Open Journal Systems of University of Muhammadiyah Gresik
Not a member yet
    4732 research outputs found

    Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Perusahaan

    Full text link
    This study aims to prove the effect of good corporate governance as proxied through independent commissioners, institutional ownership, managerial ownership and audit committees on company performance by manufacturing companies listed on the Bursa Efek Indonesia in 2019-2021. The independent variables used are independent board of commissioners as measured by comparing the number of independent commissioners and the total number of commissioners, then institutional ownership as measured by comparing the number of shares owned by the institution and the number of shares outstanding, then managerial ownership as measured by comparing the number of shares managerial ownership and the number of shares outstanding, and the audit committee as measured by the number of audit committees. The dependent variable used is company’s performance as measured using the Return On Assets (ROA) by comparing the amount of net profit after tax and total assets. Test were carried out using SmartPLS. The results obtained from this study are the independent commissioners and the aduit committee have a significant effect on company performance, while institusinal ownership and managerial ownership have no significant effect on company performance

    PENINGKATAN PENGETAHUAN GIZI DAN PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PROGRAM “DAPUR SEHAT ATASI STUNTING” DI DESA TIREMENGGAL

    Full text link
    Desa Tiremenggal, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, menghadapi permasalahan stunting yang signifikan, dengan prevalensi mencapai 19,2% pada tahun 2022. Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang dapat mempengaruhi pertumbuhan fisik dan mental anak. Melalui kegiatan sosial bertajuk "Dapur Sehat Atasi Stunting" (DASHAT), program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya asupan gizi seimbang dan mengurangi stunting. Kegiatan ini meliputi ceramah, pelatihan pembuatan makanan bergizi dengan bahan lokal, serta diskusi interaktif. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah makanan bergizi serta mendukung upaya pencegahan stunting di Desa Tiremenggal

    PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP KEBERAGAMAN BUDAYA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA KERETA BUDAYA KELAS IV

    Full text link
    Social studies learning in elementary schools regarding cultural diversity is very important for students' initial understanding of the surrounding environment. This study aims to determine the increase in understanding of the concept of cultural diversity by using the cultural train media. The cultural train media is a flashcard media wrapped in the shape of a cultural train so that it can improve the cognitive function and attention of a media. This study uses a quantitative method, namely quasi-experimental, with the design used is Non-Equivalent Control Group Design, namely an experiment involving two groups, one experimental group and one control group. This study was conducted in one of the schools in Tasikmalaya city with a sample of 36 students, 18 students in the control class and 18 students in the experimental class. Based on the results of the N-Gain test, the average value of the experimental class was 83.51 with the "effective" category and the average value of the control class was 42.88 with the "less effective" category. Therefore, it can be concluded that the use of the cultural train learning media is effective in improving the understanding of the concept of cultural diversity of fourth grade students.Social studies learning in elementary schools regarding cultural diversity is very important for students' initial understanding of the surrounding environment. This study aims to determine the increase in understanding of the concept of cultural diversity by using cultural train media. This study uses a quantitative method, namely quasi-experimental, with the plan used is Non-Equivalent Control Group Design, which is an experiment involving two groups, one experimental group and one control group. This study was conducted in one of the schools in Tasikmalaya city with a sample of 36 students, 18 students in the control class and 18 students in the experimental class. Based on the results of the N-Gain test, the average value of the experimental class was 83.51 in the "effective" category and the average value of the control class was 42.88 in the "less effective" category. So it can be concluded that the use of cultural train learning media is effective in improving the understanding of the concept of cultural diversity of grade IV students

    Pengembangan Alat Penanam Padi Otomatis Menggunakan Model Kano

    Full text link
    Aktivitas penanaman padi di Desa Harapan Jaya masih dilaksanakan secara manual. Hal ini dapat mengakibatkan risiko Musculosleketal Disorders (MSDs). Tujuan penelitian ini adalah merancang alat penanam padi yang ergonomis berbasis teknologi untuk meminimalisir risiko MSDs. Penilaian risiko MSDs dilakukan dengan Metode Ovako Working Posture Analysis System (OWAS). Level risiko yang terjadi saat melakukan aktivitas penanaman padi secara manual termasuk dalam level risiko kategori 3, yaitu sikap ini berbahaya pada sistem musculoskeletal, postur kerja mengakibatkan pengaruh ketegangan yang sangat signifikan, sehingga perlu perbaikan segera mungkin. Perbaikan dilakukian dengan merancang alat penanam padi otomatis. Dalam penelitian ini digunakan Model Kano untuk menentukan spesifikasi produk yang dibutuhkan oleh pengguna.  Atribut produk alat penanam padi yang terpilih untuk memenuhi kepuasan pengguna, yaitu kategori must-be terdiri dari fitur penyimpanan barang, fitur pengatur jarak tanam, kemudahan diperasikan dalam tanah berlumpur, dan kemudahan alat untuk dibawa. Kategori one dimensional terdiri dari kepraktisan alat, ketahanan material, keergonomisan ukuran alat, desain minimalis, dan warna yang menarik. Kategori attractive, yaitu terdapat tombol on/off untuk menyalakan alat. Hasil rancangan yang dihasilkan pada penelitian ini adalah alat penanam padi otomatis yang memiliki rangka yang terbuat dari besi hollow galvanis, digerakkan dengan motor listrik, memiliki empat lajur tanam, memiliki warna bervariasi, dan kutinggian alat yang dapat disesuaikan, dan terdapat fitur pengatur jarak tanam

    Kerangka Manajemen Rantai Pasok dalam Ekonomi Sirkular Dengan Pendekatan SCOR: (Studi Kasus : Industri Kerang Hijau Desa Randuboto, Gresik)

    Full text link
    Kabupaten Gresik terutama desa Randuboto menghadapi tantangan serius terkait dengan melimpahnya limbah cangkang kerang hijau yang diakibatkan oleh model rantai pasok yang masih bersifat linier. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan antara pengetahuan teknis pemanfaatan limbah cangkang kerang hijau dan model implemetasi praktis dengan merancang kerangka kerja manajemen rantai pasok sirkular dengan menggunakan pendekatan Supply Chain Operation References (SCOR). Metode yang digunakan meliputi pemetaan proses bisnis dari level 1 hingga 3 untuk setiap aktivitas utama, penentuan atribut kinerja utama, Key Performance Indikator (KPI), indikator keberhasilan dan pemetaan pemangku kepentingan. Hasilnya adalah sebuah kerangka kerja operasional yang komprehensif, terstruktur dan terukur yang siap untuk diimplementasikan untuk mentransformasi limbah cangkang kerang hijau menjadi produk yang memiliki nnilai ekonoi, sekaligus menciptakan peluang ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat desa Randuboto

    PENGARUH PEMBERIAN PUPUK MKP DAN PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASILTANAMAN MELON (Cucumis melo L.)

    Full text link
    Melon merupakan salah satu komoditas yang digemari masyarakat, dalam budidaya melon kebayakan petani hanya menggunakan pupuk kimia atau anorganik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan dan hasil tanaman melon terhadap pemberian kombinasi pupuk kimia (MKP) dan organik (POC). Dilaksanakan pada area ladang Desa Baron, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur, ketinggian tempat 15 Mdpl, dengan jenis tanah grumusol. Penelitian akan dilaksanakan pada bulan Desember 2024 - Maret 2025. Variabel pertumbuhan meliputi : tinggi tanaman, diameter batang dan jumlah daun. Variabel hasil meliputi : bobot buah/petak, bobot buah/ha, diameter buah, brix dan brangkasan basah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor dengan total 6 perlakukan dan 3 ulangan, menggunakan 6 sampel tanaman per petak. Faktor yang digunakan adalah dosis pupuk MKP dan POC dengan masing-masing 3 taraf. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh nyata pada semua variabel pengamatan. Perlakuan tunggal dosis MKP menunjukkan pengaruh nyata pada variabel hasil : berat buah, diameter buah, tingkat kemanisan dan brangkasan. Perlakuan tunggal POC menunjukkan adanya perngaruh nyata pada variabel pertumbuhan : panjang tanaman, jumlah daun dan diameter batang

    PEMANFAATAN LIMBAH TULANG IKAN CAKALANG (Katsuwonus pelamis) SEBAGAI PAKAN UNGGAS

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk melakukan proses pengolahan limbah tulang ikan cakalang menjadi pakan unggas dan menganalisis kandungan gizi pada pakan unggas yang berbahan dasar dari tulang ikan cakalang (Katsuwonus pelamis). Pada penelitian ini terdapat dua proses utama yaitu proses pembuatan tepung tulang ikan dan proses pembuatan pakan unggas. Tepung tulang ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) menjadi bahan baku pembuatan pakan unggas karena memiki kandungan nutrisi yang tinggi. Tepung tulang ikan dalam proses pembuatan pakan unggas ini diperoleh dari bekas pembuangan limbah padat di Pasar Impres Larantuka, dan diproses menjadi tepung tulang ikan secara mandiri. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan di ruang pengolahan Teknologi Hasil Perikanan Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka. Pakan unggas yang dihasilkan selanjutnya dilakukan analisis meliputi kadar air, kadar abu, protein, lemak, karbohidrat dan kalsium. Analisis pakan unggas dilaksanakan dilaboraturium Kimia Pakan Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan UNDANA dan UPT Laboratorium Terpadu UNDANA. Hasil analisis menunjukan kadar air pakan 1(14,4%), pakan 2(19,668%), pakan 3(13,33%), kadar abu pakan 1(9,816%), pakan 2(10,747%), pakan 3(12,719%), kadar protein pakan 1(16,916%), pakan 2(14,740%), pakan 3(15,807%), kadar lemak pakan 1(11,289%), pakan 2(15,017%), pakan 3(15,650%), karbohidrat pakan 1(64,573%), pakan 2(59,496%), Pakan 3(56,824%), kalsium pakan 1(0.911%), Pakan 2(0,994%), Pakan 3(1,404%). Berdasarkan persyaratan mutu SNI 8290-3: 2024, kadar air (maks) 13,00%, kadar abu (maks) 14-15%, kadar protein (min) 16,50%, kadar lemak (min) 3,00%, kadar kalsium (0,70-120%). DAFTAR PUSTAKA Angelia, I.O. (2016) ‘Analisis kadar lemak pada tepung ampas kelapa’, Jurnal Technopreneur (JTech), 4(1), pp. 19–23. AOAC. (1990). Official methods of analysis (15th ed.). Arlington, VA: Association of Official Analytical Chemists Azizah, N., Purnomo, A., & Widodo, W. (2023). Karakteristik Nutrisi Tepung Tulang Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) dan Potensinya sebagai Bahan Pakan Alternatif. Jurnal Nutrisi Ternak Tropis, 6(1), 1-10. Haryati, H., Aslamsyah, S., & Surianti, S. (2009). Pengaruh level karbohidrat dan frekuensi pakan terhadap rasio konversi pakan dan sintasan juvenil Litopenaeus vannamei. Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada, 16(1), 29-34. McDonald, P., Edwards, R. A., Greenhalgh, J. F. D., Morgan, C. A., Sinclair, L. A., & Wilkinson, R. G. (2010). Animal nutrition (7th ed.). Harlow: Pearson Education Limited. Putri, A. M., Ramli, N., & Budi, S. (2022). Optimasi Proses Pembuatan Tepung Tulang Ikan Cakalang untuk Pakan Ternak. Jurnal Teknologi Pangan, 9(3), 189-198. Sampurna, R. (2013). Biokimia gizi: Konsep dan aplikasi dalam pangan dan gizi. Jakarta: Bumi Aksara. Septian, Oktarina, Baiq Yenziza Tri, Djoko Kisworo, and I. (2016) "Pengaruh Jenis Kemasan Dan Lama Penyimpanan Pada Suhu Dingin Terhadap Total Bakteri Dan Organoleptik Ayam Bakar Taliwang." I-SAPI Journal: Integrated and Sustainable Animal Production Innovation 1.2 (2024): 28-41. Siregar, S., & Rasyaf, M. (2010). Nutrisi dan Pakan Unggas. Jakarta: Penebar Swadaya. Sundari, R., Astawan, M., & Andarwulan, N. (2013). Karakterisasi sifat fisik dan kimia tepung analog dari umbi gembili (Dioscorea esculenta). Jurnal Pangan, 22(3), 203–210. Suprapto. 2017. "Pengaruh Pemberian Pakan Mengandung Tulang Ikan Terhadap Kualitas Telur Ayam Petelur. Jurnal Agribisnis dan Teknologi Pangan. Vol 10 (2), hlm 58-64". Suryani, A., Haryanto, B., & Prasetyo, R. (2018). Kandungan mineral tepung tulang ikan cakalang dan aplikasinya dalam pakan unggas. Jurnal Nutrisi dan Pakan, 10(3), 112-118. Syamsir, A., Hidayat, R., & Fitria, N. (2019). Komposisi Nutrisi Tepung Tulang Ikan dan Potensinya Sebagai Bahan Pakan Alternatif. Jurnal Ilmu Ternak, 19(2), 75-83. Utomo, B., Wibowo, S., & Widodo, W. (2019). Potensi Limbah Tulang Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) sebagai Bahan Pakan Sumber Kalsium dan Fosfor pada Ternak Unggas. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 24(1), 1-8. Winarno, F.G. (2015). Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: Gramedi

    Pengaruh Beban Kerja Terha Dan Keseimbangan Kehidupan Kerja Di Instansi X Banjarmasin

    Full text link
    Work-life balance was one of the important aspects in supporting employee productivity and well-being. Excessive workload was often the main factor disrupting this balance, negatively affecting mental health, social relationships, and individual work performance. This study aimed to analyze whether workload affected work-life balance at Institution X in Banjarmasin. The research design used a correlational quantitative approach. The population in this study consisted of 31 people, and data collection was conducted online using Google Forms. The data were then analyzed using simple linear regression analysis. The results indicated a significant negative influence of workload on work-life balance. This means that the higher the workload employees received, the lower their ability to maintain a balance between work and personal life. Based on these findings, it was recommended that the organization improve employees' work-life balance by managing workloads more evenly and providing flexible working hours, enabling employees to better maintain harmony between professional responsibilities and personal interests.&nbsp

    PENGARUH TERAPI TUI NA TERHADAP PERUBAHAN BERAT BADAN BALITA MALNUTRISI (GAN ZHENG) SINDROM DEFISIENSI LIMPA DENGAN STAGNASI MAKANAN

    Full text link
    The Background: Malnutrition in toddlers remains a serious public health issue in Indonesia, with long-term impacts on physical growth, cognitive development, and immune function. Malnutrition involves an imbalance of nutrient intake, broadly categorized into undernutrition (e.g., stunting, wasting, underweight) and overnutrition (e.g., overweight, obesity). A key cause of undernutrition is impaired digestive function, which Traditional Chinese Medicine (TCM) associates with Spleen Deficiency Syndrome with Food Stagnation (脾虚食积, Pí Xū Shí Jī). Tui Na therapy can help improve spleen function and weight gain in malnourished toddlers. Objective: To determine the effect of Tui Na therapy on weight changes in malnourished toddlers (Gan Zheng) diagnosed with Spleen Deficiency and Food Stagnation Syndrome. Methods: This quantitative pre-experimental study used a one-group pre-post-test design. Participants were 20 toddlers aged 1–5 years, selected via purposive sampling from Panti Sehat NPJ, Bekasi, West Java (March–July 2025). Tui Na was administered 6 times over 2 weeks, with weight measured before and after intervention. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test. Results: Mean weight increased from 11.285 kg (SD 1.859) to 11.600 kg (SD 1.959) post-intervention (average gain: 0.315 kg). Wilcoxon test showed p-value = 0.000, indicating a significant difference in weight pre- and post-Tui Na. Conclusion: H₀ rejected, H₁ accepted—Tui Na significantly improved weight in malnourished toddlers with Spleen Deficiency-Food Stagnation Syndrome

    PENGUATAN USAHA KERIPIK BERBASIS PANGAN LOKAL MELALUI INOVASI TEKNOLOGI, PERLINDUNGAN HUKUM, DAN STRATEGI PEMASARAN DI DESA BALONGBENDO KECAMATAN BALONGBENDO KABUPATEN SIDOARJO

    Full text link
    Penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi masyarakat, termasuk pada sektor peternakan sapi perah. Kampoeng Ternak H. Hajir yang terletak di Desa Ngelom Megare, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, merupakan UMKM yang bergerak di bidang peternakan dan pengolahan susu sapi perah. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah lemahnya strategi pemasaran dan terbatasnya kapasitas sumber daya manusia dalam mengelola usaha, khususnya dalam aspek digitalisasi dan penyajian produk secara menarik. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan solusi untuk meningkatkan daya saing UMKM melalui penguatan pemasaran dan peningkatan kapasitas SDM pengelola. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan, diskusi partisipatif, dan pendampingan intensif oleh tim pengabdian. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman mitra terhadap strategi pemasaran, yang tercermin dari hasil pre-test dan post-test: nilai rata-rata pre-test mitra sebesar 54,6 meningkat menjadi 87,3 pada post-test (peningkatan sebesar 59,9%). Selain itu, perubahan nyata terjadi dalam penataan ruang usaha, redesain banner promosi, serta penerapan digital marketing melalui website, GoFood, dan GrabFood. Kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan pengelola dalam mengelola pemasaran secara daring dan menarik, serta diharapkan dapat mendorong peningkatan omzet penjualan secara berkelanjutan

    4,394

    full texts

    4,732

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Journal Systems of University of Muhammadiyah Gresik
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇