Jurnal STT Warga (Sekolah Tinggi Teknologi Warga Surakarta)
Not a member yet
    256 research outputs found

    ANALYSIS OF TENSILE STRENGTH AND HARDNESS OF FC 250 CAST IRON WITH THE ADDITION OF 1% CHROMIUM AS BRAKE SHOE MATERIAL FOR DRUM BRAKES

    Full text link
    Rem merupakan alat yang memiliki fungsi untuk menurunkan kecepatan atau menghentikan suatu kendaraan. Salah satu jenis rem ialah rem tromol dengan komponen utama tromol (brake drum), kampas rem (brake shoe). Besi cor FC 250 merupakan salah satu material yang digunakan brake shoe, dan pada praktiknya material tersebut kurang mampu menahan beban pengereman yang terjadi. Sehingga pada penelitian dilakukan studi penambahan kromium 1 % pada besi cor FC 250 sebagai upaya untuk meningkatkan kekuatan material tersebut. Bahan penelitian ialah FC 250 yang dicampur dengan kromium 1 %. Spesimen uji diproduksi dengan membuat cetakan pasir berbentuk Y block sesuai standar JIS G 5501. Hasil cor diproses sebagai spesimen uji komposisi, uji kekerasan, dan uji tarik. Spesimen uji tarik dibuat dengan merujuk pada standar JIS Z 2201. Target komposisi kromium pada spesimen hasil cor sekitar 1 %. Besi cor kelabu FC 250 dengan penambahan kromium 1 %, dikatakan layak digunakan sebagai material brake shoe apabila kuat tariknya minimal 357,5 N/mm2. Komposisi FC 250 + Cr 1% terdiri atas C = 3,37 %, Si = 1,84 %, Mn = 0,93 %, P = 0,19 %, S = 0,1%, dan Cr = 0,96%. Penambahan kromium 1 % pada besi cor FC 250 memberikan dampak pada kenaikan nilai kekerasan dan kuat tarik hingga 66,4% dan 38,3 %. Besi cor FC 250 + Cr 1% dapat digunakan sebagai alternatif material brake shoe rem tromol, karena nilai kuat tariknya lebih tinggi daripada tegangan maksimum yang terjadi pada brake shoe.A brake is a device that has a function to reduce speed or stop a vehicle. One type of brake is a drum brake with the main component of the drum (brake drum) and brake lining (brake shoe). FC 250 cast iron is one of the materials used by brake shoes, and in practice, the material is less able to withstand the braking load that occurs. So, the study carried out a study of adding 1% chromium to cast iron FC 250 as an effort to increase the strength of the material. The material is FC 250, which will be mixed with 1% chromium. Specimens are cast by making Y-block shaped according to the JIS G 5501 standard. Cast results are processed for composition tests, hardness tests, and tensile test specimens. Tensile test specimens are manufactured according to the JIS Z 2201 standard. The target of chromium in cast specimens is around 1%. FC 250 gray cast iron, adding 1% chromium, is said to be suitable for use as brake shoe material if the tensile strength is at least 357.5 N/mm2. The composition of FC 250 + Cr 1% consists of C = 3.37 %, Si = 1.84 %, Mn = 0.93 %, P = 0.19 %, S = 0.1%, and Cr = 0.96%. The addition of 1% chromium to FC 250 cast iron has an impact on increasing the hardness and tensile strength values by 66.4% and 38.3%. FC 250 + Cr 1% cast iron can be used as an alternative material because its tensile strength is higher than the maximum load that occurs in the brake shoe

    PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENERAPAN ALAT PARUT DAN PEMERAS REMPAH UMKM MINUMAN HERBAL

    Full text link
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan kepada mitra minuman herbal Tempo Doeloe di Ketintang, Kec. Wonokromo Surabaya. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah tentang kesulitan meningkatkan produktivitasnya dalam pemenuhan permintaan produk minuman herbal. Penjualan minuman tradisional pada saat pandemi COVID-19 sempat mengalami kenaikan dikarenakan minuman tersebut berkhasiat dalam menjaga imunitas tubuh. Pelaku usaha gagal dalam mengambil kesempatan itu karena beberapa alasan di antaranya adalah kurangnya inovasi produk dalam upaya meningkatkan produktivitas usaha tersebut. Upaya peningkatan produktivitas dilakukan dengan penerapan teknologi minim kontak yaitu penggunaan alat bantu parut dan pemeras rempah guna meminimalisir kontak tangan pada bahan baku. Alat ini dapat mempercepat proses penghalusan bahan serta untuk menjaga higienitas produk dan mempercepat proses pengemasan. Penerapan alat tersebut hingga akhir pendampingan menghasilkan peningkatan produktivitas sebesar 400% dan penurunan harga pokok produksi, sehingga meningkatkan margin laba usaha produk minuman herbal sebesar 31,3%.This community service activity was carried out for Tempo Doeloe herbal drink partners in Ketintang, Kec. Wonokromo Surabaya. The problem faced by partners is the difficulty of increasing their productivity in fulfilling the demand for herbal drink products. Sales of traditional drinks during the COVID-19 pandemic experienced an increase because these drinks are efficacious in maintaining the body's immunity. Business actors fail to take this opportunity for several reasons, including a lack of product innovation to increase business productivity. Efforts to increase productivity are carried out by implementing minimal contact technology, namely the use of graters and spice presses to minimize hand contact with raw materials. This tool can speed up the process of refining materials as well as maintain product hygiene and speed up the packaging process. The application of this tool until the end of the assistance increased productivity by 400% and a reduction in the cost of production, thereby increasing the profit margin of the herbal beverage product business by 31.3%

    AUTOMATIC TRANSFER SWITCH UNTUK MASJID AMAR MA’RUF PERUMAHAN MOJOSONGO SURAKARTA

    Full text link
    Ketersediaan listrik sebagai pendukung kegiatan di masjid sangat diperlukan, jika terjadi gangguan atau pemadaman listrik bisa berakibat terganggunya aktfitas atau kegiatan yang diselenggarakan di masjid. Penyuplai listrik utama biasanya menggunakan sumber listrik dari PLN, akan timbul masalah jika terjadi gangguan atau pemadaman listrik dari PLN. Otomatisasi pengalih sumber listrik dari PLN ke Genset diperlukan oleh Takmir Masjid Amar Ma’ruf sebagai alat pengalih suplai listrik dari PLN ke Genset secara otomatis jika terjadi gangguan atau pemadaman listrik dari PLN. Untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi mitra Tim PkM memberikan solusi alat otomatisasi pengalih daya dari PLN ke Genset saat terjadi gangguan atau pemutusan daya dari PLN. Hasil perancangan dan pembuatan alat berupa perangkat kendali berbasis mikrokontroller yang diaplikasikan sebagai perangkat pengalih daya Listrik dari PLN ke Genset. Perangkat yang dibuat tim pengabdian telah di lakukan uji coba dan berhasil bekerja dengan baik sesuai rancangan  serta sudah terpasang di Masjid Amar Ma’ruf Perumahan Mojosongo Surakarta. Perangkat Automatic Transfer Switch sudah dapat digunakan dengan baik dan berfungsi menyelesaikan permasalahan penyediaan daya listrik dari Genset dimana pengaktifan Genset dilakukan secara otomatis menggunakan perangkat kendali hasil rancangan Tim PkM.The availability of electricity as a supporter of activities in the mosque is very necessary, if there is a disruption or power outage it can result in disruption of activities or activities held at the mosque. The main electricity supplier usually uses electricity sources from PLN, problems will arise if there is a disruption or power outage from PLN. Automation of switching electricity sources from PLN to Genset is needed by the Amar Ma'ruf Mosque Takmir as a means of switching electricity supply from PLN to Genset automatically in the event of a disruption or power outage from PLN. To solve the problems faced by partners, the PkM Team provides a solution to the automation tool for switching power from PLN to Genset when there is a disruption or disconnection of power from PLN. The results of designing and making a tool in the form of a microcontroller-based control device that is applied as a power switching device from PLN to Genset. The device made by the service team has been tested and has worked well according to the design and has been installed at the Amar Ma'ruf Mosque, Mojosongo Housing Surakarta. The Automatic Transfer Switch device can be used properly and functions to solve the problem of providing electrical power from the generator where the generator's activation is done automatically using the control device designed by the PkM Team

    PEMANFAATAN PROGAM ADAPTASI TEKNOLOGI PADA GOOGLE SPREADSHEETS SEBAGAI MEDIA PENILAIAN UNTUK GURU

    Full text link
    Global world changes have also brought about various increasingly sophisticated technological tools, including in the world of education. It is necessary to improve teacher quality as a balance to the progress of education 4.0, one of which is increasing teacher digital competence. However, the reality on the ground is that there is still a state of technological lag. This research focuses on (1) knowing the intensity of use of digital devices in learning, (2) knowing the computer application programs most often used in learning, and (3) knowing teachers' mastery in using computer application programs for learning. This research used a descriptive survey involving 70 elementary school teachers using random techniques. The data collection instrument is in the form of a questionnaire accompanied by data collection through interviews and observation activities. Results of dedication. This activity was carried out at Gersi Elementary School which is located in Blora District, Blora Regency. The method in this service program is lectures conducted offline in two directions.  The results of this service program are that this teaching materials training assistance is very effective in providing teachers in Blora with knowledge about developing mathematics teaching materials and providing examples and knowledge about teacher creativityPerubahan dunia secara global turut menghadirkan pelbagai alat-alat teknologi yang semakin canggih, termasuk dalam dunia pendidikan. Dibutuhkan peningkatan kualitas guru sebagai penyeimbang kemajuan pendidikan 4.0 ini, salah satunya adalah meningkatkan kompetensi digital guru. Namun, kenyataan di lapangan masih terdapat kondisi ketertinggalan teknologi. Penelitian ini memfokuskan untuk (1) mengetahui intensitas penggunaan perangkat digital dalam pembelajaran, (2) mengetahui program aplikasi komputer yang paling sering digunakan dalam pembelajaran, dan (3) mengetahui penguasaan guru dalam menggunakan program aplikasi komputer untuk pembelajaran. Penelitian ini menggunakan deskriptif survei dengan melibatkan 70 guru sekolah dasar dengan teknik secara acak. Instrumen pengumpulan data berupa angket didampingi pula dengan penjaringan data melalui kegiatan wawancara dan observasi. Hasil penngabdian. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN Gersi yang terletak di Kecamatan Blora Kabupaten Blora. Metode pada program pengabdian ini adalah ceramah yang dilakukan secara luring dua arah.  Hasil pada program pengabdian ini adalah pendampingan pelatihan bahan ajar ini  sangat  efektif  untuk  memberikan  pengetahuan  guru  di Blora tentang  pengembangan  bahan  ajar  matematika  dan  memberikan  contoh dan  pengetahuan  tentang  kreativitas  guru

    PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS PRODUKSI KUE TRADISIONAL PADA UMKM DI DESA METESEH

    Full text link
    Penerapan teknologi tepat guna merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan teknologi tepat guna berupa alat pemeras ampas singkong terhadap peningkatan kapasitas produksi kue tradisional pada UMKM di Desa Meteseh. Singkong merupakan bahan baku utama dalam pembuatan kue tradisional, namun proses manual dalam pemerasan ampas singkong seringkali memakan waktu dan tenaga, serta menghasilkan jumlah produksi yang terbatas. Dengan menggunakan alat pemeras otomatis, diharapkan proses pemerasan dapat dilakukan lebih cepat dan menghasilkan volume ampas yang lebih optimal, sehingga kapasitas produksi dapat meningkat. Uji performa alat pada kegiatan pengabdian ini menggunakan metode eksperimental dengan membandingkan kapasitas produksi sebelum dan sesudah penggunaan alat pemeras singkong. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara dengan pelaku UMKM, serta pengukuran langsung terhadap waktu dan hasil pemerasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat pemeras singkong meningkatkan kapasitas produksi hingga 40% dibandingkan metode manual, sekaligus mengurangi beban tenaga kerja dan waktu pemrosesan. Kegiatan pengabdian ini menyimpulkan bahwa penerapan teknologi tepat guna berupa alat pemeras ampas singkong mampu meningkatkan waktu produksi menjadi 30 menit perproses, dimana proses manual membutuhkan waktu 3-4 jam. Teknologi ini dapat diterapkan secara luas pada industri kecil lainnya untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha.Applying appropriate technology is one solution to increase efficiency and production capacity in micro, small, and medium enterprises (MSMEs). This community service aims to apply appropriate technology, such as a cassava pulp squeezer, to increase the production capacity of traditional cakes in UMKM in Meteseh Village. Cassava is the main raw material in making traditional cakes, but the manual process of squeezing cassava pulp often takes time and effort, and produces limited production. By using an automatic squeezer, it is hoped that the squeezing process can be carried out faster and produce a more optimal pulp volume, increasing production capacity. The performance test of the tool in this community service activity used an experimental method by comparing production capacity before and after using the cassava squeezer. Data were collected through field observations, interviews with UMKM actors, and direct measurements of the time and results of squeezing. The results showed that using a cassava squeezer increased production capacity by up to 40% compared to the manual method while reducing the burden of labor and processing time. This community service activity concluded that applying appropriate technology in the form of a cassava pulp squeezer increased production time to 30 minutes per process, whereas the manual process takes 3-4 hours. This technology can be widely applied to other small industries to increase competitiveness and business sustainability

    DESIGN OF PRINTER SERVICE MONITORING APPLICATION ON FB PRINTER BASED ON WEBSITE

    Full text link
    FB Printer adalah layanan servis printer yang mengalami berbagai masalah dalam sistem monitoring dan pencatatan yang masih manual. Masalah ini sering kali menyebabkan kehilangan atau kerusakan data serta kesulitan dalam proses pencatatan, yang pada akhirnya mengurangi efisiensi dan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem monitoring berbasis web yang mampu memantau perbaikan printer secara real-time, meningkatkan efisiensi pencatatan data, dan meningkatkan kepuasan pelanggan dengan menyediakan notifikasi melalui WhatsApp dan email. Sistem ini dirancang menggunakan metode waterfall untuk memberikan pencatatan data yang lebih efisien dan akurat, serta memungkinkan pelanggan dengan mudah melihat status perbaikan printer. Selain itu, pelanggan juga akan menerima laporan pembayaran melalui midtrans, yang mempermudah proses pembayaran. Sistem ini juga menawarkan diskon sebesar 10% setelah pelanggan melakukan 10 kali servis, sebagai bentuk apresiasi terhadap loyalitas pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini tidak hanya mampu menyediakan pencatatan data perbaikan yang efisien tetapi juga meningkatkan aksesibilitas dan kepuasan pelanggan secara keseluruhan. Diharapkan sistem ini dapat memberikan kemudahan, efisiensi, dan aksesibilitas yang penting bagi kelancaran operasional layanan servis printer di FB Printer, sehingga menciptakan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan dan meningkatkan produktivitas perusahaan.FB Printer is a printer service that experiences various problems in the manual monitoring and recording system. These problems often cause data loss or damage and difficulties in the recording process, ultimately reducing efficiency and customer satisfaction. This study aims to develop a web-based monitoring system that is able to monitor printer repairs in real time, improve data recording efficiency, and increase customer satisfaction by providing notifications via WhatsApp and email. This system uses the waterfall method to provide more efficient and accurate data recording and allows customers to see the status of printer repairs easily. In addition, customers will also receive payment reports via midtrans, which simplifies the payment process. This system also offers a 10% discount after customers have had 10 services as a form of appreciation for customer loyalty. The results of the study show that this system is not only able to provide efficient repair data recording but also increases accessibility and overall customer satisfaction. Hopefully, this system can provide convenience, efficiency, and accessibility, which are important for the smooth operation of FB Printer's printer services, thereby creating a better customer experience and increasing company productivity

    WORKSHOP DIGITAL MARKETING UNTUK SANTRI PONDOK PESANTREN WIRAUSAHA

    Full text link
    Yayasan Usaha Umat Karanganyar (YUUK) adalah yayasan sosial dan pendidikan informal yang berlokasi di dusun Jongkang, Tasikmadu, Karanganyar. Yayasan ini mempunyai unit pendidikan informal yang diberi nama Pondok Pesantren Wirausaha. Pondok Pesantren ini hanya menampung 8 santri yang diutamakan dari keluarga tidak mampu dan putus sekolah. Materi kewirausahaan  di Pondok Pesantren ini adalah desain grafis dan sablon kaos. Santri-santri dididik keterampilan tersebut dan tinggal di asrama selama 1 tahun tanpa dipungut biaya (gratis). Seperti namanya, santri di Pondok Wirausaha ini belajar teori dan praktek agar mampu mandiri berwirausaha dengan mengimplementasikan konsep teaching factory. Hasil pembelajaran praktek berupa kaos, MMT dan produk-produk sablon belum bisa terpasarkan dengan baik karena pemasarannya masih menggunakan cara-cara biasa. Untuk itu, santri pada Pondok Pesantren Wirausaha ini perlu dikenalkan pemasaran digital (digital marketing) melalui kegiatan workshop 5 hari dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) memberi pengertian konsep digital marketing, (2) memberi materi digital marketing dengan nara sumber yang berpengalaman dalam digial marketing, (3) pendampingan dalam pembuatan akun dan memasarkan produk melalui akun tersebut, (4) penetapan target capaian pemasaran 3 bulan dan evaluasi. Hasil workshop mampu meningkatkan sustainability (keberlangsungan) Pondok Pesantren karena dengan implementasi digital marketing, santri-santri bisa menjual hasil karya sablonnya ke ruang digital tanpa batas sehingga meningkatkan potensi penjualan yang lebih besar dan keuntungan finansial yang lebih besar. Dengan keuntungan finansial ini, Pondok Pesantren Wirausaha Yayasan Usaha Umat Karanganyar bisa tetap gratis dan bisa meningkatkan kapasitas santrinya sehingga semakin banyak pemuda-pemuda putus sekolah dan dari keluarga tidak mampu bisa menimba ilmu keterampilan dan kewirausahaan.The Usaha Umat Karanganyar Foundation (YUUK) is a social and informal educational foundation located in Jongkang, Tasikmadu, Karanganyar. It includes an educational unit called the Entrepreneurial Islamic Boarding School, which accommodates only 8 students, focusing on those from underprivileged families and school dropouts. The curriculum covers graphic design and t-shirt screen printing, and students receive this training and live in the dormitory for one year, free of charge.True to its name, the Entrepreneurial Boarding School combines theory and practice to help students become self-reliant entrepreneurs through a teaching factory concept. However, their practical products—such as t-shirts, MMT, and screen-printed items—haven't been marketed effectively, as they still use traditional methods. To address this, students need to learn digital marketing through a 5-day workshop, which includes: 1. Understanding the concept of digital marketing. 2. Receiving digital marketing training from experienced speakers. 3. Getting assistance in creating accounts and marketing products. 4. Setting marketing targets for 3 months and conducting evaluations. This workshop aims to improve the school's sustainability. By learning digital marketing, students can sell their screen-printed products in the vast digital space, increasing sales potential and financial gains. These gains will allow the Entrepreneurial Islamic Boarding School at the Usaha Umat Karanganyar Foundation to continue offering free education and expand its capacity, helping more underprivileged and school dropout youths gain valuable skills and entrepreneurship knowledge

    REVITALISASI KOLAM IKAN TERNAK DAN TAMAN DESA TEJOMOYO, TELUKAN, GROGOL SUKOHARJO PADA KKN TEMATIK STT WARGA SURAKARTA

    Full text link
    ABSTRAK Kuliah kerja nyata tematik (KKNT) adalah program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa dengan berfokus pada tema atau isu tertentu, KKNT bertujuan supaya mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan serta keterampilan yang telah diperoleh selama perkuliahan sehingga dapat menjadikan perubahan atau pembangunan yang berkelanjutan. Permasalahan yang ditemui setelah dilakukan survei dan diskusi dengan warga desa Tejomoyo Kelurahan Telukan adalah taman desa, kolam ikan desa yang sebelumnya dikelola oleh kelompok wanita tani (KWT) tersebut mangkrak dan terbengkalai. Sehingga fokus utama dengan penerapan program kerja revitalisasi kolam ikan ternak dan taman desa menuju kemandirian ketahanan pangan. Hasil dari kegiatan ini adalah berfungsi kembali taman desa untuk berkumpul menumbuhkan kekeluargaan antar warga dan kolam ikan patin beserta sirkulasi pengelolaan air kolam berfungsi dengan baik. Selain itu juga berpartisipasi terhadap kegiatan Desa, seperti rembuk stanting, gerak jalan, pembagian bantuan sosial. Mahasiswa KKNT ikut berkontibusi dengan karangtaruna setempat dalam kegiatan-kegiatan Karangtaruna, seperti tirakatan menyambut kemerdekaan RI yang ke- 79 dan gerak jalan warga Tejomoyo RT01 RW13.ABSTRACT Thematic real work lectures (KKNT) are community service programs carried out by students by focusing on certain themes or issues, KKNT aims to enable students to implement the knowledge and skills that have been acquired during lectures so that they can make change or sustainable development. The problems encountered after conducting surveys and discussions with residents of Tejomoyo village, Telukan Subdistrict, were that the village park and village fish pond which were previously managed by the women's farmer group (KWT) were stalled and neglected. So the main focus is implementing the work program to revitalize livestock fish ponds and village parks towards food security independence. The result of this activity is that the village park is functioning again for gathering to foster kinship between residents and the catfish pond along with the circulation of pond water management is functioning well. Apart from that, they also participate in village activities, such as standing meetings, walking, distributing social assistance. KKNT students contributed to the local Karangtaruna in Karangtaruna activities, such as the tirakatan to welcome the 79th independence of the Republic of Indonesia and the Tejomoyo RT01 RW13 community walk

    IMPROVING THE MANAGEMENT AND COMPETENCE OF DYNAMO WORKSHOP TECHNICIANS THROUGH THE DESIGN OF A LINEAR ACTUATOR-BASED BEARING RELEASE PULLER

    Full text link
    This activity aims to improve workshop management and technician competence in the dynamo maintenance field by designing an innovative tool in the form of a linear actuator-based bearing removal puller. Dynamo workshops often face challenges in the bearing removal process, which is time-consuming, requires a lot of energy, and is prone to causing damage to dynamo components. Therefore, to overcome these problems, an automatic bearing removal tool using linear actuator technology was developed. This tool is expected to increase the work efficiency of technicians by speeding up the bearing removal process, reducing the risk of component damage, and increasing work safety. This activity has three stages: preparation, implementation, and evaluation in its development using an experimental approach and training skills, where tools designed based on the needs of industrial partners Kalimasada at Sukoharjo Regency were tested and continued with training on the use of tools and providing reinforcement on workshop management. The results show that using a linear actuator-based bearing release puller can reduce the release time faster to increase technician confidence in performing dynamo maintenance. Thus, this innovation significantly improves dynamo workshop operational management and technician competence.Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan manajemen bengkel dan kompetensi teknisi dalam bidang perawatan dinamo melalui perancangan alat inovatif berupa penarik pelepas bearing berbasis linear actuator. Bengkel dinamo sering menghadapi tantangan dalam proses pelepasan bearing yang memakan waktu lama, membutuhkan tenaga yang besar, dan rentan menyebabkan kerusakan pada komponen dinamo. Oleh karena itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut, dikembangkanlah sebuah alat bantu pelepasan bearing otomatis dengan menggunakan teknologi linear actuator. Alat ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja teknisi dengan mempercepat proses pelepasan bearing, mengurangi resiko kerusakan komponen, dan meningkatkan keselamatan kerja. Kegiatan ini memiliki tiga tahapan, yaitu; persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam pengembangannya menggunakan pendekatan eksperimen dan pelatihan ketrampilan, dimana alat yang dirancang berdasarkan kebutuhan mitra industri Kalimasada di Kabupaten Sukoharjo diujicobakan dan dilanjutkan dengan pelatihan penggunaan alat dan pemberian penguatan tentang manajemen bengkel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat bantu pelepas bearing berbasis linear actuator mampu mengurangi waktu pelepasan lebih cepat sehingga dapat meningkatkan kepercayaan diri teknisi dalam melakukan perawatan dinamo. Dengan demikian, inovasi ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan manajemen operasional bengkel dinamo dan kompetensi teknisi

    ANALYSIS OF INSULATION RESISTANCE, RATIO, BURDEN, WINDING RESISTANCE AND KNEE POINT TEST ON CURRENT TRANSFORMER (CT) TO REDUCE CT ERROR AT MEDIUM VOLTAGE

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menilai beberapa karakteristik penting CT. Serangkaian uji coba digunakan untuk melakukan evaluasi ini. Karakteristik tersebut mencakup tingkat isolasi listrik, akurasi rasio transformasi, daya tahan beban sekunder, hambatan kumparan sekunder, serta titik saturasi magnetik atau yang dikenal dengan istilah knee point. Data diperoleh melalui telaah pustaka, observasi langsung di lapangan, serta wawancara dengan praktisi berpengalaman. Hasil uji menunjukkan bahwa nilai-nilai yang diukur masih sesuai dengan standar yang berlaku. Oleh karena itu, CT dapat digunakan untuk keperluan pengukuran listrik dan proteksi sistem distribusi. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman terhadap sifat dan pengujian CT yang sesuai standar.This research aims to assess several key attributes of CT through a series of tests. These attributes include the level of electrical insulation, the accuracy of the transformation ratio, the resistance of the secondary load, the resistance of the secondary coil, and the magnetic saturation point, commonly referred to as the knee point. Data were gathered through literature reviews, direct field observations, and interviews with experienced professionals. The test results indicate that the measured values remain compliant with relevant standards. Therefore, CT can be used to protect electrical measurement and distribution systems. This study is expected to enhance understanding of the properties and testing of CT in accordance with standards

    218

    full texts

    256

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal STT Warga (Sekolah Tinggi Teknologi Warga Surakarta)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇