Open Journal Systems of University of Muhammadiyah Gresik
Not a member yet
4732 research outputs found
Sort by
EVALUASI DASAR PENETRATION TESTING MENGGUNAKAN FRAMEWORK MITRE ATT&CK
Penetration testing is a method used to identify security vulnerabilities in networks or computer systems. In this process, pentesters attempt to exploit security gaps by simulating potential attacks that could be carried out by an actual attacker. The goal of penetration testing is to evaluate the security of computer systems or networks. This multi-stage approach, which includes information gathering, exploitation, and post-exploitation, utilizes the MITRE ATT&CK framework. Tools are used to help identify and exploit security weaknesses, such as nmap, netdiscover, metasploit, SSH, and MySQL. This research can reduce the risk of data loss and operational disruptions, enhance pentesters' skills and awareness, and strengthen the security of computer systems and networks
PENGUATAN PEMASARAN DAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA UNTUK PENGEMBANGAN UMKM PETERNAKAN SAPI PERAH KAMPOENG TERNAK H HAJIR DESA NGELOM MEGARE KECAMATAN TAMAN KABUPATEN SIDOARJO
Penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi masyarakat, termasuk pada sektor peternakan sapi perah. Kampoeng Ternak H. Hajir yang terletak di Desa Ngelom Megare, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, merupakan UMKM yang bergerak di bidang peternakan dan pengolahan susu sapi perah. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah lemahnya strategi pemasaran dan terbatasnya kapasitas sumber daya manusia dalam mengelola usaha, khususnya dalam aspek digitalisasi dan penyajian produk secara menarik. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan solusi untuk meningkatkan daya saing UMKM melalui penguatan pemasaran dan peningkatan kapasitas SDM pengelola. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan, diskusi partisipatif, dan pendampingan intensif oleh tim pengabdian. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman mitra terhadap strategi pemasaran, yang tercermin dari hasil pre-test dan post-test: nilai rata-rata pre-test mitra sebesar 54,6 meningkat menjadi 87,3 pada post-test (peningkatan sebesar 59,9%). Selain itu, perubahan nyata terjadi dalam penataan ruang usaha, redesain banner promosi, serta penerapan digital marketing melalui website, GoFood, dan GrabFood. Kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan pengelola dalam mengelola pemasaran secara daring dan menarik, serta diharapkan dapat mendorong peningkatan omzet penjualan secara berkelanjutan.
 
THE RELATIONSHIP BETWEEN HEALTH WORKERS' BEHAVIOR AND KNOWLEDGE ABOUT TYPES OF WASTE IN TYPE C HOSPITALS: HUBUNGAN PRILAKU TENAGA KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG JENIS SAMPAH DI RUMAH SAKIT TIPE C
Latar belakang: Rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan yang menghasilkan limbah medis dalam jumlah besar setiap harinya. Pengelolaan limbah medis yang tidak sesuai prosedur dapat menimbulkan dampak buruk terhadap kesehatan tenaga kesehatan dan lingkungan sekitar. Pengetahuan yang baik tentang jenis sampah sangat diperlukan agar tenaga kesehatan dapat bersikap dan berperilaku secara tepat dalam pengelolaan limbah. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 75 tenaga kesehatan dipilih melalui teknik simple random sampling dan dianalisis menggunakan uji Kendall’s Tau untuk mengetahui hubungan antara dua variabel. Hasil: Hasil uji korelasi Kendall’s Tau menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara pengetahuan tentang jenis sampah dengan perilaku tenaga kesehatan, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,923 dan nilai signifikansi < 0,001. Kesimpulan: Semakin tinggi pengetahuan tenaga kesehatan tentang jenis sampah, maka semakin baik pula perilaku mereka dalam melakukan pengelolaan sampah medis dan non-medis. Pengetahuan yang baik menjadi faktor penting dalam membentuk perilaku tenaga kesehatan yang sesuai dengan standar keselamatan kerja dan kesehatan lingkungan Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku tenaga kesehatan dengan pengetahuan tentang jenis sampah di Rumah Sakit Tipe C Saran: Rumah sakit perlu meningkatkan program edukasi dan pelatihan mengenai pengelolaan sampah medis secara rutin dan menyeluruh untuk semua tenaga kesehatan guna menekan risiko paparan limbah berbahaya dan meningkatkan kualitas lingkungan kerja
Keterampilan Berpikir Metakognitif pada Peserta Didik Kelas 6 Sekolah Dasar
This research aims to analyze metacognitive thinking skills in grade 6 elementary school students. Metacognitive skills, which involve the ability to understand, regulate, and evaluate one's own thinking processes, are recognized as a crucial aspect of 21st-century learning and the Pancasila student profile. This descriptive qualitative research was conducted in three elementary schools with the primary data collection method being interviews with grade 6 teachers. The research results indicate that the teachers have a strong awareness of the importance of developing metacognitive skills and have implemented various student-centered learning strategies, including diagnostic assessments, differentiated instruction, the use of interactive media, Problem-Based Learning and Project-Based Learning methods, as well as efforts to encourage self-reflection and questioning skills. Nevertheless, challenges such as the diverse abilities of students, lack of discipline, and a weak background understanding of metacognition are still encountered. The research concludes that despite the positive efforts of teachers, the optimal development of metacognitive skills requires a more systematic approach, in-depth teacher understanding, and support from the learning environment and home.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan berpikir metakognitif pada peserta didik kelas 6 Sekolah Dasar. Keterampilan metakognitif, yang melibatkan kemampuan untuk memahami, mengatur, dan mengevaluasi proses berpikir sendiri, diakui sebagai aspek krusial dalam pembelajaran abad ke-21 dan profil pelajar Pancasila. Penelitian kualitatif deskriptif ini dilakukan di tiga Sekolah Dasar dengan metode pengumpulan data utama melalui wawancara guru kelas 6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para guru memiliki kesadaran yang kuat akan pentingnya mengembangkan keterampilan metakognitif dan telah menerapkan berbagai strategi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, termasuk asesmen diagnostik, pembelajaran berdiferensiasi, penggunaan media interaktif, metode Problem-Based Learning dan Project-Based Learning, serta upaya mendorong refleksi diri dan keterampilan bertanya. Meskipun demikian, tantangan seperti perbedaan kemampuan peserta didik, kurangnya kedisiplinan, serta latar belakang pemahaman metakognitif yang belum kuat masih dihadapi. Penelitian menyimpulkan bahwa meskipun terdapat upaya positif dari guru, pengembangan keterampilan metakognitif yang optimal memerlukan pendekatan yang lebih sistematis, pemahaman guru yang mendalam, serta dukungan dari lingkungan belajar dan ruma
PENGARUH KETERAMPILAN BERPIKIR REFLEKTIF TERHADAP PEMAHAMAN IPA SISWA KELAS 5 SEKOLAH DASAR : kemampuan berpikir reflektif
This study aims to examine the effect of reflective thinking on the understanding of Natural Science (IPA) concepts in grade 5 Elementary School students. The problem underlying this study is the low understanding of students on IPA material due to the lack of implementation of learning strategies that encourage in-depth thinking processes. The research method used is a descriptive quantitative approach with data collection techniques through observation of student learning activities and interviews with class teachers in three Public Elementary Schools. The results of the study indicate that the application of reflective thinking strategies in science learning has a positive impact on improving student understanding. Students who are actively involved in the reflection process show better abilities in connecting concepts with real experiences, re-explaining the material in their own words, and showing improvements in answering conceptual questions. Teachers also admit that reflection helps students be more focused and critical during the learning process. These findings indicate that reflective thinking strategies can be an effective approach in improving the quality of science learning at the Elementary School level.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh berpikir reflektif terhadap pemahaman konsep Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada siswa kelas 5 Sekolah Dasar. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap materi IPA dikarenakan kurangnya penerapan strategi pembelajaran yang mendorong proses berpikir mendalam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi aktivitas belajar siswa dan wawancara dengan guru kelas di tiga Sekolah Dasar Negeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi berpikir reflektif dalam pembelajaran IPA memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman siswa. Siswa yang terlibat aktif dalam proses refleksi menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam menghubungkan konsep dengan pengalaman nyata, menjelaskan kembali materi dengan bahasanya sendiri, dan menunjukkan peningkatan dalam menjawab pertanyaan konseptual. Guru juga mengakui bahwa refleksi membantu siswa lebih fokus dan kritis selama proses pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi berpikir reflektif dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di jenjang Sekolah Dasar
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK CACAT BENANG POLYCOTTON IRPETAC35D MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DMAIC DI DEPARTEMEN WINDING PT KUMATEX
PT KUMATEX mengalami ketidaksesuaian hasil proses produksi pada produk benang polycotton IRPETAC35D yang disebabkan karena faktor manusia, material, metode, mesin, dan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode six sigma dengan tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) untuk meningkatkan kinerja dan menurunkan kemungkinan kesalahan hasil proses produksi produk benang polycotton IRPETAC35D. Berdasarkan hasil metodologi penerapan six sigma dengan tahapan DMAIC, terdapat lima jenis defect yaitu benang menyilang, kekuatan benang tidak sesuai, benang tipis/tebal, benang gembos, dan benang kotor. Diperoleh juga nilai DPMO sebesar 2.331 sehingga nilai tingkat sigma adalah 4,3 dari jumlah produksi sebesar 392.130 Kg dengan jumlah produk defect sebesar 4.458 Kg. Kemudian hasil dari perhitungan persentase kumulatif total produk defect, diketahui masalah utama pada proses produksi produk benang polycotton IRPETAC35D adalah benang menyilang dengan persentase 50%. Penelitian ini memberikan usulan alternatif perbaikan dari analisis 5W+1H yang dapat diterapkan oleh perusahaan dalam mengurangi produk defect dan meningkatkan efisiensi operasional perusahaan
UJI KERAGAAN PERTUMBUHAN BEBERAPA KLON UNGGUL HARAPAN TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum L.) DI POLYBAG
Sebagai komoditas industri strategis, tanaman tebu memegang peranan penting di Indonesia. Namun, produktivitasnya masih terganggu oleh terbatasnya varietas unggul yang tersedia. Kebanyakan varietas unggul yang ditanam petani memiliki sifat masak lambat, yang menyebabkan kemasakan tanaman tidak seragam saat panen. Kondisi ini berujung pada menurunnya potensi hasil panen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan nyata keragaan pertumbuhan beberapa klon unggul harapan tanaman tebu. Dalam penelitian ini, digunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial mencakup 18 klon unggul harapan, yaitu klon unggul harapan JW01, SB03, SB04, SB11, SB12, SB19, SB20, SB27, SB28, SB30, SB31, SB32, SB33, SB34, SB35, SBHijau, SBX, SB200, umur dua bulan. Analisis data menggunakan ANOVA dengan uji F 5%, jika terdapat perbedaan yang nyata dilanjutkan dengan analisis BNT 5%. Hasil penelitian pada umur 32 MST terdapat perbedaan nyata pada rerata tinggi batang tertinggi pada SB200 sebesar 290,83 cm. Terdapat perbedaan nyata pada rerata diameter batang tertinggi pada SB04 sebesar 4,68 cm. Terdapat perbedaan nyata pada rerata jumlah batang tertinggi pada JW01 sebesar 8,17 batang. Terdapat perbedaan nyata pada rerata jumlah daun tertinggi pada SB200 sebesar 28,67 helai. Terdapat perbedaan nyata pada rerata brix pada umur 36 MST rerata brix tertinggi pada SB28 sebesar 23,47 °Bx. Terdapat perbedaan nyata pada rerata bobot batang pada umur 36 MST rerata bobot batang tertinggi pada SB04 sebesar 1,83 kg/batang atau apabila di konversikan 196,42 ton/ha. Hubungan antara tinggi batang dengan jumlah daun memiliki nilai korelasi 0,968 dengan nilai sig 0,000, hubungan antara dua variabel tersebut menunjukkan signifikan, berkorelasi dengan kuat dan searah
ANALISIS KARAKTERISTIK PENGOLAHAN IKAN ASIN JAMBAL ROTI: STUDI KASUS DI HOME INDUSTRY HUSNA JAMBAL, PANGANDARAN
Ikan asin jambal roti merupakan salah satu produk olahan khas Pangandaran yang memiliki cita rasa gurih serta nilai ekonomi tinggi. Produk ini berperan penting dalam mendukung pendapatan masyarakat pesisir melalui usaha kecil dan menengah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses produksi, alat dan bahan yang digunakan, serta tahapan produksi yang dilakukan. Penelitian dilaksanakan di Home Industry Husna Jambal, Dusun Padasuka, Desa Wonoharjo, Kecamatan Pangandaran, Jawa Barat, pada 12 Maret 2025 dengan metode studi kasus melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan produksi meliputi pembersihan dan pembelahan ikan, pencucian dengan air mengalir, penggaraman, penyikatan untuk mengurangi kadar garam, serta penjemuran hingga kering. Keunggulan Husna Jambal terletak pada metode pengolahan tradisional yang tetap higienis, legalitas usaha melalui sertifikasi halal dan NIB, serta kemasan yang menarik dan informatif sehingga meningkatkan kepercayaan konsumen. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai praktik pengolahan ikan asin jambal roti dan menjadi referensi bagi pengembangan usaha sejenis.
DAFTAR PUSTAKA
Ahmadun, & Rahayu, D. (2018). Pelatihan Pemasaran Produk Usaha Kecil Menengah (UKM) Pada Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Ikan Kecamatan ParigI Jawa Barat. Jurnal Pelayanan Dan Pengabdian Masyarakat, 2(1), 1–12. http://ejournal.urindo.ac.id/index.php/PAMAS
Akhmad, F. S., Ramdhani, A. P., Fidayanti, A., & Jakaria, R. B. (2024). Perancangan Produk Talenan Multifungsi Menggunakan Metode Desain For Assembly Manufacture (DFMA). Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek, 4(1). https://doi.org/10.8734/Kohesi.v1i2.365
Andhikawati, A., & Permana, R. (2024). Diseminasi Pemetaan Sumber Potensi Limbah Pengolahan Perikanan di Kecamatan Pangandaran. Farmers : Journal of Community Services, 5(1), 84–88. https://doi.org/10.24198/fjcs.v5i1.53153
Bahmid, J., Lekahena, V. N. J., & Titaheluw, S. S. (2019). Pengaruh Konsentrasi Larutan Garam Terhadap Karakteristik Sensori Produk Ikan Layang Asin Asap. Jurnal BIOSAINSTEK, 1(1), 61–67. https://doi.org/10.52046/biosainstek.v1i01.219.61-67
Basri, Suryono, M., & Novaliah. (2021). Pengolahan Pembekuan Ikan Tongkol (Euthynnus affinis) Dengan Menggunakan Frezeer Kulkas. Semah: Journal Pengelolaan Sumberdaya Perairan, 5(1), 59–66.
Dien, H. A., Kaparang, J. T., & Bintang, J. (2022). Sanitasi Tempat Pelelangan Ikan (Tpi) Pelabuhan Perikanan Pantai Tumumpa Manado. Jurnal Ilmiah Tatengkorang, 6(1), 22–29.
Julianti, R., Lestari, S. P., & Arisman, A. (2022). Pengaruh Kualitas Produk dan Tata Letak Produksi terhadap Produktivitas (Studi Kasus pada Produksi Asin Jambal Roti di Pangandaran). ULIL ALBAB: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(11), 4026–4029.
Kamsiah, K., & Ponirah, P. (2021). Kajian Kelayakan Usaha Pengolahan Tradisional Jambal Roti di UKM Mamah Jambal. Jurnal Penyuluhan Perikanan Dan Kelautan, 15(3), 319–331. https://doi.org/10.33378/jppik.v15i3.286
Karina, I. D., Wani, Y. A., & Arfiani, E. P. (2023). Studi Kualitatif: Praktik Penggunaan Alat Pelindung Diri Pada Penjamah Makanan di Instalasi Gizi RSUD Bangil. Jurnal Gizi Kerja Dan Produktivitas, 4(2), 240–252. https://doi.org/10.52742/jgkp.v4i2.204
Kartika, L., Nurhayati, A., Dewanti, L. P., & Rizal, A. (2020). Kontribusi Perikanan Tangkap Dalam Mendukung Perekonomian Di Kabupaten Pangandaran. Syntax Idea, 2(8), 429–445.
Koswara, S., Purba, M., Sulistyorini, D., Aini, A. N., Latifa, Y. K., Wulandari, R., Riani, D., Lustriane, cita, Aminah, S., Lastri, N., & Lestari, P. (2017). Produksi Pangan Ikan Asin Jambal Roti Untuk Industri Rumah Tangga. BADAN POM. www.pom.go.id
Kurniasih, I., Nurhayati, A., Dewanti, L. P., & Rizal, A. (2020). Potensi Wisata Bahari di Kabupaten Pangandaran. Jurnal Perikanan Dan Kelautan, 10(1), 8–19.
Kusmana, C., & Hikmat, A. (2015). Keanekaragaman Hayati Flora Di Indonesia. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan, 5(2), 187–199. https://doi.org/10.19081/jpsl.5.2.187
Mudiparwanto, W. A., & Gunawan, A. (2021). Peran Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta Dalam Pemberian Izin Usaha Setelah Berlakunya Sistem Online Single Submission (OSS). Diversi Jurnal Hukum, 7(1), 106–128. https://ejournal.uniska-kediri.ac.id/index.php/Diversi
Orlan, Asminaya, N. S., & Nasiu, F. (2019). Karakteristik Fisiko Kimia Tepung Ikan yang Diberi Pengawet Bawang Putih (Allium sativum) pada Masa Penyimpanan yang Berbeda. Jurnal Agripet, 19(1), 68–76. https://doi.org/10.17969/agripet.v19i1.14147
Pasaribu, R. P., Pranoto, A. K., Anasri, Waluyo, & Suratna. (2022). Analisa Kualitas Baku Mutu Garam Krosok Menjadi Garam Kesehatan Dan Industri Di Kabupaten Karawang. PELAGICUS: Jurnal IPTEK Terapan Perikanan Dan Kelautan, 3(3), 137–149. https://doi.org/10.15578/plgc.v3i3.11336
Pribadi, M. F. I., Nurlaela, R. S., Imami, A., & Syaban, M. H. (2024). Pengawasan Mutu Pangan : Pencemaran dan Pemalsuan Yang Sering Terjadi Pada Produk Pangan. Karimah Tauhid, 3(6), 7147–7156.
Putra, P. A. A. (2017). Kedudukan Sertifikasi Halal Dalam Sistem Hukum Nasional Sebagai Upaya Perlindungan Konsumen Dalam Hukum Islam. Amwaluna: Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Syariah, 1(1), 149–165. https://doi.org/10.29313/amwaluna.v1i1.2172
Samuddin, S. F., Lahi, B., Toalib, R., & Gazali. (2018). Sosialisasi Pentingnya Menjaga Mutu Dan Daya Pikat Kemasan Produk. Journal of Character Education Society, 1(2), 18–23. https://doi.org/10.31764/jces.v1i2.1519
Scabra, A. R., Wahyudi, R., & Rozi, F. (2021). Introduksi Teknologi Budidaya Ikan Dalam Ember (Budikdamber) Di Desa Gondang Kabupaten Lombok Utara. JPPI: Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia, 1(2), 171–179. https://doi.org/10.29303/jppi.v1i2.187
Setiasih, M. S., Wullur, M., & Sumarauw, J. S. B. (2023). Analisis Proses Produksi Di Cv. Anugerah Persada Teknik, Di Sepanjang, Jawa Timur. Jurnal EMBA, 11(1), 12–22.
Sitio, N. M., Aisyah, F. Al, & Anjani, S. N. (2023). Upaya Peningkatan Penjualan UMKM Jambal Roti Teh Ai Melalui Pemasaran Online Menggunakan Marketplace. JLP : Jurnal Lentera Pengabdian, 1(4), 470–475.
Sumbalatu, J., Prasojo, W. B., & Panjaitan, A. M. (2023). Persepsi Masyarakat Terhadap Label Halal pada Restoran. Jurnal Pena Islam : Jurnal Penelitian Ilmu Tarbiyah, Syariah, dan Kajian Umum Keislaman. 3 (1), 25-34.
Sutrisno, N., Lestari, D. D., & Sirait, E. P. (2024). Pengaruh Pengadaan Bahan Baku Dan Proses Produksi Terhadap Kualitas Produk Pada Pt. Percetakan Gramedia Kab. Bekasi. Cendekia : Jurnal Ilmu Pengetahuan, 4(2), 191–202.
Syahrizal, H., & Jailani, M. S. (2023). Jenis-Jenis Penelitian Dalam Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, 1, 13–23.
Widiati, A. (2019). Peranan Kemasan (Packaging) Dalam Meningkatkan Pemasaran Produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Di “Mas Pack” Terminal Kemasan Pontianak. Jurnal Audit Dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Tanjungpura, 8(2), 67–76.
ANALISIS KARAKTERISTIK PENGOLAHAN IKAN TERI ASIN, STUDI KASUS DI HOME INDUSTRI IBU NYAI, PANGANDARAN
Pengolahan ikan asin di Pangandaran merupakan kegiatan tradisional yang penting bagi masyarakat pesisir dengan memanfaatkan hasil tangkapan laut yang melimpah. Pangandaran telah lama dikenal sebagai pusat pengolahan ikan asin yang menggunakan metode tradisional. Home industri Ibu Nyai, yang beroperasi sejak tahun 2005, menjadi salah satu contoh usaha yang mempertahankan proses pengolahan ikan asin secara turun-temurun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pengolahan ikan asin di Pangandaran, termasuk faktorfaktor yang mempengaruhi kualitas produk dan potensi bisnis yang dimiliki. Metode riset yang digunakan adalah wawancara dan observasi langsung di lokasi produksi pada bulan Maret 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengolahan ikan asin di Pangandaran dilakukan dengan dua metode penggaraman, yaitu penggaraman kering dan basah, yang disesuaikan dengan waktu dan kondisi kesegaran ikan. Proses ini menghasilkan ikan asin dengan tekstur kering sempurna dan cita rasa khas yang digemari oleh konsumen. Meskipun tantangan seperti ketergantungan pada cuaca tetap ada, usaha ini menunjukkan potensi ekonomi yang besar dan mendukung pengembangan industri perikanan yang berkelanjutan di daerah tersebut.
DAFTAR PUSTAKA
Andhikawati, A., & Permana, R. (2023). Diseminasi Pemetaan Sumber Potensi Limbah Pengolahan Perikanan di Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Farmers : Journal of Community Services, 4(2), 46–49. https://doi.org/10.24198/fjcs.v4i2.48799
Andhikawati, A., & Permana, R. (2024). Diseminasi Pemetaan Sumber Potensi Limbah Pengolahan Perikanan di Kecamatan Pangandaran. Farmers : Journal of Community Services, 5(1), 84–88. https://doi.org/10.24198/fjcs.v5i1.53153
Anggreani, N., & Hayati, T. N. (2022). Pemeriksaan Kadar Yodium Pada Ikan Asin Olahan Nelayan Kota Bengkulu. BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu, 1(02), 101–104.
Azrul, M., Mile, L., & Djailani, F. (2024). Pengaruh Konsentrasi Garam Yang Berbeda Terhadap Karakteristik Mutu Ikan Kembung (Restrelliger Kanagurata) Asin Dengan Metode Penggaraman Kering (Dry Salting). Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(1), 29-38.
Budiman, M. S. (2004). Teknik PenggaramaN dan Pengeringan (Susanto, K. Roni, N. Maharani, D. Ariana, & A. Saefudin, Eds.). Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan.
Fahmi, S. A., Susanto, E., & Sumardianto. (2023). Karakteristik Ikan Teri Nasi (Stolephorus Spp) Asin Goreng Siap Makan Dengan Perlakuan Perendaman Dalam Air Panas Sebelum Penggorengan. Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Available, 19(1), 47–53. http://ejournal.undip.ac.id/index.php/saintek
Febrians, I. R., Sundari, S., & Nudin, B. (2025). Identifikasi Kendala Kualitas Ikan Asin Teri di UMKM Waluya Pulau Pasaran. Industrika, 9(1), 275-282.
Firiyanti, L. (2019). Sistem Manajemen Mutu Pembuatan Ikan Asin Jambal Roti Sampai Dengan Pemasaran di Kabupaten Pangandaran ( Studi Kasus BUMD dan Nelayan di Kabupaten Pangandaran). Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 12.
Fitriyanti, L. (2021). Analisis Pendapatan Nelayan Dengan Sistem Pengeringan Ikan Asin Lendra Sebelum Covid -19 Di Pangandaran, Kelurahan Pananjung Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran. JURNAL AGRISIA, 14(1), 45–56.
Kapoh, M. S. S. C. L., Dewi, J., Wibawa, A. S., Sipahutar, Y. H., & Sirait, J. (2022). Penambahan Kadar Garam Terhadap Mutu Sensori, Kadar Air, dan Kadar Garam Produk Terpilih Ikan Asin Cakalang (Katsuwonus pelamis). Prosiding Simposium Nasional IX Kelautan Dan Perikanan, 9, 85–92.
Kusmawanti, L. U., Setia, B., & Nurahman, I. S. (2024). Analisis Usaha Pengolahan Ikan Asin (Studi Kasus Pada Agroindustri Dua Putri Rancage di Desa Batukaras Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran). Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH, 11(2), 530–538.
Maryeni, S., & Saputri, W. (2022). Teknik Pengolahan Ikan Teri (Stolephorus Sp.) Di Pelabuhan Perikanan Pantai Wilayah I Carocok Anau Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat. SEMAH : Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan, 6(2), 122–129.
Nurpajri, Y., Wiryati, G., & Sunaryo, A. (2019). Identifikasi Potensi Perikanan di Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran Provinsi Jawa Barat. Jurnal Penyuluhan Perikanan Dan Kelautan, 13(1), 29–41. https://doi.org/10.33378/jppik.v13i1.122
Resmiati, T., Diana, S., & Astuty, S. (2003). Pengasinan Ikan Teri (Stolephorus spp.) Dan Kelayakan Usahanya Di Desa Karanghantu Serang. Laporan Penelitian. Lembaga Penelitian. Universitas Padjadjaran, Bandung.
Romdona, S., Junista, S. S., & Gunawan, A. (2025). Teknik Pengumpulan Data: Observasi, Wawancara Dan Kuesioner. JISOSEPOL: JURNAL ILMU SOSIAL EKONOMI DAN POLITIK, 3(1), 39–47. https://samudrapublisher.com/index.php/JISOSEPOL
Rossa, I. M., & Nurlaela, L. (2018). Keamanan Pangan Ikan Asin Di Desa Labuhan Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan. E-Journal Boga, 7(2), 147–155.
Sainnoin, R. A., Mauboy, R. S., & Ati, V. M. (2019). Pengaruh Kadar NaCl Terhadap Kadar Lemak Beberapa Jenis Ikan Asin yang Dijual Di Pasar Oeba dan Pasar Oesapa Kota Kupang. Jurnal Biotropikal Sains, 16(1), 78-92.
Sirait, J. (2019). Pengeringan dan Mutu Ikan kering. Jurnal Riset Teknologi Industri, 13(2), 303-313.
Surtani. (2013). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Pengawetan Ikan Asin Teri Di Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur. Jurnal Ilmiah ESAI, 7(1), 1–14.
PENGARUH PENAMBAHAN JENIS DAGING IKAN TERHADAP KARAKTERISTIK MIE KERING YANG TERSUBSITUSI MOCAF
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan jenis daging ikan terhadap karakteristik mie kering yang tersubstitusi mocaf. Tiga, jenis daging ikan yang digunakan yaitu ikan kembung (Rastrelliger sp), ikan tuna (Thunnus sp), dan ikan cakalang(Katsuwonus pelamis). Penelitian ini dilakukan melalui tahapan pembuatan mie kering dengan penambahan daging ikan dan tepung mocaf, kemudian dilakukan pengujian proksimat untuk mengetahui kadar air, kadar abu, protein, lemak dan karbohidrat. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan daging ikan secara signifikan meningkatkan kadar protein mie kering dibandingkan mie tanpa daging (kontrol). Mie kering dengan daging ikan tuna memiliki kadar protein tertinggi yaitu 16, 592%, diikuti oleh ikan cakalang 15,547%, dan ikan kembung 12, 751%. Penambahan daging ikan juga memengaruhi kadar air, lemak, abu, dan karbohidrat. Kadar karbohidrat cenderung menurun seiring penambahan daging ikan karena berkurangnya proporsi tepung sebagai sumber karbohidrat utama. Secara keseluruhan, penambahan daging ikan pada mie kering dengan subsitusi tepung mocaf dapat meningkatkan nilai gizi, terutama kandungan protein hewani, sehingga dapat menjadi alternatif pangan yang lebih bergizi.
Daftar Pustaka
Angelia, I.O. (2016) ‘Analisis kadar lemak pada tepung ampas kelapa’, Jurnal Technopreneur (JTech), 4(1), pp. 19–23.
Astawan, M. 2011. Pangan Fungsional untuk Kesehatan yang Optimal. Fakultas Teknologi Pertanian. IPB. Bogor. stawan, M, 2011, PangaAn Fungsional untuk Kesehatan yang Optimal.http://Masnafood,com, Diakses pada tanggal 12 Maret 2019.
Hasanah, M. (2019) ‘Pemberdayaan Masyarakat Melalui Diversifikasi Olahan Daun Kelor’, Teknologi Pangan : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian, 10(1), pp. 41–45.
Muhajir A. 2007. Peningkatan Gizi Mie Isntan Dari Camputaj Tepung Terigu Dan Tepung Ubi Jalar Melalui Penambahan Tepung Tempe dan Tepung Ikan. Sripsi. Tidak Diterbitkan, Fakultas Pertanian Universitas Sumatra Utara, Medan.
Nugrahawati, T. 2011. Kajian Karakteristik Mie Kering dengan Substitusi Bekatul. [Skripsi]. Surakarta: Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Petanian, Universitas Sebelas Maret.
Purwaningsih AA, Rahayu. 2015. Efektivitas kompres hangat dan kompres dingin untuk mengurangi laserasi perineum Nyeri pada primipara di Candimulyo Magelang Jurnal Penelitian Internasional dalam Ilmu Kesehatan, Desember 2015, Vol 3.
Sumardi, J. A., Suparmo, & Bambang, B. S. 1996. Kandungan asam lemak omega-3 beberapa jenis ikan laut dan ikan air tawar. Malang: Fakultas Perikanan, Universitas Brawijaya.
.