Open Journal Systems of University of Muhammadiyah Gresik
Not a member yet
4732 research outputs found
Sort by
PERAN CHARACTER STRENGTH TERHADAP RESILIENSI AKADMEIK PADA MAHASISWA YANG BEKERJA
Background: Students who study and work face many daily challenges such as time constraints, work and study pressures, and busy schedules that can cause stress and interfere with individual mental health. Resilience is a factor that plays an important role so that individuals can survive in overcoming problems and adapting to stressful situations. Objective: This study examines whether there is an influence of character strength on resilience in working students. Method: This type of research is quantitative with simple regression analysis that measures the magnitude of the influence between the dependent variable and the independent variable. Total respondents were 149 working students in Yogyakarta Province. Results: Character strength variables can be used as predictors of academic resilience variables. The R square value of 0.163 indicates that 16.3% of the Character strength variable can predict the level of academic resilience in the subject. Conclusion: There is a significant relationship between Character strength and resilience in working students. The relationship between the two variables is positive, which means that if the Character strength in students is positive, the resilience is high, otherwise if the student's Character strength is negative, the resilience is low
SELF- INJURY PADA MAHASISWA SEMESTER AWAL DITINJAU DARI SELF-COMPASSION
Objective: This research aims to examine empirically whether there is arelationship between self-compassion and self-injury in first semester students,Faculty of Psychology, Unissula Semarang. Method: This research isquantitative using correlational methods. The research subjects were 88 firstsemester students consisting of 72 women and 16 men. The subject samplingtechnique used purposive sampling. This research data was collected using twoscales. The self-injury scale from Fiqria (2018) has an alpha reliability of 0.950,and the self-compassion scale from Susanti (2019) which has an alpha reliabilityof 0.920. Result: Research data analysis used non-parametric Spearmancorrelation, because the data distribution did not normal. The result obtained acorrelation coefficient of -0.437, and a significance level of 0.000 (p < 0.05)using Spearman's rho correlation. This correlation is stated to be quite strong(0.26 – 0.50 quite strong correlation category). Conclusion: It can be concludedthat the hypothesis is accepted, that there is a significant negative relationship
between self-compassion and self-injury. The higher the student's self-compassion, the lower the student's self-injury, and vice versa
GAMBARAN LITERASI KESEHATAN MENTAL MALUKU UTARA BERDASARKAN JENIS KELAMIN USIA TINGKAT PENDIDIKAN KABUPATEN KOTA
Background: In 2021, the Central Statistics Agency determined that North Maluku province was the province with the highest happiness index in Indonesia, however problems related to mental health continued to increase every year. The increase in mental health problems is also influenced by the lack of public literacy on mental health. Objective: The aim of this research is to determine the mental health literacy picture of the people of North Maluku in terms of gender, age, education level and district/city. Method: The study used quantitative research methods with the type of research testing differences using Mental Health Literacy (MHL) measuring instruments. The data analysis technique is the ANOVA difference test using the SPSS 19 application. Resuts: the results of the study showed that mental health literacy in North Maluku Province in the moderate category was 63.13%, the low category was 10.62% and the high category was 26.25%. There are no differences in mental health literacy by gender, meanwhile there are significant differences in mental health literacy levels based on age, education level and district or city. Conclusion: The conclusion of the study is the majority of people have fairly good mental health literacy in North Maluku Province
PENGARUH DIGITAL MARKETING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN : PERAN MEDIASI DARI PERILAKU KONSUMEN
This research investigates the impact of digital marketing on purchasing decisions, with consumer behavior as a mediating variable. The study focuses on active social media users in Indonesia, particularly in the Special Region of Yogyakarta. Adhering to established sampling guidelines, the sample size ranges from 30 to 500 respondents. Data collection utilized online questionnaires disseminated via social media platforms. Findings indicate significant relationships between digital marketing and purchasing decisions, digital marketing and consumer behavior, and consumer behavior and digital marketing. Furthermore, consumer behavior mediates the relationship between digital marketing and purchasing decisions. The study also confirms a relationship among consumer behavior, digital marketing, and purchasing decisions
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PENILAIAN KEAMANAN APLIKASI BERDASARKAN APPLICATION SECURITY VERIFICATION STANDARD (ASVS)
Dalam rangka memenuhi tuntutan transformasi digital di setiap sektor bisnis, penggunaan sistem informasi elektronik berupa aplikasi meningkat dengan pesat. Aplikasi berbasis web dan mobile merupakan platform sistem informasi yang paling banyak digunakan karena sesuai dengan kebutuhan penggunaannya yang hanya memerlukan jaringan internet untuk dapat terhubung dengan server. Server tersebut tentu melayani banyak pengguna dan banyak permintaan dimana masih terdapat banyak kasus serangan siber yang mengganggu aspek kerahasiaan, keutuhan, dan ketersediaan data dan informasi. Oleh karena itu, peningkatan keamanan aplikasi dengan melakukan penilaian keamanan aplikasi diperlukan dan Application Security Verification Standard (ASVS) merupakan salah satu standar yang memiliki beberapa tingkatan persyaratan keamanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan aplikasi di Indonesia. Penelitian ini mengembangkan sistem informasi penilaian keamanan aplikasi berdasarkan ASVS dengan menerapkan metode pengembangan Software Development Life Cycle (SDLC) yang terdiri dari proses perencanaan, desain, pembangunan, pengujian, operasional, dan pemeliharaan aplikasi. Berdasarkan hasil pengujian, aplikasi yang dikembangkan mampu menyediakan instrumen penilaian keamanan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan persyaratan sehingga pemilik atau pengembang aplikasi dapat melakukan peningkatan keamanan aplikasi secara mandiri, baik untuk aplikasi berbasis web maupun mobile
Formulasi Futuristik Sleeping Mask No Need to Wash Berbahan Dasar Hibiscus sabdariffae
Seperti organ tubuh lainnya, kulit wajah juga mengalami penuaan dari waktu ke waktu. Penuaan kulit wajah, ditandai dengan perubahan penampilan kulit seperti kulit kering, keriput, elastisitas menurun dan munculnya bintik-bintik hitam. Salah satu cara untuk merawat kulit adalah dengan memakai produk perawatan kulit yang mengandung antosianin yang berperan sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas. Pada penelitian ini diformulasikan sleeping mask dengan kandungan ekstrak bunga rosela yang mengandung antosianin. Tujuan penelitian ini adalah menemukan formulasi sleeping mask dari konsentrasi ekstrak bunga rosela 2,5% (F1), 5% (F2), 7,5% (F3) kemudian dilakukan uji mutu fisik sediaan dan uji kadar antioksidannya. Uji antioksidan dengan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazil). Hasil penelitian adalah sediaan F2 memiliki persyaratan uji mutu fisik dengan pH 4,9, daya lekat lebih dari 10 detik, daya sebar 5,3 cm, homogen dan uji Organoleptik nya baik. Namun apabila dilihat dari persen inhibisi, aktivitas antioksidan sediaan sleeping maks bunga rosela lebih rendah dibandingkan dengan ekstrak bunga rosel
FORMULASI DAN STABILITAS MUTU FISIK SEDIAAN GEL EKSTRAK DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) DENGAN VARIASI KONSENTRASI CARBOPOL SEBAGAI GELLING AGENT
Tanaman daun binahong (Anredera corfolia (Ten.) Steenis) memiliki banyak manfaat dalam bidang kesehatan karena mengandung berbagai macam senyawa metabolit sekunder antara lain alkaloid, flavonoid, terpenoid, dan antosianin yang terbukti efektif sebagai antiinflamasi, antibakteri, dan antimikroba. Memformulasikan ekstrak daun binahong (Anredera corfolia (Ten.) Steenis) dengan menggunakan gelling agent Carbopol dan di uji kestabilan mutu fisik sediaan adalah merupakan tujuan dari penelitian ini. Uji mutu fisik yang di lakukan antaralain organoleptis, homogenitas, derajat keasaman (pH), daya sebar, daya lekat, viskositas dan stabilitas fisik dengan metode cycling test. Gel diformulasikan menjadi 3 formula dengan variasi gelling agent Carbopol 0,5%, 1,5% dan 2%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Carbopol sebagai gelling agent pada formula 1, 2 dan 3 memberikan hasil uji mutu fisik yang memenuhi syarat untuk parameter pH, daya sebar, daya lekat, viskositas organoleptis dan homogenitas. Pengujian kestabilan fisik sediaan gel pada ketiga formulasi menunjukkan hasil yang stabil dan tidak ada perubahan yang signifikan secara pengamatan kestabilan fisik sebelum dan sesudah perubahan temperatur yang ditunjukkan dari hasil uji statistik P>0.05,
Kata kunci Mutu Fisik, Stabilitas , Ekstrak Binahong, Ge
Uji Perbandingan Pelarut Metanol dan Etanol 96% Terhadap Hasil Kromatografi Lapis Tipis Flavonoid pada Tanaman Daun Patikan Kebo (Euphorbia hirta L.)
Daun patikan kebo merupakan tanaman yang mengandung senyawa metabolit sekunder golongan flavonoid, terpenoid, tanin dan fenolik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui uji perbandingan pelarut metanol dan etanol 96% terhadap hasil kromatografi lapis tipis flavonoid pada tanaman daun patikan kebo (Euphorbia hirta L.). Metode daun patikan kebo diekstraksi dengan maserasi dengan pelarut yang digunakan yaitu metanol dan etanol 96%. Skrining dilakukan menggunakan reagen Pb Asetat 10% dan NaOH 20%. Kromatografi lapis tipis (KLT) menggunakan fase gerak n-butanol : asam asetat glasial : air (4:1:5) dan fase diam plat silika gel G60 F254. Hasil skrining fitokimia yaitu negatif pada penambahan reagen Pb Asetat 10% dan hasil positif pada penambahan reagen NaOH 20%. Pada hasil penelitian dianalisis terjadi perubahan warna pada plat KLT dari biru menjadi fluoresensi nyala biru muda. Kesimpulan didapatkan nilai Rf ekstrak metanol empat bercak flavonoid dengan nilai Rf 033, 0,47, 0,61 dan 0,88, sedangkan ekstrak etanol 96% terdapat tiga bercak flavonoid dengan nilai Rf 0,29, 0,46 dan 0,59.
Kata kunci : Daun Patikan Kebo, Skrining Fitokimia, KL
PERANCANGAN UI/UX PEMASARAN IKAN BERBASIS WEB DI DESA REJOSARI KABUPATEN LAMONGAN
Perkembangan teknologi yang pesat, khususnya di sektor informasi, telah meningkatkan kebutuhan akan teknologi informasi yang memadai di berbagai bidang. Meskipun kemajuan ini, akses terbatas ke informasi yang terpusat dan mudah diakses tetap menjadi tantangan signifikan. Masalah ini sangat terlihat di sektor perikanan, di mana para pemangku kepentingan sering kali kesulitan untuk mendapatkan informasi yang dapat diandalkan dan komprehensif akibat infrastruktur yang kurang memadai. Selain itu, pelaku usaha perikanan menghadapi kesulitan dalam memasarkan produk mereka secara efektif di lanskap digital yang berkembang pesat, dengan banyak yang belum sepenuhnya memanfaatkan kemajuan teknologi yang tersedia. Untuk mengatasi tantangan ini, pengembangan sistem informasi penjualan ikan berbasis web diusulkan sebagai solusi yang efektif. Sistem ini bertujuan untuk menyediakan platform online yang ramah pengguna untuk mengakses informasi terperinci mengenai jenis ikan, tingkat stok, harga, dan lokasi penjualan. Dengan mengintegrasikan data dari berbagai sumber, sistem ini akan meningkatkan aksesibilitas informasi, memungkinkan para pemangku kepentingan untuk membuat keputusan yang lebih terinformasi dan memperluas jangkauan pasar. Proyek ini menargetkan masyarakat dan penjual ikan, khususnya di daerah Lamongan, dan akan menghasilkan situs web penjualan ikan yang komprehensif. Dengan memanfaatkan metodologi Design Thinking, sistem ini akan dirancang dengan fokus pada kebutuhan pengguna dan inovasi berkelanjutan
MENGGALI POTENSI ECO PARK MANGROVE DI WILAYAH PESISIR DESA TAPULAGA TERINTEGRASI KULIAH KERJA NYATA TEMATIK
Upaya perlindungan garis pantai dari terpaan gelombang laut dapat menggunakan pertahanan alami dari vegetasi Mangrove melalui penguatan komunitas masyarakat terintegrasi program KKN Tematik. Tujuan program ini adalah memberi penguatan terhadap komunitas masyarakat pesisir, aparat desa dan mahasiswa peserta KKN Tematik tentang potensi eko park mangrove untuk mengoptimalkan potensi pendapatan desa. Metode pengabdian pada masyarakat terdiri atas tiga bahagian: pertama, perencanaan terdiri dari survei lokasi, perijinan, dan wawancara; kedua, pelaksanaan, yaitu diskusi, bench mark, kunjungan lapang pada lokasi mangrove, penyerahan adopsi bibit mangrove; dan ketiga, evaluasi untuk mereduksi berbagai isu selama kegiatan berlangsung. Program PKM dilaksanakan pada minggu pertama awal Agustus 2024 di desa Tapulaga, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Hasil program menunjukkan bahwa konsepsi Tokoh karang taruna dan kepala desa Tapulaga mendorong kawasan eko park pada area mangrove di Dusun 1 dan 2. Kepala Desa lebih menitikberatkan pengembangan eko park mangrove bersebelahan dengan kantor Kelompok Pengawas Pesisir Wahana Lestari dan kelompok Nelayan Lestari yang selama ini terus dipertahankan sebagai lokasi persemaian mangrove Desa Tapulaga. Perlindungan garis pantai dengan memanfaatkan jaring yang dipasang di sepanjang Mangrove meningkatkan kemampuan melindungi masuknya sampah laut ke ekosistem mangrove. Kerja bakti bersih pantai desa Tapulaga bersama mahasiswa KKN Tematik meningkatkan upaya partisipasi dan kolaborasi. Upaya intensif melalui penanaman mangrove melalui eko edu wisata yang edukatif dan rekreatif meningkatkan percepatan pelestarian lingkungan secara berkesinambungan