Jurnal STT Warga (Sekolah Tinggi Teknologi Warga Surakarta)
Not a member yet
256 research outputs found
Sort by
PELAKSANAAN DISINFEKSI MENGGUNAKAN METODE FOGGING ELECTRIC SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN DAN PENCEGAHAN PENYEBARAN VIRUS COVID-19
Saat ini hampir semua negara di dunia terjangkit virus corona baru SARS-CoV-2 atau penyakit Covid-19, tak terkecuali Indonesia. Sehingga perlu adanya tindakan nyata yang harus dilakukan untuk menanggulangi penyebaran virus corona. Telah dilakukan kegiatan disinfeksi menggunakan metode fogging dengan bantuan alat fogging electric 600W sebagai salah satu upaya penanggulangan dan pencegahan penyebaran virus covid-19, tujuan diadakannya program ini adalah untuk ikut berpartisipasi dalam pencegahan penyebaran virus covid-19 khususnya di daerah Bulakrejo, Sukoharjo dan desa Kadipiro, Surakarta. Terdapat empat tahapan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu tahap I: survey dan perizinan kepada pihak RW, tahap II: persiapan alat dan cairan disinfeksi, tahap III: pelaksanaan kegiatan disinfeksi dan tahap IV: evaluasi dan serah terima alat. Dari hasil kegiatan pengabdian tersebut didapat kesimpulan bahwa masyarakat memberikan respon yang positif terhadap kegiatan tersebut selain itu ada harapan dari masyarakat untuk mengadakan kegiatan serupa secara rutin dan berkelanjutan. Selain itu upaya kewaspadaan, pencegahan dan pengendalian COVID-19 di Lingkungan Bulakrejo dan Kadipiro merupakan bentuk wujud nyata yang dapat kami lakukan untuk mengabdi dan berperan serta dalam membantu memutus mata rantai penyebaran COVID-19
RANCANGAN PENGABDIAN DALAM PEMBUATAN TEMPAT TIDUR TINGKAT TERINTEGRASI MEJA BELAJAR DI PONDOK PESANTREN
Pondok Pesantren adalah salah satu jenis tempat pendidikan formal maupun non formal yang selain memberi materi pelajaran agama juga mengajarkan adab hidup sehari-hari sehingga siswa/santri harus menginap di asrama selama proses pendidikan. Untuk itu, selain sarana prasarana pendidikan, pondok pesantren juga harus menyediakan sarana prasarana kehidupan sehari-hari seperti kamar dan tempat tidur, dapur, sarana olah raga dan lain sebagainya. Karena keterbatasan lahan dan bangunan, satu ruang asrama biasanya dihuni oleh 30-40 santri dengan menggunakan tempat tidur bertingkat. Karena ruang kamar asrama yang kurang memadai, santri biasanya belajar, membaca, mengerjakan Tugas Sekolah di atas tempat tidur. Untuk memberi kenyamanan dalam belajar santri, maka meja belajar yang dirancang terintegrasi dengan tempat tidur untuk menghemat ruang sangat penting untuk dilakukan. Rancangan tempat tidur tingkat terintegrasi dengan meja belajar berbahan dasar baja siku yang bisa dibongkar pasang dengan mudah karena system sambungannya dengan mur-baut. Alas tidur bagian bawah bisa dipisah setengah, lalu dilipat ke arah tiang tempat tidur dan meja belajar bisa didapatkan dengan membuka lipatan berikutnya. Desain ini digunakan untuk program pengabdian yang melibatkan kerjasama bengkel las Sumber Rejeki desa Sawahan, Jaten dan Pondok Pesantren Wirausaha Masjid Fatimah Ar Royyan desa Jongkang, Buran, Karanganyar
PENGARUH FEEDRATE TERHADAP PENGUJIAN UJI TARIK DAN STRUKTUR MIKRO SAMBUNGAN SEJENIS ALUMINIUM 7075 DENGAN METODE FRICTION STIR WELDING
Pengelasan Friction stir welding adalah salah satu proses solid-state welding, dimana pada saat proses menimbulkan gaya gesek pada logam serta panas dari alat yaitu shoulder yang di letak ujungnya terdapat pin berputar bergerak di sepanjang permukaan. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan feed rate terhadap pengujian tarik dan struktur mikro dengan metode pengelasan friction stir welding menggunakan material sejenis aluminium 7075, dan variasi feed rate yang digunakan adalah 24 mm/menit, 42 mm/menit dan 55 mm/menit. Dari data yang didapat bahwa hasil pengujian tarik pengelasan Friction Stir Welding (FSW) pada material aluminium 7075 kekuatan tarik tertinggi dihasilkan variasi feed rate 55 mm/menit yaitu sebesar 219,32 Mpa dan nilai kekuatan tarik terendah dihasilkan feed rate 24 mm/menit yaitu sebesar 113,67 Mpa. Sedangkan pada uji struktur mikro semakin kecil feed rate yang digunakan maka struktur pada sambungannya semakin kecil dan rapat dan semakin besar feed rate yang digunakan maka struktur pada sambungannya akan membesar
PENGARUH VARIASI DWELL TIME DAN CROSS ANGLE TERHADAP STOP PAKAN PADA PROSES PERTENUNAN DI MESIN TENUN AIR JET LOOM TOYOTA JAT 810 E-SHED
Permasalahan yang sangat serius pada proses pembuatan kain tenun dengan Air Jet Loom atau sering disebut mesin tanpa teropong (Shuttlelless Loom) adalah banyak sedikitnya stop pakan, hal ini akan mempengaruhi kualitas kain dan banyak sedikitnya produksi berupa kain yang dihasilkan mesin tenun pada proses pertenunan sebagai bahan bakunya berupa benang TC 45’S.
Kualitas produk akan memberikan dampak positif pada perdagangan, melalui dua cara yaitu dampak terhadap biaya produksi dan dampak terhadap pendapatan. Dampak terhadap biaya produksi terjadi melalui proses pembuatan produk yang memiliki derajat akurasi yang tinggi terhadap standart yang disepakati. Sehingga beban dari tingkat kerusakan atau cacat produk berkurang. Dampak terhadap peningkatan pendapatan terjadi melalui peningkatan penjualan atas produk yang berkualitas dan berharga tinggi [1].
Tujuan Penelitian Untuk mendapatkan variasi dari Dwell Time dan Cross Angle berpengaruh terhadap stop pakan, sehingga diperoleh nilai produksi atau peningkatan produksi pada proses pembuatan kain tenun dibandingkan dengan sebelum divariasikan / dikombinasikan.
Metode yang digunakan adalah metode eksperimen faktor a x b dipakai dalam merancang eksperimen. Alasan pemilihan metode ini adalah cukup efisien. Dengan kata lain, metode ini membutuhkan jumlah percobaan yang cukup dibandingkan sekalipun eksperimen yang klasik. Hal ini dimungkinkan oleh pemakaian eksperimen ini. dan bisa dilakukan apabila terjadi interaksi antara faktor yang satu dengan faktor yang lainnya
ANALISIS VARIASI KETEBALAN CORE KOMPOSIT SANDWICH SERBUK TEMPURUNG KELAPA LIMBAH TERHADAP SIFAT MEKANIK : Komposit Serbuk Tempurung Kelapa Limbah
Tempurung/batok kelapa merupakan jenis limbah yang produktivitasnya cukup banyak, namun secara nilai ekonomis belum banyak termanfaatkan. Sampai saat ini penggunaanya baru berkisar pada unsur seni/hiasan, bahan bakar pengganti kayu atau bahkan dibuang saja sebagai sampah yang tidak bisa dimanfaatkan lagi, sehingga memicu polusi lingkungan. Keunggulan yang dimiliki oleh tempurung kelapa mudah didapat, ramah lingkungan, tidak beracun, harga murah dan memiliki tingkat kekerasan yang cukup baik. Berbagai kajian potensi limbah tempurung kelapa tengah dioptimalkan sebagai bahan komposit, sehingga mempunyai nilai ekonomi yang lebih baik. Tujuan penelitian ini mengkaji tentang variasi ketebalan core komposit sandwich serbuk limbah tempurung kelapa terhadap kekuatan bending dan ketangguhan impaknya. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen destruktif dengan variasi ukuran tebal core komposit tempurung kelapa-resin sebagai variabel bebas (independent), kekuatan mekanik sebagai variabel terikat (dependent) dan resin BQTN 157 sebagai variasi kontrol. Tahap pengujian untuk mengetahui kekuatan bending mengacu pada ASTM D-6272 dengan metode four pont bending dengan dimensi spesimen panjang 127 mm, lebar 12,7 mm dan variasi tebal core, sedangkan untuk pengujian impact izod mengacu pada ASTM D-5941 dengan dimensi spesimen panjang 80 mm, lebar 10 mm dan tebal yang divariasikan. Hasil kajian penelitian ini, diketahui bahwa kekuatan bending komposit serbuk limbah tempurung kelapa dengan tebal core 2 mm sebesar 46,14 MPa, sedangkan untuk ketangguhan impak dengan tebal core 6 mm dengan nilai 3885,21 (kJ/m²). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tebal core komposit serbuk tempurung kelapa limbah dapat menurunkan nilai kekuatan bending sebesar 3,8%, sedangkan semakin tebal core komposit dapat meningkatkan nilai ketangguhan impak sebesar 6,27%
Perancangan Dan Pembuatan Mesin 3D Printer Tipe Cantilever
Teknologi 3D printing termasuk dalam metode manufaktu rbaru yang disebut dengan metode additive manufacturing. Metode ini mempunyai cara kerja menumpuk material untuk membuat sebuah objek 3 dimensi. Penelitian dalam bidang desain dan assembly mesin 3D printer masih belum banya kdilakukan. Pada umumnya, mesin-mesin 3D printer yang digunakan memiliki paling tidak 5 motor stepper, yaitu sumbu X 1 buah, sumbu Y 1 buah, sumbu Z 2 buah serta motor ekstruder 1 buah. Paper ini akan membahas mengenai alternative desain mesin 3D printer FFF dengan model cantilever yang menggunakan 4 motor stepper sehingga lebih hemat komponen. Proses desain dan assembly 3D printer tipe cantilever menghasilkan mesin dengan area kerja 200 x 200 x 200 mm dan ketelitian 0,1 mm. Mesin 3D printer yang didesain memiliki komponen utama berupa komponen mekanik dan elektrik. Komponen mekanik terdiri dari frame, linear guide, bracket, leadscrew, pulley dan timing belt. Komponen elektrik terdiri dari controller, lcd, motor stepper, limit switch, soket serta power supply. Dengan meminimalisir jumlah motor stepper yang digunakan, maka desain 3D printer tipe cantilever dinilai lebih ekonomis dengan desain yang minimalis. Mesin seperti ini cocok digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang bersifat mobile. 3D printer ini kedepan akan dimanfaatkan untuk melakukan pelatihan kepada masyarakat untuk memperkenalkan teknologi manufaktur baru, yaitu proses cetak 3 dimensi
Peningkatan Kualitas Juru Las Bengkel Las Rumah Tangga Melalui Pelatihan Dan Sertifikasi
Banyak juru las industri rumah tangga yang bisa mengelas secara otodikdak namun tidak menguasai teknik pengelasan yang sesuai standard yang ditetapkan oleh asosiasi pengelasan. Untuk itu, tim pengabdian kepada masyarakat Jurusan Teknik Mesin Universitas Sebelas Maret Surakarta bekerja sama dengan Inlastek Welding Institute Surakarta malaksanakan pelatihan juru las untuk meningkatkan mutu produk bengkel las rumah tangga. Pelaksanaan pelatihan pengelasan ini dilakukan dengan standard ISO 9606-1-2013. Pelatihan pengelasan ini dilakukan selama 2 hari di mana materi pelatihan teori diajarkan oleh tim pengabdi UNS karena mempunyai sertifikat Welding Engineer sedangkan materi pelatihan praktek dan uji sertifikasi dilakukan di Inlastek Welding Institute. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan pengelasan terutama pengelasan dalam mengelas pelat yang tebal. Selain itu, juru las juga menjadi mengenal jenis-jenis teknik pengelasan yang lebih canggih daripada teknik pengelasan yang ada di bengkelnya
Rancang Bangun Mesin Pencacah Rumput Untuk Peningkatan Efektivitas Konsumsi Pakan Ternak Di Sukoharjo
Kebutuhan akan rumput gajah untuk pakan ternak di desa Curidan, Sukoharjo terus meningkat, hal tersebut berbanding lurus dengan populasi sapi yang juga meningkat. Rumput harus disediakan peternak sebagai pakan utama ternak setiap harinya, akan tetapi tingkat efektivitas konsumsi pakan ternak masih kurang. Kebanyakan peternak masih menggunakan proses pencacah rumput secara konvensional. Sehingga apabila rumput dalam jumlah yang cukup banyak maka dibutuhkan waktu dan tenaga yang lebih banyak. Tujuan dilaksanakannya pengabdian masyarakat dengan menciptakan mesin tepat guna untuk membantu peran manusia dalam proses pencacah rumput dengan menggunakan mesin Pencacah. Mesin ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi produksi pakan ternak. Hasil program menunjukkan bahwa rata-rata kapasitas produksi mengalami peningkatan sebesar 250% dari 200 kg/jam menjadi 500 kg/jam. Penggunaan mesin baru tetap bisa menjaga kualitas pada rumput sebagai sumber protein. Singkatnya, program pengabdian masyarakat telah memberikan perubahan positif dalam hal peningkatan efektivitas proses pencacahan pakan ternak bagi peternak sapi di desa Curidan, Parangjoro, Grogol, Sukoharj
PENERAPAN PENGECATAN POWDER COATING FLUIDS PADA PERBAIKAN GEROBAK SAMPAH DI KELURAHAN SERENGAN SURAKARTA: APPLICATION OF POWDER COATING FLUIDS PAINT ON WASTE CART REPAIR AT SURAKARTA SERENGAN NEIGHBORHOOD
Gerobak sampah merupakan sarana kebersihan yang berfungsi mengangkut sampah lingkungan masyarakat kelurahan serengan pada khususnya. Alat tersebut bermanfaat kepada kesehatan lingkungan bisa terhindar dari polusi udara. Dewasa ini penggunaan gerobak sampah lebih tinggi dari pada perawatannya. Ada 2 gerobak sampah yang dalam kondisi rusak, keropos dan tidak layak pakai. Pada kegiatan ini bertujuan untuk melakukan perbaikan kondisi gerobak sampah yang dititik beratkan kepada pengecatan serbuk. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini meliputi survei di kelurahan serengan, pembongkaran, pengelasan dan pengecatan sistem serbuk. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah 2 gerobak sampah yang sudah diperbaiki dan layak pakai, dan menyerahkan kembali ke petugas sampah untuk dioperasikan secara nyaman dan aman serta sehat. Disamping itu juga mampu membangkitkan motivasi kepada warga untuk gemar buang sampah pada tempatnya
KAJIAN DEBIT ALIRAN SISTEM HIDROPONIK OVERFLOW BERDASARKAN ANALISA ANNOVA
Hidroponik dewasa ini sudah banyak dikenal karena efisiensi dalam pelestarian lingkungan. Kualitas hasil tanaman hidroponik dipengaruhi oleh kecermatan dalam mengatur nutrisi dan debit alirannya. Permasalahan utama adalah ketersediaan lahan tetapi kurangnya pemahaman bercocok tanam dan perawatan hidroponik. Kebanyakan masyarakat sibuk dengan kegiatan rutinitasnya dan menganggap kurangnya waktu dan tenaga dalam pengelolaan berhidroponik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis faktor yang memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas debit aliran nutrisi. Selain itu juga untuk mengetahui nilai persentase kontribusi tiap faktor tertinggi yang berpengaruh terhadap kualitas debit aliran nutrisi. Metode yang diterapkan adalah menentukan komposisi debit aliran terbaik dari komposisi 4 faktor pada 3 level pada tinggi pipa out pompa (cm), diameter pipa out pompa (inchi), jumlah pot (pcs), diameter pipa wadah pot (inchi) berdasarkan pengujian L9 orthogonal array taguchi dan analisis Annova. Hasil yang dicapai adalah faktor A tinggi pipa out pompa (cm) dan B diameter pipa out pompa (inchi) yang memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas debit aliran nutrisi. Dan nilai persentase kontribusi tiap faktor tertinggi yang berpengaruh terhadap kualitas debit aliran adalah tinggi pipa out pompa (cm) senilai 0.435