Repository Universitas Jenderal Soedirman

Repository Universitas Jenderal Soedirman
Not a member yet
    27468 research outputs found

    Keanekaragaman dan Hubungan Kemiripan Anggota Genus Hibiscus Berdasarkan Karakter Morfologi di Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes

    Get PDF
    Hibiscus merupakan salah satu genus dari famili Malvaceae yang terdiri atas lebih dari 250 spesies dan tumbuh di daerah tropis hingga subtropis di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Tumbuhan ini memiliki bunga lengkap dengan beragam variasi bentuk dan warna. Meskipun berbagai penelitian telah dilakukan mengenai keanekaragaman dan hubungan kemiripan anggota Hibiscus, namun informasi spesifik mengenai aspek tersebut di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan hubungan kemiripan anggota Hibiscus berdasarkan karakter morfologi di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik purposive sampling di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. Sampel diambil dari lima desa yang mewakili keseluruhan 15 desa di Kecamatan Bumiayu, yaitu Desa Kalilangkap, Kaliwadas, Laren, Pamijen, dan Pruwatan. Penelitian telah dilakukan selama tiga bulan, dari Februari hingga Mei 2025. Variabel bebas pada penelitian ini adalah anggota Hibiscus, sedangkan variabel terikatnya adalah karakter morfologi yang meliputi batang, daun, dan bunga. Parameter penelitian yang diamati meliputi karakter kualitatif dan kuantitatif dari batang, daun, dan bunga Hibiscus. Karakter batang mencakup habitus, tinggi, bentuk batang, diameter, warna kulit, struktur permukaan, dan tipe percabangan. Karakter daun mencakup tipe, tata letak, bentuk, panjang dan lebar, ujung, tepi, pangkal, susunan tulang daun, tata letak, struktur permukaan atas dan bawah, warna permukaan atas dan bawah, struktur permukaan tangkai daun, panjang tangkai daun, dan warna tangkai daun. Adapun karakter bunga mencakup tipe, letak, diameter, panjang tangkai, warna tangkai, struktur permukaan tangkai, karakter kelopak tambahan, karakter kelopak, karakter mahkota, dan organ reproduksi (putik dan benang sari). Data dianalisis secara deskriptif dan hubungan kemiripan dianalisis menggunakan metode UPGMA (Unweighted Pair Group Method with Arithmetic Mean) dengan software MEGA (Molecular Evolutionary Genetics Analysis) 11. Hasil penelitian didapatkan delapan spesies Hibiscus yang ditemukan di wilayah Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, yaitu H. macrophyllus, H. tiliaceus, H. sabdariffa, H. radiatus, H. acetosella, H. mutabilis, H. rosa-sinensis, dan H. schizopetalus. Hubungan kemiripan paling dekat yaitu antara H. acetosella dan H. radiatus, dengan nilai indeks ketidakmiripan sebesar 0,264. Hubungan kemiripan paling jauh yaitu antara H. schizopetalus dan H. macrophyllus dengan indeks ketidakmiripan sebesar 0,736

    HIierarki Kebutuhan Tokoh Putu dalam Novel yang Menari dalam Bayangan Inang Mati Karya Ni Made Purnama Sari

    Get PDF
    Penelitian ini berfokus pada pemenuhan hierarki kebutuhan tokoh Putu dalam novel Yang Menari dalam Bayangan Inang Mati karya Ni Made Purnama Sari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis unsur tokoh, penokohan, latar, dan plot, serta pemenuhan hierarki kebutuhan beserta dampaknya terhadap tokoh Putu. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pembacaan novel secara berulang dan intensif, pencatatan serta penandaan bagian-bagian relevan, kemudian pengklasifikasian data sesuai fokus kajian. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow, hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Putu belum mampu memenuhi seluruh tingkat kebutuhannya secara optimal. Kebutuhan fisiologis merupakan satu-satunya aspek yang terpenuhi dengan baik, sedangkan kebutuhan akan rasa aman, rasa memiliki, kasih sayang, dan penghargaan belum terpenuhi secara memadai, sehingga menghambat proses aktualisasi dirinya. Ketidakterpenuhan kebutuhan-kebutuhan tersebut berdampak pada kondisi psikologis tokoh, yang ditandai dengan munculnya rasa cemas, marah, dan kesepian

    Budaya Honne Tatemae Frase: Nihongo Ga Jouzu Desu Ne

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji makna budaya honne tatemae dalam ungkapan 日本語が上手ですね (Nihongo ga jouzu desu ne) yang sering digunakan oleh penutur asli Jepang kepada orang asing. Ucapan tersebut, yang tampaknya merupakan bentuk pujian, ternyata menyimpan makna budaya yang kompleks dan tidak selalu mencerminkan maksud sesungguhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi makna tersembunyi di balik ungkapan tersebut serta menelaah bagaimana respons dan pemaknaan mahasiswa Indonesia yang pernah menjalani program magang di Jepang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan teori Komunikasi antarbudaya dan konsep AUM Anxiety (cemas), Uncertainty (ketidaktahuan), dan Management (adaptasi) (Gudykunst, 2003). Teknik studi kasus, melibatkan enam informan yang terdiri dari tiga warga Jepang dan tiga mahasiswa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan frase nihongo ga jouzu desu ne tidak selalu bermaksud memuji secara tulus, melainkan sebagai bentuk kesantunan sosial dalam menjaga harmoni. Penutur Jepang menggunakan frase ini sebagai strategi komunikasi yang mencerminkan nilai kesopanan dan penghindaran konflik. Di sisi lain, responden informan menjelaskan tentang 反応 (Hannou) atau reaksi dari mulai kebingungan, ketidaktahuan, sampai akhirnya memahami bahwa frase tersebut hanya ungkapan untuk menjaga perasaan lawan bicara dan mampu beradaptasi untuk memahami Bahasa Jepang agar lebih baik. Pemahaman terhadap konsep honne tatemae menjadi penting dalam membangun komunikasi lintas budaya yang efektif dan saling menghargai

    Analisis Kampanye Pemasaran Sosial Penanggulangan Stunting di Desa Sudagran Banyumas

    Get PDF
    Stunting merupakan masalah gizi kronis pada anak usia dibawah lima tahun (balita) yang hingga saat ini masih memerlukan perhatian dan penanganan serius. Desa Sudagaran, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, merupakan salah satu desa yang hingga kini masih mengalami permasalahan dalam mengatasi stunting. Padahal, upaya penurunan stunting di Desa Sudagaran telah dilakukan oleh berbagai pihak seperti Puskesmas Kecamatan Banyumas, Bidan Desa, Pemerintah Desa Sudagaran melalui Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), dan Kader Posyandu. Program- program yang dilakukan diantaranya adalah kegiatan Posyandu Balita, Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT), dan Kelas Ibu Hamil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kampanye pemasaran sosial penanggulangan stunting di Desa Sudagaran, Banyumas dan menganalisis hambatan pada proses implementasi kampanye pemasaran sosial penanggulangan stunting di Desa Sudagaran, Banyumas. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan metode kualitatif deskriptif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori new media dan teori social behavior and change communication. Hasil dan pembahasan menunjukkan bagaimana terdapat tiga unsur utama dalam pemasaran sosial yaitu produk sosial, target adopter, dan teknologi manajemen perubahan sosial. Produk sosial berupa program-program seperti Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan, Penyuluhan, Kelas Ibu Hamil, dan Kelas Ibu Balita. Target adopter berupa keluarga yang memiliki ibu hamil ataupun ibu balita yang terancam akan adanya kasus stunting. Teknologi manajemen perubahan sosial berupa media komunikasi yang sudah akrab dengan masyarakat, seperti WhatsApp, untuk mempercepat koordinasi dan respons terhadap masalah gizi. Tahapan analisis kampanye pemasaran sosial dibahas mulai dari siapa saja unsur-unsur komunikasi yang terlibat mulai dari sumber, pesan, media, penerima, dan umpan balik. Tahapan berikutnya adalah bagaimana perubahan berkelanjutan yang terjadi dilihat dari kognitif, afektif, dan konatif. Teori new media digunakan untuk menganalisis tentang penggunaan media baru melalui lima postulat yaitu digitalisasi dan interaktivitas, keterhubungan, keterbukaan dan aksesibilitas, kustomisasi dan personalisasi, dan virtualitas. Teori social behavior and change communication digunakan untuk menganalisis tentang hambatan kampanye pemasaran sosial yang dikategorikan menjadi hambatan di bagian advokasi, hambatan mobilisasi sosial, dan juga hambatan edukasi kesehatan

    Strategi Pengembangan Usahatani Kentang Berbasis Konservasi di Wilayah DAS Serayu Hulu (Studi Kasus di Desa Dieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo)

    Get PDF
    DAS Serayu hulu yang terletak di Kabupaten Wonosobo merupakan daerah tangkapan air dan berperan sebagai sumber utama penyedia air bersih. Desa Dieng merupakan sentra produksi kentang di Kabupaten Wonosobo. Praktik budidaya yang kurang tepat serta intensifikasi usahatani kentang di kawasan dataran tinggi Dieng, yang merupakan wilayah hulu DAS Serayu, telah menyebabkan erosi dan kerusakan lingkungan DAS. Kerusakan tersebut berdampak pada degradasi lahan, sehingga produktivitas kentang mengalami penurunan. Tujuan penelitian adalah untuk 1) mengidentifikasi faktor internal dan faktor eksternal bagi pengembangan usahatani kentang berbasis konservasi di wilayah DAS Serayu hulu, 2) merumuskan alternatif strategi pengembangan yang dapat diterapkan pada usahatani kentang berbasis konservasi di wilayah DAS Serayu hulu, 3) menentukan prioritas strategi pengembangan yang tepat untuk usahatani kentang berbasis konservasi di wilayah DAS Serayu hulu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga Maret 2025 di Desa Dieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Metode yang digunakan adalah studi kasus, dengan pemilihan responden menggunakan teknik simple random sampling sejumlah 39 petani kentang dan pemilihan informan kunci secara purposive sampling sejumlah 11 orang. Variabel penelitian meliputi faktor internal dan faktor eksternal. Metode analisis data menggunakan analisis IFE (Internal Factor Evalution), EFE (External Factor Evaluation), IE (Internal-External), SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats), dan QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). Hasil analisis menunjukkan kekuatan terbesar usahatani kentang adalah kondisi agroklimat yang mendukung, sedangkan kelemahan terbesar adalah penurunan produktivitas. Peluang terbesar adalah ketersediaan sumber air, sedangkan ancaman terbesar adalah lahan miring yang rentan erosi. Prioritas strategi yang direkomendasikan adalah optimalisasi varietas kentang tahan penyakit dengan pemanfaatan kultur jaringan dengan nilai TAS sebesar 6,717

    Legal Considerations of The Supreme Court Judges In Granting The Appeal for Cassation Onslag van Recht Vervolging Against The Crime of Fraud (Study of Supreme Court Decision No. 1398 K/Pid/2023)

    Get PDF
    Pengadilan Negeri Limboto dalam Putusan No. 53/Pid.B/2023/PN Lbo memutus terdakwa dengan isi amar lepas dari segala tuntutan hukum, dengan alasan perbuatan terdakwa sebagai hubungan hukum perdata karena adanya surat pernyataan jual-beli, kemudian Penuntut Umum tidak sependapat dengan putusan tersebut dan mengajukan permohonan kasasi ke Mahkamah Agung. Putusan Mahkamah Agung No. 1398 K/Pid/2023 mengabulkan permohonan kasasi Penuntut Umum dan membatalkan Putusan Pengadilan Negeri Limboto. Mahkamah Agung kemudian mengadili sendiri dengan amar terdakwa terbukti melakukan tindak pidana penipuan dan menjatuhi pidana kepada terdakwa selama 1 tahun 6 bulan. Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis pertimbangan hukum hakim dan akibat hukum dalam mengabulkan onslag van recht vervolging. menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian preskriptif, dengan data penelitian bersumber dari data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan yang disajikan dalam bentuk teks naratif dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Mahakamah Agung yang mengabulkan permohonan kasasi dan membatalkan Putusan Pengadilan Negeri Limboto sudah tepat karena terdapat mens rea sejak awal dan akibatnya Mahkamah Agung mengubah status hukum terdakwa dari lepas menjadi dijatuhi pidana selama 1 tahun 6 bulan karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana penipuan

    Pengaruh Occupational Self-Efficacy Terhadap Job Performance Dimoderasi Oleh Tiga Dimensi Job Crafting

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji pengaruh Occupational Self-Efficacy (OSE) terhadap Job Performance, dengan mempertimbangkan peran moderasi dari tiga dimensi Job Crafting yaitu Task Crafting, Cognitive Crafting, dan Relational Crafting pada guru Madrasah Aliyah di Purwokerto. Latar belakang penelitian ini bertumpu pada adanya inkonsistensi temuan sebelumnya mengenai hubungan antara self-efficacy dan kinerja, serta fenomena rendahnya profesionalisme ASN Kementerian Agama menurut survei tahun 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis SEM-PLS terhadap 141 responden guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OSE berpengaruh positif dan signifikan terhadap job performance, yang berarti semakin tinggi keyakinan guru terhadap kemampuan kerjanya, semakin tinggi pula kinerjanya. Dalam pengujian moderasi, ditemukan bahwa task crafting tidak memoderasi hubungan antara OSE dan job performance, yang dapat disebabkan oleh struktur kerja guru yang kaku dan birokratis. Sebaliknya, cognitive crafting dan relational crafting terbukti mampu memoderasi hubungan tersebut secara positif. Guru yang mampu memaknai pekerjaan secara positif (cognitive crafting) dan membangun relasi sosial yang baik (relational crafting) lebih efektif dalam mengonversi keyakinan diri menjadi performa kerja yang tinggi. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi psikologis dan lingkungan sosial dalam mendukung pengembangan kinerja guru berbasis self-efficacy, serta menyoroti perlunya pengembangan strategi job crafting yang disesuaikan dengan konteks institusi pendidikan publik seperti madrasah

    Analisis Keunggulan Komparatif dan Kompetitif Kayu Manis Indonesia di Pasar Dunia

    Get PDF
    Komoditas kayu manis Indonesia memiliki potensi besar di pasar Internasional, di mana Indonesia menjadi salah satu negara produsen kayu manis dunia. Produksi dan volume ekspor kayu manis Indonesia tahun 2014-2023 cenderung mengalami penurunan. Tetapi di sisi lain, harga ekspor kayu manis justru mengalami peningkatan yang signifikan. Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) Mengetahui keunggulan komparatif ekspor kayu manis Indonesia di pasar dunia; 2) Mengetahui keunggulan kompetitif ekspor kayu manis Indonesia di pasar dunia; 3) Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat daya saing komparatif kayu manis Indonesia di pasar dunia; 4) Menganalisis hubungan daya saing komparatif kayu manis Indonesia dengan negara-negara kompetitor lainnya di pasar dunia. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu berupa data panel yang merupakan gabungan dari data time series tahun 1994-2023 dan data cross section dari lima negara eksportir kayu manis terbesar dunia. Data sekunder diperoleh melalui instansi resmi seperti Trade Map, UN Comtrade, Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun), Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia (BI) dan World Bank. Analisis data yang digunakan yaitu Revelead Comparative Advantage (RCA), Export Competitiveness Index (ECI), Indeks Spesialisasi Perdagangan (ISP), Analisis Regresi Linier Berganda, dan Korelasi Rank Spearman. Data dalam penelitian ini diolah menggunakan Software Microsoft Excel 2021 dan IBM SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia mempunyai keunggulan komparatif yang tinggi dengan nilai rata-rata RCA sebesar 18,337 dan berada diurutan ketiga setelah Srilangka dan Vietnam. Keunggulan kompetitif dianalisis menggunakan ECI dan ISP. Hasil analisis ECI menunjukkan bahwa kayu manis Indonesia tidak memiliki keunggulan kompetitif dan memiliki kecenderungan daya saing yang menurun dengan nilai rata-rata sebesar 0,997. Hasil analisis ISP menunjukkan bahwa Indonesia cenderung sebagai negara pengekspor kayu manis dan berada pada tahap kematangan dengan nilai rata-rata sebesar 0,908. Analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi daya saing komparatif kayu manis Indonesia adalah volume ekspor kayu manis Indonesia, harga ekspor ekspor kayu manis Indonesia, nilai tukar, dan tingkat inflasi Indonesia. Hasil analisis korelasi Rank Spearman meunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Indonesia dengan masing-masing negara eksportir kayu manis lainnya

    Analisis Persepsi Implementasi Resep Elektronik terhadap Kualitas Pelayanan Farmasi dan Kepuasan Pasien Rawat Jalan di RSU Sinar Kasih Purwokerto

    Get PDF
    Kepuasan pasien adalah salah satu indikator penting yang perlu diperhatikan dalam pelayanan kesehatan. Tingkat kepuasan pasien yang tinggi atau rendah dapat mencerminkan kualitas pelayanan yang bisa berdampak bagi pelayanan kesehatan tersebut dalam meningkatkan jumlah kunjungan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh persepsi implementasi resep elektronik terhadap kualitas pelayanan farmasi dan kepuasan pasien rawat jalan di RSU Sinar Kasih Purwokerto. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan Rumah Sakit Umum (RSU) Sinar Kasih Purwokerto dengan menggunakan metode pengambilan purposive sampling. Jumlah responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 341 dengan alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan SEM-PLS. Hasil penelitian membuktikan bahwa 1) persepsi implementasi resep elektronik berpengaruh positif terhadap kepuasan pasien 2) persepsi implementasi resep elektronik berpengaruh positif terhadap waktu tunggu pelayanan obat 3) waktu tunggu pelayanan obat tidak berpengaruh terhadap kepuasan pasien 4) persepsi implementasi resep elektronik berpengaruh negatif terhadap kesalahan pemberian obat 5) kesalahan pemberian obat berpengaruh negatif terhadap kepuasan pasien 6) persepsi implementasi resep elektronik berpengaruh positif terhadap komunikasi interpersonal apoteker dan pasien 7) komunikasi interpersonal apoteker dan pasien berpengaruh positif terhadap kepuasan pasien 8) persepsi implementasi resep elektronik berpengaruh positif terhadap ketersediaan obat 9) ketersediaan obat berpengaruh positif terhadap kepuasan pasien. Implikasi dari kesimpulan tersebut yaitu dalam upaya meningkatkan kepuasan pasien maka rumah sakit perlu meningkatkan kualitas implementasi resep elektronik, menekan kesalahan pemberian obat, meningkatkan komunikasi interpersonal apoteker dan pasien serta meningkatkan ketersediaan obat. Petugas farmasi perlu memperkuat kontrol mutu pada tahap akhir pelayanan farmasi, RSU Sinar Kasih perlu mengadakan pelatihan berkelanjutan bagi apoteker dalam hal komunikasi efektif dan mengoptimalkan pengelolaan stok obat berbasis elektronik

    Penentuan Jarak Elektroda dan Pengaruh Media Penangkap Kandungan Garam di Udara Pada Sensor Tipe Plat Interdigitasi

    Get PDF
    Kondisi salinitas yang tinggi di wilayah pesisir pantai merupakan salah satu masalah dalam pengembangan pertanian di wilayah pesisir pantai. Salinitas udara yang meningkat disebabkan oleh tingginya konsentrasi partikel garam di udara yang terbawa oleh hembusan angin. Oleh karena itu, diperlukan suatu piranti yang dapat mengetahui tingkat salinitas udara yang dapat digunakan sebagai indikator batas untuk melakukan upaya dalam mengurangi dampak salinitas udara yang terjadi di pesisir pantai. Aspek teknis yang perlu diperhatikan dalam pengembangan sensor tipe plat interdigitasi yaitu pengaruh jarak elektroda serta pengaruh penggunaan media penangkap yang tepat agar sensor dapat berfungsi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui jarak yang optimal antar elektroda yang dapat meningkatkan sensitivitas sensor, 2) mengetahui pengaruh penggunaan dari media penangkap terhadap sensitivitas sensor, serta 3) mengetahui performansi sensor pada berbagai tingkat salinitas yang dihasilkan oleh perbedaan jarak dan waktu pemaparan. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Tanah dan Sumber Daya Lahan, Universitas Jenderal Soedirman pada bulan Oktober 2024 – Januari 2025 dan di lahan pesisir Pantai Jetis, Desa Banjarsari, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap pada bulan April – Mei 2025. Pengujian sensor tipe plat interdigitasi dilakukan dengan cara memberikan larutan salinitas ke sensor. Larutan salinitas yang diberikan terdiri dari empat kadar garam, yaitu 2, 4, 6, dan 8 gram garam yang dilarutkan dengan 190 ml air aquades, serta pengujian juga menggunakan sampel air laut. Luaran salinitas udara diukur dari respon sensor terhadap salinitas yang diberikan, jarak elektroda divariasikan menjadi 0,5 cm, 1 cm, dan 1,5 cm. Pengujian bertujuan untuk mendapatkan sensor yang memiliki jarak antar elektroda yang terbaik melalui analisis regresi. Sensor yang terpilih kemudian dilakukan pengujian di lahan pesisir pantai untuk pengujian pengaruh penggunaan media penangkap yaitu spons dan kasa. Penentuan pengaruh media penangkap terhadap jarak dan waktu pemaparan bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis media terhadap pengaruhnya dengan variasi jarak pemaparan dan waktu pemaparan yang diberikan. Pengujian tersebut dilakukan dalam berbagi durasi waktu pemaparan, yaitu 0, 6, 12, 18, dan 24 jam, serta jarak pemaparan divariasikan menjadi 0, 100, 200, dan 300 meter dari permukaan laut. Analisis data kemudian dilakukan dengan menggunakan uji Analysis of Variance dan uji DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian pada pengujian penentuan jarak antar elektroda menunjukkan bahwa sensor dengan kombinasi J1B1M1 (jarak 0,5 cm; PCB FR-2; spons) dengan persamaan y = 1,5877x - 1221,8 dan J1B1M2 (jarak 0,5 cm; PCB FR-2; kasa) dengan persamaan y = 2,3241x - 1765,5, memiliki respon paling baik terhadap nilai salinitas udara yang berikan. Pengujian pengaruh penggunaan media penangkap menunjukkan bahwa interaksi media penangkap, jarak, dan waktu pemaparan sensor berpengaruh terhadap salinitas udara yang dihasilkan. Penggunaan spons sebagai media penangkap menunjukkan kinerja yang paling efektif dengan nilai salinitas udara sebesar 124,56 mS yang dipaparkan pada jarak 0 meter dari permukaan laut serta waktu pemaparan selama 24 jam

    25,888

    full texts

    27,468

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Jenderal Soedirman is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Repository Universitas Jenderal Soedirman? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!