Jurnal STT Warga (Sekolah Tinggi Teknologi Warga Surakarta)
Not a member yet
256 research outputs found
Sort by
PELATIHAN PENGGUNAAN DAN PEMELIHARAAN STANDING FRAME UNTUK TERAPIS YAYASAN PANGON UTOMO SURAKARTA
Standing frame dibutuhkan oleh Yayasan Pangon Utomo untuk manajemen postural anak penyandang cerebral palsy. Hasil identifikasi masalah dan penelitian yang dilakukan penulis terkait dengan tema kegiatan ini menunjukkan bahwa dibutuhkan standing frame yang sesuai kebutuhan terapis untuk manajemen postural anak penyandang cerebral palsy dalam posisi berbaring, duduk dan berdiri. Standing frame dibuat adjustable menggunakan actuator linier electric dengan control, reclining jog dan connector. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan terapis tentang standing frame meliputi sistem kelistrikan, reclining jog, actuator linier electric, control dan connector juga meningkatkan kemampuan terapis tentang penggunaan standing frame dalam posisi berbaring, duduk dan berdiri serta cara pemeliharaan standing frame yang benar. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, diskusi dan demonstrasi. Tahap pelatihan ada persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil evaluasi pelatihan terjadi peningkatan 100% dari pre-test ke post-test yang menunjukkan bahwa pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan terapis tentang standing frame serta meningkatkan kemampuan terapis dalam penggunaan dan pemeliharaan standing frame. Sehingga terjadi peningkatan pelayanan manajemen postural anak penyandang cerebral palsy di Yayasan Pangon Utomo
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PERSIAPAN MADRASAH YOUNG RESEARCHERS SUPERCAMP (MYRES) BIDANG MATEMATIKA
Pendidikan seharusnya bukan hanya membagikan pengetahuan saja, Guru dapat mendesain pendidikan dimana peserta didik dapat melakukan pencarian solusi dengan menyelidiki fenomena dan mengumpulkan bukti yang empiris. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada peserta didik agar berkreasi dalam bidang ilmu sesuai minat dan bakatnya, menumbuhkan budaya meneliti serta mengembangkan kemampuan dalam melakukan penelitian dan menulis karya ilmiah. Metode yang digunakan yaitu ceramah, tanya jawab, diskusi, studi kasus, simulasi dan praktik. Kegiatan pengabdian ini terdiri atas 7 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, follow up, simulasi, praktik, evaluasi dan pelaporan. Kegiatan pengabdian berupa pelatihan dan pendampingan persiapan Madrasah Young Reseachers Supercamp (MYRES). Hasil pelatihan dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini memberikan pengetahuan dan keterampilan para peserta didik di MTsN 1 dan MTsN 2 Kota magelang terkait MYRES. Selain itu juga mengasah kreativitas dalam menyusun proposal penelitian dan judul penelitian yang berkaitan dengan matematika. Peserta didik juga merasa lebih termotivasi dalam memperdalam matematika, menyusun proposal penelitian, dan mengikuti kompetisi MYRES
PENYAJIAN STANDAR LAPORAN KEUANGAN ORGANISASI NIR LABA PADA GURU MADRASAH TSANAWIYAH (MTS) DARUL HIKMAH
Yayasan madrasah merupakan salah satu organisasi nir laba yang dalam kegiatannya di bidang pendidikan dengan tujuan tidak untuk mendapatkan laba. Sebagai lembaga pendidikan yang sumber dananya dari masyarakat dan donatur tentunya pengurus yayasan diwajibkan menyusun laporan keuangan sebagai bentuk pertanggung jawaban dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat dan donatur. Penyusunan laporan keuangan yayasan pada saat ini mengacu pada Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) 35. Tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman para guru yayasan madrasah tsanawiyah mengenai pentingnya penerapan penyajian laporan keuangan yayasan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku, dan mereka dapat memberikan masukan kepada pengurus yayasan agar laporan keuangan dapat dipertanggung jawabkan sesuai ketentuan. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah dalam bentuk pelatihan, di mana pemateri memberikan penjelasan tentang pentingnya penerapan standar akuntansi keuangan untuk yayasan pendidikan sebagai organisasi nir laba dan memberikan contoh bentuk penyajian laporan keuangan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta sangat antusias dan memperoleh manfaat penambahan wawasan pengetahuan mengenai laporan keuangan yayasan yang selama ini mereka belum ketahui. Hal ini ditunjukkan dengan hasil post-test yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman materi pelatihan
PENYULUHAN PENINGKATAN EKSPOR BATIK MENUJU PASAR GLOBAL BERKELANJUTAN DI KAMPUNG REJOMULYO
Batik Semarangan, sebagai produk budaya khas Semarang, memiliki potensi untuk mendapatkan popularitas dan apresiasi yang lebih luas. Dalam rangka mendukung tujuan ini, kami menjalin kerjasama dengan Lembaga Bea Cukai untuk mengembangkan dan memasarkan produk batik dari Kampung Rejomulyo ke pasar global yang berkelanjutan. Pengabdian ini berfokus pada aspek-aspek penting dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, seperti pelatihan bagi para pemilik toko batik, peningkatan proses produksi, penerapan prinsip-prinsip Teknologi Tepat Guna (TTG), desain yang mengikuti tren, serta strategi penyebaran teknologi. Kerjasama yang kuat antara para pemilik toko batik dan Lembaga Bea Cukai membentuk suatu pola yang dapat memajukan industri kreatif lokal secara berkelanjutan. Hasil dari kegiatan ini memberikan dampak positif pada seluruh peserta serta pemilik toko batik yang hadir. Sebesar 77% peserta telah memahami dan mengetahui langkah-langkah dalam melakukan kegiatan ekspor, peraturan yang mengatur kegiatan ekspor, serta terbukanya peluang potensi baru untuk UMKM yang ada di Kampung Rejomulyo
RANCANG BANGUN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF DI DAERAH PEGUNUNGAN BELIK, PEMALANG, JAWA TENGAH
Energy is the most vital basic need today, after food. Energy needs that continue to increase are not matched by energy production. Energy from renewable sources provides a solution to overcome the existing energy crisis. Indonesia has promising renewable energy sources. However, until now its utilization and share is still very small. The purpose of this research is to utilize renewable energy sources that are abundantly available into a simple power plant in Belik, Pemalang. A solar power plant has been successfully built in the Belik area, Pemalang by utilizing 3 100wp solar panels. The power generated by the solar panels is sufficient to supply 400 watts of electrical energy for 2 hours and 42 minutes. Charging time to full power is also relatively fast, which is less than 2 hours. Although currently the power storage capacity is still small, because it only uses 1 72Ah 12V battery, the power capacity of the power plant can still be increased by adding the number of batteries. This of course will have an impact on increasing the duration and capacity of the power that can be used. The existence of a renewable energy power plant in the Belik area is expected to be able to make a real contribution to local residents both in terms of social and economic sustainability.Energi merupakan kebutuhan dasar yang paling vital saat ini, setelah makanan. Kebutuhan energi yang terus meningkat tidak diimbangi dengan produksi energi. Energi dari sumber terbarukan memberikan solusi untuk mengatasi krisis energi yang ada. Indonesia memiliki sumber energi terbarukan yang menjanjikan. Namun, sampai saat ini pemanfaatan dan pangsanya masih sangat kecil. Tujuan dari penelitian ini adalah memanfaatkan sumber energi terbarukan yang tersedia melimpah menjadi pembangkit listrik alternatif sederhana di Belik, Pemalang. Pembangkit listrik tenaga surya telah berhasil dibangun di daerah Belik, Pemalang dengan memanfaatkan tiga panel surya 100 Wp. Daya yang dihasilkan panel surya tersebut cukup untuk menyuplai energi listrik sebesar 400 W selama 2 jam 42 menit. Waktu pengisian hingga daya penuh juga tergolong cepat, yakni kurang dari 2 jam. Meski saat ini kapasitas penyimpanan daya masih kecil, karena hanya menggunakan baterai 12 V 72 Ah, namun kapasitas daya pembangkit masih bisa ditingkatkan dengan menambah jumlah baterai. Hal ini tentunya akan berdampak pada peningkatan durasi dan kapasitas daya yang dapat digunakan. Keberadaan pembangkit listrik energi terbarukan di daerah Belik diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi warga sekitar baik dari segi keberlanjutan sosial maupun ekonomi
PELATIHAN PENINGKATAN PEMAHAMAN KAPABILITAS INOVASI DAN KAPABILITAS TEKNOLOGI INFORMASI PELAKU UMKM KELURAHAN KRAPYAK
Menurut Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), pada tahun 2022 ada sekitar 64 juta unit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. Namun, jumlah UMKM digital yang mampu berbisnis secara online baru sekitar 19 juta unit usaha atau 29%. Hal ini terjadi karena kurangnya pelatihan digital dan tidak adanya mentor bisnis. Di Indonesia, UMKM saat ini dianggap sebagai cara yang efektif dalam pengentasan kemiskinan. Kondisi UMKM sendiri masih terbatas dalam hal kapabilitas inovasi dan teknologi informasi. Berdasarkan permasalahan tersebut pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan peningkatan pemahaman kapabilitas inovasi dan teknologi informasi bagi pelaku UMKM. Materi disampaikan kepada peserta pelaku UMKM di wilayah kelurahan Krapyak, Semarang Barat dengan metode penyuluhan. Pemahaman sebelum penyampaian materi sebesar 34% dan sesudah penyampaian sebesar 91%. Hal ini menunjukkan bahwa peserta pelaku usaha UMKM tersebut menjadi lebih paham terkait kapabilitas inovasi dan teknologi informasi. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pentingnya konsep tersebut, sehingga memberikan dampak bagi peningkatan pengembangan bisnis usaha pelaku UMKM di Krapyak Semarang Barat
PEMBERDAYAAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP GOTONG ROYONG DI DESA PADANG CERMIN KELURAHAN SELESAI KAB. LANGKAT SUMATRA UTARA
Menjaga kelestarian lingkungan merupakan salah satu kegiatan penting yang harus dilakukan secara konseptual dalam menghadapi krisis lingkungan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui tujuan dan manfaat dari dilaksanakannya kegiatan bersih lingkungan dan gotong royong, mengetahui metode pelaksanaan yang dilakukan dalam kegiatan gotong royong, mengetahui hasil kegiatan bersih lingkungan dan gotong royong di Desa Padang Cermin. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode sosialisasi kepada masyarakat dengan melakukan kegiatan gotong royong. Subyek pelayanan adalah masyarakat desa. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan merencanakan kegiatan, sosialisasi dan pelaksanaan kegiatan inti. Pelaksanaan kegiatana inti berupa gotong royong bersama warga membersihkan lingkungan area rumah dari sampah, rumput liar, selokan, melakukan penghijauan dan bedah rumah. Kegiatan gotong royong dilaksanakan tim pengabdian STKIP Budidaya Binjai dibantu mahasiswa dan warga desa Padang Cermin. Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan selama satu bulan ini memberikan hasil yang positif yaitu meningkatnya kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan penghijauan, sehingga tercipta lingkungan yang sehat, nyaman, asri dan sejuk.
RANCANG BANGUN MESIN PEMBELAH BAMBU PADA UKM PUJA DI CANDI, JATIREJO, NGARGOYOSO, KARANGANYAR
Kerajinan Sangkar burung di Desa Jatirejo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar telah berdiri lama bahkan lintas generasi dan terus mengalami peningkatan produksi baik jumlah ataupun modelnya. Peningkatan pemesanan sebagaimana yang dialami oleh Mitra PUJA (Putra Jambu). Akibatnya mitra dituntut untuk menghasilkan produk yang efektif dan efisien. Namun, dikarenakan kemampuan alat bantu yang terbatas dalam proses pembuatan sangkar burung, mengakibatkan mitra belum dapat memenuhi permintaan pasar. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan solusi permasalahan mitra, khususnya rancang bangun peralatan pendukung proses produksi sangkar burung berupa mesin pembelah bambu dan pembukuan keuangan usahanya. Metodologi yang digunakan pengabdi dalam rancang bangun mesin pembelah bambu yaitu analisis kebutuhan dan spesifikasi mesin bersama mitra, studi literatur, membuat design, membuat gambar teknik, pemilihan dan pengadaan material, persiapan alat bantu, pemilihan komponen dan sistem penggerak yang tepat, pembuatan, pengujian prototipe mesin, pelatihan penggunaan alat dan pembukuan keuangan, serta serahterima kepada mitra. Mesin ini menggunakan motor listrik 2 HP putaran 1420 rpm, transmisi pulley dan sabuk dengan perbandingan 1:3., V-belt tipe B37, pulley diameter Ø 3 inchi, Ø 9 inchi. Rangka mesin ini berdimensi 1000 mm x 550 mm x 255 mm, menggunakan besi konstruksi UNP 50 mm x 38 mm x 3 mm. Waktu yang dibutuhkan sangat efektif dimana untuk membelah sebuah batang bambu berukuran panjang 500 mm diameter ±100 mm dan ketebalan ±10 mm dengan menggunakan mesin ini hanya membutuhkan waktu 12 detik menghasilkan belahan bambu sebanyak 6 sisi. Mitra mendapat pelatihan serta telah trampil pengoperasian mesin pembelah bambu, telah mampu membukukan keuangan, sehingga lebih terkontrol hasil usahanya
IMPLEMENTASI APEc (ALAT PEREBUSAN ECOPRINT) PADA UKM ECOPRINT “CITRA COLLECTION” KOTA TEGAL
UKM Citra Collection adalah UKM yang bergerak diproduksi batik khususnya batik ecoprint. UKM ini berdiri tahun 2017 oleh Retno Wulansari. UKM ini memperoduksi baju, tas, sepatu dan aksesoris pernikahan atau seminar dengan bahan baku kain dan kulit yang telah diecoprint. Hasil penelitian Hidayat, 2022 ditemukan bahwa ada kerutan pada kain atau kulit hasil proses perebusan ecoprint. Hal ini disebabkan karena pada saat perebusan kain atau kulit harus dikikat sedemikian rupa utuk bisa masuk kedalam alat “manci” tempat perebusan. Hasil penelitian ini menghasilkan alat yang disebut dengan Alat Perebusan Ecoprint (APEc). Pada sisi yang lain pemasaran produk UKM ini juga masih belum optimal menggunakan media sosial untuk promosi produk. Melihat permasalahn tersebut maka pengabdian ini memiliki tujuan untuk membantu dalam meningkatkan mutu produk ecoprint dan perluasan pasar melalui media sosial. Metode yang digunakan pada pengabdiaan ini adalah metode metode Participatory Action Research (PAR). Metode PAR ini dari awal melibatkan calon atau UKM tempat pengabdian dilaksanakan sehingga diharapkan mampu menghasilkan pengabdian yang tepat sasaran.
Hasil dari pengabdiaan ini adalah perusahaan saat sudah menggunakan APEc sebagai alat pada proses berebusan ecoprint kulit, memiliki SOP setiap tahapan ecoprint, Intruksi kerja (IK) Peralatan Ecoprint dan Form Kendali Mutu yang dibutuhkan. Penggunaan beberapa media sosial sebagai media untuk promosi telah digunakan dengan baik.. Luaranya berupa kulit hasil ecoprint yang tidak ada kerutan dan penyebaran informasi produk yang lebih baik ke calon konsumen
PEREMAJAAN INSTALASI LISTRIK 1 Ø RUMAH TINGGAL PADA WARGA YANG TIDAK MAMPU DI DESA DANYUNG, KWARASAN, KECAMATAN GROGOL, KABUPATEN SUKOHARJO
Instalasi Listrik 1Ø rumah tinggal sangat penting untuk penerangan rumah bagi konsumen. Ada warga yang bertempat tinggal dilingkungan RT.003 RW.002, dusun Danyung, desa kwarasan, kec.Grogol, Kab. Sujoharjo dimana instalasi listrik rumahnya sudah tidak layak digunakan dan tidak sesuai dengan standart peraturan listrik pada rumah yang ditempati oleh keluarga tersebut sehingga menimbulkan terjadinya kebakaran akibat hubungan pendek pada listrik. Jalur pemasangan kabel untuk penyambungan listrik pada tempat tinggal warga tersebut tidak sesuai peraturan umum instalasi listrik Warga ini memang ingin memperbaiki instalasi listrik rumahnya tetapi terbentur dengan biaya perbaikan instalasi listrik. Dari permasalahan tersebut maka tim Pengabdian dari Sekolah Tinggi Teknologi Warga Surakarta memberikan solusi kepada warga tersebut untuk diperbaiki instalasi listrik rumahnya oleh tim pengabdian dari Sekolah Tinggi Teknologi Warga Surakarta.Disini tim pengabdian melakukan pemasangan instalasi listrik yang baru dengan melakukan pembongkaran penyambungan kabel listrik yang lama. Setelah itu dilakukan pemasangan perangakat penyambungan kabel elektrik 1 phasa yang baru, pemilik rumah merasa senang sekali karena penyambungan kabel listriknya tidak asal dipasang seperti penyambungan kabel listrik yang lama