Repository Universitas Jenderal Soedirman

Repository Universitas Jenderal Soedirman
Not a member yet
    27468 research outputs found

    Peran Media Kepercayaan dan Brand Image pada Pengaruh antara Social Media Marketing terhadap Purchase Intention (Study pada pengguna Layanan Shopeefood)

    No full text
    Social Media Marketing merupakan salah satu strategi pemasaran yang semakin penting dalam era digital, terutama dalam memengaruhi perilaku dan keputusan pembelian konsumen. Namun, meskipun banyak perusahaan telah memanfaatkannya, pemahaman mendalam tentang mekanisme bagaimana social media marketing memengaruhi purchase intention masih perlu dikaji, khususnya terkait peran variabel mediasi. Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa social media marketing berpengaruh positif terhadap purchase intention, namun ada juga yang menemukan hasil sebaliknya atau pengaruh yang lemah. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan hubungan tersebut dengan menempatkan kepercayaan dan brand image sebagai variabel mediasi. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan populasi pengguna media sosial yang pernah melakukan pembelian online di Indonesia. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 275 orang. Analisis data menggunakan pendekatan Partial Least Square (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh simpulan bahwa: (1) Social media marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan, brand image, dan purchase intention. (2) Kepercayaan tidak berpengaruh signifikan terhadap purchase intention.(3) Brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention.(4) Kepercayaan tidak memediasi pengaruh social media marketing terhadap purchase intention. (5) Brand image memediasi pengaruh social media marketing terhadap purchase intention. Dengan demikian, tidak semua hipotesis dalam penelitian ini terbukti signifikan. Hasil ini memberikan kontribusi pada literatur dengan menegaskan bahwa peran kepercayaan dalam mendorong niat beli belum tentu selalu dominan, sementara brand image terbukti lebih konsisten sebagai variabel mediasi. Rekomendasi ke depan, penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel, seperti perbedaan antar generasi atau pengelompokan jenis produk tertentu, untuk membandingkan peran social media marketing terhadap purchase intention melalui kepercayaan dan brand image

    Pengaruh Model Pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD), Kompetensi Pedagogik Guru, Dan Efikasi Diri Terhadap Hasil Belajar Ekonomi SMA Negeri 1 Baturraden

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar ekonomi siswa kelas X SMA Negeri 1 Baturraden. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran STAD, kompetensi pedagogik guru, dan efikasi diri terhadap hasil belajar ekonomi SMA Negeri 1 Baturraden. Penelitian dilaksanakan pada tahun ajaran 2024/2025 di SMA Negeri 1 Baturraden. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei dan eksperimen semu yang dilakukan kepada siswa kelas X SMA Negeri 1 Baturraden. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh menggunakan tes pretest dan posttest untuk mengukur hasil belajar siswa dan kuesioner untuk mengukur variabel kompetensi pedagogik guru dan efikasi diri. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Baturraden tahun pelajaran 2024/2025 dengan total 360 siswa. Sampel yang digunakan berjumlah 72 siswa dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan berupa Metode of Succesive Interval (MSI), analisis instrumen tes, dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertama, pengaruh model pembelajaran STAD berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas X SMA Negeri 1 Baturraden. Kedua, kompetensi pedagogik guru tidak berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas X SMA Negeri 1 Baturraden. Ketiga, efikasi diri tidak berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas X SMA Negeri 1 Baturraden. Adapun implikasi dari penelitian ini yaitu: 1) pihak SMA Negeri 1 Baturraden dapat memberikan pelatihan kepada guru berkaitan dengan implementasi model pembelajaran STAD pada kegiatan belajar mengajar untuk dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, 2) SMA Negeri 1 Baturraden dapat memberikan penghargaan kepada siswa yang berprestasi, sehingga dapat memotibasi siswa lain untuk bisa meningkatkan hasil belajar yang maksimal. Kata kunci: Model Pembelajaran STAD, Kompetensi Pedagogik Guru, Efikasi Diri, Hasil Belaja

    Perlindungan Hukum Debitor Dalam Penyelesaian Kredit Macet Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Stimulus No. 11/POJK.03/2020 Dampak Covid-19 (Studi Putusan Nomor 184/Pdt.G/2022/PN-Mks. Putusan Nomor 724 Pk/Pdt/2024)

    Get PDF
    Perlindungan hukum terhadap debitor dalam penyelesaian kredit macet dimasa Pandemi Covid-19 berdasarkan peraturan Otoritas Jasa keuangan Kebijakan Stimulus Nomor.11/POJK.03/2020 Dampak penyebaran Corona Virus Disease 2019. Kredit merupakan bagian dari fungsi perbankan dalam hubungan bank sebagai kreditor dengan nasabah sebagai debitor, salah satu produk yang diberikan oleh bank dalam membantu kelancaran usaha debitor, dengan pemberian kredit, bank merupakan sumber untuk memenuhi kebutuhan yang di inginkan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah yang membutuhkan dana untuk keperluan dan kebutuhan tambahan modal usaha. Masalah penyelesaian kredit macet pada intinya lebih banyak berkisar pada bank untuk melakukan penyelamatan dimasa Pandemi Covid-19 berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor.11/POJK.03/2020, dengan pemberian restrukturisasi kredit. Salah satunya adalah pada putusan Nomor 184/Pdt.G/2022/PN-Mks – Putusan Nomor 724 PK/Pdt/2024. Tujuan Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap debitor dalam penyelesaian kredit macet di masa Pandemi Covid-19 berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor.11/POJK.03/2020 stimulus Pandemi Covid-19 yang memberikan keringan kredit dalam bentuk restrukturisasi kredit. Untuk menganalisis pertimbangan hukum hakim pada putusan Nomor 184/Pdt.G/2022/PN-Mks – Putusan Nomor 724 PK/Pdt/2024 tentang perlindungan hukum debitor dimasa Pandemi Covid-19 berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor.11/POJK.03/2020 stimulus Countercyclical Covid-19. Berdasarkan hasil penelitian menemukan bahwa Perlindungan hukum dalam penyelesaian kredit macet berdasarkan peraturan Otoritas Jasa Keuangan Stimulus Nomor 11/POJK.03/2020 dapat dilakukan dengan cara, penyelamatan kredit macet melalui skema Restrukturisasi Kredit yaitu: Penurunan suku bunga kredit, Perpanjangan jangka waktu kredit, Pengurangan tunggakan bunga kredit, Pengurangan tunggakan pokok kredit, Penambahan fasilitas kredit, dan Konversi kredit menjadi penyertaan modal sementara, skema tersebut dapat dikombinasikan khususnya penurunan suku bunga kredit, dan pengurangan tunggakan pokok kredit, telah memenuhi bentuk perlindungan terhadap kredit macet dimasa Pandemi Covid-19. Adanya perbedaan pertimbangan hakim, Majelis hakim Pengadilan Negeri pada putusan Nomor 184/Pdt.G/2020/PN-Mks mengabulkan sebagian telah sesuai berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa keuangan Nomor.11/POJK.03/2020 memberikan perlindungan hukum preventif kepada debitor yang masih beritikad baik. Sedangkan pertimbangan hukum hakim pada putusan Nomor 724PK/Pdt/2024 Hakim Mahkamah Agung yang membatalkan putusan Pengadilan Negeri Makassar tidak menerapkan Peraturan Otoritas Jasa keuangan No.11/POJK.03/2020 Dampak Covid-19 dan debitor tidak mendapatkan perlindungan hukum preventif

    Evaluasi Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (Simrs) Dengan Metode Hot-Fit Di Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas

    Get PDF
    Latar Belakang: Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) merupakan strategi penting dalam meningkatkan mutu dan efisiensi pelayanan kesehatan. Namun, keberhasilan implementasi sistem tidak hanya dipengaruhi oleh teknologi, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia dan dukungan organisasi. Oleh karena itu, diperlukan analisis menyeluruh berdasarkan pendekatan HOT-FIT (Human, Organization, Technology, dan Net Benefit) untuk mengidentifikasi faktor dominan dalam pencapaian manfaat sistem. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain eksplanatori sekuensial. Tahap kuantitatif melibatkan 182 tenaga kesehatan di RSUD Banyumas yang dipilih menggunakan total sampling. Analisis kuantitatif dilakukan dengan uji korelasi Spearman dan regresi logistik untuk melihat hubungan dan pengaruh aspek HOT-FIT terhadap Net Benefit. Tahap kualitatif berupa wawancara mendalam dengan 10 informan kunci dan dianalisis menggunakan teknik content analysis untuk memperkuat temuan kuantitatif. Hasil: Mayoritas responden merupakan tenaga kesehatan berpendidikan sarjana atau diploma, berjenis kelamin perempuan, dan memiliki masa kerja lebih dari satu tahun. Sebagian besar responden menilai implementasi SIMRS baik pada aspek Human (94,7%), Organization (98,4%), Technology (98,9%), dan Net Benefit (98,4%). Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara Human (r=0,348; p<0,001), Organization (r=0,322; p<0,001), dan Technology (r=0,401; p<0,001) dengan Net Benefit. Hasil regresi logistik menunjukkan bahwa hanya aspek Human yang berpengaruh signifikan terhadap Net Benefit (OR=26,959; p=0,020). Hasil eksplorasi kualitatif menegaskan bahwa keberhasilan implementasi SIMRS dipengaruhi oleh kemauan belajar, kemampuan adaptasi, dan komunikasi efektif pengguna dengan tim IT, sementara dukungan organisasi dan kesiapan teknologi berperan sebagai faktor pendukung. Kesimpulan: Aspek Human merupakan faktor paling dominan dalam pencapaian Net Benefit implementasi SIMRS di RSUD Banyumas. Penguatan kapasitas SDM melalui pelatihan berkelanjutan, peningkatan literasi digital, dan dukungan motivasional dari manajemen perlu menjadi prioritas guna mengoptimalkan keberhasilan dan keberlanjutan implementasi SIMRS

    Creating Content Videos About English Language Learning on RRI Digital Platform

    Get PDF
    This job training report is written based on the job training activities that were carried out from August 26 to November 26, 2024, at RRI Purwokerto. The purposes of this report, are: first, to explain the implementation of the job training at RRI Purwokerto; secondly, to explain the process of content videos about English learning on the RRI Digital Platform; and the lastly, to describe obstacles and solutions in creating content videos about English learning on the RRI Digital Platform. The purpose of this content videos is to improve the viewers English language skills through structured and interactive content videos on the RRI Digital application. The application can be easily accessible for anyone to download via the App Store for iOS users and the Play Store for Android users, and it contains rebroadcast of radio broadcasts as well as several content videos related to activities at RRI Purwokerto. The content videos about English learning is intended to provide an enjoyable and effective learning experience, allowing viewers to improve their listening, reading, and writing skills in English. In compiling this job training report, three methods were used: observation, interviews, and documentation. Observation was one of the methods used to determine the content videos. An observation of the audio and content videos available on the RRI Digital platform was conducted. The result showed that there was no English content videos available. Therefore, English content videos will be provided for viewers and listeners who wish to learn English through RRI Digital. Viewers and listeners will not only hear content in Indonesian, but will also have the opportunity to expand their knowledge and understanding of the English language. With the inclusion of English content videos, the programs on RRI Digital will become more varied, preventing monotony and offering an alternative learning experience." In completing this job training report, several challenges were faced, particularly in creating content videos that required the use of correct and easily understandable grammar. Additionally, challenges also arose in presenting the results of the internship work and in managing time between video production and other tasks. To overcome these issues, previous work was thoroughly reviewed and material that was not yet well understood was studied. During the internship, new experiences such as editing audio using Adobe Audition, recording voiceovers, editing content videos, and expanding knowledge of English grammar and vocabulary were gained. These experiences were very useful in the process of creating educational content videos

    Pengaruh Sistem Pengendalian Internal Pemerintah terhadap Pendapatan Asli Daerah dan Implikasinya terhadap Pertumbuhan Ekonomi

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan sistem pengendalian internal pemerintah (SPIP) dalam upaya peningkatan efektivitas pengelolaan keuangan daerah yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi (PE), yang di moderasi oleh variabel pendapatan asli daerah (PAD). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh sistem pengendalian internal pemerintah terhadap pendapatan asli daerah serta implikasinya terhadap pertumbuhan ekonomi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah. Data dianalisis menggunakan metode analisis regresi data panel, uji mediasi serta uji sobel. Hasil penelitian menunjukan bahwa SPIP berkontribusi positif dan signifikan terhadap PAD. PAD berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. SPIP juga menunjukan adanya pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Analisis mediasi yang dilakukan menunjukan bahwa PAD memediasi sebagian hubungan antara SPIP dan pertumbuhan ekonomi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penguatan SPIP dapat meningkatkan PAD yang pada akhirnya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu implikasi dari penelitian ini pemerintah daerah perlu memperkuat implementasi SPIP sebagai instrumen penting dalam meningkatkan mendorong keuangan daerah dan pertumbuhan ekonomi daerah

    Karakterisasi Fisikokimia dan Sensori Cookies Tepung Sorgum Termodifikasi dengan Penambahan Tepung Kacang Merah dan Puree Rosemary serta Pengujian In Vivo

    Get PDF
    Penurunan kualitas hidup akibat paparan polusi udara, radiasi, dan zat kimia berbahaya dapat memicu terjadinya stres oksidatif. Untuk mencegah hal tersebut, dibutuhkan pangan fungsional seperti cookies yang kaya akan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menentukan cookies terbaik kombinasi perlakuan penambahan tepung kacang merah dan puree rosemary; (2) menentukan karakteristik cookies terbaik pada kombinasi perlakuan penambahan tepung kacang merah dan puree rosemary; dan (3) menentukan pengaruh pemberian cookies terbaik terhadap berat badan, tekanan darah, dan karakteristik antioksidatif pada tikus. Tahap pertama penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor: penambahan tepung kacang merah (10%, 20%, dan 30%) dan puree rosemary (0,1%, 0,15%, dan 0,2%). Tahap kedua menggunakan desain post-test only control group dengan enam kelompok tikus (n=24). Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf signifikansi 95% jika terdapat perbedaan yang nyata. Hasil menunjukkan bahwa cookies terbaik diperoleh dari kombinasi 30% tepung kacang merah dan 0,2% puree rosemary, dengan karakteristik sebagai berikut: aktivitas antioksidan 62,57 ppm; kadar air 5,48%; abu 0,58%; protein 5,86%; lemak 29,44%; karbohidrat 59,72%; serat pangan 3,87%; total energi 527,90 kkal/100 g; lightness 53,16; redness 7,93; yellowness 24,45; hardness 95,88 N; fracture 8,53; dan cohesiveness 0,44. Pemberian cookies terbaik pada tikus menghasilkan peningkatan berat badan sebesar 30 g, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol comfeed AD II (11,5 g). Cookies juga efektif menurunkan tekanan darah (17,25 mm/Hg) dibandingkan kontrol (101,75 mm/Hg). Selain itu, terjadi penurunan kadar MDA sebesar 1,09 nmol dan penurunan aktivitas enzim SOD sebesar 9,14%, menunjukkan efektivitas cookies dalam mengurangi stres oksidatif

    Pemodelan 3D Sebaran Lapisan Batubara Menggunakan Metode Gravitasi (Studi Kasus : Kabupaten Penajam Paser Utara)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur bawah permukaan dan distribusi lapisan batubara di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara menggunakan metode gravitasi. Data yang digunakan berupa anomali udara bebas dan topografi dari satelit GGMPlus, yang dikoreksi menjadi Anomali Bouguer Lengkap (ABL). Data ABL kemudian diproyeksikan ke bidang datar dan dipisahkan menjadi anomali regional dan residual menggunakan metode upward continuation. Pemodelan 3 dimensi dilakukan dengan software Grablox 1.7 dan divisualisasikan menggunakan Bloxer 1.6e. Hasil pemodelan menunjukkan rentang densitas antara 1.00 hingga 2.68 g/cm³. Zona densitas rendah (1.00–1.84 g/cm³) muncul pada kedalaman 2–5 km dan 10–20 km, yang diduga sebagai batubara. Interpretasi geologi mengaitkan zona tersebut dengan Formasi Balikpapan, Pamaluan, dan Pulaubalang yang dikenal sebagai formasi pembawa batubara di Cekungan Kutai bagian selatan. Hasil ini memberikan gambaran awal potensi batubara dan struktur geologi bawah permukaan yang dapat menjadi acuan eksplorasi lebih lanjut

    Upaya Memacu Pembentukan Plantlet Aglaonema sp. cv. Ruby dengan Penambahan NAA dan BAP

    Get PDF
    Aglaonema sp. cv. Ruby merupakan salah satu jenis Aglaonema yang diminati masyarakat karena memiliki warna daun yang menarik, bercorak merah pucat dengan semburat hijau. Perbanyakan Aglaonema dapat dilakukan secara vegetatif dan generatif, namun kedua cara tersebut tidak dapat memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat. Perbanyakan Aglaonema secara in vitro menjadi salah satu solusi untuk menghasilkan bibit dalam jumlah banyak secara cepat dan bebas patogen. Induksi perakaran Aglaonema untuk membentuk plantlet merupakan tahapan yang penting dalam kultur in vitro. Proses tersebut dapat diinduksi dengan menggunakan auksin dan sitokinin. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk: 1) mempelajari pengaruh 1-Naphtaleneacetic Acid (NAA) dan 6-Benzylaminopurine (BAP) pada pembentukan plantlet Aglaonema sp. cv. Ruby dalam kultur in vitro; 2) menentukan konsentrasi NAA dan BAP terbaik pada pembentukan plantlet Aglaonema sp. cv. Ruby dalam kultur in vitro. Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola perlakuan faktorial dua faktor. Faktor yang dicobakan adalah NAA dengan 4 taraf konsentrasi (0; 1; 3; dan 5 µM) dan BAP dengan 4 taraf konsentrasi (0; 10; 20; dan 30 µM). Setiap kombinasi perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali, sehingga diperoleh 48 unit percobaan. Variabel bebas yang dicobakan adalah konsentrasi NAA dan BAP dengan variabel terikat berupa pembentukan plantlet Aglaonema sp. cv. Ruby. Parameter yang diukur meliputi jumlah tunas, jumlah daun, jumlah akar, dan tinggi tunas. Data yang diperoleh dianalisis dengan analysis of variance (ANOVA) pada tingkat kesalahan 5% dan 1%, dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan dengan tingkat kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pembentukan plantlet Aglaonema sp. cv. Ruby dalam kultur in vitro, interaksi antara NAA dan BAP hanya berpengaruh nyata pada parameter jumlah akar. Sementara faktor mandiri NAA berpengaruh sangat nyata terhadap parameter tinggi tunas. Konsentrasi 5 µM NAA tanpa BAP merupakan konsentrasi terbaik untuk memacu perakaran Aglaonema sp. cv. Ruby dalam kultur in vitro

    Penentuan Nilai Diagnostic Reference Level (DRL) pada Pemeriksaan CT Cardiac berdasarkan Body Mass Index (BMI)dan Ketebalan Objek

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai Diagnostic Reference Level (DRL) lokal pada pemeriksaan CT Cardiac serta menganalisis pengaruh Body Mass Index (BMI) dan ketebalan objek terhadap dosis radiasi yang diterima pasien. Pemeriksaan CT Cardiac merupakan prosedur pencitraan dengan paparan radiasi yang relatif tinggi, sehingga penetapan nilai DRL sangat penting untuk memastikan keselamatan pasien sesuai dengan prinsip ALARA (As Low As Reasonably Achievable). Penelitian ini dilakukan di Instalasi Radiologi RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto terhadap 66 pasien, dengan parameter dosis yang dianalisis meliputi CTDIvol (Computed Tomography Dose Index volume) dan DLP (Dose Length Product). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai DRL lokal (Q2) yang diperoleh adalah sebesar 11,04 mGy untuk CTDIvol dan 438,25 mGy.cm untuk DLP. Sedangkan nilai kuartil ketiga (Q3) adalah 14,39 mGy (CTDIvol) dan 606,3 mGy.cm (DLP). Nilai Q3 ini masih berada jauh di bawah standar yang ditetapkan oleh BAPETEN, yaitu 47 mGy untuk CTDIvol dan 1200 mGy.cm untuk DLP, yang menandakan bahwa protokol pemeriksaan CT Cardiac di rumah sakit ini masih berada dalam batas aman. Selain itu, hasil analisis juga menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara peningkatan BMI dan ketebalan objek dengan peningkatan dosis radiasi. Pasien dengan BMI tinggi dan ketebalan objek >25 cm cenderung menerima dosis CTDIvol dan DLP yang lebih besar untuk mendapatkan citra diagnostik yang optimal. Oleh karena itu, penting untuk menyesuaikan parameter pemindaian dengan karakteristik fisik pasien guna menjamin kualitas citra tetap baik tanpa memberikan dosis yang berlebihan

    25,888

    full texts

    27,468

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Jenderal Soedirman is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Repository Universitas Jenderal Soedirman? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!