Open Journal Systems of University of Muhammadiyah Gresik
Not a member yet
4732 research outputs found
Sort by
PENERAPAN WEBSOCKET PENDETEKSI PENYAKIT PANCAROBA DENGAN SISTEM SENSOR SUHU TUBUH BERBASIS PYTHON
ABSTRAK
Penelitian ini mengembangkan sistem pendeteksi suhu tubuh manusia yang menjadi relevan dalam menghadapi masalah terkait berbagai macam penyakit di Indonesia. Perubahan suhu tubuh manusia menjadi salah satu indikator penting dari berbagai penyakit seperti hipotermia, hiperpireksia, malaria, dan tipes, mengingat musim pancaroba yang mempengaruhi kondisi kesehatan dan memicu peningkatan kasus penyakit menular. hasil pengujian menunjukkan kinerja yang baik. Rata-rata perbedaan waktu pada client 1 - 3 sekitar 0.1. detik, menunjukkan respons cepat dalam mendeteksi suhu tubuh. Hasil deteksi dari client 1 - 3 dapat terbaca dengan jelas pada tampilan Websocket, menegaskan keandalan sistem dalam memberikan informasi suhu tubuh secara akurat dan efisien. Implementasi OpenCV dan protokol Websocket dalam bahasa pemrograman Python memberikan dukungan yang solid untuk keberhasilan sistem ini dalam mendukung pengecekan suhu tubuh secara real-time.
Kata kunci: Websocket, Suhu Tubuh, OpenCV, Python.
ABSTRACT
This research develops a human body temperature detection system that becomes relevant in facing problems related to various diseases in Indonesia. Changes in human body temperature are one of the important indicators of various diseases such as hypothermia, hyperpyrexia, malaria, and typhoid, considering the transition season which affects health conditions and triggers an increase in cases of infectious diseases. The test results showed good performance. The average time difference on clients 1 - 3 is about 0.1. seconds, indicating a quick response in detecting body temperature. The detection results from clients 1 - 3 can be read clearly on the Websocket display, confirming the reliability of the system in providing body temperature information accurately and efficiently. The implementation of OpenCV and Websocket protocols in Python provides solid support for the success of these systems in supporting real-time body temperature checks.
Keywords: Websocket, Body Temperature, OpenCV, Python
Hubungan Jumlah Asupan Harian dan Frekuesi Konsumsi Jajanan dengan Status Gizi Anak Sekolah Dasar di SDN Sukorejo, Sidayu, Gresik
The main factor causing indiscriminate snacking in school children is the lack of commercial effort by the party The purpose of this study is to find out the relationship between the amount of daily intake and frequency of snack consumption with the nutritional status of elementary school children at SDN Sukorejo, Sidayu, Gresik. The type of research used is observational analysis with a sample of 36 respondents determined by the sampling method, namely total sampling. Data collection using a 3x24 recall form, FFQ questionnaire and anthropometric measurements. Data analysis uses the spearman rank test. The results showed that there was no significant relationship between energy intake (Significant = 0.91), carbohydrate intake (Significant = 0.26), protein intake (Significant = 0.09) and nutritional status of elementary school children at SDN Sukorejo, Sidayu, Gresik and the results showed that there was a significant relationship between fat intake (Significant = 0.02) and frequency of snack consumption (Significant = 0.00) with the nutritional status of elementary school children at SDN Sukorejo, Sidayu, Gresik
HUBUNGAN KONSUMSI FAST FOOD DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN STATUS GIZI MAHASISWI FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GRESIK
Obesitas merupakan masalah kesehatan umum di seluruh dunia, bahkan di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Hal ini mempengaruhi negara-negara kaya dan berkembang. Di antara populasi yang kurang aktif, sebanyak 80% penduduk Indonesia termasuk dalam kategori tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan asupan fast food dosen perempuan, tingkat aktivitas fisik, dan status gizi di Universitas Muhammadiyah Gresik. Penelitian observasional analitik dengan menggunakan prosedur basic random sampling dilakukan dengan sampel delapan puluh empat siswi. Formulir FFQ, formulir penarikan kembali makanan (diisi satu kali setiap 24 jam), formulir aktivitas fisik, dan pengukuran status gizi digunakan untuk mengumpulkan data. salah satu metode untuk mengevaluasi prosedur adalah tes spearman. Berdasarkan data yang telah disebutkan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara asupan energi dengan gizi marco, namun tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan status gizi. Penelitian ini juga menemukan adanya korelasi antara asupan protein pada α=0,000, asupan lemak pada α=0,000, dan perilaku rutin makan pada α=0,000, serta konsumsi makanan cepat saji
RELATIONSHIP BETWEEN STRESS LEVEL AND EMOTIONAL EATING WITH NUTRITIONAL STATUS IN HEALTH FACULTY STUDENTS AT MUHAMMADIYAH GRESIK UNIVERSITY
This study found that when a person experiences stress, it will cause a response in the form of emotional eating. Emotional eating is an eating urge that arises in response to negative emotions. This study aims to determine the relationship between stress levels, emotional eating and nutritional status in students of Universitas Muhammadiyah Gresik Faculty of Health. This research was conducted on 81 students of level I, II and III. The measuring instruments used in this study used the Perceived Sources Academy of Stress, the Dutch Eating Behavior Questionnaire (DEBQ) scale, anthropometric data and 2x24 hour Recall. Bivariate analysis was performed using the Spearman Rank test and multivariate analysis using multiple linear regression. Results: 93.8% of respondents experienced severe stress levels, 45.7% of respondents experienced moderate emotional eating and 61.7% of respondents had normal nutritional status. There is a significant relationship between stress levels and emotional eating (Sig. of 0.001 (0.001 <0.05) and there is no significant relationship between stress levels, emotional eating and nutritional status (p = 0.700; p = 0.876). So, it can be concluded that respondents should be able to manage stress well and maintain the intake of food to be consumed
PENINGKATAN INDIVIDUAL DEVELOPMENT PLANS MELALUI PEMBELAJARAN BAGI GURU PONDOK PESANTREN MODERN
Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam pembelajaran melalui Individual Development Plans (IDPs). Metode yang digunakan dalam PkM ini adalah dengan ceramah, pendampingan, dan pelatihan. Hasil PkM ini adalah guru-guru memiliki peningkatan IDPs dalam proses pembelajaran yang terdiri dari perencanaan, manajemen kelas, dan evaluasi pembelajaran
PENGGUNAAN GAMBAR SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KOSAKATA ANAK USIA DINI DI KELURAHAN KEMUTERAN
Kosakata merupakan salah satu komponen inti dalam pembelajaran bahasa Inggris. Pemahaman kosakata dapat dimulai dari anak usia dini karena daya tangkap mereka yang cepat sehingga anak usia dini mudah mempelajari kosakata baru. Pada era digitalisasi yang semakin canggih, gambar menjadi salah satu media yang dapat membantu anak usia dini memahami suatu konsep dan ide yang kompleks. Dalam konteks pembelajaran Bahasa Inggris, gambar dapat menjadi media interaktif dan menarik yang dapat membantu anak usia dini mempelajari kosakata baru. Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan gambar sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman kosakata anak usia dini dalam bahasa Inggris di Kelurahan Kemuteran, Gresik. Metode eksperimen digunakan dengan anak- anak usia dini sebagai sampel pelaksanaan kegiatan. Kegiatan dilaksanakan di Balai Serbaguna Kelurahan Kemuteran pada tanggal 17 dan 24 Maret 2024. Proses pembelajaran melibatkan pengenalan kosakata hewan, warna, dan hobi melalui gambar, diikuti dengan pengulangan untuk memperkuat pemahaman. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman kosakata anak-anak. Kegiatan ini membuktikan bahwa penggunaan gambar sebagai media pembelajaran efektif dalam meningkatkan pemahaman kosakata anak usia dini dalam bahasa Inggris. Kesimpulannya, pendekatan pembelajaran yang interaktif dan inovatif perlu terus dikembangkan untuk mempertahankan minat belajar anak-anak
PELATIHAN PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK BERBASIS MAGGOT ASAL BLACK SOLDIER FLY (Hermetia illucens) DI SDN WUNUT I, PORONG, SIDOARJO
Sampah organik merupakan salah satu jenis sampah dari proses pengolahan makanan, baik selama maupun pasca produksi. Sampah organik yang membusuk dapat menimbulkan cemaran. Cemaran lingkungan akibat sampah organik dapat dicegah dengan pengolahan atau digunakan kembali sebagai sumber pakan bagi larva (maggot) dari black soldier fly (Hermetia illucens, BSF). Maggot dari BSF dapat mengolah sampah organik berjumlah ratusan kali berat tubuhnya dan digunakan sebagai sumber protein bahan pangan hewan. Bekas kotoran maggot (kasgot) dapat digunakan sebagai pupuk organik. Penggunaan maggot dalam pengolahan sampah organik mampu meningkatkan nilai guna sampah, menyediakan sumber pangan ternak dan pupuk. Pemahaman pengolahan sampah organik sangat penting dilakukan sejak dini, khususnya Sekolah Dasar. Hal ini membuat pemahaman siswa terhadap lingkungan menjadi lebih terlatih, selain itu dapat meningkatkan jiwa entrepreneur siswa sejak dini. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pengolahan sampah organik berbasis maggot asal BSF di SDN Wunut I Porong Sidoarjo. Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan dengan kegiatan penyuluhan pada siswa SDN Wunut I terkait jenis sampah dan pengolahannya secara umum. Selanjutnya, siswa mengikuti pelatihan penetasan maggot, pengolahan sampah organik berbasis maggot. Setelah kegiatan berlangsung selama satu bulan dilakukan pelatihan lanjutan dengan kegiatan pengolahan kasgot, pengeringan maggot, pengemasan dan pemanfaatannya. Setelah mengikuti penyuluhan, siswa SDN Wunut I menjadi lebih memahami terkait jenis sampah organik dan non-organik. Setelah kegiatan pelatihan pengolahan sampah organik berbasis maggot BSF, siswa SDN Wunut I dapat mengetahui siklus hidup maggot dan mengimplementasikan pengolahan sampah berbasis maggot BSF. Siswa memahami cara persiapan sampah organik, aplikasinya sebagai pakan maggot, serta pengolahan maggot pasca panen yang dimulai dari pengayakan, pengeringan, dan pengemasan. Siswa juga terlatih untuk membuat kasgot menjadi pupuk. Pelatihan pengolahan sampah organik berbasis maggot BSF di SDN Wunut I Porong Sidoarjo dapat menjadi sumber pengetahuan baru bagi siswa Sekolah Dasar, memperkuat pemahaman pendidikan karakter, khususnya terkait pemeliharaan dan kepedulian lingkungan
PELATIHAN GURU DALAM PENDIDIKAN KESIAPSIAGAAN BENCANA YANG INKLUSIF DI SEKOLAH LUAR BIASA
Guru memiliki peran kunci dalam memastikan keselamatan para siswa selama bencana, namun, untuk menjalankan peran ini dengan efektif, mereka memerlukan pemahaman mendalam tentang pendidikan pengurangan risiko bencana yang inklusif. Peserta didik berkebutuhan khusus dan disabilitas merupakan kelompok yang paling beresiko dalam bencana. Pelatihan pendidikan kesiapsiagaan bencana yang inklusif bagi guru bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang program pembelajaran yang inklusif terkait kesiapsiagaan bencana di Sekolah Luar Biasa. Melalui metode partisipatif dengan pendekatan andragogy, guru-guru dilatih untuk menyusun program pembelajaran individual, dan mengembangkan perangkat pembelajaran yang responsif terhadap kebutuhan peserta didik disabilitas. Pelatihan juga mencakup penyusunan skenario simulasi gempa bumi yang inklusif, di mana peserta belajar untuk merancang jalur evakuasi yang aman dan aksesibel serta merespon kebutuhan siswa dengan berbagai jenis disabilitas. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru terkait kesiapsiagaan bencana yang inklusif, dibuktikan dengan produk perangkat pembelajaran yang dihasilkan selama pelatihan. Pentingnya pelatihan berkelanjutan dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di sekolah
PEMANFAATAN LIMBAH BONGGOL JAGUNG MENJADI TEPUNG BERKUALITAS DALAM MENINGKATKAN POTENSI AGROPERTANIAN DESA SUKAMANAH
Desa Sukamanah memiliki potensi pertanian yang cukup besar, khususnya dalam produksi jagung. Pada bagian jagung terdapat bonggol yang dimanfaatkan sebagai campuran pakan ternak maupun kompos. Limbah bonggol jagung yang tidak termanfaatkan akan menjadi pencemaran tanah dan air sehingga menggangu kesehatan dan pemandangan di desa Sukamanah. Adanya permasalahan tersebut dan kebutuhan ibu-ibu PKK dalam mengolah limbah menjadi tepung yang berkualitas dan bernilai ekonomi. Pelatihan pengolahan limbah bonggol jagung diharapkan dapat menambah pengetahuan terkait pengolahan limbah menjadi bernilai ekonomi serta menambah kemampuan dalam mengolah limbah bonggol jagung menjadi tepung yang berkualitas, serta mengubah tepung berkualitas menjadi cemilan yang bernutrisi tinggi. Para ibu PKK sangat antusias dengan adanya pelatihan pengolahan lombah bonggol jagung menjadi tepung berkualitas dan megubahnya menjadi cemilan berbagai variasi untuk peningkatan nutrisi anak
PENGUATAN KESEHATAN DAN PENDIDIKAN ANAK-ANAK IMIGRAN INDONESIA DI KAMPUNG BARU, KUALA LUMPUR: INISIATIF BERBASIS KOMUNITAS
Anak-anak imigran Indonesia di Kampung Baru, Kuala Lumpur, seringkali kurang mendapatkan akses terhadap pendidikan kesehatan dan layanan pendidikan yang memadai. Pengabdian masyarakat ini berupaya mengatasi permasalahan tersebut dengan metode memberikan pendidikan kesehatan dasar, seperti cara mencuci tangan dan menggosok gigi yang benar, serta bimbingan belajar membaca dan berhitung pada anak-anak di sanggar bimbingan Muhammadiyah Kampung Baru Kuala Lumpur. Hasil pengabdian masyarakat ini, anak-anak di sanggar bimbingan menunjukkan peningkatan dalam mempraktikkan kebiasaan hidup sehat dan kemampuan dasar literasi numerasi. Kesimpulan program pengabdian masyarakat di sanggar bimbingan Muhammadiyah Kampung Baru Kuala Lumpur ini telah membantu anak imigran dalam peningkatan kebiasaan hidup sehat dan kemampuan dasar literasi numerasi. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak imigran dan mempersiapkan mereka untuk masa depan yang lebih baik