Open Journal Systems of University of Muhammadiyah Gresik
Not a member yet
4732 research outputs found
Sort by
PEMBUATAN MINUMAN TEH HERBAL ”JELANG TEA” SEBAGAI INSPIRASI PRODUK USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) KAMPUNG SIBA KLASIK DAN SEBAGAI PENINGKAT IMMUNITAS TUBUH
Teh herbal Jelang merupakan teh herbal yang diproduksi oleh kelompok KKN Teknik Industri angkatan 2021. Teh herbal ini hadir dalam bentuk teh celup yang terbuat dari bunga telang kering, jahe merah/putih, dan kayu manis. Teh herbal yang sudah dikemas dapat dikonsumsi dengan cara diseduh dengan air panas. Senyawa aktif berupa vitamin C, berbagai flavonoid yang mudah larut dapat memiliki sifat imunostimulan untuk meningkatkan aktivitas sistem kekebalan tubuh terhadap virus, bakteri dan mikroba lainnya, serta radikal bebas. Hasil dari pembuatan teh herbal ini berwarna ungu kebiruan seperti warna bunga telang dan memiliki rasa yang sedikit pedas seperti jahe, dengan aroma kayu manis yang ringan. Kesimpulan dari resep ini adalah pemanfaatan bunga telang, jahe merah dan kayu manis untuk membuat teh herbal sebagai minuman kesehatan dapat digunakan dan dikembangkan oleh masyarakat luas
Exploring the Relationship Between Students' Listening to English Pop Songs and Vocabulary Mastery
This study investigates the relationship between students' engagement with English pop songs and their vocabulary mastery among 7th-grade students at SMPIT Al-Ibrah. Data were collected from the scores of a listening English pop songs questionnaire and a vocabulary mastery test. Pearson's correlation analysis revealed a significant positive correlation (p < 0.05) between students' listening to English pop songs and their vocabulary proficiency. The findings suggest that students who frequently engage with English pop songs tend to have better vocabulary mastery. This correlation underscores the potential of English pop songs as effective resources for vocabulary acquisition and listening skill development. The study highlights the importance of incorporating authentic and enjoyable materials into language learning activities to enhance students' motivation and engagement. Educators can leverage the power of music to create dynamic and immersive learning experiences that resonate with students' interests and preferences. However, the study's limitations include its focus on a single school and grade level. Future research could explore the long-term effects of integrating English pop songs into language learning curricula across diverse educational settings and age groups. Overall, this study contributes to our understanding of the role of English pop songs in language learning and underscores the importance of innovative approaches to language teaching and learning
Evaluating the MBKM Program: A Thorough Literature Review of Implementation in Academic Settings
The purpose of this literature review is to examine the past and current use of the MBKM Program in academic settings. A literature review of relevant papers, scientific journals, and other publications on the MBKM Program was conducted to learn more about the implementation, challenges, and benefits of the program. Several important conclusions can be drawn from the results of this literature review. First, the MBKM Program has not been fully implemented in higher education, and there are several obstacles that must be overcome. Second, problem solving will be more efficient if all interested parties work together. Evaluating the implementation of the MBKM Program is essential to make it more successful. By conducting a literature review, the university can learn about new problems, develop plans to address those problems, and improve the learning opportunities available to its students. By providing a greater understanding of the issues and challenges faced in implementing the MBKM Program in higher education, this literature review helps in improving the implementation of the program, overcoming barriers, and maximizing the benefits received by students
IMPLEMENTASI APLIKASI “SIAS / SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SEKOLAH” DALAM PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN SEKOLAH MUHAMMADIYAH DI KABUPATEN BOJONEGORO
Community service activities aim to provide understanding and skills for the Muhammadiyah School Treasurer in Bojonegoro Regency regarding the preparation of financial reports using the "SIAS / School Accounting Information System" application. Community Service begins by giving a pre-test to participants so that the presenter can find out to what extent the material or materials to be taught have been mastered by participants regarding asset management. The next stage is counseling about the use of the application. The final stage is the final evaluation / post-test which is used to determine participants' understanding of the material that has been provided. The methods used in service activities are lectures, training and assistance in using the SIAS application. The result of this service is to provide literacy to Muhammadiyah School Treasurers so they are able to understand and apply the use of the SIAS application so that in the future they can organize and manage finances properly and correctly. This activity provides positive value in terms of effectiveness and efficiency in managing school finances
Uji kandungan zat pewarna rhodamin B dan formalin pada jajanan pasar yang beredar di Pasar Kembang Surabaya Jawa Timur
Salah satu permasalahan yang kerap muncul pada jajanan pasar ialah penggunaan bahan tambahan yang bukan merupakan food grade. Bahan tambahan berbahaya yang sering ditambahkan pada jajanan pasar ialah pewarna tekstil rhodamin B dan formalin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah jajanan pasar yang diperjualbelikan mengandung pewarna rhodamin B dan formalin atau tidak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel diambil di Pasar Kembang Surabaya berupa kue lapis, lapis legit, kue tok, kue mutiara, bolu kukus, pudding, tahu bakso, lemper dan lepet untuk dilakukan pengujian kualitatif dan kuantitatif terhadap rhodamin B dan formalin. Data yang didapat ditabulasi dalam bentuk tabel dan dianalisis secara deksriptif. Sebanyak 27 sampel jajanan pasar yang dicurigai mengandung rhodamin B, setelah dilakukan pengujian semuanya negatif mangandung rhodamin B, sedangkan sebanyak 37 sampel jajanan pasar yang dicurigai mengandung formalin, 2 diantaranya atau 5% positif mengandung formalin. Jajanan pasar yang positif mengandung formalin ialah lepet dari produsen 3 dengan kadar 0,0343 ppm dan tahu bakso dari produsen 1 dengan kadar 0,0316 ppm
Pengolahan Limbah Industri Sarung dengan Metode Fenton
Sektor tekstil memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia dan menawarkan prospek yang luas dalam perdagangan internasional. Namun tantangan utama yang dihadapi adalah dampak sampah dari industri ini, terutama dalam pembuatan sarung. Limbah cair yang dihasilkan selama proses produksi sarung mengandung zat berbahaya seperti Chemical Oxygen Demand (COD), Biological Oxygen Demand (BOD), dan tingkat kromatik yang tinggi. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan pendekatan baru menggunakan teknik Advanced Oxidation Processes (AOPs), khususnya metode Reagen Fenton. Teknik ini menghasilkan hasil akhir yang aman dan ramah lingkungan. Analisis awal limbah menunjukkan parameter pH 10, konsentrasi COD sebesar 1664 g/ml, dan warna merah bata. Pada penelitian ini, berbagai rasio H2O2/COD dievaluasi, dengan efektivitas bervariasi: rasio 7 mencapai 44%, rasio 8 meningkat menjadi 72,55%, dan rasio 9 mencapai 82,42%. Rasio 10 mengalami penurunan signifikan sebesar 89,07%, sedangkan rasio 12 memiliki efektivitas sebesar 83,79%. Rasio optimal yang menghasilkan penurunan kadar COD signifikan sebesar 87,92% diamati pada rasio H2O2/COD 10, terutama pada menit ke-50 dan ke-60. Interaksi antara hidrogen peroksida (H2O2) dan katalis besi (Fe2+) menghasilkan ion hidroksida (OH- ), memulai proses transfer organik yang mengurangi tingkat kebutuhan oksigen kimia (COD). Pada rasio 12, terjadi peningkatan kadar COD antara menit ke-30 dan ke-60 karena kelebihan H2O2, yang bereaksi dengan kalium dikromat (K2Cr2O7), meningkatkan jumlah bahan kimia organik. Pertahankan pH 3 dengan menambahkan larutan H2SO4 terbukti paling menguntungkan bagi reagen Fenton, karena beroperasi dengan efisiensi maksimal pada tingkat keasaman ini. Radikal hidroksil yang dihasilkan dari reaksi reagen Fenton secara terdeteksi menyerang ikatan gugus azo dalam molekul pewarna, mengakibatkan dekolorisasi lebih lanjut
Transesterifikasi In situ Produksi Biodiesel Dengan Variasi Massa Bahan Baku Terhadap Karakteristik Biodiesel
Biodiesel is one of the promising alternative fuels, environmentally friendly, and has no adverse effects on health. In this study, biodiesel production was carried out using the in situ transesterification method. The raw material used was mahogany seeds with variations in raw material mass of 10 grams and 20 grams. The catalyst used was KOH with methanol as the solvent and n-hexane as the co-solvent. In situ transesterification was performed at a reaction temperature of 65°C, stirring speed of 400 rpm, and a reaction time of 40 minutes. The research results show that the mass of the raw material affects the biodiesel yield. At a raw material mass of 10 grams, a yield of 70.09% was obtained, while for a raw material mass of 20 grams, the yield was 82.00%. The biodiesel analysis results show that the density values for the 10-gram raw material mass variation are 0.8512, and for the 20-gram raw material mass variation, it is 0.8556. The water content is 1.46%, and the free fatty acid (FFA) content is 0.76 mg KOH/gram for the 10-gram raw material mass variation and 0.675 mg KOH/gram for the 20-gram raw material mass variation. The results of the biodiesel characteristic tests meet the SNI 7182:2015 standard. 
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Ditinjau dari Kecemasan Matematis dalam Menyelesaikan Soal Cerita SPLTV
Mathematical anxiety is one condition that can hinder the learning process. This research aims to describe students' abilities in solving mathematical problems as viewed from low, medium, and high levels of mathematical anxiety. The method used in this research is qualitative descriptive. The subjects used are 3 students from class X of Muhammadiyah 1 High School in Gresik, selected based on low, medium, and high levels of mathematical anxiety. The data collection techniques used are a mathematical anxiety questionnaire, problem-solving ability tests with story problems on linear equations, and interviews. The data analysis techniques in this study are data reduction, data presentation, and conclusion. The results of this study indicate that students with low mathematical anxiety are able to meet the indicators of mathematical problem-solving according to Polya's steps, which are understanding the problem, planning the solution, solving the problem, and checking back. Students with moderate mathematical anxiety are only able to meet two indicators, namely understanding the problem and planning the solution. Then, students with high mathematical anxiety are unable to meet all the indicators of mathematical problem-solving skills
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS KASUS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS KELAS IV DI MI ROUDLOTUL MUTA’ALLIMIN MENGANTI-GRESIK
Karakteristik kurikulum merdeka pada keterampilan abad-21, peserta didik dituntut mempunyai kemampuan berpikir kritis, dengan berpikir kritis siswa mempunyai kemampuan dalam memecahkan masalah. Namun secara realita guru dalam penerapan pembelajaran di kelas kurang inovatif dalam mengembangkan aktivitas siswa, sehingga kemampuan siswa dalam kognitif, afektif dan psikomotor kurang berkembang. Dengan pemilihan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan aktivitas dan kemampuan berpikir siswa. Tujuan penelitan ini untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dengn menggunakan model Problem Based Learning berbasis kasus pada mata Pelajaran IPAS. Pelaksanaan penelitian ini di kelas IV MI Roudlotul Muta’allimin Putat Lor Menganti-Gresik, dengan jumlah keseluruhan 28 siswa. Jenis penelitian pada penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas, dengan melalui empat tahapan: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data obervasi, wawancara, dokumentasi dan tes. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini dari aktivitas guru diperoleh persentase 76% pada siklus I dan meningkat pada siklus II dengan persentase sebesar 98%. Aktivitas siswa pada siklus I diperoleh persentase sebesar 72%. Dan pada siklus II sebesar 96% untuk hasil kemampuan berpikir kritis siswa diperoleh 57% dari 16 siswa yang tuntas, pada siklus I dan meningkat menjadi 89% dari 25 yang tuntas pada siklus II. Dari hasil penelitian ini telah diperoleh dari aktivitas guru dan aktivitas siswa serta hasil keterampilan berpikir kritis siswa yang telah mendapat kriteria sangat baik, dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning dapat memberikan pengalaman belajar yang sesuai dengan kehidupan sehari-hari seperti menemukan, dan mencari solusi disetiap fenomena.
 
MEDIA KOMIK DIGITAL BERBASIS PBL SEBAGAI PENINGKATAN LITERASI BERBAHASA JAWA
Meningkatkan literasi berbahasa Jawa dengan menggunakan media Komik Digital melalui model pembelajaran PBL, bertujuan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah, berpikir kritis, bekerja sama dalam kelompok, dan mengaplikasikan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari. Media Komik Digital dapat menjadi alat yang menarik dan interaktif untuk memfalitasi pembelajaran Bahasa Jawa Krama. Penelitian ini menggunakan mixed methods desain Explanatory Sequential Design, ini merupakan penggunaan dua metode penelitian ( kuantitatif dan kualitatif ) dalam dua fase penelitian yang berbeda. Penggunaan metode purposive sampling digunakan dalam rangka untuk memilih sample data. Penggunaan metode purposive sampling digunakan dalam rangka untuk memilih sample data. Sebelumnya, telah ditentukan bahwa subjek penelitian akan terdiri dari 27 peserta didik yang berada di kelas IV C SD Negeri 06 Gresik. Penelitian ini menganalisis pengaruh model pembelajaran PBL terhadap kemampuan berbahasa Jawa Krama peserta didik melalui observasi dan interview kemudian diinterpretasikan dengan hasil pre test dan post test untuk melihat pengaruh penggunaan media Komik Digital setelah melakukan observasi di kelas IV C maka ditemukan hasil yang menunjukkan bahwa dengan menggunakan media Komik Digital meningkatkan minat peserta didik untuk belajar, sehingga membantu peserta didik dalam peningkatan literasi berbahasa Jawa Krama dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data dengan rata-rata dari 66,66 meningkat menjadi 95,14 dengan standar deviasi sebesar 2, 18 . yang menunjukkan peningkatan dalam kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa peserta didik telah mengalami peningkatan secara signifikan dalam literasi berbahasa Jawa Krama setelah menggunakan Komik Digital berbasis PBL.Improving Javanese literacy by using Digital Comic Media through the PBL learning model, aims to develop students abilities criticaly, working together in groups, and applying knowledge in everyday life. Digital Comic Media can be an interesting and interactive tool to facilitate Javanese Krama language learning. This study used Mixed Methods of Explanatory Sequential design. This design is use of two research methods (quantitative and qualitative) in sequence so that each method wiil be implamentated one by one (not simultaneously) in two different research phases. The use of purposive sampling method is used in order to select sample data. Previously, it had been determined that the research subjects would consist of 27 students who were in class IV C SD Negeri 06 Gresik. This study will analyze the influence of the Javanese language skills of studens through observation and interviews then interpreted with pre test and post test results to see the influence of the use of Digital Comics media after making observations in class IV C, resuls were found that showed that by using Digital Comics media. Increase student interest in learning so as help students in improving Javanese Krama literacy in everyday life. The result showed that the data an average of 66,66 increased to 95,14 with a standard deviation of 2,18. This shows that students have experienced a significant increase in Javanese Krama literacy after using PBL based Digital Comics