Repository Universitas Jenderal Soedirman

Repository Universitas Jenderal Soedirman
Not a member yet
    27468 research outputs found

    Optimasi Penjernihan Minyak Jelantah Dengan Partikel Daun Kelor Sebagai Adsorben

    Get PDF
    Daun kelor telah digunakan sebagai adsorben karena mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, saponin, tanin, dan polifenol, yang berperan dalam mengikat senyawa polar, radikal bebas, serta kotoran melalui mekanisme adsorpsi. Struktur serat dan luas permukaan partikel daun kelor yang tinggi mampu meningkatkan efisiensi adsorpsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi partikel daun kelor (Moringa oleifera Lamk) sebagai adsorben alami dalam proses penjernihan minyak jelantah. Minyak jelantah adalah minyak goreng yang telah digunakan berulang kali dan mengalami kerusakan selama proses penggorengan. Metode adsorpsi digunakan dengan memvariasikan ukuran partikel (60-120 mesh), suhu (70-100 °C), dan waktu kontak (30-120 menit) untuk mengoptimalkan proses adsorpsi. Hasil menunjukkan bahwa partikel daun kelor optimum sebagai adsorben adalah berukuran 120 mesh, pada suhu 90 °C, dan waktu kontak 90 menit dengan karakteristik kadar air sebesar 0,0151%, bilangan asam sebesar 0,5049 mg KOH/g, angka iod sebesar 38,43 g I₂/100g, dan bilangan ester sebesar 87,84 mg KOH/g. Penggunaan daun kelor sebagai adsorben mampu meningkatkan kualitas minyak jelantah dan meningkatkan nilai ekonomis tanaman kelor

    Pengaruh Fasilitas Sekolah, Self Directed Learning, Self Regulated Learning dan Literasi Digital Terhadap Hasil Belajar Siswa di SMA Negeri 3 Purwokerto

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi yang menunjukkan 76,51% siswa yang belum tuntas memenuhi nilai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) dalam mata pelajaran ekonomi. Hal ini dapat di pengaruhi faktor internal (karakter siswa, sikap, motivasi, konsentrasi, mengolah bahan ajar, menggali hasil belajar, rasa percaya diri, kebiasaan belajar) dan faktor eksternal (peran guru, teman sebaya, kurikulum sekolah, sarana dan prasarana). Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fasilitas sekolah, self directed learning, self regulated learning, dan literasi digital terhadap hasil belajar siswa di SMA Negeri 3 Purwokerto. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah siswa kelas X di SMA Negeri 3 Purwokerto yang berjumlah 396 siswa. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 199 siswa dengan teknik random sampling. Teknik pengambilan data dalam penelitian menggunakan kuesioner tertutup dan studi dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan SPSS. Hasil penelitian dan analisis data menggunakan SPSS menunjukkan bahwa (1) fasilitas sekolah berpengaruh positif signifikan terhadap hasil belajar, (2) self directed learning berpengaruh positif signifikan terhadap hasil belajar, (3) self regulated learning berpengaruh positif signifikan terhadap hasil belajar, dan (4) literasi digital berpengaruh positif signifikan terhadap hasil belajar. Implikasi untuk meningkatkan hasil belajar (1) Fasilitas sekolah yang tersedia dimanfaatkan secara efektif dalam pembelajaran, (2) self directed learning siswa memiliki inisiatif untuk belajar secara mandiri, merencanakan target, dan mengevaluasi hasil belajar, (3) self regulated learning mampu meningkatkan inisiatif siswa dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi proses belajarnya, (4) penguasaan literasi digital membuka akses terhadap sumber belajar yang lebih luas

    Implementasi Random Forest Regression Untuk Prediksi Tingkat Kriminalitas Berdasarkan Faktor Sosial di Wilayah Banyumas Berbasis Website

    Get PDF
    Penelitian ini mengeksplorasi pemanfaatan algoritma random forest regression (RFR) dalam memprediksi tingkat kriminalitas berdasarkan faktor¬faktor sosial di wilayah Kabupaten Banyumas. Data yang digunakan terbatas pada 12 entri tahunan, sehingga diterapkan teknik augmentasi data untuk memperkaya variasi dan mengatasi kendala deret waktu. Hasil model menunjukkan performa prediktif yang cukup andal, dengan nilai mean absolute percentage error (MAPE) stabil di kisaran 11–15%. Meskipun nilai R-squared (R²) menunjukkan fluktuasi, model tetap relevan sebagai alat bantu analisis awal. Analisis feature importance mengidentifikasi bahwa kemiskinan dan pengangguran memiliki kontribusi paling signifikan terhadap prediksi kriminalitas. Temuan ini mendukung teori bahwa kondisi sosial ekonomi berperan penting dalam dinamika kriminalitas. Penelitian ini menegaskan potensi pendekatan machine learning, khususnya RFR, dalam memahami fenomena sosial kompleks, namun tetap menekankan pentingnya interpretasi hasil secara kritis serta perlunya penelitian lanjutan dengan data yang lebih representatif

    Analisis Kinerja Model Random Forest, Extra Tress, dan Xgboost Dalam Prediksi Nilai Daya Listrik

    Get PDF
    Kemajuan teknologi 4.0 telah membawa perubahan signifikan di berbagai sektor, termasuk bidang industri, melalui penerapan machine learning (ML) yang mampu meningkatkan efisiensi serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat. Salah satu permasalahan penting dalam sektor energi adalah prediksi nilai daya listrik yang akurat untuk mendukung efisiensi operasional dan pemantauan energi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja tiga algoritma ensemble learning, yaitu Random Forest, Extra Trees, dan XGBoost, dalam memprediksi nilai daya listrik berdasarkan data primer yang diperoleh dari powermeter. Dataset yang digunakan berjumlah 3100 data yang memuat parameter listrik berupa daya, tegangan, arus, frekuensi, dan faktor daya. Penggunakan metode Split Data serta K-Fold Cross Validation (5-Fold dan 10-Fold). Evaluasi kinerja dilakukan menggunakan lima metrik regresi, yaitu MAPE, MAE, MSE, RMSE dan R². Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga model memiliki performa yang sangat baik dengan nilai MAPE 0,98. Di antara ketiganya, Random Forest Regression menghasilkan kinerja terbaik dengan nilai error terendah dan R² tertinggi (0.9914) pada validasi 5-Fold, sehingga terbukti lebih unggul dibandingkan Extra Trees dan XGBoost. Saran penelitian selanjutnya adalah memperluas variasi dataset serta mengintegrasikan model terbaik ke dalam sistem monitoring energi real-time berbasis IoT guna mendukung implementasi industri cerdas

    Analisis Resepsi Generasi Z Terhadap Aspek Keunggulan Kognitif Dalam Konten Edutainment: Clash of Champions Ruangguru

    No full text
    Clash of Champions merupakan sebuah konten berbentuk gameshow yang diproduksi oleh Ruangguru yang menonjolkan aspek keunggulan kognitif melalui bentuk soal dan tantangan yang menguji kemampuan aritmatika, memori, dan logika. Latar belakang prestasi peserta dan adanya sistem penilaian menggunakan peringkat semakin mempromosikan kecerdasan kognitif sebagai faktor utama keberhasilan. Mengingat karakteristik Generasi Z yang rentan terhadap tekanan akademik, penelitian ini berusaha mengkaji bagaimana generasi tersebut memaknai aspek keunggulan kognitif dalam konten Clash of Champions yang mempromosikan keunggulan kognitif dari para pesertanya. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan analisis resepsi Stuart Hall. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi dari enam informan, yaitu 3 mahasiswa dan 3 siswa SMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima informan dalam posisi negotiated, yang mendukung keunggulan kognitif sebagai standar kecerdasan, tetapi juga tetap mempertimbangkan/mengakui bentuk kecerdasan lain, serta memandangnya sebagai salah satu faktor keberhasilan. Sedangkan satu informan berada pada posisi oppositional, yang menolak standar kognitif tunggal dan mendukung konsep kecerdasan majemuk. Informan dalam posisi ini juga menolak keunggulan kognitif sebagai satu-satunya faktor penentu keberhasilan, dan menekankan peran aspek afektif seperti soft skills dan faktor pendukung lainnya. Penelitian ini menyoroti keragaman interpretasi khalayak terhadap narasi kecerdasan dalam konten edukasi digital, yang dapat menjadi dasar pengembangan konten edukasi yang lebih inklusif bagi Generasi Z

    A Comparative Study Between Genders and Their Final Scores in Morphology Subject

    No full text
    The research was initiated because most theories suggest that females are superior to males in language-related fields. Therefore, the aims of the research are: (1) to determine whether males and females differ significantly in their final scores, (2) to know what factors possibly differentiate students’ learning, and (3) to know how students’ perception towards the implementation of project-based learning in the morphology subject. A quantitative approach and comparative research design were used in this study. This research involved 40 students for comparing the final scores and 32 students for the questionnaire. All of the samples were from the undergraduate students of the English education study program class of 2023. The research instrument used was documentation and a questionnaire. The researcher used an impaired t-test to analyze the first research question and descriptive statistics for the second and third research questions. The research results showed that there was no significant difference between males and females in their final scores in the Morphology subject. The significance value of 0.482, which is bigger than α of 0.05, indicates that there was no significant difference in their mean, and the null hypothesis should be accepted. Furthermore, the results of the questionnaire showed that some factors differentiate students in learning, such as motivation, confidence, parents’ expectations, and the English teaching method applied by the lecturer. Despite the trend, 55% of male respondents feel parents’ expectations put them under pressure to excel in the subject. Also, the overall perception of students toward the implementation of project-based learning was positive, proved by each mean recorded was above 3.0

    Konstruksi Sosial Keluarga Alternatif di Jepang: Studi Atas Pandangan Masyarakat Jepang di Kota Amakusa

    Get PDF
    ABSTRAK Konsep keluarga alternatif di Jepang berkembang seiring dengan perubahan aspek sosial, ekonomi, dan nilai budaya masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana pandangan dan penerimaan masyarakat Jepang terhadap konsep keluarga alternatif, khususnya di Kota Amakusa, Prefektur Kumamoto, Jepang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam terhadap 10 (sepuluh) narasumber yang terdiri dari 3 (tiga) laki-laki dan 7 (tujuh) perempuan warga negara Jepang dengan latar belakang sosial yang beragam. Wawancara pengambilan data dilaksanakan dari 1-15 April 2025. Analisis data dilakukan dengan menerapkan teori konstruksi sosial dari Berger dan Luckmann (1991), yang menekankan proses eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi dalam pembentukan realitas sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden berpandangan positif terhadap keberadaan keluarga alternatif. Dari berbagai faktor yang ada, faktor ekonomi menjadi faktor pendorong utama terbentuknya keluarga alternatif, seperti keluarga kolektif, keluarga pilihan, dan keluarga bebas. Cara pandang dan gaya hidup baru dari budaya Barat serta nilai pengembangan diri menjadi prioritas utama bagi masyarakat Jepang. Berdasarkan teori konstruksi sosial, keluarga alternatif terbentuk melalui proses eksternalisasi dalam bentuk penciptaan pola hidup baru, diobjektivasikan melalui penerimaan masyarakat, dan diinternalisasikan sebagai realitas sosial baru yang dianggap wajar. Dengan demikian, keluarga alternatif kini tidak lagi dipandang sebagai penyimpangan, melainkan sebagai bentuk adaptasi masyarakat terhadap dinamika sosial dan budaya kontemporer di Jepang

    Dakwaan Tunggal dalam Tindak Pidana Sumpah dan Keterangan Palsu (Studi Putusan Nomor 119/Pid.B/2024/PN Cbi)

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh salah satu kasus atas nama Terdakwa Said Bin Misin yang melakukan tindak pidana memberikan keterangan palsu diatas sumpah pada perkara perdata nomor 106 / Pdt.G / 2013 / PN Cbn. Terungkap fakta bahwa Terdakwa mengetahui perihal jual beli tanah dan menandatangani akta jual beli Nomor: 2010/380/PARUNG/1998 pada tanggal 21 September 1998 di Kantor PPAT Miranto Tresnaning Timur, SH., tetapi dalam persidangan perdata tersebut Terdakwa mengatakan tidak mengetahui masalah jual beli tanah dan tidak pernah menjual tanah yang dimaksud. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analistis. Sumber data yang digunakan merupakan data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan. Data tersebut kemudian diolah serta dianalisis menggunakan metode normatif kualitatif dan disajikan dalam bentuk teks naratif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan pertimbangan jaksa penuntut umum dalam menentukan dakwaan tunggal Terhadap perkara Said Bin Misin dalam Putusan Nomor 119/Pid.B/2024/PN Cbi telah tepat karena tindak pidana pemberian keterangan palsu dimuka persidangan sebagaimana diatur dalam Pasal 242 ayat (1) KUHPidana merupakan tindak pidana yang jelas serta tidak mengandung faktor mededaderschap atau tidak mengandung faktor concursus. Majelis hakim dalam pertimbangannya telah mempertimbangkan aspek yuridis dan non-yuridis dalam mengambil keputusan didasarkan pada fakta-fakta yuridis serta latar belakang terdakwa, akibat yang ditimbulkan dari tindak pidana, kondisi diri terdakwa, keadaan sosial

    Pemodelan dan Analisis Karakteristik Percentage Depth Dose dan Profil Dosis pada Pesawat Linac 6 MV dengan Variasi Luas Lapangan Penyinaran

    Get PDF
    Pemeriksaan kendali mutu pesawat Linear Accelerator (Linac) harus mencakup pemeriksaan berkas radiasi. Simulasi merupakan salah satu alternatif dalam pengukuran berkas radiasi ketika proses pengukuran langsung pada pasien sulit dilakukan karena banyaknya tahapan proses. Parameter yang menunjukkan kualitas berkas radiasi ditunjukkan oleh Percentage Depth Dose (PDD) dan profil dosis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik percentage depth dose dan profil dosis pada pesawat Linac 6 MV dengan variasi luas lapangan penyinaran. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Monte Carlo program PHITS. Program PHITS digunakan untuk memodelkan kepala pesawat Linac Elekta Precise sebagai sumber radiasi dan phantom air sebagai objek penyinaran. Luas lapangan penyinaran yang digunakan bervariasi yaitu berukuran 5×5, 10×10, 15×15, 20×20 dan 25×25 cm2. Pemodelan pesawat Linac dan phantom air telah berhasil. Modelnya divisualisasikan dalam gambar 2D dan 3D. Hasil simulasi menunjukkan jejak partikel melewati komponen-komponen kepala pesawat Linac hingga menembus phantom air. Kurva PDD di daerah build-up menunjukkan bahwa pada lima variasi luas lapangan penyinaran diperoleh dosis maksimum berada pada kedalaman 1.5 cm. Kurva profil dosis pada lima variasi luas lapangan penyinaran dan lima kedalaman menghasilkan nilai flatness yang berbeda-beda. Nilai flatness yang diperoleh pada lima variasi luas lapangan penyinaran di kedalaman 10 cm berkisar antara 0.70%-1.95%. Homogenitas profil dosis di kedalaman 10 cm menunjukkan hasil yang baik dengan nilai flatness <3% sesuai batas toleransi klinis

    Optimalisasi Tahap Deproteinasi pada Ekstraksi Kitosan dari Cangkang Udang Vaname (Litopenaeus Vannamei) dengan Variasi pada Suhu dan Waktu Reaksi

    Get PDF
    Cangkang udang vaname (Litopenaeus vannamei) memiliki potensi besar sebagai bahan baku pembuatan kitosan, tetapi proses ekstraksi yang tidak optimal khususnya pada tahap deproteinasi, dapat mempengaruhi kualitas kitosan yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalisasi tahap deproteinasi dengan variasi suhu (30°C, 60°C, dan 90°C) dan waktu reaksi (1 jam dan 1,5 jam). Parameter yang dianalisis meliputi rendemen, warna, bau, bentuk, kadar air, kadar abu, total nitrogen dan kadar protein, viskositas dan berat molekul, Derajat Deasetilasi (DD) menggunakan indikator Methyl Orange (MO) dan conway. Hasil menunjukkan bahwa suhu 90°C dengan waktu reaksi 1 jam merupakan perlakuan optimum yang menghasilkan kitosan dengan rendemen sebesar 16,60% dan karakteristik yaitu berwarna putih sedikit kecoklatan, tidak berbau, berbentuk serpihan hingga serbuk, kadar air 6,43%, kadar abu 0,73%, total nitrogen 0,33% dan kadar protein 2,08%, viskositas 13,66 cP, dan berat molekul 787,97 kDa, DD MO 81,54% dan DD conway 76,10%. Hasil tersebut sudah memenuhi standar mutu yang ditetapkan oleh SNI No.7949 (2013), HIMEDIA (2025), dan GRAS (2012). Analisis statistik menunjukkan bahwa suhu, waktu reaksi, dan interaksi keduanya berpengaruh signifikan terhadap parameter mutu. Oleh karena itu, pengendalian kondisi tahap deproteinasi menjadi salah satu kunci dalam menghasilkan kitosan berkualitas tinggi yang aplikatif dalam berbagai bidang industri

    25,888

    full texts

    27,468

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Jenderal Soedirman is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Repository Universitas Jenderal Soedirman? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!