Open Journal Systems of University of Muhammadiyah Gresik
Not a member yet
4732 research outputs found
Sort by
Usulan Strategi Pemasaran Menggunakan Metode SOAR dan Business Model Canvas (BMC) Pada UMKM Sanjai Darsi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan usaha pada UMKM Sanjai Darsi dengan menggunakan metode SOAR (Strength, Opportunity, Aspiration, Result) dan memberikan usulan model bisnis menggunakan Business Model Canvas (BMC). Faktor internal yang dianalisis meliputi kekuatan produk, seperti variasi rasa, kualitas yang konsisten, serta adanya sertifikasi halal. Sementara itu, faktor eksternal yang mempengaruhi pengembangan usaha termasuk tren pasar yang berkembang, persaingan dengan UMKM lain, dan dukungan pemerintah. Dari hasil analisis SOAR, beberapa strategi pengembangan usaha diusulkan, seperti memperluas jangkauan pemasaran, memperkuat kualitas produk, dan optimalisasi promosi melalui media sosial. Usulan model bisnis dengan BMC menekankan pentingnya pemahaman segmen pelanggan, peningkatan proposisi nilai produk, serta pemanfaatan saluran distribusi yang tepat. Dengan penerapan strategi ini, diharapkan UMKM Sanjai Darsi dapat meningkatkan daya saingnya di pasar makanan tradisional
Membangun Karakter Kerjasama Anak Usia Dini melalui Kegiatan Family Gathering
Penelitian ini bertujuan untuk mengbangun karakter kerjasama anak usia dini dengan melalui kegiatan family gathering. Penelitian dilaksanakan di TKIT Baitul Izzah Nganjuk. Pelaksanaan kegiatan di tempat Wisata Manyung Nganjuk. Penelitian kualitatif yang dijabarkan dalam bentuk deskriptif. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini terdiri tiga, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini agar memiliki keabsahan dan derajad kepercayaan menggunakan trianggulasi data. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan Miles and Huberman terdiri dari beberapa tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil temuan dari penelitian ini dengan adanya kegiatan pembelajaran outdoor pada puncak tema melalui family gathering dapat dijadikan sebagai sarana membangun kerjasama anak usia dini. Karakter kerjasama tersebut dapat tercermin dari sikap anak antusias dalam melakukan permainan kelompok, saling melong dan membantu, merespon baik, mengucapkan terima kasih, mampu bergabung dan berinteraksi kelompok
Creating Ecoprint Batiks to Enrich Local Women's Economic Independence in Sidomulyo Village, Yogyakarta
Sidomulyo Village in Bantul Regency, Yogyakarta, holds untapped potential in its rich biodiversity, particularly for economic empowerment among women, who comprise 53% of the population. The Women Skills Academy (WSA) were established with the aim of facilitating women's empowerment in Sidomulyo Village. In a previous program, training on ecoprint creation was conducted but several challenges were identified. These included limited diversity in ecoprint materials and designs, which restricted the ability to highlight the unique local identity of Sidomulyo Village. Furthermore, participation was predominantly limited to members of the Kelompok Wanita Tani (KWT), emphasizing the need to engage a wider spectrum of Women Skills Academy (WSA) members. To address these issues, the current program focuses on enhancing ecoprint techniques while incorporating e-commerce training. This integrated approach aims to empower participants with the skills needed to achieve economic independence and better represent the cultural richness of the village. The program included socialization, preparation, training, mentoring, and evaluation stages. The participants, guided by the community service team, significantly improved their knowledge and skills in both ecoprint production and online marketing, as shown by pre- and post-training evaluations. Participants successfully created ecoprint products using natural resources and learned to market these products via e-commerce platforms. Despite these achievements, challenges remain in diversifying materials, enhancing design uniqueness, and fully utilizing digital marketing. This program underscores the importance of leveraging local resources and providing continuous support to develop innovative, eco-friendly products that contribute to sustainable economic growth in rural communities
Increasing Human Resource Capacity Through Workshop 7 (Seven) Habits in Elementary and Middle Education Council PNF PCM Gresik
Increasing the capacity of human resources (HR) in elementary schools is urgent, especially amidst the challenges of low initiative, weak institutional vision, and minimal character training for teachers and education personnel. This community service activity aims to strengthen HR competency and work culture at SD Muhammadiyah 3 Gresik through training based on The 7 habits of highly effective people. The methods used include three main stages: initial discussion with partners through Focus Group Discussion (FGD) to map problems; participatory and reflective training that integrates seven effective habits into educators' work routines; and evaluation based on questionnaires and personal reflection. The training was delivered contextually and interactively through case studies, simulations, and group discussions. The results of the activity showed positive changes in the way of thinking, time management, and collaboration patterns between participants. Teachers became more proactive, had long-term planning, and were better able to work in teams synergistically. The evaluation also showed increased motivation and awareness of the importance of balance between professional duties and self-development. This activity concluded that the 7 Habits training was effective in building productive and collaborative work characters in elementary education environments. It is recommended that this training be conducted periodically and accompanied by follow-up mentoring to ensure the sustainability of the impact and the formation of an adaptive work culture
ANALISIS PERBANDINGAN AKURASI KLASIFIKASI KEPUASAN SISWA TERHADAP KINERJA GURU MENGGUNAKAN ALGORITMA SVM, C4.5 DAN RANDOM FOREST
Penelitian ini bertujuan membandingkan akurasi dan performa tiga algoritma klasifikasi, yaitu SVM (Support Vector Machine), C4.5, dan Random Forest, dalam mengklasifikasikan tingkat kepuasan siswa terhadap kinerja guru di MA Miftahussalam Demak. Data diperoleh dari kuesioner siswa dengan atribut seperti penguasaan materi, penjelasan materi, disiplin waktu, kepedulian, dan komunikasi. Preprocessing dilakukan dengan metode one-hot encoding dan normalisasi, serta evaluasi model menggunakan 10-fold cross-validation. Hasil menunjukkan bahwa SVM mencapai akurasi tertinggi sebesar 98,30%, diikuti oleh C4.5 sebesar 96,61%, dan Random Forest sebesar 95,76%. Uji ANOVA membuktikan perbedaan signifikan antar algoritma (p < 0,05), yang menandakan bahwa setidaknya satu algoritma memiliki performa yang berbeda secara statistik. Penelitian menyimpulkan bahwa SVM merupakan algoritma paling efektif untuk data ini, dengan rekomendasi penelitian lanjutan menguji algoritma ensemble dan dataset lebih besar.
Kata Kunci: SVM, C4.5, Random Forest, Klasifikasi, Kepuasan Siswa, Cross-validation
TERAPI KEBERSYUKURAN UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF KAJIAN LITERATUR SISTEMATIK
Background: Subjective well-being is an essential indicator of an individual's happiness, satisfaction, and overall quality of life. Gratitude therapy has emerged as an intervention aimed at improving subjective well-being. Although widely used, evaluating its effectiveness in diverse contexts remains crucial. Objective: This study aims to evaluate the effectiveness of gratitude therapy in enhancing subjective well-being by reviewing existing literature. Method: A systematic literature review was conducted following the PRISMA guidelines. The literature search utilized the keywords “gratitude therapy” AND “subjective well-being” for articles published between 2013 and 2024. Seven studies that met the inclusion criteria were examined. Result: The review found strong evidence from studies conducted both in Indonesia and abroad, indicating that gratitude therapy significantly improves subjective well-being across various participant characteristics. Conclusion: Gratitude therapy is an effective intervention for enhancing subjective well-being. The findings suggest that gratitude therapy can be a viable option for improving well-being, with implications for further research into the psychological factors involved in optimizing subjective well-being.
 
ANALISIS INTERAKSI PENGGUNA WEBSITE SIAPBAHAGIA BKKBN JATIM SEBAGAI LAYANAN KONSULTASI DIGITAL
SIAPBAHAGIA merupakan layanan konsultasi digital yang dikembangkan oleh BKKBN Jawa Timur untuk mendukung layanan konsultasi keluarga dan kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interaksi pengguna serta mengevaluasi efektivitas website SIAPBAHAGIA berdasarkan data laporan performa yang mencakup jumlah kunjungan harian, mingguan, dan bulanan, jumlah klik pada fitur, serta penggunaan layanan konsultasi dan literasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan analisis data yang divisualisasikan dalam bentuk grafik menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah klik dan interaksi pengguna mengalami fluktuasi sepanjang tahun, dengan puncak tertinggi terjadi pada bulan Januari dan Agustus. Layanan medis memiliki tingkat penggunaan tertinggi dibandingkan layanan psikolog dan program, mengindikasikan bahwa kebutuhan kesehatan lebih mendesak dibandingkan aspek psikologis. Namun, rendahnya keterlibatan pengguna dalam layanan psikolog dan program menunjukkan perlunya peningkatan kesadaran dan promosi lebih lanjut. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan wawasan mengenai pola interaksi pengguna dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas layanan SIAPBAHAGIA
PELATIHAN PEMBUATAN KOMPOS ORGANIK DARI FESES SAPI DIPERKAYA LIMBAH KULIT KOPI DI DESA KEMIRI KEC JABUNG MALANG
Masyarakat Desa Kemiri mempunyai potensi untuk produksi kompos dari limbah feses sapi perah dengan kombinasi dari limbah kulit kopi. Namun umumnya masyarakat Desa kemiri belum paham proses pembuatan kompos. Kemanfaatannya dapat mengurangi pencemaran lingkungan. Selain itu penggunaan kompos dalam jangka panjang dapat memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Melihat potensi yang ada itu pengabdi ingin membantu melatih masyarakat di Desa Kemiri kec Jabung terkait pengolahan pupuk kompos dari kedua limbah yaitu feses sapi dan limbah kulit kopi. Tujuan kegiatan ini untuk mendampingi para peternak sapi perah dan petani kopi berupa transfer teknologi tentang pembuatan kompos dari feses sapi yang difortifikasi limbah kulit kopi sebagai upaya mewujudkan system pertanian yang berkelanjutan. Metode pengabdian yang digunakan yaitu dengan memberi pelatihan dan pendampingan. Kepada 20 peternak sapi perah atau petani kopi. Pelatihan diberikan untuk meningkatkan ketrampilan dalam membuat kompos berbahan feses sapi dengan penambahan limbah organic kulit kopi. Sedangkan pendampingan diberikan bagi peternak sapi perah dan petani kopi yang sungguh sungguh mau mengolah limbahnya dan digunakan untuk meningkatkan produksi kopi ataupun rumput sebagai pakan ternak. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan membandingkan peningkatan persentase pengetahuan dan ketrampilan sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil diperoleh bahwa kegiatan pelatihan dan pendampingan pembuatan kompos dengan fortifikasi limbah kulit kopi yang telah dilakukan di Desa Kemiri Jabung berjalan dengan baik dan lancar. Kesimpulan bahwa hasil kegiatan pelatihan dan pendampingan mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peternak sapi perah dan petani kopi terkait pembuatan kompos sebesar 150% dan Kompos yang dihasilkan sudah memenuhi SNI 19-7030-2004
PROMOSI KESEHATAN DENTAL: UPAYA MENINGKATKAN KEBERSIHAN MULUT MELALUI BUAH-BUAHAN LOKAL PADA MASYARAKAT DESA SRENGAT, BLITAR
Kesadaran akan kesehatan gigi dan mulut mempunyai dampak yang signifikan terhadap peningkatan angka harapan hidup di seluruh dunia. Bebannya semakin tidak seimbang di negara-negara berpendapatan rendah dan menengah. Menurut Riskesdas 2018, permasalahan kesehatan gigi dan mulut di Indonesia sebesar 57,6%. Prevalensi karies di Provinsi Jawa Timur meningkat sebesar 54,22% pada tahun 2018. Peningkatan ini tidak terlepas dari konsumsi makanan instan dan minuman berenergi yang dapat menyebabkan suasana asam pada rongga mulut sehingga menyebabkan prevalensi risiko karies. Promosi kesehatan gigi ini dilakukan di Jemaah Ta’lim Sabilu Taubah Gus Iqdam, Blitar, Jawa Timur, Indonesia, pada tanggal 16 Desember 2024 untuk meningkatkan kebersihan mulut mereka melalui penggunaan buah-buahan lokal yang terdapat di Srengat, Blitar. Cara sosialisasi ini ditujukan kepada masyarakat yang menggunakan modus offline (langsung). Buah-buahan lokal yang banyak ditemui di Srengat Blitar adalah nanas. Buah nanas diklaim sebagai buah yang dapat meningkatkan self-cleansing. Disclosing agent akan membuat masyarakat mengetahui kategori kebersihan mulut mereka karena disclosing agent ini berfungsi sebagai penanda pada gigi mereka. Setelah mengetahui tentang kebersihan mulut, maka mereka dapat meningkatkan kebersihan mulut dengan mengonsumsi nanas sebagai bahan pembersih diri. Sosialisasi kesehatan gigi ini akan meningkatkan kebersihan mulut sehingga dapat menurunkan angka kejadian karies
PELATIHAN PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN MAHASISWA MENGHADAPI KULIAH KERJA NYATA DI WILAYAH DESA PESISIR
Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang melibatkan mahasiswa tingkat akhir dalam mendukung pembangunan di wilayah tertentu, termasuk desa pesisir. Tantangan yang dihadapi mahasiswa saat menjalankan KKN di wilayah pesisir meliputi keterbatasan fasilitas, perbedaan budaya, dan kondisi sosial ekonomi yang khas. Artikel ini mendeskripsikan pelaksanaan pelatihan pengembangan kepribadian mahasiswa dalam mempersiapkan mereka menghadapi KKN di wilayah desa pesisir. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, empati, dan adaptabilitas mahasiswa. Metode yang digunakan mencakup ceramah, diskusi kelompok, simulasi, dan evaluasi. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa seluruh peserta berasal dari dua Fakultas yang berbeda, FMIPA dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, terdiri dari 4 Program Studi, yaitu program studi Oseanografi, Statistika, Manajemen, dan Akuntansi. Berdasarkan evaluasi, 85% peserta merasa lebih percaya diri dan siap menghadapi KKN di wilayah pesisir. Pelatihan ini sangat efektif dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan kepribadian yang dibutuhkan untuk menjalankan perannya secara optimal selama KKN. Perubahan mindset merupakan reaksi dari adaptasi mahasiswa terhadap berbagai permasalahan pembangunan yang ditemukan sejak awal pelaksanaan hingga berakhirnya program kerja mahasiswa