27468 research outputs found
Sort by
Tanggung Jawab Pengelola Tempat Wisata Atas Kecelakaan Wisatawan Akibat Tidak Terpenuhinya Standar Keamanan Berdasarkan undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen (Studi Putusan Pengadilan Negeri Banyumas Nomor 3/Pid.Sus/2024/PN Bms)
Kecelakaan di wahana wisata jembatan kaca The Geong, Banyumas, yang menyebabkan korban jiwa dan luka-luka, mengungkapkan lemahnya penerapan standar keselamatan dalam sektor pariwisata. Peristiwa tersebut menjadi dasar penting untuk menelaah tanggung jawab hukum pengelola tempat wisata terhadap wisatawan sebagai konsumen. Tujuan penelitian untuk menganalisis bentuk tanggung jawab hukum pengelola tempat wisata atas kecelakaan akibat tidak terpenuhinya standar keamanan serta menelaah bentuk perlindungan hukum terhadap wisatawan berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dalam Putusan Pengadilan Negeri Banyumas Nomor 3/Pid.Sus/2024/PN Bms.
Metode pendekatan yang digunakan yaitu yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan berupa data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa studi kepustakaan yang disajikan dalam bentuk teks naratif serta menggunakan metode analisis data normatif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab mutlak melekat kepada pengelola jembatan kaca The Geong karena telah terbukti melanggar Pasal 8 huruf a Undang-Undang Perlindungan Konsumen yaitu melakukan kelalaian serius tidak memenuhi standar keamanan terhadap pembuatan dan pengoprasian wahana wisata jembatan kaca sehingga menimbulkan korban jiwa dan korban luka pada konsumen. Perlindungan hukum repesif telah di berikan terhadap wistawan sebagai konsumen dalam menjamin hak-hak konsumen dalam sektor pariwisata sesuai dengan Pasal 4 huruf a Undang-Undang Perlindungan Konsumen
Pengaruh Likuiditas, Struktur Modal, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Sektor Perbankan yang Terdaftar di BEI Periode 2022-2024
Harga saham mencerminkan seberapa besar permintaan dibandingkan dengan penawaran untuk suatu saham. Minat beli investor yang semakin banyak, maka harga saham akan meningkat. Fluktuasi harga saham dapat mempengaruhi pengembalian (return) kepada investor karena keuntungan atau kerugian didapatkan dari selisih harga beli dan harga jual saham. Risiko tinggi tercermin dari ketidakpastian return yang akan diterima oleh investor di masa depan. Return yang diharapkan oleh investor terdiri dari dua komponen yaitu dividen dan capital gain. Keputusan investasi dapat dilakukan dengan menganalisis laporan kinerja keuangan perusahaan untuk meminimalisir risiko yang akan dihadapi investor. Hasil laporan serta kinerja yang baik, akan mendatangkan minat para investor yang berdampak pada banyaknya jumlah investor serta menentukan tingginya nilai return saham yang akan didapat oleh para calon investor. Penelitian ini berjudul “Pengaruh Likuiditas, Struktur Modal, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Sektor Perbankan Yang Terdaftar Di BEI Periode 2022-2024”.
Penelitian ini mengangkat permasalahan terkait (1) Apakah likuiditas berpengaruh terhadap return saham, (2) Apakah struktur modal berpengaruh terhadap return saham, (3) Apakah ukuran perusahaan berpengaruh terhadap return saham. Baik permasalahan maupun tujuan penelitian saling berkaitan sehingga tujuan penelitian ini (1) Menganalisis pengaruh likuiditas terhadap return saham perusahaan sektor perbankan (2) Menganalisis pengaruh struktur modal terhadap return saham perusahaan sektor perbankan (3) Menganalisis pengaruh ukuran perusahaan terhadap return saham perusahaan perbankan. Penelitian ini menggunakan teori utama yaitu teori sinyal dalam melihat hubungan likuiditas, struktur modal, dan ukuran perusahaaan terhadap return saham. Teori sinyal digunakan untuk melihat perusahaan dalam menyampaikan informasi penting yang berpengaruh terhadap keputusan investasi pihak eksternal dalam bentuk laporan keuangan dan laporan kegiatan yang biasanya diterbitkan sebelum pengumuman penjualan saham.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yang bertujuan untuk melihat hubungan antara dua variabel atau lebih. Suatu gejala dapat dijelaskan atau dikontrol dengan teori yang dibangun pada penelitian. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang berasal dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan. Data sekunder yang berupa laporan tahunan dan laporan keuangan diperoleh dari Bursa Efek Indonesia maupun situs resmi perusahaan. Populasi yang digunakan adalah perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2022, 2023, dan 2024. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan pertimbangan tertentu sesuai kriteria yang telah ditentukan, sehingga menghasilkan 126 data penelitian dalam periode pengamatan selama 3 tahun. Data tersebut mengandung nilai ekstrim yang menyebabkan data tidak terdistribusi normal sehingga melakukan outlier dengan box plot yang menghasilkan 66 data atau 22 perusahaan sektor perbankan yang lolos uji outlier. Program pengolahan melalui Econometric Views versi 12 dengan metode analisis yang digunakan meliputi analisis statistik deksriptif, pemilihan model regresi data panel, uji pemilihan model, uji asumsi klasik, analisis regresi data panel, uji koofisien determinasi, uji F, dan uji t.
Berdasarkan hasil penelitian menggunakan Econometric Views versi 12 menunjukkan (1) Likuiditas yang diproksikan menggunakan current ratio tidak berpengaruh terhadap return saham (2) Struktur modal yang dapat diukur dengan Debt to Equity Ratio tidak berpengaruh terhadap return saham (3) Ukuran perusahaan yang dilihat dengan total aset yang dimiliki berpengaruh positif terhadap return saham.
Berdasarkan penelitian ini, dapat diketahui bahwa semakin besar suatu aset yang dimiliki perusahaan maka return yang dihasilkan akan meningkat karena investor akan menanamkan sahamnya pada perusahaan. Investor memandang perusahaan dengan aset yang besar sebagai good news karena dapat menghasilkan keuntungan serta cenderung bisa menghadapi gejolak ekonomi dan tidak mudah bangkrut. Bagi perusahaan penelitian ini dapat memberikan gambaran sebagai pertimbangan tentang faktor – faktor yang perlu diperhatikan dalam memengaruhi besar kecilnya return saham perusahaan seperti ukuran perusahaan sehingga menghasilkan laba yang maksimal dan meningkatkan harga saham perusahaan. Bagi Investor penelitian ini dapat membantu dalam memutuskan untuk berinvestasi dan memberikan informasi tentang return saham dengan melihat ukuran suatu perusahaan dan lebih mempertimbangan faktor-faktor lain seperti kebijakan dividen, tingkat suku bunga, inflasi, dan nilai tukar rupiah untuk memperoleh pemahaman yang lebih lengkap.
Kata Kunci: Likuiditas, Struktur Modal, Ukuran Perusahaan, Return Saham
Stock prices reflect the level of demand relative to supply for a particular stock. As investor interest increases, stock prices will rise. Fluctuations in stock prices can affect returns to investors because profits or losses are derived from the difference between the purchase price and the selling price of the stock. High risk is reflected in the uncertainty of future returns for investors. The returns expected by investors consist of two components: dividends and capital gains. Investment decisions can be made by analyzing a company's financial performance reports to minimize the risks faced by investors. Good results and performance will attract investor interest, leading to an increase in the number of investors and determining the high value of stock returns that potential investors will receive. This study is titled “The Influence of Liquidity, Capital Structure, and Firm Size on Stock Returns in the Banking Sector Listed on the Indonesia Stock Exchange for the Period 2022-2024”.
This study addresses the following research problems: (1) Does liquidity affect stock returns? (2) Does capital structure affect stock returns? and (3) Does firm size affect stock returns? Both the research problems and objectives are interrelated. Therefore, the objectives of this study are as follows: (1) To analyze the effect of liquidity on stock returns of companies in the banking sector, (2) To analyze the effect of capital structure on stock returns of companies in the banking sector, and (3) To analyze the effect of firm size on stock returns of companies in the banking companies. This study employs signaling theory as the primary theoretical framework to examine the relationship between liquidity, capital structure, and firm size with stock returns. Signaling theory is used to explain how companies convey important information that influences external parties investment decisions, particularly through financial statements and activity reports, which are typically published prior to stock offering announcements. This study adopts signaling theory as the primary theoretical framework to examine the relationship between liquidity, capital structure, and firm size with stock returns. Signaling theory is used to explain how companies convey important information that influences external parties’ investment decisions, particularly through financial statements and activity reports, which are typically published prior to stock offering announcements.
The method used in this study is a quantitative approach, which aims to examine the relationship between two or more variables. A phenomenon can be explained or controlled through theories developed within the research framework. The type of data used is secondary data derived from annual reports and company financial statements. Secondary data in the form of annual reports and financial statements are obtained from the Indonesia Stock Exchange and the companies official websites. The population in this study consists of banking sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange in the years 2022, 2023, and 2024. The sample was selected using a purposive sampling method based on specific criteria established by the researcher. As a result, a total of 126 research data points were obtained over the three-year observation period. The data contained extreme values that caused it to deviate from a normal distribution. Therefore, an outlier test was conducted using a box plot, resulting in 66 usable data points representing 22 banking sector companies that passed the outlier test. Data processing was carried out using Econometric Views (EViews) version 12. The analytical methods employed in this study include descriptive statistical analysis, panel data regression model selection, model selection tests, classical assumption tests, panel data regression analysis, coefficient of determination test, F-test, and t-test.
Based on the results of research using Econometric Views version 12, it shows that (1) liquidity proxied using the current ratio has no effect on stock returns, (2) capital structure measured by the debt-to-equity ratio has no effect on stock returns, and (3) company size as measured by total assets has a positive effect on stock returns.
Based on the findings of this study, it can be concluded that the greater the total assets owned by a company, the higher the stock return it tends to generate. This is because investors are more likely to invest in companies with substantial assets. Such companies are perceived by investors as delivering “good news,” as they are considered capable of generating profits, withstanding economic fluctuations, and being less prone to bankruptcy. For companies, this research can provide an overview of factors that need to be considered in influencing the size of a company's stock returns, such as company size, in order to generate maximum profits and increase the company's stock price. For investors, this research can help them decide whether to invest and provide information about stock returns by looking at the size of a company and considering other factors such as dividend policy, interest rates, inflation, and the rupiah exchange rate to gain a more complete understanding.
Keywords: Liquidity, Capital Structure, Company Size, Stock Retur
Penyelenggaraan Parkir di Dalam Ruang Milik Jalan Dalam Mewujudkan Ketertiban Berlalu Lintas di Kabupaten Banyumas
Perkembangan jalan di Kabupaten Banyumas yang diikuti dengan pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor yang semakin meningkat idealnya diiringi juga dengan peningkatan fasilitas parkir di dalam ruang milik jalan (rumija). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penyelenggaraan parkir di dalam rumija dan penegakan hukum terhadap penyelenggaraan parkir di dalam rumija dalam upaya mewujudkan ketertiban berlalu lintas di Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan parkir di dalam rumija di Kabupaten Banyumas sebagaimana diatur dalam Pasal 81 Perda Penyelenggaraan Perhubungan jo. Pasal 43 ayat (3) UU LLAJ dan Pasal 105 ayat (1) PP JLLAJ hanya dapat diselenggarakan di tempat tertentu pada jalan kabupaten dan jalan desa oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas. Kondisi terkini masih menunjukan adanya penyelenggaraan parkir di dalam rumija di jalan nasional maupun jalan provinsi di Kabupaten Banyumas oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Penegakan hukum preventif dan represif terhadap penyelenggaraan parkir di dalam rumija dalam upaya mewujudkan ketertiban berlalu lintas oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas hanya dapat dilaksanakan pada jalan kabupaten dan jalan desa karena terdapat pembatasan kewenangan dalam penyelenggaraan jalan
Tindak Pidana Kekerasan yang Mengakibatkan Kematian oleh Anak Pelaku (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Sorong Nomor 23/Pid.Sus-Anak/2020/PN.Son)
Setiap anak dalam tahapan pertumbuhannya memiliki potensi untuk melakukan kekeliruan sebagai bagian dari proses perkembangan dirinya. Namun, anak sebagai salah satu subjek hukum di negara ini juga harus tunduk dan patuh terhadap aturan hukum yang berlaku. Anak yang melakukan tindak pidana di masyarakat menjadi gejala sosial yang mengganggu kehidupan bermasyarakat. Tujuan penelitian ini adalah adalah untuk mengetahui penerapan Pasal 170 ayat 2 ke-3 KUHP serta dasar pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana kekerasan oleh Anak Pelaku yang mengakibatkan kematian pada Putusan Pengadilan Negeri Sorong Nomor 23/Pid.Sus-Anak/2020/PN.Son. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan kasus. Hasil yang diperoleh dari penelitian menunjukkan bahwa seluruh unsur-unsur telah terpenuhi dan Anak Pelaku telah terbukti melakukan kekerasan yang mengakibatkan kematian namun hakim dalam menjatuhkan putusan pidana penjara lebih ringan dari Penuntut Umum. Menurut Penulis, hakim mengesampingkan landasan filosofis dan sosiologis dalam memutus karena pidana penjara 6 bulan dinilai tidak sebanding dengan akibat kematian terhadap Anak Korban. Dalam memutus, hakim sebaiknya mempertimbangkan secara menyeluruh dampak perbuatan Anak Pelaku yang mengakibatkan meninggalnya Anak Korban serta menjatuhkan sanksi yang mendekati ancaman maksimal guna mencerminkan keadilan bagi korban sekaligus memberikan pembinaan yang efektif bagi Anak Pelaku
The Effect of Night Market Ngarsopuro on the Revenue of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs)
Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a crucial role in Indonesia’s economy by creating jobs, balancing income distribution, and supporting national stability. Their contribution is particularly evident in urban areas, where MSMEs serve as drivers of local economic growth. The sustainability of MSMEs, however, depends on both internal capabilities and external environmental support.
Despite their potential, MSME income often encounters challenges related to market management, product competitiveness, marketing strategies, and area revitalization. These factors can affect MSMEs' ability to sustain sales, attract customers, and adapt to evolving market conditions. Therefore, understanding which of these factors most significantly influence MSME income is crucial for both business owners and policymakers.
This study employs a quantitative survey method using questionnaires and interviews with MSMEs operating at Ngarsopuro Night Market. Data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with SmartPLS software. The results indicate that market management, products, and marketing strategies significantly boost MSME income, while area revitalization has no significant impact. Among all variables, product stands out as the most influential factor, emphasizing the importance of product development and innovation in sustaining MSME growth
Quasi-hiperideal pada Semihipergrup dan Sifat-sifatnya
Pada skripsi ini dibahas mengenai definisi, contoh, serta sifat-sifat quasi-hiperideal dan (m,n)-quasi-hiperideal pada semihipergrup. Quasi-hiperideal Q pada semihipergrup H adalah subhimpunan tak kosong Q dari semihipergrup H yang memenuhi (Q∘H)∩(H∘Q)⊆Q. Salah satu contoh quasi-hiperideal pada semihipergrup berupa interval 0 hingga 1 yang dilengkapi dengan hiperoperasi biner interval dari 0 hingga hasil kali dua elemen semihipergrup adalah interval 0 hingga t dengan t elemen pada semihipergrup. Quasi-hiperideal dan (m,n)-quasi-hiperideal pada semihipergrup mempunyai beberapa sifat sebagai berikut. Setiap quasi-hiperideal pada semihipergrup merupakan (m,n)-quasi-hiperideal; irisan antara (m,n)-quasi-hiperideal dan subsemihipergrup pada semihipergrup adalah himpunan kosong atau (m,n)-quasi-hiperideal; irisan dari semua (m,n)-quasi-hiperideal pada semihipergrup juga merupakan (m,n)-quasi-hiperideal; serta irisan antara m-hiperideal kiri dan n-hiperideal kanan adalah (m,n)-quasi-hiperideal, dengan m,n bilangan bulat positif
Purifikasi Parsial dan Karakterisasi Enzim Urease dari Biji Kedelai Hitam (Glycine Max (L.) Merrill) Menggunakan Aseton
Kedelai hitam merupakan salah satu tanaman potensial yang dapat menghasilkan enzim urease. Urease merupakan enzim yang berperan sebagai katalis dalam proses hidrolisis urea menjadi NH3 dan CO2, serta telah banyak dimanfaatkan dalam berbagai proses industri. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan ekstraksi, fraksinasi, dan karakterisasi enzim urease dari biji kedelai hitam. Penelitian dimulai dengan melakukan ekstraksi biji kedelai hitam dan diperoleh ekstrak kasar enzim urease. Ekstrak kasar enzim selanjutnya dilakukan fraksinasi menggunakan aseton dengan perbedaan tingkat kejenuhan 20, 40, 60, dan 80%. Hasil fraksi yang memiliki aktivitas spesifik tertinggi dikarakterisasi meliputi variasi suhu inkubasi, pH, konsentrasi substrat, waktu penyimpanan pada suhu 4 °C, dan penetapan berat molekul menggunakan SDS-PAGE. Aktivitas spesifik tertinggi pada penelitian ini ditunjukkan pada fraksi dengan tingkat kejenuhan aseton 60% (F60) yang memiliki tingkat kemurnian 2,6 kali dibandingkan ekstrak kasarnya. Kondisi optimum F60 berada pada suhu inkubasi 35 °C, pH 7, konsentrasi substrat 550 ppm dengan nilai aktivitas spesifik sebesar 0,042 U/mg, dan didapatkan pula nilai Vmaks dan KM berturut-turut pada ekstrak kasar adalah 0,0343 ppm/menit; 0,00423 M, sedangkan pada F60 adalah 0,0541 ppm/menit; 0,00279 M. Nilai aktivitas spesifik enzim urease F60 sisa 40% pada hari ke-4 dalam penyimpanan suhu 4 °C. Terdapat pula tujuh pita protein pada sampel hasil fraksi 60% dengan berat molekul 104,4; 98,3; 74,7; 48,7; 35,9; 16,2; dan 12,7 kDa.
Kata kunci: aseton, biji kedelai hitam, karakterisasi, purifikasi parsial, ureas
The Effectiveness of Safe Houses in Witness and Victim Protection (Case Study of the Witness and Victim Protection Agency (LPSK))
As crime and violence persist in Indonesia, the protection of witnesses and victims is crucial for the justice system. Safe House is a form of protection provided by the Witness and Victim Protection Agency (LPSK) for witnesses and victims, intended to facilitate temporary accommodation or a new residence that is confidential and in accordance with security standards. This research aims to analyse the effectiveness of LPSK’s safe houses in providing both physical and non-physical protection for witnesses and victims, as well as to examine the challenges faced by LPSK in implementing the safe house program. This study adopts a socio-legal research method. This research found that LPSK has been quite effective in implementing the safe houses. This is because the purpose of safe houses according to the regulations has been achieved. This is implemented through comprehensive physical protection, including strict security protocols and the provision of a confidential residence, as well as extensive non-physical protection, such as legal assistance, psychological support, and psychosocial-economic aid for protected individuals. In implementing its safe house program, LPSK faces several fundamental obstacles. While the regulations are strong and prioritize security (e.g., restricting personal communication devices), this creates a dilemma in practice. This cultural friction negatively impacts the psychological well-being and compliance of protected individuals, often leading them to prematurely terminate their protection, despite LPSK's efforts to provide alternative activities and psychological support
Uji Performasi Sensor LDR (Light Dependent Resistor) dalam Evaluasi Kandungan Sukrosa pada Gula Kelapa Kristal
Kabupaten Banyumas merupakan salah satu Kabupaten produsen gula kelapa kristal, bagian dari komoditas agroindustri unggulan Indonesia. Namun, dalam proses produksinya sering terjadi kendala berupa kualitas nira yang buruk dimana dapat menyebabkan produk gula kelapa menjadi lembek sehingga petani produsen kerap mencampurkan tambahan gula pasir guna menghasilkan produk yang tidak lembek. Namun, penambahan gula pasir ini justru menimbulkan penyebab lain, yaitu meningkatkan indeks glikemik dan menurunkan kesesuaian pada standar mutu SNI 3743:2021, dan tidak memenuhi syarat baku mutu ekspor gula kelapa kristal secara internasional yang sudah ditetapkan oleh ICC (International Coconut Community). Deteksi penambahan gula pasir pada produk gula kelapa kristal menjadi hal penting untuk diketahui guna menjamin kemurnian dan kualitas produk. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan (1) merancang instrumen uji sukrosa pada gula kelapa kristal menggunakan deret sensor LDR (2) mendeteksi kemurnian gula kelapa kristal secara non destruktif dengan instrumen deret sensor LDR (3) mengidentifikasi akurasi instrumen dalam deteksi kandungan sukrosa pada gula kelapa kristal
Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan enam perlakuan, yaitu penambahan gula pasir sebesar 0%,1%,2%,3%,4%, dan 5% dengan masing - masing 10 ulangan. Pengukuran kadar sukrosa dilakukan dengan dua pendekatan. Pertama, dengan instrumen uji standar laboratorium yaitu spectrofotometer UV-Vis dan menggunakan instrumen sensor LDR model integrating sphere dengan tiga array sensor LDR yang disusun seri. Data resistansi sensor LDR dikonversi menjadi absorbansi dengan menggunakan Hukum Beer-Lambert. Penentuan absorbansi terbaik dilakukan dengan membandingkan perbedaan besaran nilai koefisien determinasi atau R2 pada ketiga array tersebut. Selain itu, pada penelitian ini juga dilakukan pengujian tambahan berupa pengukuran perubahan warna pada sampel gula kelapa kristal terhadap perlakuan pembahan gula pasir sebanyak 0-5% menggunakan instrumen color reader. Data pengukuran tambahan ini dilakukan sebagai data pendukung dalam pengukuran sifat optik pada sampel gula kelapa kristal. Analisis data dilakukan dengan metode analisis regresi terhadap nilai absorbansi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak variasi penambahan sukrosa (gula pasir) diberikan, maka warna pada sampel gula kelapa kristal akan semakin menggelap. Hal ini terjadi karena adanya reaksi maillard dan karemalisasi yang semakin meningkat pada saat proses pemasakan nira. Hasil data menunjukkan korelasi yang tinggi antara nilai absorbansi sensor LDR model integrating sphere dengan nilai absorbansi spectroftometer UV-Vis. Selain itu, nilai asborbansi sensor LDR model integrating sphere juga menunjukkan nilai yang selaras dengan hasil pengukuran perubahan nilai warna pada pengukuran menggunakan instrumen color reader. Hal ini memberikan bukti bahwa sensor LDR model integrating sphere layak digunakan sebagai instrumen pengukuran pengganti yang cepat dan tepat dalam pengukuran kandungan sukrosa pada gula kelapa kristal secara non destruktif
Analisis Data Geolistrik untuk Mengidentifikasi Keberadaan Akuifer Menggunakan Metode Resistivitas Konfigurasi Schlumberger di Desa Plana Kabupaten Banyumas
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui struktur geologi bawah permukaan dan keberadaan akuifer berdasarkan data geolistrik resistivitas di daerah perkebunan semangka Desa Plana, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan adalah metode geolistrik tahanan jenis konfigurasi Schlumberger pada tiga titik sounding, dengan panjang bentangan 200 meter, dan posisi geografis di antara 7°29’14”S dan 109°21’36”E - 7°29’15”S dan 109°21’37”E - 7°29’13”S dan 109°21’33”E . Data lapangan diolah menggunakan perangkat lunak Progress 3.0 melalui tahapan forward modeling dan inversi guna memperoleh model litologi bawah permukaan dan distribusi resistivitas batuan. Hasil interpretasi menunjukkan bahwa litologi penyusun bawah permukaan terdiri atas lempung, lanau, pasir, kerikil, batupasir, dan alluvium. Keberadaan akuifer ditemukan pada lapisan ketiga titik sounding 1 (kedalaman 9,67–32,12 m; resistivitas 435,65 Ωm), lapisan kedua titik sounding 2 (kedalaman 7,67–68,65 m; resistivitares 236,53 Ωm), dan lapisan keempat titik sounding 3 (kedalaman >57,37 m; resistivitas 188,26 Ωm). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa wilayah Desa Plana memiliki potensi keberadaan akuifer yang cukup baik pada lapisan berlitologi kasar di kedalaman menengah hingga dalam