E-Journal Lembaga Penelitian dan Publikasi,Kepada Masyarakat (LP3M)
Not a member yet
    294 research outputs found

    Kajian Arsitektur Islam dan Persepsi Keestetikan Masjid di Kota Kendari

    No full text
    The priority in building a mosque is very important because as a place of worship for Muslims, there are still many mosques that do not apply the principles of Islamic architecture both in terms of the application of the interior and exterior of the building. - Rules of the Qur'an and Hadith The research method of this journal uses a qualitative research method by collecting observational data, namely observing and recording signs that occur in a location. Analysis of a matter in the application of the rules of the 10 mosques observed that there are three mosques that are not appropriate accordance with the rules of Islamic architecture. The results of observations of mosques in the city of Kendari have a shape and appearance that tend to use tiered roofs with the addition of stainless cubes as an architectural feature. Observations show that the mosque has a relatively long building age but its shape changes are still maintained

    Perencanaan Sequence Penambangan Bijih Nikel Laterit Pada Blok Wia-Wia PT. Gerbang Multi Sejahtera: Sequence Planning For Laterite Nickel Ore Mining at The Wia-Wia Block PT. Gerbang Multi Sejahtera

    No full text
    Gerbang Multi Sejahtera adalah salah satu perusahaan yang memanfaatkan potensi bijih nikel laterit di Provinsi Sulawesi Tenggara, Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan yang terdiri dari 3 blok penambangan yaitu Blok Amesiu, Blok Wia-Wia dan Blok Utara, dimana blok yang sedang dikerjakan adalah Blok Amesiu sedangkan Blok Wia-Wia merupakan blok yang saat ini masuk dalam perencanaan penambangan. Perusahaan ini menggunakan metode penambangan open pit dan open cast mining. Penelitian ini bertujuan menentukan perencanaan sequence penambangan serta menentukan estimasi volume penyebaran bijih nikel laterit dari setiap elevasi berdasarkan hasil rancangan sequence penambangan. Data primer berupa lebar rood acces mining pit (ramp) sedangkan data sekunder berupa data hasil pengeboran, topografi, cut off grade (COG) penambangan, cut off grade (COG) penjualan, target produksi, berat jenis ore, berat jenis overburden dan rekomendasi geometri jenjang. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data, Blok Wia-Wia dibagi menjadi 2 area pit penambangan dengan jumlah sumberdaya tertambang sebesar 7.071.255,00 ton serta overburden sebesar 8.635.831,41 ton. Area Pit A merupakan area perencanaan sequence penambangan. Perencanaan sequence penambangan ini dirancang sebanyak enam sequence yang berdasarkan pada cut off grade (COG) penjualan > 1,6%, target produksi 300.000,00 ton/bulan, kondisi topografi dan stripping ratio (SR) serta perencanaan yang dibuat berupa perencanaan jangka pendek selama 6 bulan. Rancangan sequence ini menghasilkan total tonase ore keseluruhan sebesar 1.800.000,00 ton dan tonase overburden/waste sebesar 1.440.890,30 ton dengan total luas area pit adalah 18,5 Ha dan memiliki arah penambangan dari arah barat ke timur. Total volume penyebaran bijih nikel laterit berdasarkan hasil rancangan sequence penambangan 1.164.264,00 bcm

    Perancangan Pusat Olahraga Pencak Silat di Kabupaten Siak dengan Pendekatan Arsitektur Bioklimatik

    No full text
    Pencak Silat martial art is a traditional sport that has been recognized globally as an intangible heritage of Indonesia that must be preserved and cherished. Pencak Silat is also a sport that achieves international levels of excellence, and it is quite popular in Siak Regency. Several athletes from Siak Regency have achieved numerous accomplishments in Pencak Silat, but until now, there is no dedicated Pencak Silat sports center to facilitate their training. To maintain the achievements in Pencak Silat in Siak Regency, a facility that meets the standard requirements of a Pencak Silat sports center is needed. The main facilities include the IPSI Siak Regency facility, the arena, the training facility, the athlete dormitory, and other supporting facilities. The design of the Pencak Silat Sports Center in Siak Regency is considered important and has good potential for development. The concept used in the design is bioclimatic architecture. Bioclimatic architecture is chosen because it can respond to thermal comfort and good lighting aspects, ensuring that users can comfortably engage in activities inside the building. The hope is that the establishment of a dedicated facility for Pencak Silat sports will improve performance and preserve the heritage of Pencak Silat.Seni bela diri pencak silat merupakan olahraga tradisional yang telah diakui dunia sebagai warisan takbenda asli dari Indonesia yang harus dilestarikan dan dicintai. Olahraga pencak silat juga merupakan olahraga prestasi hingga ketingkat internasional, dan olahraga pencak silat begitu cukup populer di Kabupaten siak beberapa atlet dari Kabupaten Siak telah meraih banyak prestasi namun sampai kini belum memiliki adanya pusat olahraga pencak silat yang secara khusus memfasilitasinya. Upaya untuk menjaga prestasi pencak silat di Kabupaten Siak, diperlukan wadah yang memenuhi persyaratan standar fasilitas pusat olahraga pencak silat. Sarana utama tersebut adalah sarana IPSI Kabupaten Siak, sarana arena, sarana latihan, asrama atlet, dan serta sarana penunjang lainnya. Pada Perancangan Pusat Olahraga Pencak Silat di Kabupaten Siak dinilai penting dan memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan. Konsep yang digunakan dalam perancangan adalah arsitektur bioklimatik. Arsitektur bioklimatik dipilih karena dapat merespon aspek kenyamanan termal dan pencahayaan yang baik sehingga aktivitas pengguna nyaman berada didalam bangunan. Harapan dengan dibangunnya fasilitas khusus untuk cabang olahraga pencak silat untuk meningkatkan prestasi dengan baik dan menjaga kelestarian warian pencak silat

    Pertumbuhan Padi Sawah dengan Perlakuan Biomatriconditioning Benih dan Umur Bibit Pindah Tanam Mensimulasikan Metode Tanam SRI

    No full text
    This research aims to evaluate the effects of biomatriconditioning treatment of seeds and the age of seedlings at transplanting on the growth of paddy rice, simulating the System of Rice Intensification (SRI) method. The study employs a Split Plot design within a Randomized Complete Block Design (RCBD) with 3 replications. The primary focus is on seeds subjected to six biomatriconditioning treatments: untreated seeds (B1 and B2), treatment with red brick powder (B3 and B5), and treatment with rice husk charcoal powder (B4 and B6). The age of seedlings at transplanting is categorized into four levels: direct planting (H0), 7 days (H1), 14 days (H2), and 21 days (H3). Observed parameters encompass plant height, leaf count, tiller count, leaf area, and Relative Growth Rate (RGR). Analysis results indicate an optimal interaction at B6H1, displaying the tallest plant height, while the highest leaf count is achieved at B2H1. Maximum leaf area is attained at B4H3, and the highest tiller count is found in B5H2. The most effective treatment for RGR is transplanting after 21 days (H3), with the optimal biomatriconditioning treatment being B4. These findings suggest that the application of rice husk charcoal powder with Bacillus sp. PLK7 on 21-day-old seedlings holds the potential to significantly enhance paddy rice growth, aligning with the SRI method

    Penyuluhan tentang Jajanan Sehat sebagai upaya Perbaikan Status Gizi pada Siswa di SD Negeri 100 Kendari

    No full text
    Sekolah merupakan salah satu lembaga pendidikan formal. Sekolah merupakan subsistem pendidikan, karena lembaga pendidikan itu sesungguhnya identic dengan jaringan-jaringan kemasyarakatan, sebab dalam prosesnya terdapat aktifitas kemanusiaan dan pemanusiaan sejati. Sementara itu, siswa membutuhkan konsumsi pangan yang cukup dengan gizi seimbang karena masih mengalami masa pertumbuhan dan perkembangan. Siswa SD menghabiskan seperempat waktunya untuk beraktivitas di sekolah. Mereka lebih banyak mengkonsumsi makanan jajanan. Hal yang perlu diperhatikan adalah pemilihan makanan jajanan yang baik untuk dikonsumsi sehingga tidak menimbulkan masalah kesehatan   Maka dari itu tujuan dari kegiatan ini ialah untuk memberikan pemahaman kepada siswa (i) di SDN 100 Kendari mengenai jajanan sehat dan cara memilih jajanan yang sehat dalam lingkungan sekolah melalui media poster. Berdasarkan  hasil kuesioner pre test dan post test didapatkan bahwa ada perbedaan yang signifikan rata-rata pre test yang diberikan sebelum penyuluhan dan post test yang diberikan setelah penyuluhan. Hal ini menandakan bahwa pemberian poster kepada siswa (i) sebagai media penyuluhan telah berhasil merubah pengetahuan dan sikap mereka

    Analisis Kualitas Air Sungai Lasolo di Kecamatan Kendari Barat Kota Kendari

    No full text
    This study aims to analyze the quality of the Lasolo River water, compare it with the quality standard for class I PP Number 22 of 2021, and determine the Status of Water Quality using the Pollution Index (IP) method according to the Minister of Environment Decree Number 115 of 2003. Water quality measurements were carried out at 4 points while the parameters measured were pH, TSS, and Fecal Coliform. Based on the data, it was found that the water pH parameter fluctuated between 7.0 to 7.8 obtained at points ST1 to ST4 under normal conditions, which explained that Lasolo River water met the established quality standards. An increase in the TSS parameter is shown at each point with an average of 70-74 mg/L range, which explains that the TSS value exceeds the maximum water quality standard limit of 40 mg/L. In contrast, the Fecal Coliform parameter at each sampling point has a measurement value of 0 MPN/100 mL, which means it is below the standard quality limit of 100 MPN/100 mL. The water quality status of the Lasolo River was determined using the Pollution Index (IP) method and found that all sampling points were in "lightly polluted" conditions with a range of pollution values between 1.0 < Plj ≤ 5.0 according to Ministerial Decree No. LH. 115 of 2003

    Analisis Geometri Lereng Penambangan pada Blok Amesiu PT. Gerbang Multi Sejahtera: Geometry Analysis of Mining Slope in the Amesiu Block PT. Gerbang Multi Sejahtera

    No full text
    Gerbang Multi Sejahtera adalah salah satu perusahaan yang melakukan kegiatan penambangan nikel laterit pada Blok Amesiu di Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara. Penambangan yang dilakukan membentuk lereng lereng yang curam pada area penambangan, yang berpotensi menyebabkan terjadi longsor akibat gerakan massa tanah. Gerakan massa tanah berupa longsor diakibatkan oleh penerapan geometri lereng yang tidak sesuai dengan parameter sifat fisik dan sifat mekanik tanah, dalam hal ini berkaitan dengan bobot isi, kohesi, dan sudut gesek tanah. Oleh karena itu, penelitian tentang analisis kestabilan lereng menjadi sangat penting karena longsoran yang terjadi dapat menyebabkan terhambatnya aktivitas produksi dan terancamnya keselamatan pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui geometri lereng yang aman dengan melakukan pemodelan geometri lereng dengan variasi sudut yang berbeda serta dipengaruhi oleh kondisi muka air tanah (4H) menurut asumsi Hoek and Bray (1981). Analisa perhitungan faktor keamanan (FK) disesuaikan dengan sifat fisik dan sifat mekanik tanah pada daerah penelitian. Metode pendekatan untuk mengetahui nilai faktor keamanan yang ideal adalah metode Fellenius dengan menggunakan parameter bobot isi, kohesi, dan sudut gesek dalam tanah dari hasil pengujian laboratorium. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kondisi lereng tunggal material limonit dan saprolit dengan tinggi 4 meter, 5 meter, dan 6 meter serta sudut kemiringan lereng 45o , 50o , dan 60o berada pada kondisi aman dengan nilai FK > 1,1. Dari hasil pemodelan lereng overall slope dengan sudut 42o , nilai FK tanpa dipengaruhi oleh muka air tanah sebesar 1,108, sedang nilai FK dengan pengaruh muka air tanah sebesar 0,885. Hal ini menunjukan bahwa lereng tersebut berada pada kondisi kritis serta berpotensi besar terjadi pergerakan massa tanah berupa longsor. Berdasarkan hasil penelitian ini pula, direkomendasikan lereng overall slope dengan sudut 28o dengan nilai FK tanpa pengaruh muka air tanah sebesar 1,593 dan nilai FK dengan pengaruh muka air tanah sebesar 1,223 yang berarti bahwa lereng berada pada kondisi aman dan stabil

    Analisis Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Aktivitas Tambang Nikel di Divisi Produksi (Studi Kasus PT. Tonia Mitra Sejahtera) Kecamatan Kabaena Tengah Kabupaten Bombana: Occupational Safety and Health (OSH) Analysis in Nickel Mining Activities in the Production Division (Case Study of PT. Tonia Mitra Sejahtera) in Kabaena Tengah Subdistrict, Bombana Regency

    No full text
    Berdasarkan informasi yang diperoleh dari para karyawan PT. Tonia Mitra Sejahterah (TMS) masih ditemukan beberapa kasus kecelakaan kerja. Penyebab tindakan tidak aman tersebut dan kondisi para pekerja yang tidak aman, Khususnya di Divisi Produksi. Penelitian ini bertujuan : (1) Untuk Menganalisis potensi bahaya dalam proses penambangan nikel di Divisi Produksi PT. Tonia Mitra Sejahtera (TMS) (2) Untuk menganalisis pengendalian risiko kecelakaan kerja pada aktivitas penambangan nikel di Divsi Produksi PT. Tonia Mitra Sejahtera (TMS). Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dimana diperoleh data dari hasil wawancara dan pengamatan atau observasi langsung dilokasi pertambangan. Data diambil dari data aktivitas penambangan nikel di Divisi Produksi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa risiko bahaya yang terjadi pada kegiatan penambangan nikel di Divisi Produksi PT. Tonia Mitra Sejahtera (TMS)

    Manajemen Pembelajaran Keaksaraan Fungsional berbasis Duabelas Kompetensi (Survey di Kota Kendari, Kabupaten Muna, Muna Barat, Konawe, dan Konawe Kepulaun)

    No full text
    Pendidikan literacy didefenisikan sebagai net generation untuk mempersiapkan warga belajar baik dalam kepentingan masa kini maupun kepentingan masa datang untuk berkomunikasi yang serba kompleks. Oleh karena itu, pembelajaran berhubungan berbagai faktor, terutama pemberian motivasi dan pokok-pokok materi. Warga belajar masuk Pathway (pendalaman bahasa pada berbagai jenjang) kepada enam tingkatan mulai dari level bahasa tradisional, pengembangan bahasa melalui latihan, seni bahasa, maju, hingga level tingkat tinggi yang didukung oleh pendidikan. Pelaksanaan program pembelajaran keaksaraan fungsional orang dewasa diperlukan gerakan baru membaca untuk mengetahui jendela dunia dan ilmu pengetahuan, perkembangan individu, kelompok, masyarakat lokal, dan nasional dan global

    Pelatihan Penggunaan Software AutoCad untuk Siswa SMA

    No full text
    Kegiatan desain gambar menggunakan software autoCAD diperlukan dalam dunia pendidikan dan dunia kerja untuk mendesain gambar teknik secara 2 dimensi dan 3 dimensi. Bagi siswa teknik mesin AutoCAD sangat membantu dalam menggambar desain dengan lebih akurat dan memungkinkan untuk sampai ke proses manufacturing dengan menggunakan software CAD/CAM. Bagi siswa SMA pelatihan AutoCAD memberikan manfaat pengetahuan tambahan tentang menggambar menggunakan software sehingga dapat menjadi referensi bagi siswa yang akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi. Metode pelatihan ini menggunakan presentasi, demonstrasi, dan praktik menggunakan CAD. Pelatihan ditargetkan pada siswa SMA N 14 Semarang yang sebelumnya belum pernah mendapat materi terkait CAD. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada siswa SMA tentang menggambar teknik dasar menggunakan software AutoCAD sehingga siswa dapat mengerti tentang pengoperasian AutoCAD dan mengetahui kegunaan software AutoCAD.Negara dikatakan unggul tidak hanya  dari segi kekayaan sumber daya alamnya, tetapi juga dari segi ketersediaan dan keunggulan sumber daya manusia yang berkualitas. Era industri berbasis teknologi menggunakan komputer semakin menuntut kompetensi sumber daya manusia agar memiliki daya saing. Rekayasan design engineering tidak lagi dibuat secara konvensional. Kemampuan menggunakan software engineering untuk menggambar teknik menjadi ketrampilan yag bermanfaat besar. Computer-aided design atau CAD merupakan teknologi desain dan dokumentasi teknis. Metode pelatihan ini menggunakan presentasi, demonstrasi, dan praktik menggunakan CAD. Pelatihan ditargetkan pada siswa SMA N 14 Semarang yang sebelumnya belum pernah mendapat materi terkait CAD. Hasil pelatihan ini berupa model gambar. Berdasarkan observasi dan evaluasi, kegiatan ini memberikan dampak positif bagi peserta. Ketertarikan mereka pada dunia CAD muncul karena mereka melihat manfaatnya. Beberapa kendala dan tantangan ditemukan selama pelaksanaan kegiatan, dan perlu ditindaklanjuti agar kegiatan selanjutnya berjalan dengan lebih optimal

    88

    full texts

    294

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Lembaga Penelitian dan Publikasi,Kepada Masyarakat (LP3M)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇