Repository Universitas Jenderal Soedirman

Repository Universitas Jenderal Soedirman
Not a member yet
    27468 research outputs found

    Pengaruh Teaching Factory, Internal Locus of Control, dan Informasi Dunia Kerja terhadap Kesiapan Kerja Siswa Kelas XII SMK Negeri 1 Purbalingga

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teaching factory, internal locus of control, dan informasi dunia kerja terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII SMK Negeri 1 Purbalingga. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat diketahui sejauh mana penerapan pembelajaran berbasis teaching factory, peran internal locus of control yang dimiliki siswa dalam mengambil keputusan karier, serta ketersediaan dan pemanfaatan informasi dunia kerja dalam membentuk kesiapan siswa untuk memasuki dunia kerja. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan, khususnya dalam perumusan kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapan kerja siswa di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner yang memuat pernyataan tertutup dan pertanyaan terbuka untuk menggali informasi secara lebih mendalam dari responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda, yang bertujuan untuk menguji pengaruh variabel teaching factory, internal locus of control, dan informasi dunia kerja terhadap kesiapan kerja siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII SMK Negeri 1 Purbalingga tahun ajaran 2024/2025 yang berjumlah 495 siswa. Sampel penelitian terdiri dari 147 siswa yang berasal dari kelas XII Jurusan Akuntansi Keuangan Lembaga dan Pemasaran. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pertama, teaching factory memberikan pengaruh positif terhadap kesiapan kerja siswa. Kedua, internal locus of control juga terbukti berpengaruh secara positif terhadap kesiapan kerja. Ketiga, informasi dunia kerja berkontribusi positif dalam meningkatkan kesiapan siswa menghadapi dunia kerja. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan kerja sama antara sekolah dan industri, penguatan karakter internal siswa, serta optimalisasi pemanfaatan informasi dunia kerja untuk meningkatkan kesiapan lulusan SMK dalam menghadapi dunia kerja

    Pengaruh Kemampuan Berpikir Kritis dan Berpikir Kreatif terhadap Hasil Belajar Ekonomi pada Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 1 Purwokerto

    Full text link
    Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode survei pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Purwokerto. Penelitian ini mengambil judul: “Pengaruh Kemampuan Berpikir Kritis dan Berpikir Kreatif Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Pada Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 1 Purwokerto”. Penelitian bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar ekonomi pada peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Purwokerto (2) pengaruh kemampuan berpikir kreatif terhadap hasil belajar ekonomi pada peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Purwokerto (3) pengaruh kemampuan berpikir kritis dan berpikir kreatif terhadap hasil belajar ekonomi pada peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Purwokerto. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas X SMA Negeri 1 Purwokerto. Sampel yang diambil pada penelitian sebanyak 106 siswa. Metode yang digunakan untuk mengambil sampel penelitian yaitu Purposive Sampling. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan SPSS (Statistical Program for Social Science) menunjukan bahwa: (1) Kemampuan berpikir kritis berpengaruh positifdan signifikan terhadap hasil belajar siswa ekonomi, (2) Kemampuan berpikir kreatif tidak berpengaruh terhadap hasil belajar siswa, (3) Kemampuan berpikir kritis dan berpikir kreatif secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa. Implikasi penelitian ini dari kesimpulan diatas menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis berpengaruh positif terhadap hasil belajar ekonomi, sehingga guru disarankan untuk memperkuat pembelajaran berbasis analisis dan argumentasi. Sementara itu, kemampuan berpikir kreatif belum menunjukkan pengaruh signifikan, namun tetap perlu dikembangkan melalui pendekatan proyek dan tugas eksploratif. Temuan juga menunjukkan bahwa hasil belajar siswa masih bervariasi dan cenderung rendah, sehingga diperlukan peningkatan efektivitas penerapan Kurikulum Merdeka melalui dukungan sekolah, pelatihan guru, serta evaluasi berkelanjutan terhadap integrasi Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran

    Analisis Keberhasilan Gastrodiplomasi Indonesia dalam Program Indonesia Spice Up The World (ISUTW) Di Belanda(2021 – 2024)

    Full text link
    Pada tahun 2021, Kemenparekraf meluncurkan program gasrodiplomasi, yaitu Indonesia Spice Up The World (ISUTW). Program tersebut menargetkan pada tahun 2024, Indonesia dapat menghadirkan 4.000 restoran di luar negeri dan meningkatkan ekspor rempah dan produk bumbu. Salah satu negara target program ini adalah Belanda yang memiliki hubungan historis, salah satu eksportir rempah terbesar, dan memiliki sebaran diaspora Indonesia yang besar. Menparekraf Sandiaga Uno, dalam Weekly Brief With Sandi Uno pada 19 Juni 2023 menyatakan bahwa sebanyak 10 persen dari target dalam program ISUTW telah diserap oleh Belanda. Hal ini menunjukkan keberhasilan Belanda dalam berkontribusi terhadap target dari program ISUTW. Oleh karena itu, penulis ingin menganalisis keberhasilan gastrodiplomasi Indonesia di Belanda dalam program ISUTW dari tahun 2021 hingga tahun 2024 menggunakan konsep strategi gastrodiplomasi Zhang Juyan

    Analisis Faktor-faktor yang Berpengaruh Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Guru Wali Kelas Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Purwokerto Selatan Tahun 2024

    Full text link
    Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu jenis penyakit tidak menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia. Hipertensi dapat dialami siapa saja, termasuk guru wali kelas yang memiliki tanggung jawab besar dalam mendidik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berpengaruh terhadap kejadian hipertensi pada guru wali kelas. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh guru wali kelas Sekolah Menengah Pertama yang berjumlah 132 guru. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling sebanyak 110 orang. Analisis yang digunakan adalah uji chi square dan uji regresi logistik berganda. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh pada variabel beban kerja mental (p-value = 0,004), riwayat keluarga (p-value = 0,006), dan Indeks Massa Tubuh (p-value = 0,012). Sedangkan, variabel yang tidak berpengaruh yaitu usia (p-value = 0,199), jenis kelamin (p-value = 0,111), stres kerja (p-value = 0,901), durasi kerja (p-value = 0,884), aktivitas fisik (p-value = 0,247), asupan natrium (p-value = 1,000) dan kebiasaan merokok (p-value = 0,091). Kesimpulan: Beban kerja mental merupakan faktor yang paling berpengaruh dengan nilai OR = 4,278, artinya guru wali kelas dengan beban kerja mental berlebih memiliki peluang 4,278 kali lebih besar berisiko mengalami kejadian hipertensi dibandingkan dengan guru wali kelas dengan beban kerja mental normal

    Penyelesaian Capacitated Vehicle Routing Problem With Time Windows Dengan Metode Mixed Integer Linear Programming Pada Distribusi Obat Di UPKF Banyumas

    Full text link
    Distribusi memiliki peran yang krusial termasuk pada industri farmasi. Industri farmasi merupakan industri yang sangat vital bagi suatu negara karena berperan dalam kelangsungan hidup masyarakat di suatu negara. UPKF Banyumas menghadapi permasalahan dalam penentuan rute distribusi yang belum efektif dan efisien yang seharusnya dapat memaksimalkan kapasitas kendaraan dengan durasi distribusi yang memiliki jendela waktu. Permasalahan yang dihadapi UPKF Banyumas termasuk dalam Capacitated Vehicle Routing Problem with Time Windows (CVRPTW). Metode penelitian yang digunakan yaitu formulasi penentuan rute menggunakan model Mixed Integer Linear Programming yang dimodelkan pada matlab menggunakan Algoritma Nearest Neighbor. Berdasarkan perancangan rute distribusi dengan metode MILP, didapatkan total biaya distribusi dengan rute usulan yang dihasilkan. Dengan metode usulan, didapatkan total jarak tempuh sebesar 559 km dari yang semula sebesar 1439,4 km dan total biaya distribusi sebesar Rp23.243.000,00 dari yang semula sebesar Rp59.735.400,00. Sehingga UPKF Banyumas dapat menghemat jarak tempuh distribusi sebesar 880,4 km atau 61,16% lebih kecil dibandingkan dengan metode existing serta dapat menghemat total biaya distribusi sebesar Rp36.492.400,00 atau 61,09% lebih kecil dibandingkan dengan metode existing

    Strategi Komunikasi Pemasaran Sosial Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas Dalam Pelestarian Wayang Gagrag Banyumas

    Full text link
    Kabupaten Banyumas merupakan wilayah yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat dan menyebabkan budaya Banyumas cenderung berbeda dengan budaya Jawa pada umumnya. Salah satu contohnya adalah wayang gagrag Banyumas. Wayang gagrag Banyumas adalah wayang dengan ciri khas pedalangan yang hanya ada di wilayah Karesidenan Banyumas. Namun seiring perkembangan zaman, keberadaan wayang gagrag Banyumas mulai meluntur sehingga perlu dilakukannya pelestarian. Dinporabudpar kabupaten Banyumas sebagai lembaga pemerintah memegang peran utama dalam pelestarian wayang gagrag Banyumas melalui berbagai strategi, khususnya melalui komunikasi pemasaran sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran sosial yang dilakukan Dinporabudpar dalam pelestarian wayang gagrag Banyumas. Selain itu, untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat sehingga dapat mengoptimalkan strategi di masa mendatang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melibatkan lima narasumber yang memenuhi kriteria. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 3 strategi komunikasi pemasaran sosial utama yang dilakukan Dinporabudpar dalam melestarikan wayang gagrag Banyumas yaitu menjalin kemitraan, menampilkan di hari-hari besar, khususnya hari besar Banyumas, dan optimalisasi media online. Adapun faktor pendukung utama adalah semangat dari sumber daya manusia Dinporabudpar dan faktor pendukung utama adalah keterbatasan anggaran. Berdasarkan analisis dengan konsep integrated marketing communication (IMC), strategi yang dilakukan Dinporabudpar tergolong dalam aktivitas public relations, pemasaran langsung, dan internet marketing

    Penerjemahan Materi Pelatihan Keselamatan Kerja dari Bahasa Mandarin ke dalam Bahasa Indonesia di PT Trina Mas Agra Indonesia

    Full text link
    Laporan praktik kerja ini berjudul ”Penerjemahan Materi Pelatihan Keselamatan Kerja dari Bahasa Mandarin ke dalam Bahasa Indonesia di PT Trina Mas Agra Indonesia”. Kegiatan praktik kerja dilaksanakan pada 28 September 2024 hingga 30 April 2025 di PT Trina Mas Agra Indonesia, Kawasan Industri Kendal. Tujuan praktik kerja tersebut yaitu menghasilkan terjemahan materi pelatihan keselamatan kerja dalam bahasa Indonesia menggunakan metode penerjemahan komunikatif, yang fokus pada penyampaian pesan sehingga dapat terkomunikasikan secara efektif. Latar belakang kegiatan ini adalah tidak tersedianya materi pelatihan keselamatan kerja berbahasa Indonesia di PT TMAI karena terbatasnya jumlah tenaga penerjemah. Penulis menggunakan empat metode pengumpulan data yaitu jelajah internet, wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil dari kegiatan praktik kerja adalah materi pelatihan keselamatan kerja berbahasa Indonesia. Dengan tersedianya dokumen tersebut dapat meningkatkan efektivitas pelatihan, membantu tenaga kerja memahami prosedur keselamatan, dan menerapkan standar kerja secara optimal untuk meminimalkan risiko kecelakaan serta menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif

    Profil Penerapan Strategi Belajar Self-Regulated Learning (SRL) Komponen Kognitif Dalam Pelaksanaan Diskusi Kelompok Beserta Korelasinya Terhadap Nilai Ujian Lisan

    Full text link
    Latar Belakang: Problem Based Learning (PBL) berperan penting dalam pendidikan kedokteran dan membutuhkan strategi Self-Regulated Learning (SRL) yang efektif, khususnya strategi kognitif. Metode ujian lisan Student Oral Case Analysis (SOCA) yang selaras dengan PBL menunjukkan banyak mahasiswa FK Unsoed memperoleh nilai rendah, yang dapat dikaitkan dengan penerapan strategi SRL kognitif yang kurang optimal. Tujuan: Untuk mengetahui karakteristik demografis responden (jenis kelamin, usia terbanyak, dan rerata usia), serta mengetahui profil (jenis & frekuensi) penerapan strategi belajar SRL komponen kognitif dalam metode belajar diskusi kelompok PBL beserta korelasinya dengan nilai ujian lisan Metode: Penelitian observasional pada 129 mahasiswa Angkatan 2023 yang dipilih dengan total sampling. Data primer berupa frekuensi penerapan strategi belajar hasil pengisian kuesioner “Strategi Belajar SRL Komponen Kognitif” yang diadaptasi dari The Motivated Strategies for Learning Questionnaire (MSLQ). Profil penerapan strategi belajar SRL komponen kognitif pada masing-masing dan keseluruhan sub-komponen didapatkan dari pengolahan data univariat dan korelasi antara kedua variabel didapatkan dari hasil analisis bivariat dengan Uji Pearson untuk mengetahui korelasi antar variabel. Hasil: Sebanyak 115 responden terdiri dari 69,6% perempuan dan 30,4% laki-laki dengan rerata usia 18,76 tahun. Sub-komponen elaboration memiliki persentase penerapan tertinggi (63,77%), sedangkan organization terendah (55,52%). Proporsi frekuensi “tidak pernah” terbesar ditemukan pada rehearsal, sedangkan “jarang” pada critical thinking. Frekuensi penerapan “sering” mendominasi setiap sub-komponen, sementara “tidak pernah” menjadi proporsi terkecil. Strategi SRL spesifik dengan proporsi tertinggi meliputi penggunaan flashcard pada frekuensi “tidak pernah” dan “sering”, serta concept map pada frekuensi “jarang”. Rerata nilai ujian lisan 62,93 (C). Uji korelasi Pearson menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara penerapan SRL kognitif dan nilai ujian lisan p= 0,618. Kesimpulan: Profil penerapan strategi belajar SRL komponen kognitif mahasiswa Angkatan 2023 FK Unsoed dalam metode belajar diskusi kelompok PBL telah diperoleh. Perlu adanya upaya dalam mempertahankan strategi belajar SRL komponen kognitif yang selalu dan sering. Perlu adanya kajian untuk mengeksplorasi penyebab jarang hingga tidak pernah diterapkannya strategi SRL sebagai dasar upaya meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam menerapkan strategi SRL komponen kognitif

    Kinerja Pelaksana Program Gerakan Mayuh Sekolah Maning dalam Upaya Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) Tahun 2023 di Kabupaten Banyumas

    Full text link
    Gerakan Mayuh Sekolah Maning merupakan tagline Kabupaten Banyumas sebagai upaya penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) yang mengacu pada Strategi Nasional Penanganan Anak Tidak Sekolah di Indonesia. Program ini bertujuan untuk mengupayakan agar seluruh anak Indonesia usia sekolah pendidikan dasar dan menengah (7-18 tahun) terus atau kembali dalam pendidikan baik formal maupun non formal menuju tuntasnya wajib belajar 12 tahun. Program ini dilaksanakan di 4 (empat) kecamatan piloting di Kabupaten Banyumas, yaitu Kemranjen, Rawalo, Sumpiuh, dan Tambak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kinerja pelaksana program Gerakan Mayuh Sekolah Maning dalam upaya Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) tahun 2023 di Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner tertutup dalam bentuk skala Likert. Adapun teknik analisis datanya menggunakan analisis statistik deskriptif dengan tendensi sentral yang diukur dengan distribusi frekuensi. Sasaran dalam penelitian ini adalah pelaksana program Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) tahun 2023 di Kabupaten Banyumas berjumlah 32 responden. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan pada 32 responden pelaksana program dan hasil pembahasan yang telah dipaparkan menunjukkan bahwa kinerja pelaksana program Gerakan Mayuh Sekolah Maning tahun 2023 di Kabupaten Banyumas secara keseluruhan tergolong dala kategori sedang dengan persentase 56,25%. Persentase yang diperoleh dalam setiap dimensi pada variabel kinerja yaitu dimensi produktivitas memiliki persentase 71,9% tergolong dalam kategori sedang. Dimensi kualitas layanan memiliki persentase 75% yang tergolong sedang. Dimensi responsivitas memiliki persentase 75% masuk dalam kategori sedang. Dimensi responsibilitas memiliki persentase 71,9% yang tergolong sedang. Dimensi akuntabilitas memiliki persentase 75% yang masuk dalam kategori sedang

    An Analysis of Moral Values in Narrative Texts of a Textbook “Pathway to English” Used by Grade 12 Students of Senior High School

    Full text link
    Moral values are an important aspect of students learning to make them a good individual. One of the ways to teach moral values is by reading narrative text. This study aimed to; (1) analyze the moral values contained in the narrative texts of the “Pathway to English” for grade 12 students, and (2) determining the most dominant moral value based on Michele Borba’s framework. This research employed qualitative content analysis steps suggested by Cohen, Manion, and Morrison (2007), and used a purposive sampling technique to select the two longest narrative texts: “The Withes by Roald Dahl” and “Busy Raindrops”. The selection of these text was based on the assumption that longer texts provide richer content, have longer narrative with more developed character, conflicts, and resolution, which are key elements in conveying moral lessons (Krippendorff, 2018; Neuendorf, 2017). The result of the analysis show that of the seven Borba’s moral values in the text “The Withes by Roald Dahl”, was kindness, and in the text “Busy Raindrops”, the moral values found were fairness, respect, kindness, empathy, and self-control. Therefore, from these two texts, there were five types of moral values found: self-control, fairness, respect, kindness, and empathy. From these five types of moral values, kindness is the most dominant moral value with 50% occurrences, while the other moral values such as fairness, respect, self-control, and empathy have 12.5% occurrences for each of them. On the other side, the rest of moral values based on Borba’s framework, such as conscience, and tolerance were not found in the texts. These findings conclude that the moral values in the two narrative texts emphasize kindness. The texts promoting the importance of caring for others and treat them in a just way. However, the absence of certain moral values indicates the need for other texts or materials to supplement the balance of moral education

    25,888

    full texts

    27,468

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Jenderal Soedirman is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Repository Universitas Jenderal Soedirman? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!