E-Journal Lembaga Penelitian dan Publikasi,Kepada Masyarakat (LP3M)
Not a member yet
    294 research outputs found

    Analisis Geometri Peledakan pada Kegiatan Penambangan Batuan Peridotit di PT. Konaweha Makmur: Geometry Analysis of Blasting in Peridotite Rock Mining Activities at PT. Konaweha Makmur

    No full text
    Lokasi penelitian ini di laksanakan di PT. Konaweha Makmur, yang dimana secara administrasi terletak di Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara Dengan Titik Koordinat 03 57’ 15.33” S 122 15’ 30,34” dengan elevasi 57 m. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi geometri yang digunakan dalam proses peledakan terhadap fragmentasi yang dihasilkan dengan menggunakan pengukuran perhitungan manual (Kuz-Ram) dan menggunakan aplikasi split dekstop yang memungkinkan peneliti dapat melakukan analisis dalam beberapa tahap peledakan. Dalam penelitian ini di temukan perbedaan hasil fragmentasi di lapangan yang di dapatkan dari analisis menggunakan aplikasi split dekstop dengan hasil perhitngan secara manual (Kuz-Ram), hal ini di pengaruhi beberapa faktor yaitu terdapatnya struktur batuan (kekar) yang berbeda pada masing-masing lokasi peledakan, kedalaman lubang tembak yang berkurang dan proses stemming yang kurang maksimal sehingga berefek pada ukuran fragmentasi dan menimbulkan toe (tonjolan) pada lantai jenjang akibat tidak adanya subdrilling

    PUSAT PERBELANJAAN DI KABUPATEN MOROWALI PENEKANAN ARSITEKTUR GREEN BUILDING

    No full text
    In terms of meeting the needs of the Morowali community, with the development of an increasingly advanced city, it requires appropriate and entertaining facilities as well as a shopping center and community walks. For this reason, in this case, the aim is to create a shopping center that can meet the needs of the community so that it can overcome existing problems. The method used is a quantitative and qualitative method in line with the science of architecture. Based on this, shopping centers with an emphasis on green building architecture are designed to meet the needs of the people of the Morowali Regency area, taking into account the efficiency of energy use, comfort, view, shape and building facades and the application of green building architecture into buildings.Dalam hal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat morowali, dengan perkembangan kotanya yang semakin maju membutuhkan sarana yang tepat dan menghibur serta sebagai pusat belanja dan jalan-jalan masyarakat. Untuk itu dalam hal ini bertujuan untuk membuat sebuah pusat perbelanjaan yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sehingga dapat mengatasi persoalan yang ada. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dan kualitatif sejalan dengan ilmu arsitektur. Berdasarkan hal tersebut pusat perbelanjaan dengan penekanan arsitektur bangunan hijau di rancang untuk memenuhi kebutuhan masayarakat daerah kabupaten morowali, dengan memperhatikan efisiensi penggunaan energi, kenyamanan, view, bentuk dan fasad bangunan serta penerapan arsitektur bangunan hijau kedalam bangunan

    Kelembagaan Gerakan Forum Komunitas Hijau Terhadap Kebijakan Ruang Terbuka Hijau di Kota Depok

    No full text
    This study aims to see how active efforts are made by the Depok City FKH to help strengthen the green open space procurement policy in Depok City. The type of research method used is qualitative with a case study approach. Then the theory used in this research is Deep Ecology which was coined by Arne Naess. The results of the study explain that the Depok City FKH strengthens and assists the Depok City Government regarding the provision of green open space through 3 ways, namely: First, strengthening of the ecological perspective embodied in each activity implementation with the concept of "one with nature" and the principle of "live and let live". Second, through the application of the concept of ecopolitics by seeing the need to change the perspective of development from sustainable development to "ecological sustainability". Third, the lifestyle that is promoted is the ability to be an example community for the government by working independently in assisting the provision of green open space, one of which is through a pilot project that is carried out and strengthening the view of "Simple in means but rich in ends". This study concludes that if there are weaknesses in the collaboration that occurs between the government and the community, especially the community, both in terms of socialization, as well as the implementation of program activities related to the procurement of green open space in Depok City, it is important for this collaboration to be maximized in the hope of realizing optimal green open space in Depok City. according to its function. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana upaya aktif yang dilakukan FKH Kota Depok untuk membantu memperkuat kebijakan pengadaan RTH di Kota Depok.  Jenis metode penelitian yang digunakan berupa kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kemudian teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Ekologi Dalam yang dicetuskan oleh Arne Naess. Hasil penelitian menjelaskan bahwa FKH Kota Depok melakukan penguatan dan membantu Pemerintah Kota Depok perihal pengadaan RTH dilakukan melalui 3 cara berupa : Pertama, penguatan terhadap cara pandang ekologis yang diwujudkan dalam setiap pelaksanaan kegiatan dengan konsep “menyatu dengan alam” dan prinsip “live and let live”. Kedua, melalui penerapan konsep ekopolitik dengan melihat perlunya perubahan cara pandang pembangunan dari pembangunan berkelanjutan kepada “keberlanjutan ekologis”. Ketiga, gaya hidup yang diusung berupa kemampuan untuk dapat menjadi komunitas contoh bagi pemerintah dengan berupaya secara mandiri dalam membantu pengadaan RTH salah satunya melalui pilot project yang diusung dan penguatan pandangan “Simple in means but rich in ends”. penelitian ini menyimpulkan jika terdapat kelemahan dalam kolaborasi yang terjadi antara pemerintah dengan masyarakat khususnya komunitas baik dari segi sosialisasi, maupun pelaksanaan program kegiatan yang terkait dalam pengadaan RTH di Kota Depok, sehingga penting untuk kemudian kolaborasi tersebut dimaksimalkan dengan harapan terwujudnya RTH yang optimal di Kota Depok sesuai dengan fungsinya.&nbsp

    Transformasi Manajemen Pembelajaran Keaksaraan Fungsional pada Budaya Tari

    No full text
    Functional literacy learning involves reading, writing, numeracy, and communication using the Indonesian language transformed into the application of dance culture. The research aims to determine the impact of functional literacy learning and its application to the dance culture of Molihi Dilaesare, Molihi Motosau, Lense Mentoka, and Lense Kalapea. The research method used an evaluative study to determine the impact of functional literacy learning and its transformation in culture. The results of the study indicate that functional literacy learning can increase interest in reading, writing, numeracy, and communication using the Indonesian language transformed into dance culture in Konawe Islands Regency.Pembelajaran keaksaraan fungsional meliputi membaca, menulis, berhitung dan berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia yang ditransformasi pada penerapan budaya tari. Tujuan penelitian untuk mengetahui dampak pembelajaran keaksaraan fungsional dan penerapanya pada budaya tari molihi dilaesare, tari molihi motosau, tari lense mentoka dan tari lense kalapea. Metode Penelitian menggunakan studi evaluasi bertujuan untuk mengetahui dampak pembelajaran keaksaraan fungsional dan transformasinya dalam budaya. Hasil penelitian menyatakan bahwa pembelajaran keaksaraan fungsional dapat meningkatkan minat baca, menulis, berhitung dan berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia yang ditransformasi ke dalam budaya tari di Kabupaten Konawe Kepulauan

    Kajian Kenyamanan Termal pada Bangunan Perpustakaan Regional Kota Kendari

    No full text
    The facility is a container that functions to support all community activities in an area that has been provided by the government. Facilities are religious, be it Health, Education, and also religious. The library is a very important facility for the community. The building aims to provide comfort for users so that later users will feel like lingering in the building. Comfort in the building greatly affects the achievement of the function of the building itself. So that these important facilities can function properly. The existence of library facilities in the city of Kendari can be an advancement in the field of education. Libraries with high comfort can attract visitors so they can linger in the building and can carry out activities in the building as best they can. And with this convenience, it can increase the interest in reading in the local community. Therefore we intend to conduct research related to the comfort that exists in the building.Fasilitas merupakan suatu wadah yang berfungsi untuk mendukung segala aktifitas masyarakat di suatu daerah yang telah disediakan oleh pemerintah. Fasilitas bersifat beragama baik itu Kesehatan, Pendidikan, dan juga keagamaan. Fasilitas tersebut nantinya dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat apabila dipergunakan dengan baik. Perpustakaan merupakan fasilitas yang sangat penting bagi masyarakat. Bangunan bertujuan memberikan kenyamanan bagi pengguna sehingga pengguna nantinya akan merasa ingin berlama-lama di dalam Gedung tersebut. Kenyamanan pada bangunan sangat mempengaruhi tercapainya fungsi dari bangunan itu sendiri. Sehingga fasilitas yang penting tersebut dapat difungsikan sebagaimana mestinya. Adanya fasilitas perpustakaan yang ada di kota Kendari dapat menjadi suatu kemajuan pada bidang Pendidikan. Perpustakaan dengan kenyamanan yang tinggi dapat menarik para pengunjung agar bisa berlama-lama di dalam bangunan dan dapat melakukan kegiatan di dalam bangunan sebaik mungkin. Dan dengan adanya kenyamanan tersebut dapat membuat minat baca masyarakat setempat menjadi meningkat. Oleh karena itu kami bermaksud melakukan penelitian terkait dengan kenyamanan yang ada pada bangunan itu

    Efektivitas Kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Semarang Berbasis Early Warning System

    No full text
    This study describes the effectiveness of the performance of the Semarang City Regional Disaster Management Agency (BPBD) in flood disaster management based on the Early Warning System (EWS). The research method is qualitative with a descriptive approach which will be studied with indicators of effectiveness, namely goal attainment, integration, and adaptation. The research findings show that in carrying out the achievement of objectives, Semarang City BPBD has referred to the strategic plan that is in accordance with the Vision and Mission of Semarang City RPJMD 2016-2021. The implementation of the socialization process has gone well, Semarang City BPBD held meetings with the KSB (Disaster Alert Village) directly or via WhatsApp, then there was communication with other OPDs if there were problems with the EWS. The adaptation of Semarang City BPBD in flood disaster management using EWS technology as disaster prevention and preparedness has been optimal, through training activities to increase employee capacity in operating EWS technology.Penelitian  ini mendeskripsikan tentang efektivitas kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang dalam penanggulangan bencana banjir berbasis Early Warning System (EWS). Metode penelitian secara  kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang akan dikaji dengan indikator efektivitas yaitu pencapaian tujuan, integrasi dan adaptasi. Temuan penelitian menunjukan bahwa dalam melaksanakan pencapaian tujuan, BPBD Kota Semarang telah  mengacu pada renstra yang sesuai dengan Visi dan Misi RPJMD Kota Semarang 2016-2021. Pelaksanaan proses sosialisasi sudah berjalan dengan baik, BPBD Kota Semarang melakukan rapat pertemuan dengan KSB (Kelurahan Siaga Bencana) secara langsung maupun melalui whatsapp, kemudian terdapat komunikasi dengan OPD lainnya apabila terdapat permasalahan pada EWS.  Adaptasi BPBD Kota Semarang dalam penanggulangan bencana banjir menggunakan teknologi EWS sebagai pencegahan dan kesiapsiagaan bencana sudah optimal, melalui kegiatan pelatihan peningkatan kemampuan pegawai dalam mengoperasikan teknologi EWS

    Transformasi Digital pada Pembelajaran Pengembangan Sosial Emosional di Taman Kanak-Kanak

    No full text
    Rapid digital transformation is changing perspectives on learning. Traditional methods are being eroded in favor of digitally responsive knowledge. In education, both teachers and students should be able to leverage digital transformation. Therefore, this research aims to analyze the extent of digital technology utilization in the social-emotional development aspect of kindergarten education. The researcher conducted surveys, interviews, observations, and documentation to gather data. The research findings indicate that the utilization of digital media is highly effective in detecting and exploring the deep-seated social-emotional development, including student engagement, creativity, interests, respect for others, and overall well-being. These goals can be achieved well and to their fullest extent

    Akibat Hukum Jual Beli Hak Atas Tanah Transmigrasi Tanpa Akta Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Di Desa Wonua Raya Kecamatan Baito Kabupaten Konawe Selatan

    No full text
    Transmigrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu wilayah yang padat penduduk ke wilayah pulau lain yang penduduknya masih sedikit atau belum ada sama sekali, para transmigran akan diberikan sebidang tanah, rumah sederhana dan umumnya perangkat lain yang akan menunjang hidup dilokasi tempat tinggal yang baru. Adapun tujuan yang hendak diperoleh dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui mengapa masyarakat di Desa Wonua Raya melakukan transaksi jual beli hak atas tanah transmigrasi tanpa akta pejabat pembuat akta tanah (PPAT). 2) Untuk mengetahui akibat hukum jual beli hak atas tanah transmigrasi tanpa akta pejabat pembuat akta tanah (PPAT).Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Hukum Normatif-Empiris. Penelitian Hukum Normatif-Empiris merupakan metode penelitian hukum yang menggabungkan Penelitian Hukum Normatif dengan Penelitian Hukum Empiris Secara bersamaan dalam satu kegiatan penelitian hukum. Hasil penelitian ini adalah : 1) Alasan masyarakat di Desa Wonua Raya melakukan transaksi jual beli hak atas tanah transmigrasi tanpa akta PPAT yaitu, faktor pendidikan dan kurangnya sosialisasi mengenai pertanahan, Biaya yang tinggi, Kebiasaan dan tradisi, kepercayaan dan kekeluargaan serta proses yang cepat. 2) Akibat hukum jual beli hak atas tanah transmigrasi tanpa akta PPAT yaitu masyarakat tidak memperoleh kepastian hukum terhadap penguasaan hak atas lahan transmigrasi berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 1 Tahun 1986 Tentang Tata Cara Penyediaan Lahan Dan Pemberian Hak Atas Tanah Dalam Rangka Pengembangan Perkebunan Dengan Pola Perusahaan Inti Rakyat Yang Dikaitkan Dengan Program Transmigrasi, Dalam pasal 10 ayat 1 dan 2 menyatakan bahwa transmigran tidak dapat menjual tanah transmigrasi kecuali telah dimiliki paling singkat 15 tahun sejak dimilki  kecuali pewarisan jika terjadi jual beli diluar ketentuan tersebut maka batal dengan sendirinya. peralihan hak atas tanah yang tidak dilakukan dihadapan PPAT atau pejabat yang berwenang. Maka peralihan jual beli tanah tersebut tidak bisa menjadi dasar peralihan hak untuk perubahan nama pada sertifikat/balik nama karena tidak adanya akta jual beli yang dibuat dan dihadapan PPAT hal ini berdasarkan pasal 37 ayat 1 PP Nomor 24 tahun 1997 tentang pendaftaran tana

    Disharmoni Pengaturan Politik Uang Dalam Tindak Pidana Pemilu Dan Pemilihan

    No full text
    Latar belakang penulis melakukan penelitian ini bertolak dari adanya disharmoni pengaturan atau ketidakselarasan pelaku tindak pidana politik uang dalam undang-undang Pemilu dan Pemilihan. Tujuannya adalah untuk mengetahui penyebab disharmoni pengaturan poilitik uang dalam tindak pidana Pemilu dan Pemilihan. Penelitian yang penulis lakukan adalah Metode Penelitian Hukum Normatif (Normative Legal Research) dengan menggunakan Pendekatan Perundang-Undangan (Statute Approach), Pendekatan Historis (Mistorical Approach) dan Pendekatan (Conceptual Approach) disertai dengan analisis terhadap data yang telah diperoleh. Sumber dan bahan hukum penulis menggunakan adalah sumber data sekunder yaitu data yang diperoleh dari dokumen-dokumen resmi, buku-buku, jurnal, dan peraturan perundangundangan yang berhubungan dengan objek penelitian. Sedangkan dalam pembahasannya digunakan metode argumentatif yuridis, yaitu dengan pendekatan undang-undang historis dan konseptual disertai dengan analisis hukum terhadapat data yang telah diperoleh. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa dalam risalah pembahasan RUU Tentang Penyelenggaraan Pemilu dengan RUU Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota dalam perumusannya masih menimbulkan perdebatanperdebatan yang meluas dan tidak terdapat keseragaman dalam memandang pelaku dari pada politik uang. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya disharmoni atau ketidak selarasan dalam menentukan pelaku tindak pidana politik uang

    Implementasi Kompetensi Profesional Guru sebagai upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pembelajaran di SD Negeri Bingkeng 01 selama lima tahun terakhir yang belum optimal, terkait dengan kurangnya implementasi kompetensi profesional guru. Kompetensi profesional guru penting untuk memastikan penguasaan materi pelajaran dan kualitas pembelajaran yang diharapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan triangulasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi kompetensi profesional guru sudah dilakukan dengan baik, tetapi perlu peningkatan pada kemampuan dan motivasi guru. Hambatan dalam optimalisasi kompetensi profesional guru meliputi tugas tambahan di luar tugas pendidikan, kurangnya dukungan dari organisasi profesi guru, dan fasilitas pendidikan yang tidak memadai. Upaya untuk mengatasi hambatan ini mencakup penyeimbangan tugas tambahan guru, motivasi dari kepala sekolah, pelibatan dalam kelompok kerja guru, dan pemenuhan fasilitas pendidikan yang relevan. Kesimpulannya, implementasi kompetensi profesional guru perlu ditingkatkan melalui strategi yang melibatkan kepala sekolah, organisasi profesi guru, serta penyediaan fasilitas pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan

    88

    full texts

    294

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Lembaga Penelitian dan Publikasi,Kepada Masyarakat (LP3M)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇