and specialties to complement each other. The physical advantages of men and women's reproductive organs should not be understood as advantages or disadvantages, but both must be directed to carry out their functions proportionally. Women in the view of Islam actually occupy a very respectable position. The view of Islam cannot be said to be gender biased. Islam does sometimes talk about women as women (for example in terms of menstruation, pregnancy, childbirth and breastfeeding obligations) and sometimes also speaks as humans without being distinguished from men (for example in terms of the obligations of prayer, zakat, hajj, noble character, amar makruf nahi munkar, eat and drink lawful and so on). Both views aim at directing women individually as noble human beings and collectively, together with men, to become part of a harmonious order (family and society)
Kontribusi Pesantren Sebelum Kemerdekaan dalam Membentuk Karakter Umat di Indonesia
This article discusses pesantren before the Independence of the Republic of Indonesia, as it is understood that pesantren is the oldest Islamic educational institution in Indonesia, and almost in line with the development of Islam in Indonesia, this research method is a literature search related to Islamic boarding schools where the purpose of this study is to determine the condition of Islamic boarding schools. Before independence and also its existence, from the research conducted by the author, it is concluded that Islamic boarding schools are educational institutions that invite people to become good human beings and boarding schools are educational institutions that are full of twists and turns in their journey, boarding schools have also contributed a lot to educate the nation and in history. the struggle for independence of the Republic of Indonesia.Artikel ini membahas tentang pesantren sebelum Kemerdekaan Republik Indonesia, sebagaimana dimaklumi bahwa pesantren merupakan sebuah lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia, dan hampir seiring dengan perkembangan Islam di Indonesia, metode penelitian ini merupakan penelusuran literatur yang berhubungan dengan kepesantrenan dimana tujuan penelitian ini untuk mengetahui kondisi pesantren sebelum kemerdekaan dan juga eksistensinya, dari penelitian yang dilakukan penulis menyimpulkan bahwa Pesantren merupakan Lembaga Pendidikan yang mengajak umat untuk menjadi seorang manusia yang baik dan pesantren merupakan lembaga pendidikan yang penuh dengan liku-liku dalam perjalanannya, pesantren pula banyak memberikan kontribusi mencerdaskan Bangsa serta dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.
HIWALAH DAN APLIKASINYA DALAM PRODUK BAI' AL-ISTISHNA' DI BANK SYARI’AH
Hiwalah adalah pemindahan piutang dari tanggung jawab seseorang menjadi tanggung jawab orang lain. Prinsip hiwalah diaplikasikan di bank syari'ah dalam bentuk produk bai' al-istishna dan bai' al-salam. Produk bai' al-istishna merupakan mekanisme pertanggungan piutang oleh pihak bank syari'ah kepada pihak nasabah yang memiliki tanggungan utang atas pembiayaan proyek-proyek fisik. Bank syari'ah akan memperoleh keuntungan berdasarkan bagi hasil keuntungan dari proyek yang dikerjakan oleh pihak nasabah. Sedangkan produk bai' al-salam merupakan mekanisme pertanggungan piutang oleh pihak bank syari'ah kepada pihak nasabah yang melakukan suatu transaksi jual beli tidak secara tunai.Faktor-faktor pendukung pengembangan prinsip hiwalah dalam produk bai' al-istishna dan bai' al-salam di bank syari'ah adalah kinerja positif seluruh pimpinan, staf dan karyawan bank syariah memiliki komitmen kuat terhadap pengembangan ekonomi syari’ah, kemampuan manajerial yang baik, dan sikap mental (kejujuran) serta amanah untuk melayanan masyarakat sebaik-baiknya. Sedangkan faktor penghambatnya adalah masih rendahnya tingkat pemahaman masyarakat terhadap bank syariah, kurangnya sosialisasi hiwalah dalam produk bai' al-istishna dan bai' al-salam, masih lemahnya jaringan perbankan syariah dengan bank-bank lain serta belum optimalnya fasilitas pelayanan sistem jaringon antar bank online
AGAMA DAN HUKUM SUATU KORELASI DALAM MENJAGA KELESTARIAN LINGKUNGAN
Di dalam konsep lingkungan, Islam dikenal suatu kawasan yang khusus dilindungi oleh pemerintah (imam negara atau khalifah) atas dasar syariat guna melestarikan kehidupan liar serta hutan karena pada hakikatnya manusia tanpa agama akan menjelma menjadi makhluk yang akan terus berbuat kerusakan (fasad), dengan agamalah manusia akan menyadari untuk saling mengingatkan dan menjaga keseimbangan (tawazzun) berbuat sebagaimana mestinya memandang alam sebagai tampat kita hidup. Keseimbangan ekosistem adalah suatu kondisi dimana interaksi antara komponen-komponen di dalamnya berlangsung secara harmonis dan seimbang. Keseimbangan ekosistem tersebut berdampak signifikan pada keselerasan serta kesejahteraan hidup manusia dan mahluk hidup lainnya
KEABSAHAN ANAK DI LUAR PERKAWINAN (Analisis terhadap putusan MK Nomor 46/PUU-VIII/2010)
Based on preventive theory (Dar'ul mufasid muqaddam ala Jalbil Mashalih). This paper tends to the legitimacy of children out of wedlock (Analysis of the Constitutional Court's decision Number 46/PUU-VII/2010). The source of the data obtained is through empirical law research. Through data analysis and discussion, research shows that the Constitutional Court's decision on the status of children outside of marriage is not a child resulting from an adulterous relationship but from a legal marriage, but carried out outside the procedure. The Chief Justice of the Constitutional Court, Mahmud Md, in the Jawa Pos newspaper, clarified the Constitutional Court's decision by saying: That what the assembly meant by the phrase "children out of wedlock" was not a child resulting from adultery but a child resulting from an unregistered marriage
Pembaharuan Hukum Islam di Indonesia : Studi Pemikiran Hazairin
Research The problem of inheritance seems to never end to be discussed, although the rules regarding Islamic inheritance have been very detailed and regulated in the Qur’an, but there are still problems caused in social life. This paper wants to explain how the development of inheritance law in Indonesia, this paper itself directs Hazairin's thoughts in bringing about the renewal of the concept of Islamic inheritance in Indonesia. This research is literature research or often referred to as normative juridical, because this research does not use primary data sources, but only uses secondary data sources in the form of primary legal materials and secondary legal materials and if necessary also uses tertiary legal materials. The research shows that Hazairin believes the inheritance law system desired by the Qur’an is bilateral, this belief is extracted from the interpretation of the inheritance verses contained in the Qur’an itself. The influence of Hazairin's thought has very implications for the national legal system, this can be marked by the application of successor heirs in the Compilation of Islamic Law which is the main reference of religious courts in Indonesia (;).Permasalahan waris seperti tidak pernah habis untuk dibahas, walaupun aturan tentang waris Islam sudah sangat detail diatur dalam Alquran namun tetap saja ada permasalahan yang ditimbulkan dalam kehidupan sosial. Tulisan ini ingin menjelaskan bagaimana perkembangan hukum waris di Indonesia, tulisan ini sendiri mengarahkan pemikiran Hazairin dalam membawa pembaharuan konsep waris Islam di Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan atau sering disebut dengan yuridis normatif, karena penelitian ini tidak memakai sumber data primer, melainkan hanya memakai sumber data sekunder yang berupa bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder serta jika diperlukan juga memakai bahan hukum tersier. Hasli penelitian menunjukkan bahwa Hazairin berkeyakinan sistem hukum waris yang diinginkan oleh Alquran adalah sistem bilateral, keyakinan ini digali dari penafsiran ayat-ayat waris yang terdapat dalam Alquran sendiri. Pengaruh dari pemikiran Hazairin tersebut sangat berimplikasi dalam tata hukum nasional, hal ini bisa ditandai diterapannya ahli waris pengganti dalam Kompilasi Hukum Islam yang merupakan rujukan utama Pengadilan Agama di Indonesi
Konsep Belajar Syaikh Az-Zarnuji dan Relevansinya terhadap Pendidikan Modern
This article focuses on Shaykh Az Zarnuji's book Ta'lim al-Muta'allim. Shaykh Az Zarmuji explained that learning is an obligation that has been prescribed by religion both through the Al-Quran and Hadith, and all of this is done through a teaching process that is both divine and basyariyah in nature. This study shows that there are two learning methods of Shaykh Az Zarnuji, namely, the ethical method in the form of intention to learn and the strategic method, which includes how to choose lessons, choose teachers, choose friends, and take study steps. In general, the book of Ta'lim Muta'allim is still very relevant to be applied in the contemporary world of education, especially in terms of aqidah and morals, as well as mutual respect between students and educators for the knowledge gained in the teaching and learning process carried out in an educational institution.AbstrakKajian ini berusaha memfokuskan pada tulisannya Syaikh Az Zarnuji yang berjudul Ta’lim Al Muta’allim. Syaikh Az Zarmuji menjelaskan bahwa belajar merupakan sebuah kewajiban yang telah di syariatkan oleh agama baik melalui Al-Quran maupun Hadist, dan semua ini melalui proses pengajaran yang bersifat Ilahiyah maupun Basyariyah. Kajian ini menunjukkan bahwa terdapat dua metode belajar Syaikh Az Zarnuji yaitu metode bersifat etik yang berupa niat dalam belajar dan metode bersifat strategi yang mencakup cara memilih pelajaran, memilih guru, memilih teman, dan langkah langkah belajar. Secara umun kitab Ta’lim Muta’allim masih sangat relevan untuk diterapkan di dalam dunia pendidikan kekinian, terutama pada sisi aqidah dan akhlak serta saling menghargai antara peserta didik dengan tenaga pendidik atau peserta didik terhadap ilmu yang didapatkan dalam proses belajar mengajar yang di laksanakan pada suatu lembaga pendidikan